Anda di halaman 1dari 2

LESI NON TERAPI

Geographic tongue
Keadaan peradangan jinak yang disebabkan oleh pengelupasan keratin
superficial dari papilla-papila filiformis
Gambaran klinis
o Bercak merah tidak teratur dibatasi dengan daerah putih kekuningan
seperti pita
o Dapat disertai peradangan merah di tepi lesinya sakit
o Pada permukaan dorsal dan tepi lateral lidah
o Gambaran peta berubah lokasinya dari hari ke hari
o Umumnya asimtomatik, kadang disertai rasa sakit dan terbakar
(beberapa kasus)
Etiologi: tidak diketahui (genetic, stress emosional, defisiensi nutrisi)
Pengobatan: jika timbul rasa sakit: steroid topikal/anastetik
Fissured tongue
Variasi normal dari anatomi lidah
Gambaran klinis
o Fisur garis tengah, fisur ganda, atau fisur multiple yang nyata pada
dorsal lidah (2/3 ant lidah)
o Fisur berkembang seiring pertambahan usia
o Kadang disertai rasa tidak nyaman karna peradangan local
Etiologi: herediter
Pengobatan:
membersihkan
lidah
menggunakan
antiseptic
topikal
(khlorheksidin) untuk menghilangkan peradangan local
Crenated Tongue/ Scalloped tongue
Gambaran klinis
o Teraan pada margin lidah oleh gigi sebelahnya berbentuk oval cekung
dibatasi tepi seperti kerang putih dan menimbuk
o Bilateral, unilateral, atau terbatas pada lokasi berkontak pada gigi
Etiologi
o Makroglosia
o Bruxism
o Kebiasaan mendorong2 lidah, menghisap lidah
o Clenching
Hiperpigmentasi gingiva
Gambaran klinis
o Pewarnaab coklat terang sampai gelap atau biru kehitaman pada
gingival
o Banyak ditemukan pada aspek fasial gingival
o Umumnya mengenai gingival cekat
o Difus seperti pita atau bercak ireguler dengan batas jelas
Etiologi
o Fisiologis genetik (derajat pigmentasi dipengaruhi oleh stimulasi
mekanik, fisik dan kimia)

Patologis
Endogen:Peutz-Jeghers syndrome, aktivitas kelenjar hormone
endokrin yang berlebihan
Eksogen: rokok, obatg tertentu seperti obat anti malaria,
minociklin, pil kontrasepsi, mentol, paparan logam berat seperti
emas, bismuth, merkuri, perak, timah, timbale

Nevus Pigmenrous
Malformasi jinak melanosit dan sel nevus, banyak terdapat di kulit jarang
pada mukosa oral
Klasifikasi
o 1. Nevocellular nevi:
Junctional nevi
Compound nevi
Intramedial/intemucosal nevi
o 2. Blue nevi
Gambaran Klinis
o Asimtomatik
o Bercak/plak coklat, hitam/biru
o Predileksi: palatum, gingival, mukosa bukal, bibir
Etiologi: Perkembangan melanosit dan sel nevus
Line alba buccalis
Garis horizontal bergelombang putih, menimbul pada mukosa buka sejajar
permukaan oklusal memanjang dari komisura sampai gigi posterior
Gambaran klinis:
o Tdp teraan dan terbatas apda daerah bergigi
o Asimtomatik, bilateral
o Palpasi : konsistensi normal
o >> pada individu denga n overjet gigi posterior
Etiologi: friksi (gesekan), tekanan, iritasi/trauma akibat kebiasaan menghisap
permukaan bukal gigi
Fordyces spot (fordyces granule)
Variasi normal anatomi mukosa mulut, mrp kel. Sebasea (kel. Lemak) yang
tumbuh pada mukosa (seharusnya di kulit)
Gambaran klinis:
o Tdd kel. Sebasea diameter 1-2 mm
o Tampak sebagai papula yang sedikit menimbul, berwarna merah,
putih, krem atau kuninh
o Terjadi dalam jumlah banyak mmebentuk kelompok
o Muncul pada waktu pubertas dan cenderung lebih prominen seiring
bertambahnya umur
o Asimtomatik
o Lebih banyak pada laki-laki drpd perempuan
Etiologi: perkembangan anomali kel sebasea heterotopik pada mukosa mulut