Anda di halaman 1dari 6

POST TEST ILMU KESEHATAN MATA

KEPANITERAAN KLINIK SENIOR


RSUD Dr.PIRNGADI MEDAN
PENGUJI : dr. ZALDI Z , SpM
NAMA / NIM / FK :
Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun , dibawa orang tuanya ke dokter
praktik umum dengan keluhan mata kanan merah dan kabur setelah
tertusuk dengan ujung pena sejak 7 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan
dijumpai injeksi siliar dan defek pada kornea.
Apakah diagnosis yang paling mungkin ditegakkan pada tahap ini?
A. Ulkus Kornea
B. Descemet fold
C. Descemetocele
D. Edema Kornea
E. Leukoma kornea
Jaringan parut kornea disertai adanya perlekatan massa iris adalah :
A. Nebula
B. Makula
C. Leukoma
D. Leukoma adherent
E. Stafiloma kornea
Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke Puskesmas dengan
keluhan mata kiri merah dan kabur sejak 3 hari yang lalu setelah terkena
duri sawit ketika memanen. Pada pemeriksaan dijumpai infiltrat pada
kornea dan adanya nanah di bilik mata depan. Apakah penyebab yang
paling sering pada kasus diatas:
A. Jamur
B. Allergi
C. Bakteri
D. Virus
E. Protozoa
Ulkus kornea perifer , bilateral paling sering disebabkan:
A. Jamur
B. Autoimmun
C. Bakteri
D. Virus
E. Protozoa

Stadium awal dari inflamasi yang terjadi pada kornea adalah :


A. Infiltrasi
B. Ulserasi
C. Regresi
D. Sikatrisasi
E. Resolusi
Penatalaksanaan stafiloma
penglihatan adalah :
A. Koreksi kacamata
B. Lensa kontak
C. Keratoplasti
D. Excimer laser
E. Keratotomi radial

kornea

untuk

rehabilitasi

ketajaman

Seorang perempuan beusia 56 tahun dirawat di Ruang Rawat Intensif


dengan diagnosa Stroke Iskemik , Hasil pemeriksaan kedua mata tidak
tertutup dengan sempurna , dijumpai infiltrat pada kornea berbentuk
garis pada kedua mata. Apakah diagnosis pada kasus ini :
A. Keratitis marginalis
B. Keratitis terpapar
C. Keratitis Iskemik
D. Keratitis linear
E. Keratitis dendritika
Defisiensi gizi penyebab kebutaan tersering dinegara miskin adalah :
A. Defisiensi kalori
B. Defisiensi Protein
C. Defisiensi Vitamin A
D. Defisiensi Asam Folat
E. Defisiensi Besi
Seorang wanita berusia 55 tahun , dengan keluhan kedua mata kabur .
Hal ini dialami sejak 1 tahun yang lalu , mata kabur perlahan-lahan
tanpa disertai mata merah. Riwayat menggunakan kontrasepsi selama 5
tahun .Ketajaman penglihatan kedua mata hanya dapat melihat pada
jarak 5 meter menghitung jari. Pasien ini mempunyai resiko untuk
menyebabkan :
A. Glaukoma sudut terbuka
B. Glaukoma sudut tertutup
C. Glaukoma absolut
D. Glaukoma sekunder
E. Glaukoma maligna

Seorang prempuan berusia 55 tahun , dengan keluhan mata kiri merah


sejak 5 hari yang lalu. Ketajaman penglihatan mata kiri hanya dapat
menghitung jari pada jarak 5 meter . Pada pemeriksaan dijumpai injeksi
siliar , bilik mata depan sedang , diameter pupil 2 mm.
Apakah diagnosis yang paling tepat untuk kasus diatas :
A. Iritis akut
B. Glaukoma akut
C. Konjungtivitis akut
D. Glaukoma sekunder
E. Glaukoma maligna
Seorang prempuan berusia 45 tahun , datang ke Puskesmas dengan
keluhan mata kanan merah sejak 2 hari yang lalu. Ketajaman
penglihatan mata kanan 1/60. Pada pemeriksaan dijumpai injeksi siliar ,
kornea edema , bilik mata depan dangkal , diameter pupil 6 mm.
Apakah diagnosis yang paling tepat untuk kasus diatas :
A. Glaukoma sudut terbuka
B. Glaukoma sudut tertutup akut
C. Glaukoma absolut
D. Glaukoma sekunder
E. Glaukoma maligna
Obat-obatan yang paling sering menyebabkan glaukoma akut adalah :
A. Midriatikum
B. Antibiotika
C. Simpatolitik
D. Analgetika
E. Antihistamin
Kebutaan pada glaukoma sudut terbuka disebabkan karena :
A. Edema kornea
B. Katarak sekunder
C. Sinekia anterior
D. Atropi papil optik
E. Kekeruhan Vitreous
Stadium katarak senilis yang mempunyai resiko terjadinya glaukoma
fakolisis adalah :
A. Stadium insipien
B. Stadium immatur
C. Stadium matur
D. Stadium hipermatur
E. Katarak morgagni

Pemberian obat yang harus dilakukan secara hati-hati pada kasus


glaukoma sudut terbuka adalah :
A. Asetazolamide
B. Hiperosmotik
C. Pilokarpin
D. Betabloker
E. Kortikosteroid
Berikut ini yang merupakan kasus kegawat-daruratan yang harus
ditanggulangi segera adalah :
A. Glaukoma maligna
B. Glaukoma sudut terbuka
C. Glaukoma absolut
D. Glaukoma sekunder
E. Glaukoma sudut tertutup
Retinal detachment didefinisikan sebagai :
A. Terlepasnya lapisan membran limitan interna dari membran
hialoid badan vitreous
B. Terlepasnya lapisan epitel pigmen retina dari koroid
C. Terlepasnya lapisan foto reseptor dari lapisan epitel pigmen
retina
D. Terlepasnya lapisan sensori retina dari lapisan memran limitan
eksterna
E. Terlepasnya lapisan membran limitan interna dari lapisan selsel ganglion
Retinal detachment disebabkan karena adanya hole / tear pada retina
didiagnosis sebagai :
A. Rhegmatogenous retinal detachment
B. Non rhegmatogenous retinal detachment
C. Tractional retinal detachment
D. Exudative retinal detachment
E. Serous retinal detachment
Hifema total paling sering menyebabkan :
A. Glaukoma maligna
B. Glaukoma sudut terbuka
C. Glaukoma absolut
D. Glaukoma sekunder
E. Glaukoma sudut tertutup akut

Untuk menentukan tindakan parasintesis pada kasus hifema dilakukan


pemeriksaan jumlah volume darah di bilik mata depan serta dengan
melakukan pemeriksaan :
A. Kekeruhan kornea
B. Tekanan intraokuler
C. Corneal blood staining
D. Neuropati optik
E. Sudut bilik mata
Hemosiderosis yang diakibatkan komplikasi hifema dapat direhabilitasi
dengan melakukan :
A. Pemberian obat-obat anti glaukoma
B. Pemberian obat-obat anti perdarahan
C. Pemberian obat-obat hiperosmotik
D. Keratoplasti
E. Parasintesis
Obat-obatan yang harus dihindari untuk
perdarahan berulang pada kasus hifema :
A. Midriatikum
B. Aspirin
C. Kortikosteroid
D. Betabloker
E. Pilokarpin

mencegah

terjadinya

Seorang laki-laki , berusia 25 tahun , datang ke Puskesmas dengan


keluhan mata kanan terasa mengganjal sejak 2 hari yang lalu setelah
kemasukan serbuk besi ketika bekerja. Ketajaman penglihatan mata
kanan 6/6 . Pada pemeriksaan dijumpai injeksi konjungtiva dan benda
asing pada konjungtiva tarsalis superior. Penatalaksanaan segera pada
kasus ini adalah
A. Pemberian antibiotika topikal
B. Melakukan irigasi dengan larutan salin
C. Pemberian anti inflamasi
D. Pengangkatan benda asing
E. Pemberian antibiotika topikal dan oral

Seorang laki-laki , berusia 25 tahun , datang ke Puskesmas dengan


keluhan kedua mata merah dan sembab sejak 2 jam yang lalu setelah
pasien berkelahi dengan temannya. Pada pemeriksaan ketajaman
penglihatan kedua mata 6/6 . Dijumpai hematoma pada palpebra dan
konjungtiva bulbi , kornea jernih , bilik mata depan tidak dijumpai adanya
darah , pupil : bulat , reguler , refleks cahaya positif , diameter 3 mm.
Penatalaksanaan yang dilakukan untuk aspek medikolegal pada kasus
ini adalah :
A. Membuat pencatatan rekam medik lengkap
B. Melakukan konsultasi dengan dokter spesialis mata
C. Melakukan konsultasi dengan penegak hukum
D. Membuat laporan kejadian perkara
E. Pemberian obat-obatan

Anda mungkin juga menyukai