Anda di halaman 1dari 26

INTEGRASI BUDAYA, SUB BUDAYA,

PERTENTANGAN BUDAYA, KEJUTAN


BUDAYA, ETNOSENTRISME DAN
RELATIVISME BUDAYA.

VILASINI
WANNUR SABRINA
MIRNA AMIRA
MOHD. IRSYAD
INTEGRASI BUDAYA

Definisi:-
 Sering disebut sebagai asimilasi budaya.

 Asimilasi budaya adalah proses yang terdiri

daripada integrasi budaya dimana anggota dari


sebuah etnik atau kebudayaan
Contoh:-
- Seperti imigran, yang biasanya merupakan
golongan minoriti, diterima dalam komuniti baru
yang lebih besar.
 Proses asimilasi ini biasanya menyebabkan
hilangnya beberapa karakteristik dari komuniti
yang “terserap”.
 Proses asimilasi ini sering dilakukan oleh para
imigran secara sukarela kerana mereka merasakan
ia perlu dan memiliki jiwa perubahan serta
kemahuan untuk berubah, tetapi juga ada yang
berasimilasi kerana tekanan negara penerimanya,
Contoh:-
 Misalnya kerana penjajahan atau kerana tekanan

etnik yang lebih besar.


SUBBUDAYA

 Merupakan satu set nilai-nilai asas, fahaman ,


kehendak dan gelagat yang dipelajari oleh seseorang
individu daripada keluarga, rakan-rakan ataupun
daripada institusi yang berkaitan dengannya.

 Budaya mempunyai pengaruh ke atas nilai,


keutamaan dan kepercayaan seseorang.
 Sub-budaya merujuk kepada kumpulan-kumpulan
tertentu dalam sesuatu budaya yang mempunyai
corak gelagat yang boleh dikenalpasti dan mempunyai
kehendak yang berbeza berdasarkan pekerjaan,
agama, umur, jantina dan kawasan geografi.
SUBCULTURE
SUBCULTURE THE
THE MEANING
MEANING OF
OF
STYLE Ken
Ken Gelder
Gelder
STYLE,, DICK
DICK HEBDIGE
HEBDIGE

 subculture is a  subcultures are social, with their

subversion to own shared conventions, values

and rituals, but they can also


normalcy
seem "immersed" or self-

absorbed; a feature that

distinguishes them from

countercultures.
PERTENTANGAN BUDAYA
PERTENTANGAN BUDAYA.
 Pertentangan budaya wujud apabila kebudayaan
kecil dengan kebudayaan dominan.
 Pertentangan ini wujud dari segi
pakaian,pertuturan dan cara melahirkan perasaan.
 Contohnya,penagih dadah,pelacuran,fesyen
rambut punk dan sebagainya.
 Menurut William F. Ogburn akan
berlaku satu fenomena atau situasi
yang dikatakan sebagai” “cultural
lag” yakni ketinggalan budaya.
 Keadaan ini berlaku apabila
perubahan kebudayaan kebendaan
mengatasi kebudayaan bukan
kebendaan.
 Akibatnya timbul masalah sosial baru
yang tidak dapat diselesaikan.
 Contohnya penggunaan penyaman udara
dan peti ais boleh mengakibatkan
penipisan lapisan ozon. Selain itu ada
juga sesetengah masyrakat takut
menggunakan komputer seolah- olah
benda tersebut akan meletup.
 Selain itu masyarakat juga akan
mengalami kejutan budaya .
 Perkara ini terjadi apabila
seseorang itu berhijrah dari satu
tempat ke tempat yang lain.
 Contohnya kebudayaan yang
berbeza diantara masyarakat luar
bandar dan bandar.
KEJUTAN BUDAYA

 Kejutan budaya merupakan istilah yang digunakan bagi


menggambarkan kegelisahan dan perasaan (terkejut,
kekeliruan, dll.) yang dirasakan apabila seseorang terpaksa
duduk dalam kebudayaan atau persekitaran sosial yang
berlainan sama sekali, seperti ketika berada dinegara asing.
 akibat yang timbul apabila sesuatu kebudayaan atau
anggota sesuatu kebudayaan secara tiba-tiba berhadapan
atau terdedah kepada unsur-unsur kebudayaan lain yang
lebih tinggi tamadunnya (biasanya menimbulkan perasaan
tasih,tidak dapat menyesuaikan diri yang pada dasarnya
mempunyai kebudayaan yang lebih rendah tamadunnya)
 The definition of culture shock is the trauma you experience
when you move into a culture different from your home
culture.
 A communication problem that involves the frustrations that
come with the lack of understanding; the verbal and
nonverbal communication of the new culture, it's customs
and it's value systems are only a few of the problems.
 Ia ditemui akibat dalam asimilasi kebudayaan baru
menyebabkan kesukaran bagi mengenal apa yang
wajar dan tidak wajar ianya sering kali digabungkan
dengan kebencian moral atau estatik yang kuat
mengenai sesetengah aspek budaya berlainan atau
budaya baru.
 Kejutan budaya banyak puncanya seperti dari
pergaulan masyarakat, tingkah laku individu,
pakaian, makanan dan sebagainya.
TIGA FASA KEJUTAN BUDAYA

Fasa
Fasa
"Fasa
"Fasa berbulan
berbulan Fasa
Fasa "semuanya
"semuanya
pembelajaran
pembelajaran
madu"
madu" baik"
baik"
(negotiation)
(negotiation)
ETNOSENTRISME
DEFINISI:-

 Menurut Matsumoto (1996) etnosentrisme adalah


kecenderungan untuk melihat dunia hanya melalui sudut
pandang budaya sendiri.

 Berdasarkan definisi ini etnosentrisme tidak selalunya


negatif sebagaimana umumnya difahami. Etnosentrisme
dalam hal tertentu juga merupakan sesuatu yang positif.
 Tidak seperti anggapan umum yang
mengatakan bahwa etnosentrisme merupakan
sesuatu yang semata-mata buruk,
etnosentrisme juga merupakan sesuatu yang
fungsional karena mendorong kelompok
dalam perjuangan mencari kekuasaan dan
kekayaan.
 Pada saat konflik, etnosentrisme benar-benar
bermanfaat. Dengan adanya etnosentrisme,
kelompok yang terlibat konflik dengan
kelompok lain akan saling dukung satu sama
lain.
Contoh:-
 Salah satu contoh dari fenomena ini adalah

ketika terjadi pengusiran terhadap etnik.


Madura di Kalimantan, banyak etnik Madura
di lain tempat mengecam pengusiran itu dan
membantu etnik mereka tersebut.
JENIS-JENIS ETNOSENTRISME

FLEKSIBEL INFLEKSIBEL
Seseorang yang memiliki Etnosentrisme ini dicirikan
etnosentrisme ini dapat belajar dengan ketidakmampuan untuk
cara-cara meletakkan keluar dari perspektif yang
etnosentrisme dan persepsi dimiliki atau hanya bisa
mereka secara tepat dan memahami sesuatu berdasarkan
bereaksi terhadap suatu realiti perspektif yang dimiliki dan
didasarkan pada cara pandang tidak mampu memahami
budaya mereka serta perilaku orang lain berdasarkan
metafsirkan perilaku orang lain latar belakang budayanya.
berdasarkan latar belakang
budayanya
RELATIVISME

DEFINISI:-

 Relativisme budaya mengenai pegangan yang


teguh pada prinsip, pengembangan prinsip
tersebut, dan tanggung jawab penuh dalam
kehidupan dan pengalaman seseorang.
 Relativisme budaya mengizinkan anggota
masyarakat untuk mengalami hal-hal yang
mutlak dan mengetahui makna hidup mereka.
CONTOH:-

 Masalah pencurian di Amerika Tengah yang


multibudaya,  misalnya, setiap orang di sana
mengerti suatu hal yang mutlak, "Tidak boleh
mencuri." Setiap orang di sana mengerti,
mengiyakan, dan mempraktikkan hal-hal yang
mutlak dalam aturan dan norma  masyarakat,
memenuhi tanggung jawabnya sebagai individu
maupun anggota masyarakat.
 Tidak seorang pun melanggar apa yang sudah
mutlak dalam menyesuaikan diri dan hidup
berdampingan dengan orang lain. Dengan
sendirinya, konflik norma terselesai dengan mudah
melalui pemahaman Penyelesaian konflik terjadi
melalui pengadaptasian yang arif oleh masyarakat.
Kekacauan justru timbul dalam masyarakat
berbudaya tunggal karena adanya keterhubungan
antara relativisme budaya dan relativisme etika.