Anda di halaman 1dari 13

DAFTAR PUSTAKA

1. World Health Organization. Human leptospirosis: guidance for diagnosis,

surveillance,

and

control

[internet].

2003.

Available

from:

2. Setiawan, I Made. Klasifikasi dan Teknik Klasifikasi Bakteri Leptospira

[internet].

2008.

Available

from:

3. World

Health

Organization

(Regional

Office

for

South-East

Asia).

Informal

Expert

Consultation

on

Surveillance,

Diagnosis,

and

Risk

Reduction

of

Leptospirosis

[internet].

2009.

Available

from:

http://www.searo.who.int/entity/emerging_diseases/topics/Communicable

_Diseases_Surveillance_and_response_SEA-CD-217.pdf

4. Ernawati K.

Pencegahannya

Leptospirosis sebagai Penyakit Pasca Banjir serta Cara

[internet].

2008.

Available

from:

http://jurnal

.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/25274082631.pdf

5. Zein U.Leptospirosis. In: Sudoyo AW, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata

M, Setiati S. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam.Vol 3.5 th ed. Jakarta:

Interna Publishing; 2010.

6. Widoyono. Penyakit Tropis (Epidemiologi, Penularan, Pencegahan, dan

Pemberantasan). Jakarta : Penerbit Erlangga; 2008.

7. Gasem

MH,

Wageenar

JFP,

Goris

MGA,

Adi

MS,

Isbandrio

BB,

Hartskeerl RA, et al. Murine Typhus and Leptospirosis as causes of Acute

Undifferentiated

Fever,

Indonesia

[internet].

2009.

Available

from:

8. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Buku Saku Kesehatan 2012

(Visual Data Kesehatan Provinsi Jawa Tengah) [internet] . 2012. Available

from:http://www.dinkesjatengprov.go.id/dokumen/manajemen_informasi/

BUKU_SAKU_KESEHATAN_TW2_TAHUN 2012_FINAL_PDF.pdf

9. Muliawan, Sylvia Y. Bakteri Spiral Patogen (Treponema, Leptospira, dan

Borrelia). Jakarta: Penerbit Erlangga; 2008.

10. Cook, Gordon C dan Alimuddin I.Zumla. Tropical Diseases. China:

Elsevier; 2009.

11. Mandal, Bibhat K. Penyakit Infeksi. Jakarta: Penerbit Erlangga; 2008.

12. Jawetz, Melnick, dan Adelberg. Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: EGC;

2007.

13. Singh,

Suman

P.

Self

Assessment

And

Review

Microbiology

Immunology.The Arora Medical Book Publisher pvt.ltd; 2010.

14. Setiawan, I Made. Clinical and Laboratory Aspect of Leptospirosis in

Humans volume.27- No.28. Universa Medicina; 2008.

15. Anies, Suharyo Hadisaputro, M.Sakundamo, Suhartono. Lingkungan dan

Perilaku pada Kejadian Leptospirosis. Media Medika Indonesia; 2009.

Available

from

:

16. Priyanto

A. Faktor-faktor risiko

yang

berpengaruh terhadap kejadian

leptospirosis

studi

kasus

di

Kabupaten

Demak.

Semarang:

Program

Magister Epidemiologi Pasca Sarjana UNDIP; 2008.

17. Gassem

M.Hussein.

Kumpulan

Makalah

Simposium

Leptospirosis:

Gambaran Klinik Dan Diagnosis Leptospirosis Pada Manusia. Semarang:

Badan Penerbit Universitas Diponegoro; 2002

18. Sarwani Dwi Sri Rejeki. Faktor Risiko Lingkungan Yang Berpengaruh

Terhadap Kejadian Leptospirosis Berat. Semarang; 2005

19. Lestariningsih.

Kumpulan

Makalah

Simposium

Leptospirosis:

Gagal

Ginjal Akut Pada Leptospirosis. Semarang: Badan Penerbit Universitas

Diponegoro; 2002

20. Garna, H Herry. Buku Ajar Divisi Infeksi Dan Penyakit Tropis.Bandung:

Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, RSUP Dr.Hasan Sadikin

Bandung; 2012.

21. Levett, P.N. Leptospirosis Clinical Microbiology Review 14 (2):296-326;

2001.

22. Fauci, Anthony S, Dennis L. Kasper, Dan L. Longo, Joseph Loscalzo,

Eugene Braunwald, Stephen L.Hauser, dkk. Harrison Manual Kedokteran.

Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group; 2009.

23. D.Popa, D.Vasile, A.Ilco. Severe acute pancreatitis-a serious complication

of leptospirosis. J Med Life. 2013 September 15; 6(3): 307309. Published

online

2013

September

25.

Available

from

:

24. Soeharyo

Hadisaputro.

Kumpulan

Makalah Simposium

Leptospirosis:

Faktor- Fator Risiko Leptospirosis. 2002. Semarang : Badan Penerbit

Universitas Diponegoro

25. Wagenaar JFP. What role do coagulation disorders play in pathogenesis of

leptospirosis.J Travel Med 2007; 12 (1) :111-122

26. Thales de Brito, Vera Demarchi Aiello, Luis Vernando Ferras da Silva,

Ana Maria Goncalves da Silva, Wellington Luiz Ferreira da Silva, Jussara

Bianchi Castelli, Antonio Carlos Seguro. Human Hemorrhagic Pulmonary

Leptospirosis: Pathological Findings and Pathophysiological Correlations.

PLoS

One.

2013;

8(8):

e71743.

Published

online

2013

August

12.

doi:

Available

 

from:

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3741125/

27. Sarwandi Dukut AH. Kelainan Kardiovaskuler Pada Leptospirosis Berat.

Semarang ; 2004

28. Bobby Setadi, Andi Setiawan, Daniel Effendi, Sri Rezeki S Hadinegoro.

Petunjuk praktis leptospirosis. Sari Pediatri, Vol. 3, No. 3, Desember

2001: 163 167. Available from: http://saripediatri.idai.or.id/pdfile/3-3-

29. Hendra Sinarta Ketaren. Karakteristik dan Kondisi Lingkungan Rumah

Penderita Penyakit

Leptospirosis Pada Beberapa Kabupaten/

Provinsi NAD Tahun 2007. Medan; 2007

Kota di

LAMPIRAN

Lampiran 1. Ethical Clearance

LAMPIRAN Lampiran 1. Ethical Clearance

Lampiran 2. Ijin Penelitian

Lampiran 2. Ijin Penelitian

Lampiran 3. Contoh spreadsheet data dari case record form penelitian

leptospirosis

Studi Penelitian Deskriptif Leptospirosis

Periode Januari 2011 Desember 2013 RSUP Dr. Kariadi Semarang

Nama

:

Jenis Kelamin :

Pria

Wanita

Usia

:

tahun

Alamat

:

KASUS SUSPECT WHO SEARO 2009

Demam akut (≥38,5ºC)

:

Ya

Tidak

hebat

nyeri kepala

:

Ya

Tidak

Myalgia

:

Ya

Tidak

Kelemahan

:

Ya

Tidak

Conjunctival suffusion

:

Ya

Tidak

Riwayat terpajan dengan lingkungan yang

:

Ya

Tidak

terkontaminasi leptospira

KASUS PROBABLE WHO SEARO 2009

Kasus suspect dengan 2 gejala di bawah ini:

Nyeri betis

:

Ya

Tidak

Batuk dengan atau tanpa batuk darah

:

Ya

Tidak

Ikterik

:

Ya

Tidak

Manifestasi perdarahan

:

Ya

Tidak

Iritasi meningeal

:

Ya

Tidak

Anuria/ oliguria dan/ atau proteinuria

:

Ya

Tidak

Sesak napas

:

Ya

Tidak

Aritmia jantung

:

Ya

Tidak

Rash di kulit

:

Ya

Tidak

DAN/ ATAU

Ditemukan 3 dari di bawah ini:

Temuan pada urin : proteinuria, pus, darah

:

Ya

Tidak

Neutrofilia relatif (>80%) dengan limfopenia

:

Ya

Tidak

Trombosit < 100.000/mm³

:

Ya

Tidak

Peningkatan bilirubin > 2 mg% ; peningkatan

:

Ya

Tidak

enzim hepar yang meningkat moderat (serum

:

Ya

Tidak

alkali fosfatase, serum amilase, CPK)

Lampiran 4. Contoh Pengisian spreadsheet data dari case record form

penelitian leptospirosis

Studi Penelitian Deskriptif Leptospirosis

Periode Januari 2011 Desember 2013 RSUP Dr. Kariadi Semarang

Nama

: IR

Jenis Kelamin :

Pria

Wanita

Usia

Alamat

: 40 tahun

: Tembalang, Semarang

KASUS SUSPECT WHO SEARO 2009

Demam akut (≥38,5ºC)

:

Ya

Tidak

hebat

nyeri kepala

:

Ya

Tidak

Myalgia

:

Ya

Tidak

Kelemahan

:

Ya

Tidak

Conjunctival suffusion

:

Ya

Tidak

Riwayat terpajan dengan lingkungan yang

:

Ya

Tidak

terkontaminasi leptospira

KASUS PROBABLE WHO SEARO 2009

Kasus suspect dengan 2 gejala di bawah ini:

Nyeri betis

:

Ya

Tidak

Batuk dengan atau tanpa batuk darah

:

Ya

Tidak

Ikterik

:

Ya

Tidak

Manifestasi perdarahan

:

Ya

Tidak

Iritasi meningeal

:

Ya

Tidak

Anuria/ oliguria dan/ atau proteinuria

:

Ya

Tidak

Sesak napas

:

Ya

Tidak

Aritmia jantung

:

Ya

Tidak

Rash di kulit

:

Ya

Tidak

DAN/ ATAU

Ditemukan 3 dari di bawah ini:

Temuan pada urin : proteinuria, pus, darah

:

Ya

Tidak

Neutrofilia relatif (>80%) dengan limfopenia

:

Ya

Tidak

Trombosit < 100.000/mm³

:

Ya

Tidak

Peningkatan bilirubin > 2 mg% ; peningkatan

:

Ya

Tidak

enzim hepar yang meningkat moderat (serum

alkali fosfatase, serum amilase, CPK)

Lampiran 5. Biodata Mahasiswa

Identitas Mahasiswa

Nama

: Luluk Andani

NIM

: 22010110120100

Tempat/ tanggal lahir : Pati, 9 Maret 1993

Alamat rumah

: Ds.Mojolawaran Rt 03 Rw 02 Kec.Gabus, Kab.Pati

Nomor HP

: 085 727020063

E-mail

Riwayat Pendidikan Formal

1. SD

: SDN. Mojolawaran 1

2. SMP

: SMP N 3 Pati

3. SMA

: SMA N 1 Pati

4. FK UNDIP masuk tahun

: 2010