Anda di halaman 1dari 2

GAGAL JANTUNG

Definisi
Heart Failure atau Cardiac Failure, merupakan suatu keadaan darurat medis dimana
jumlah darah yang dipompa oleh jantung seseorang setiap menitnya (curah jantung) tidak
mampu memenuhi kebutuhan normal metabolisme tubuh.
Dampak dari gagal jantung secara cepat berpengaruh terhadap kekurangan
penyediaan darah, sehingga menyebabkan kematian sel akibat kekurangan oksigen yand
dibawa dalam darah itu sendiri. Kurangnya suplai oksigen ke otak (Cerebral Hypoxia),
menyebabkan seseorang kehilangan kesadaran dan berhenti bernapas dengan tiba-tiba yang
berujung pada kematian.
Klasifikasi Penyakit Gagal Jantung
Ruang Jantung terbagi atas empat ruang yaitu Serambi Kanan dan Serambi Kiri yang
dipisahkan oleh Septum Intratrial, kemudian Bilik Kanan dan Bilik Kiri yang dipisahkan oleh
Septum Interventrikular. Gagal jantung dapat terjadi pada salah satu sisi bagian jantung,
misalnya gagal jantung bagian sisi kiri atau gagal jantung bagian sisi kanan saja.
Penyebab Penyakit Gagal Jantung
Gagal jantung dapat disebabkan oleh gangguan primer otot jantung itu sendiri atau
beban jantung yang berlebihan ataupun kombinasi keduanya. Secara garis besar, faktor
kemungkinan yang menyebabkan penyakit gagal jantung adalah orang-orang yang memiliki
penyakit hipertensi, hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi), perokok, diabetes (kencing
manis), obesitas (kegemukan), dan seseorang yang memiliki riwayat keluarga penyakit
jantung serta tentunya pola hidup yang tidak teratur dan kurang berolahraga.
Tanda dan Gejala Penyakit Gagal Jantung
Tanda serta gejala penyakit gagal jantung dapat dibedakan berdasarkan bagian mana
dari jantung itu yang mengalami gangguan pemompaan darah:
Gagal jantung sebelah kiri ; menyebabkan pengumpulan cairan di dalam paru-paru
(edema pulmoner), yang menyebabkan sesak napas yang hebat. Pada awalnya sesak napas
hanya dirasakan saat seseorang melakukan aktivitas, tetapi sejalan dengan memburuknya
penyakit maka sesak napas juga akan timbul pada saat penderita tidak melakukan aktivitas.
Sedangkan tanda lainnya adalah cepat letih (fatigue), gelisah/cemas (anxity), detak jantung
cepat (tachycardia), batuk-batuk serta irama detak jantung tidak teratur (arrhythmia).
Gagal jantung sebelah kanan ; cenderung mengakibatkan pengumpulan darah yang
mengalir ke bagian kanan jantung, sehingga hal ini menyebabkan pembengkakan di kaki,
pergelangan kaki, tungkai, perut (ascites) dan hati (hepatomegaly). Tanda lainnya adalah

mual dan muntah, keletihan, detak jantung cepat serta sering buang air kecil di malam hari
(Nocturia).
Diagnosa Penyakit Gagal Jantung
Biasanya diagnosa ditegakkan berdasarkan tanda dan gejala yang dikeluhkan ataupun
yang terlihat langsung saat dilakukan pemeriksaan. Untuk memperkuat diagnosa, dokter akan
melakukan berbagai pemeriksaan, misalnya ;
1. Pemeriksaan fisik, adanya denyut nadi yang lemah dan cepat, tekanan darah
menurun, bunyi jantung abnormal, pembesaran jantung, pembengkakan vena leher,
cairan di dalam paru-paru, pembesaran hati, penambahan berat badan yang cepat,
pembengkakan perut atau tungkai.
2. Pemeriksaan Rontgen atau X-ray (rontgent), pada bagian dada bisa menunjukkan
adanya pembesaran jantung dan pengumpulan cairan di dalam paru-paru.
3. Pemeriksaan ekokardiografi (menggunakan gelombang suara untuk menggambarkan
jantung) dan elektrokardiografi (menilai aktivitas listrik dari jantung).
Pengobatan Penyakit Gagal Jantung
Dalam penatalaksanaan atau perawatan pasien dengan kasus penyakit gagal jantung,
ada tiga hal mendasar yang menjadi acuan, diantaranya; pengobatan terhadap gagal jantung
itu sendiri, pengobatan terhadap penyakit yang mendasari, dan pengobatan terhadap faktor
pencetus. Termasuk dalam pengobatan medikamentosa yaitu mengurangi retensi cairan dan
garam, meningkatkan kontraktilitas dan mengurangi beban jantung. Sedangkan penanganan
secara umum meliputi istirahat, pengaturan suhu dan kelembaban, oksigen, pemberian cairan
dan diet.
Pemberian obat-obatan, seperti obat inotropik (digitalis, obat inotropik intravena),
obat vasodilator (arteriolar dilator : hidralazin), venodilator (nitrat, nitrogliserin), mixed
dilator

(prazosin,

kaptopril,

nitroprusid),

diuretik

serta

obat-obatan

disritmia.

Tindakan pembedahan, hal ini biasanya dilakukan untuk mengatasi penyakit jantung bawaan
(paliatif, korektif) dan penyakit jantung didapat (valvuloplasti, penggantian katup).