Anda di halaman 1dari 12

APA AJA SIH YANG HARUS

DISIAPKAN?
Melanjutkan dari tulisan gw di atas, bisa disimpulkan kalau gw memulai persiapan
dari tingkat 2 awal. Hal-hal apa saja yang gw siapkan bisa dilihat d bawah ini

1. Siapkan plan & catat deadline


1)

Liat dan tulis di dinding kalau perlu

2)

Ga tau nih, cari dimana? Cari di IRO, cari di website,

EMAIL LANGSUNG Orang yang gagal merencanakan katanya memang


merencakan untuk gagal. Jadi sedari awal, jangan lupa untuk dicatat semua
deadline2 nya, dan list selengkap mungkin dokumen apa saja yang diperlukan
karena setiap program biasanya khas. Lalu bagaimana kalau informasi yang kamu
dapatkan itu untuk justru deadline untukprogram Exchange tahun sebelumnya,atau
dengan kata lain untuk tahun yang ingin kamu daftar informasinya belum
ada? Lalu bagaimana kalau kamu sudah ada universitas yang kamu taksir tapi
kamu ga yakin universitas itu buka program exchange atau tidak? YA JANGAN
NYERAH. E-mail saja kampusnya. Itu yang gw lakukan, awalnya gw menulis
panjang program exchange yang ingin gw ikuti, lalu gw email satu-satu si admission
office nya atau ke International Student Center dari tiap Universitas yang kamu taksir.

Trus Isinya ya kira2: Nama saya XXXXX dari Universitas XXXX saya tertarik untuk
ikut program XXXXX. Sebutkan tingkat kuliah & asal universitasya, jangan cuman
bilang dari Indonesia. Lalu untuk ngasih kesan awal yang OK masukin kata-kata
bahasa Jepang juga boleh lho, macam Konnichiwa Memang setiap
negara punya kecepatan respon yang beda-beda. Rata-rata universitas jepang akan
menjawab email dengan cepat (bisa 1 jam setelahnya) dengan informasi yang

sangat lengkap. Kalau untuk Eropa, memang biasanya dibalas setelah kamu
jenggotan.

Tapi intinya: Teteupp dibales. Jalur exchange yang gw daftarkan kemaren secara
garis besar bisa dibagi dua, yaitu jalur Jepang melalui Universitas yang bekerja
sama dengan JASSO dan jalur Eropa melalui Lotus Erasmus Mundus. Dua-duanya
adalah program yang mempunyai kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung &
bisa ngasih kamu duit.hehe Lotus Erasmus mundus bisa kamu lihat
disini: http://www.lotus.ugent.be/index.asp Informasi tentang JASSO bisa
dilihat disini: http://www.jasso.or.id/ Biasanya Erasmus Mundus butuh proses
yang lebih awal dibanding seleksi beasiswa Jepang. Erasmus Mundus Lotus
Program biasanya ber-deadline sampai dengan Februari, sementara untuk Jepang
deadline nya beda-beda. Tergantung Universitas nya, yang jelas mereka bisa aja
membuka program 1 Semester atau 1 tahun, dan kamu bisa mulai di Semester
Musim Semi atau Semester Musim Gugur.
Tentang pemilihan program ini sudah dibahas di pos blog sebelumnya. Dokumen
yang diminta untuk program pertukaran itu biasanya standar, yaitu: TOEFL, Surat
Rekomendasi, CV, Transkrip. Dan khusus untuk Erasmus Mundus Lotus Program
kamu biasanya diminta ijasah dan sertifikat dalam bahasa Inggris.

2. Persiapan TOEFL
Pertanyaan yang khas dari mereka yang mengejar programe exchange adalah: ITP
bisa tidak? Apa saya perlu ambil TOEFl Internasional?

toefl dari ets vs itp


Jawaban dari gw adalah: Tergantung Program.Ada yang meminta IELTS dan ada
yang meminta TOEFL. Kalau kamu ambil program di Universitas yang memang
sudah kerjasama dengan kampus kamu, atau dalam kondisi gw, punya kerja sama
dengan ITB, ya bisa saja dipakai TOEFL ITP. Karena pada dasarnya TOEFL ITP
(Institutional) itu hanya berlaku secara kesepakatan antar universitas terkait

bahwa TOEFL jenis itu valid untuk dipakai. Kalau mau lebih yakinnya, sangat
disarankan untuk bertanya langsung ke universitas yang dituju, intinya jangan takut
nanyawalaupun sebelum nanya tetep harus di cek info sedalam yang kita mampu.
Untuk program semacam Erasmus Mundus, mereka hanya menerima Toefl IBT,PBT
atau IELTS. Buat kamu yang punya duit cukup untuk test (sekitar 1,2 juta) gw
saranin untuk sekalian ambil TOEFL iBT atau IELTS sekalian. Alasannya mengapa,
yah menurut pemikiran gw yang bodoh ini, misal kalian discreening sama
universitas, IP kalian sama-sama meyakinkan, TOEFL kalian sama-sama oke, trus
yang satu ITP yang satu TOEFL Internasional? Yah, lebih meyakinkan hasil
TOEFL/IELTS yang Internasional sih menurut gw.

ielts apa toefl ibt yah?


Menurut gw pilihan tes itu penting lho karena setiap tes punya ciri khas. Sebenernya
kurang baik bagi gw membandingkan antara dua tes tersebut karena gw cuman
pernah tes TOEFL iBT. Tapi berdasarkan cerita temen-temen gw sih yang buat
berbeda dari dua tes tersebut adalah, di TOEFL iBT lo berinteraksi dengan komputer,
lo mengetik pake keyboard untuk membuat essay, lo berbicara dengan mesin untuk
sesi speaking. Sementara IELTS, lo akan menggunakan kertas & pensil untuk
menulis, lo berbicara dengan orang sungguhan untuk sesi speaking.Tapi ada juga
yang bilang kalau IELTS itu grammar banget jadi cocok deh untuk orang yang
asalnya punya grammarbagus, sementara kalau TOEFL iBT itu cocok untuk orang
yang sering terkena hantaman bahasa Inggris baik dia sering nonton drama bahasa
Inggris, baca koran bahasa Inggris. Terus menurut gw enakan yang mana? Buat gw
yang deg2an ngomong depan orang, gw lebih suka ngomong depan mesin. Karena
kalau gw ngomong depan mesin, tuh mesin ga akan mengeryit, apalagi
protes,dengan apa yang gw omongin, lo ngomong sengaco apapun, mesin itu tetap
duduk diam seakan-akan semua baik-baik saja~ Selain itu gw kebetulan di kuliah
sering baca buku teks bahasa Inggris, gw hobi nonton film yang bersubtitle inggris &
film barat dengan audio english,dan grammargw hancur lebur, sudah lengkaplah
alasan gw untuk memilih TOEFL iBT haha.

Les TOEFL ga ya? les dimana ya? Tips TOEFL gimana sih?

Gw tipe orang yang hobi daftar les & hobi cabut les juga karena bosan. Oleh karena
itu gw awalnya agak ragu untuk daftar les TOELF iBT. Tetapi setelah dipikir-pikir
sepertinya penting bagi gue untuk terbiasakan dengan alat-alat mesin yang ada di
tes iBT nanti, oleh karena itu gw memutuskan untuk ambil les persiapan toefl IBT di
TBI. Kebetulan waktu itu gw ambil tes TOEFL di TBI Dago. Karena les itu cuman
seminggu dua kali, gw harus memanfaatkan waktu di rumah buat belajar. Akhirnya
gw iseng-iseng googling tentang TOEFL iBT example dan gw dapet banyak contoh
soal yang membantu. Link untuk contoh
soal: http://www.ets.org/toefl/ibt/prepare/sample_questions/ ETS sendiri
sebenarnya memberi link modul untuk mendapatkan contoh tes TOEFL iBT, ga
begitu banyak memang, tapi modul-modul nya sangat membantu, karena dibuat
sama persis dengan TOEFL iBT yang sebenarnya. Selain itu untuk menambah
pemahaman tentang grammar & vocabyang nantinya akan berguna untuk
tes writing & reading gw bolak-balik mengerjakan latihan soal di buku BARRON
TOEFL. Katanya sih si buku tersebut buku yang sudah tua dan memang salah satu
buku terbaik persiapan TOEFL. Tips belajar TOEFL intinya adalah: Jangan cuman
ngandelin les (kalau memang ikut les), jangan lelah buat terkena serangan bahasa
Inggris. Buku TOEFL itu kalau satu hari kamu rajin kerjain beberapa halaman
perhari, insya Allah dalam sebulan juga akan kelahap abis. Beri TARGET, pahamkan
ke diri kamu kalau untuk dapetin sesuatu yang WAH, usaha kamu juga harus WAH.
Pertolongan Allah akan datang ke orang-orang yang berusaha kan? Dengerin berita
pakai bahasa Inggris, dengerin lagu bahasa Inggris, baca website berbahasa Inggris
juga bermanfaat untu menambah vocabulary, nanti suka tanpa sadar ada kata-kata
yang kepakai ketika kamu sedang menulis atau sedang tes speaking. Kebetulan
karena gw merasa kemampuan writing gw kurang bagus, gw suka buka-buka
website TIME & New York Times supaya gw bisa liat kata-kata konjungsi yang ga
biasa yang harapannya bisa gw pakai di writing section.

yang harus diperhatikan saat registrasi di ets!


Sebelum gw menjelaskan tentang hal-hal yang harus diperhatikan ketika registrasi di
ETS, kalian sudah tau kan kalau mau registrasi TOEFL kalian harus buat
iBT account di website ETS? Okay kalau begitu berarti tidak masalah hehe. Ketika
kalian akan registrasi TOEFL tolong pastikan kalau nama yang ada di passport

bener-bener sama dengan yang di daftarkan, jangan kebalik antara first name & last
name nya. Karena pernah ada yang salah sedikit namanya, saat hari H tes ditolak.
Kedua, ketika kalian registrasi ETS, kalian punya jatah 5 gratis lho untuk dikirim
ke Institusi pendidikan mana pun, jadi buat kamu yang memang niat mau kirim
peluru banyak, manfaatin yah. Oiya, kalian juga bisa mesen lagi sih kalau misalnya
kalian butuh dikirimin lagi ke institusi tertentu, biaya nya sekitar 6 dolar.

Yang harus diperhatikan saat tes toefl ibt


Yang harus diperhatikan ketika Tes TOELF iBT adalah, tes ini dimulai dari waktu
yang ultra pagi, jam 7.30! Jadi mendingan tidur dan tidak belajar sebelum tes. Bawa
coklat & makanan penambah energi lain, karena akan ada istirahat sekitar 15
menit di tengah-tengah, manfaatin buat makan sedikit & ke kamar mandi. Gw
pernah ga bawa makanan terus saat istirahat maag gw kambuh, karena kasian
ngeliat gw, salah satu petugas di tempat tes memberi gue 1 sachet gula T,T Bawa
Passport emang penting banget, harus malah.Bawa pensil & pulpen tambahan itu
juga penting, memang sih di tempat tes nanti disediakan pensil, tapi mungkin kamu
akan lebih nyaman corat coret dengan alat tulis sendiri. Berilah sedikit bedak di
muka mu.Mengapa? karena ketika sebelum masuk ke ruangan tes kamu akan
diminta untuk berfoto dengan menggunakan web cam, foto itu adalah foto yang akan
dipasang di hasil test kamu dan akan disebar ke Univ yang kamu tuju. Gak mau kan
foto yang dikirim itu foto muka kamu yang ultra acak-acak-an? Si ETS bukan
lembaga yang sempurna, mungkin aja saat kamu sedang tes tiba-tiba koneksi
internet terputus. Itu terjadi lho ketika gw tes iBT yang kedua , kebetulan saat itu tes
yang sedang berlangsung adalah tes listening. Seperti yang kita ketahui bersama
kalau di salah satu model tes listening adalah, kamu mendengarkan narasi ilmiah
dan diminta untuk menceritakan kembali apa yang kamu dengar. Nah, di tengahtengah ternyata internet nya mati! Wakwaw! Gw panik, si internet ini tidak merekam
jawaban gw yang bagus, apa justru tidak merekam jawaban gw yang jelek?
Alhamdulillah, rencana Allah itu memang indah. Ternyata internet itu mati saat
merekam jawaban gw pada soal yang susah yang butuh waktu lebih lama untuk
merumuskan jawaban, jadi jawaban gw ga komprehensif. Beruntung sekali, akhirnya
soal tersebut di ulang lagi, dan jawaban gw di rekam ulang. Subhanallah, rencana
Allah memang indah sekali J. Intinya, mah, ketika internet mati, tenang saja yah!

Oiya, ini keluar dari konteks sih ya, tetapi gw merekomendasikan untuk mereka
yang selesai exchangeuntuk ambil TOEFL iBT lagi ga lama setelah pulang ke
Indonesia. Itu adalah waktu yang sangat pas sekali, karena kita masih dalam kondisi
internasional lah ya istilahnya, sehingga ketika kita diberi tes, ga ada bedanya
dengan sedang belajar di kelas khusus mahasiswa Internasional (yang bisa kita
dapetin saat exchange) Ini terbukti kok, sekitar 2 minggu setelah gw pulang dari
Jepang, gw langsung tes iBT dan nilai iBT gw memang naik 5 poin. Itu padahal gw di
Jepang loh, bukan negara yang memakai bahasa Inggris sebagai bahasa utama,
apalagi untuk teman-teman yang pertukaran di tempat yang memakai bahasa utama
Inggris, bisa lebih jauh lagi pertambahan poinnya :)Alhamdulillah

hati-hati jangka waktu pengiriman


Seperti yang ETS bilang, butuh waktu lebih dari 3 minggu buat mereka mengirimkan
hasil tes iBT ke negara di luar Amerika Serikat. Jadi buatlah gap yang cukup jauh
antara tes dengan deadline aplikasi. Buat gw yang aman tentu aja 1,5 bulan :p

apa gunanya toefl itp atau prediction buat gw?


Emang di dunia ini ga ada sesuatu yang sia-sia. TOEFL iTP & Prediction penting lho.
TOEFL Prediction butuh buat apa sih? TOEFL Prediction dibutuhkan ketika kamu
ingin tau berapa nilai TOEFL kamu sekarang, sebelum kamu tes TOEFL beneran,
jadi kamu setidaknya tau seberapa siap diri kamu. Tapi kan beda TOEFl Prediction
dengan iBT? Iya, memang beda, tapi setidaknya kamu bisa latihan untuk bagian
listening & reading hehe. Terus TOEFL ITP untuk apa? Jelas ini berguna untuk
mereka yang ikut tes TOEFL mepet deadline, daripada tiba-tiba TOEFL IBT ini telat
sampe, mendingan kamu punya cadangan hasil tes TOEFL ITP kalau ternyata si
TOEFL iBT kemungkinan besar ga sampe ke tujuan tepat waktu.

2. Persiapan Surat Rekomendasi


Hal yang sama esensial nya ketika proses seleksi beasiswa adalah surat
rekomendasi dari orang yang mengenal karakter kamu, tapi ga harus seperti
itu juga sih. Buat gw, kalau institusi pendidikan tempat melamar meminta dua surat
rekomendasi, maka lebih baik kalau kita meminta 1 dari dosen yang mengenal kita

(bisa dosen wali atau pembimbing TA) dan 1 dari dosen yang posisinya tinggi
(Kepala prodi atau kepala fakultas). Untuk yang mungkin bermasalah dengan dosen
pembimbing, bisa meminta surat rekomendasi dari penguji Tugas Akhir hehehe.

apa yang harus disiapkan


Meminta surat rekomendasi itu memang macam UTS KPIP, disangkanya gampang
eh ternyata susah hahaha. Proses meminta surat rekomendasi bisa selesai dalam 2
hari atau bisa berminggu-minggu tergantung bagaimana dosen kamu. Dosen-dosen
gw di SBM alhamdulillah sangat membantu mahasiswa nya yang bersemangat
mengeyam pendidikan ke luar negeri, sehingga proses tidak memakan waktu lama.
Intinya, pertama yang gw lakukan adalah meng-email dosen tersebut bertanya
apakah kita boleh meminta surat rekomendasi dari beliau, lalu biasanya (setiap
dosen punya metode berbeda) kita diminta untuk menuliskan draft surat
rekomendasi tersebut, lalu oleh sang dosen gramatikal & konten kita akan dicek.
Untuk form yang harus diterima universitas dalam kondisi tersealed, maka dosen
akan mengeprint langsung untuk Anda dan menandatangani formnya. Saran dari
gue kalau kalian memang ngebidik banyak program Exchange lebih baik saat minta
ke dosen langsung beberapa rangkap, biar efektif. Terus konten draft surat
rekomendasi bisa dapet dari mana? Kalau kalian bingung membuat draft surat
rekomendasi yang menggunakan bahasa Inggris, kalian bisa googling karena
contohnya banyak sekali. Jadi sebelum bertanya-tanya ke forum beasiswa, ada
baiknya kita googling terlebih dahulu ehehehhe.

3.Persiapan CV & Transkrip


Gw sering dengar bahwa CV yang baik itu adalah 1 atau mentok nya 2 halaman.
Alhamdulillah SBM mempunyai format CV oke yang disebar ke mahasiswa nya. Btw,
ketika kita menulis CV sih, menurut gw ga semuanya harus ditulis, tapi disesuaikan
relevansi nya dengan program exchangeyang kamu tuju. Contoh nih, misalnya yang
kamu tuju adalah program exchange yang focus pada program riset. Yah, yang kamu
masukin adalah prestasi-prestasi yang menyambung ke akademisi, misal pernah ikut
PKM lah, pernah ikut penelitian dosen apalah, pernah jadi asisten kelas apalah.
Kalau misalnya program exchange yang kamu tuju adalah program yang fokus

belajar budaya, maka tunjukkan di CV kamu pengalaman-pengalaman yang


menunjukkan bahwa kamu orang yang siap bertemu dengan orang baru, tidak
gagap suasana baru. Misal, pengalaman organisasi selama kuliah, ikut konferensi
macam HNMUN, atau ikut organisasi non kampus semacam AIESEC. Trus kalau
kamu merasa bingung untuk merelevansikan pengalaman apa saja yang mesti kamu
masukan CV, sok ditaruh seyakin kamu saja J intinya mah, kita sudah berusaha
untuk membuat CV yang baik, sisanya Allah SWT yang mengatur. Saran lain dari
gw, ketika kita menulis pengalaman atau riwayat pendidikan, ataupun sesuatu yang
ada alurnya, akan sangat baik kalau kamu menulis dari kejadian terkini sampai
kejadian paling lawas, biar cara bacanya enak hehehe. Untuk Transkrip dengan
bahasa Inggris, gw yakin setiap TU Universitas menyediakan kok :)Alhamdulillah
SBM ITB transkrip nya sudah otomatis Bahasa Inggris T,T I love you SBM hihi

TANTANGAN 1: IJASAH &


CERTIFICATE kalo bukan dalam
bahasa inggris?
Untuk mempercantik aplikasi exchange kita, biasanya kita diminta untuk
menambahkan beberapa sertifikat penunjang. Trus kalau sertifikat kamu dalam
bahasa Indonesia gimana? Gampang atuh, tinggal cari penerjemah tersumpah.
Kalau kamu tinggal di sekitar Depok, maka kamu bisa datang ke FIB Universitas
Indonesia, disana ada fasilitas translator. Biaya nya lumayan nguras kantong, kalau
saya ga salah diitung per kata deh. Dokumen jadi dalam waktu seminggu hehe

TANTANGAN 2: Gimana Cara Ngirim


Dokumen Persyaratan Kalau Ternyata
Tidak Diurus Langsung
Oleh International Relation Office
Universitas?

Kalau semua persyaratan pendaftaran sudah siap, selanjutnya berarti kamu tinggal
menaruh dokumen tersebut di Kantor International Relation Office di Kampus
masing-masing. Kalau ternyata nasib membawa kamu untuk mengirim langsung
dokumen ke Jepang, makaa gunakanlah servicekhusus Pos Indonesia jenis EMS.
Nih ini linknya: http://ems.posindonesia.co.id/ Harganya hampir 100 ribu, nyampe
nya adalah 3 hari, dan separahnya 1 minggu DANN bisa kamu tracking si kiriman
kamu sampai mana Menurut para ahli pengiriman paket, menggunakan Pos
Indonesia itu lebih murah daripada DHL, UPS, dan FEDEX. Hihi, lagipula pake
produk Indonesia aja lah jeng..

TANTANGAN 3: Trus kalau gagal,


gimana? :(
Ya Coba lagi dong ah. Biasanya kita makin menghargai suatu hasil kalau
perjalanannya susah. Pertama kali gagal aplikasi exchange gw sedih, gagal kedua
gw nangis, gagal ketiga, empat,lima biasa aja tuh. Setelah gagal kedua gw malah
jadi semakin penasara, Allah SWT tuh pengen tempatin gw dimana sih, sebetulnya
tempat seperti apa yang memang pantas menurut Allah SWT untuk orang yang
kayak gue.
Alhamdulillah, ternyata pilihan Allah pass banget gw dapet di kanazawa, kenapa
tempat itu pas banget buat gw?
gw copy paste dari essay gw untuk aplikasi beasiswa LPDP dengan judul
KESUKSESAN TERBESAR DALAM HIDUP aja ya penjelasannya?
Dan akan gw copy paste di post selanjutnya aja deh! hahaha
OKE! Selamat MENDAFTAR!
TOEFL
TOEFL singkatan dari Test of English as a Foreign Language yaitu tes bahasa
Inggris sebagai bahasa asing. TOEFL dipakai untuk mengukur kemampuan
seseorang dalam bahasa Inggris. TOEFL diperuntukan bagi mereka yang hendak

sekolah ke negara-negara English-American, seperti Amerika Serikat contohnya.


Ada tiga macam pilihan tes:
1) PBT (Paper Based Test), yaitu kamu mengerjakan tes TOEFL di atas kertas.
Materi tes biasanya meliputi listening, reading, dan structure.
2) CBT (Computer Based Test), yaitu kamu mengerjakan tes TOEFL langsung di
komputer. Materi tes biasanya meliputi listening, reading, structure dan ada
tambahan writing.
3) IBT (Internet Based Test), yaitu tes TOEFL kamu mengerjakan tes TOEFL
langsung di komputer yang terhubung ke internet. Materi tes biasanya
meliputi listening, reading, structure, writing dan ada tambahan speaking.
Adapun rentang skor TOEFL sebagai berikut.

Skor TOEFL PBT: 310 - 677.

Skor TOEFL CBT: 30 - 300.

Skor TOEFL IBT: 8 - 120.


Skor TOEFL berlaku selama 2 tahun. Jika lewat dari 2 tahun, kamu harus
mengambil lagi tes TOEFL. Untuk bisa mengajukan beasiswa kuliah di luar
negeri, skor TOEFL kamu minimal harus 550 (PBT).
IELTS
IELTS singkatan dari International English Language Testing System, yaitu
program tes untuk menguji kemahiran dalam berbahasa Inggris.IELTS biasanya
digunakan untuk mengurus visa luar negeri, studi/sekolah ke negara-negara
English-British (seperti Inggris dan Australia misalnya), pindah kewarganegaraan,
dsb.
Ada dua versi IELTS: Academic Version (versi akademik) dan General Training
Version (pelatihan umum):

Versi akademik diperuntukan mereka yang akan masuk perguruan tinggi


dan para profesional seperti dokter atau perawat yang akan bekerja di negara
pengguna British English.

Versi pelatihan umum diperuntukan mereka yang akan bekerja atau


keperluan imigrasi (seperti pindah kewarganegaraan).
Materi tes IELTS ada 4, yaitu:

1)

listening (30 menit ),

2)

reading (1 jam),

3)

writing (1 jam), dan

4)

speaking (12-15 menit).

Secara keseluruhan, tes IELTS membutuhkan waktu sekitar 3 jam.


Rentang skor tes adalah IELTS: 1 - 9. Jika akan digunakan untuk keperluan
sekolah ke Inggris Australia, Kanada, Selandia Baru maka skor IELTS yang
dibutuhkan adalah 5,5 ke atas.
TOEIC
TOEIC adalah singkatan dari Test of English for International Communication,
yaitu tes bahasa Inggis untuk komunikasi internasional. TOEIC lebih khusus
diperuntukan orientasi pekerjaan. Jika kamu ingin bekerja di luar negeri atau
perusahaan asing di Indonesia, maka kamu harus memiliki sertifikasi TOEIC.
Materi tes TOEIC hanya listening dan reading. Tipe soal-soal TOEIC biasanya
mengarah ke bisnis. Adapun rentang Skor TOEIC adalah 10 - 990.
Agar kamu dapat bekerja di luar negeri, usahakan skor TOEIC kamu lebih dari
450.

(MI/MS)

A year to s2 schoolarship abroad, pencerahan nusantara, IKUT!!!!