Anda di halaman 1dari 9

Tugas Mata Kuliah Statistik dan Probabilitas

Hasil Survey Penelitian


Nama

: Moch. Azzi Alfurqon MZ

NIM

: 10114909

Kelas

: IF-12K

Tempat

: Rumah Makan Waroeng Steak

Alamat

: Jl. Dipatiukur No. 63 Coblong Kota Bandung

Durasi Kunjungan

I.

: 3 jam

Teknik Observasi

Amati tempat/lokasi cafe eksterior dan interior, foto pake smartphone/Android/BB

Beli Makanan/Minuman, cermati rasanya, amati tampilan sajiannya, Foto dan tulis sebuah
testimoni/kesaksian akan tampilan dan rasanya

Memiliki nama lengkap, Woreng Steak and Shake, WS dipatiukur adalah salah satu cabang
atau Outlet dari 8 outlet yang ada di daerah Bandung milik Woreong Group yang didirikan di Kota
Yogyakarta. Rumah makan ini adalah lahan usaha yang bagus dikarenakan stigma mahal yang sudah
melekat pada masakan eropa seperti steak, maka orang-orang beranggapan bahwa steak hanya bisa
dinikmati oleh kalangan menengah ke atas.

1|Page

Dibukanya Steak and Shake ini adalah sebuah terobosan baru yang membuat anggapananggapan bahwa steak adalah makanan mahal itu adalah keliru. Sebab makanan-makanan di
Woroeng Steak ini sangatlah terjangkau bagi mahasiswa dan masyarakat menengah kebawah dengan
rasa yang tidak kalah enak dan nikmat dibanding dengan steak yang dijual mahal di restouranrestouran lain.

Waroeng Steak ini sangat ramai dengan pembeli terutama dihari weekends, dan paling ramai
adalah di jam-jam sore dan malamnya. Kami Cuma bisa beristirahat disiang hari saja sekitar jam 1,
selebihnya dari pagi sampai malam kami melayani pembeli begitu kata Siti Hariyani salah satu
karyawan di WS ini. Dan kalau saya sendiri, paling sering makan steak WS selepas perkuliahan
bersama teman sekampus sekitar jam 8 atau lebih, berhubung saya kuliahnya kelas malam.

2|Page

Calon konsumen yang baru pertama kali berkunjung ke Woreng Steak ini juga takkan ragu
soal harga, sebab mereka tak segan memajang dafar harga produknya di depan warung. Lihat saja
semua harganya terpampang juga di papan dinding yang ada dibelakang kasir, begitupun di daftar
menu. Mereka mencantumkan rincian harga dari produk-produknya.

3|Page

Pada bagian menu makanan, ada kategori Steak ala


Waroeng. Steak ala Waroeng adalah kelompok menu steak yang
disajikan dengan tepung, artinya steak digoreng terlebih
dahuludengan tepung seperti fried chicken namun tentu tidak ada
tulangnya. Salah satu favorit saya adalah Steak Waroeng yang
dibandrol dengan harga cukup murah yaitu hanya Rp19.500,00.
Tiap steak disajikan diatas Hot Plate (piring panas) saat masih
panas. Jadi hati-hati ya teman, jangan sampai tersentuh kulit, bisa
melepuh. He hee.. Selain steaknya, disajikan juga beberapa side dish
seperti kentang goring, sayuran (buncis dan wortel), mushroom, serta
steak sauce. Di meja juga disediakan bumbu tambahan, seperti lada,
garam, sambal pedas, dan sambal tomat. Jangan lupa lho, jangan
sampai ketuker bumbunya. Yang lubangnya banyak itu lada,
sedangkan yang lubangnya satu adalah garam. Alat makan hanya
disediakan sepasang pisau steak dan garpu, namun kalau temanteman butuh sendok tinggal bilang aja ke waiternya.
Tidak lengkap kalau makan enak tanpa minuman yang enak juga. Waroeng steak sebenarnya
menyediakan beberapa varian minuman, dan sesuai namanya, Milk Shake menjadi menu minuman
andalan disini, saya rasa wajib dicoba. kalau tidak suka yang kental dan bersusu, bisa
juga pilih minuman segar lainnya. Seperti saya, saya kebetulan memesan the manis
saja sebagai minumannya. Sebenarnya bukan karena tidak suka minuman yang kental
dan bersusu, tapi lebih tepatnya karena waktu itu saya lagi ngirit banget, jadi pilih
yang paling murah. Gkgkgk :D
Pelayanan disini sangat baik, ramah dan cepat, meskipun ada beberapa yang menekuk
mukanya waktu itu. Mungkin karena mereka kesal kepada saya dan teman teman saya yang
kebetulan masih nongkrong di tempat padahal jam sudah hampir waktunya jam tutup. Ya iyalah siapa
yang tidak kesal kalau waktunya pulang kerja tapi malah ada orang yang menghambat beresberesnya. Ha haa..

4|Page

Dari sisi tempat pun sangat nyaman, bersih dan rapi. Dengan hiburan
music (bukan live music), tema warna menarik, foto-foto menu andalan
dan pesan-pesan moril tentang makan, restouran inimemberikan
suasana yang tidak membosankan dan asik untuk berlama-lama.
Tempat makan juga luas, bisa rame-rame
bersama teman. Dan tempat parkirpun cukup
memadai. Untuk lahan parkir sendiri bisa
menampung cukup banyak kendaraan, termasuk
mobil. Paling ramai adalah hari-hari weekends,
kendaraan bisa sampai ke bahu jalan. Ujar kang
Azis keamanam parkiran di WS.

II.

Internet/Digital Marketing

a) Facebook

Hasil upload posting via Facebook


5|Page

b) Twitter

Hasil upload posting via Twitter


c) BBM

Hasil upload posting via BBM

6|Page

d) Line

Hasil upload posting via Line

7|Page

III.

Teknik Wawancara

Nawan Tutu Syah - Pengunjung


Meskipun saya lagi kurang enak badan, flu, dan radang tenggorokan, tapi saat
makan makanan disini (Waroeng Steak), semuanya terlupakan. Udah maah murah, pas
dikantong dan soal rasanya, beuhhh uenak bangt deh.
Muhammad Risman - Pengunjung
Sebenarnya saya sedang kesal sama seseorang, tapi karena gak enak sama
teman-teman saya yang lainnya, saya tetap makan. Selain itu saya juga sebenarnya
sudah sering banget kesini, kecuali ditanggal-tanggal kepala dua alias diakhir-akhir
sebelum gajian.

Muttaqin - Pengunjung
Rasa makanan dan minumannya enak-enak, sangat menggiurkan. Dessert
Ice cream karamelnya nikmat dan rasanya enak banget. Tapi harga-harganya cukup
mahal, bisa bikin kantong kering dalam semalem. Pokoknya kurang begitu
recommended deh kalo buat tiap hari mah.
Azis Shodikin Petugas Parkir WS
Weekends dan hari raya adalah hari yang paling saya senangi,
karena dihari itu biasanya paling ramai pengunjung. Parkiran juga
pastinya penuh, jika saya sendirian pasti repot. Untungnya kami sering
rolling dengan rekan saya yang lain. Petugas parkiran disini ada 3 orang,
semuanya keluarga saya. Ayah saya adalah yang pertama berjaga
dikawasan sini, kemudian saya menjaga dilingkungan WS ini sudah sejak
6 tahun yang lalu setahun setelah Restouran ini dibuka.

8|Page

Erwin Afriliajati Pengunjung


Makan disini tadinya ragu karena melihat suasana dan
pelayanannya sangat mewah sekali dikira makanannya mahalmahal, eh ternyata sisa di dompet yang hanya tinggal beberapa
lembar uang bergambar imam bonjol dan beberapa lembar
bergambar patimura cukup untuk membeli steak yang langsung
membuat perut ini nikmat dan kenyang. Sembari ketawa.

9|Page