Anda di halaman 1dari 25

APPENDISITIS AKUT

ANGIE
BUDI

102012267
102013079

N I N E N G A H O KTA V
102013111
DETI NURDIANTI
102013243
THOMAS AQUINAS
102013251
Y U N I TA E L I A N A
102013350
M A R I E L A VA L E R I E
102013433
K E V I N H A RT O N O
102013444

SKENARIO
Seorang wanita berusia 35 tahun datang ke
UGD RS dengan keluhan nyeri hebat pada perut
kanan bawahnya sejak 6 jam yang lalu. Pasien
mengeluh sejak 3 hari yang lalu, ulu hatinya
terasa sakit disertai mual, akan tetapi keluhan
tersebut tidak berkurang setelah pasien
mengkonsumsi obat maag. Pada pemeriksaan
fisik keadaan umum sakit sedang, tanda-tanda
vital dalam batas normal. Pada pemeriksaan fisik
abdomen, terdapat nyeri tekan dan nyeri lepas
pada kuadran kanan bawah.

RUMUSAN MASALAH
Perempuan 35 tahun, nyeri
hebat pada perut kanan
bawah sejak 6 jam yang
lalu. Pada 3 hari yang lalu,
nyeri ulu hati dan mual.

MIND MAP
Prognosi
s

Anamnes
is

Pemeriksaan
Pemeriksaa
n Fisik
Pemeriksaa
n
Penunjang

Pencega
han

Etiologi

RM

Diagnosi
s
WD
DD

Terapi
Medika
Non
Komplik
asi

Patofisi
ologi

Epidemol
ogi

ANAMNESIS
Identitas, usia, dan pekerjaan
Keluhan Utama
Riwayat Penyakit Sekarang
Riwayat Penyakit Dahulu
Faktor lain yang memperberat
keadaan
Keluhan penyerta
Aktivitas dan makanan sehari-hari
Mengkonsumsi obat
Riwayat keluarga dan sosial-

PEMERIKSAAN FISIK
Inspeksi ( nyeri, bentuk
abdomen, perubahan warna,
lesi, pemb.darah, jenis bekas
luka, benjolan, pulsasi,
peristaltik )
Palpasi
Perkusi
Auskultasi

PEMERIKSAAN FISIK
Psoas Sign
Obturator Sign

PEMERIKSAAN PENUNJANG
Darah lengkap
CRP
Urin
Radiologi : USG dan CT-Scan

WORKING DIAGNOSIS
Appendicitis Akut

DIAGNOSIS DIFFERENTIAL
Limfadenitis Mesenterica
- peradangan kelenjar getah
bening mesenteric abdomen
- Nyeri perut di kanan
- Mual dan muntah
( mendahului rasa sakit )
- Nyeri tekan samar

Adneksitis
-

Infeksi / radang adnexa rahim


Demam
Sakit perut bagian kiri maupun kanan
Nyeri pada saat berhubungan & berkemih
Keluar cairan berbau dari vagina

KEHAMILAN EKTOPIK
TERGANGGU ( KET )
-Hasil konsepsi
berimplantasi,
tumbuh dan
berkembang diluar
endometrium kavum
uteri
-Nyeri perut
-Amenore
-Syok hipovolemik

ETIOLOGI
Penyebab : Obstruksi lumen
appendical
Hiperplasia limfoid sekunder untuk
penyakit radang usus/Infeksi
Fecaliths
Parasit
Benda asing
Neoplasma

EPIDEMIOLOGI

Sering 20-30 tahun


Laki-laki=wanita pd pubertas
Usia 25 tahun wanita>pria= 3:2
AS : 250.000 kasus/ tahun
Ada kecenderungan predisposisi
dlm keluarga terhadap app
App rendah pada penduduk dgn
asupan tinggi serat makanan
Insiden tinggi apendisitis terkait
dgn asupan serat yang minim

PATOGENESIS

GEJALA KLINIS
Nyeri samar di epigastrium sekitar
umbilikus
Mual, muntah dan nafsu makan menurun
Dlm bbrp jam, nyeri beralih ke kuadran
kanan bawah/ ke titik Mc Burney
Tanda rovsing & Blumberg sign
Terkadang tidak dirasakan adanya nyeri tp
konstipasi dan demam.

Pada anak-anak
Menangis dan tidak mau makan
Tdk bisa menjelaskan rasa nyerinya
Bbrp jam kemudian akan terjadi muntahmuntah dan anak menjadi lemah
80-90 % apendisitis baru diketahui setelah
terjadi perforasi
Lansia
Gejala sering samar-samar
Sering diketahui setelah terjadi perforasi

Pada wanita
Pd wanita hamil dgn usia kehamilan
trimester, gejala apendisitis berupa nyeri
perut, mual, dan muntah, dikacaukan
dengan gejala serupa.
Kehamilan lanjut, sekum dan apendiks
terdorong ke kraniolateral, sehingga keluhan
tidak dirasakan di perut kanan bawah tetapi
lebih ke regio lumbal kanan.

KOMPLIKASI
Peritonitis
Perforasi

PENATALAKSAAN
Non medika mentosa
Menjaga kondisi badan dan tidak
banyak beraktivitas
Medika mentosa
cara terbuka
cara laparoskopi

PENCEGAHAN
Diet serat/diet tinggi serat
Perawatan dan pengobatan
penyakit cacing juga dapat
meminimalkan resiko
Pengenalan yang cepat
meminimalkan resiko terjadinya
gangren, perforasi, dan peritonitis

PROGNOSIS
Baik setelah mengalami
tindakan medika mentosa

KESIMPULAN
Wanita berusia 35 tahun apendisitis berdasarkan hasil
anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan
penunjang. Appendicitis merupakan Peradangan
dimulai oleh obstruksi dari fekalit (suatu masa seperti
batu yang terbentuk dari feces) atau infeksi bacterial
supuratif. Appendicitis dapat menyerang semua
kalangan usia. Penanganan yang cepat dapat
meminimalisasikan terjadinya komplikasi sehingga
penanganan yang dapat dilakukan pada penderita
appendicitis adalah dilakukan tindakan bedah yaitu
appendiktomi.

THANK YOU