Anda di halaman 1dari 46

Belajar Baca Quran (BBQ)

Belajar Baca Quran (BBQ)


DAFTAR ISI

MODUL #1: MUQODIMAH / PENDAHULUAN


MODUL #2: MENGENAL HURUF HIJAIYAH DAN MAKHORIJUL HURUF
MODUL #3: SIFATUL HURUF DAN MEMAHAMI HUKUM MAD
MODUL #4: HUKUM NUN SUKUN ATAU TANWIN DAN HUKUM

2
3
9
17

MAD SILAH THOWILAH DAN MAD SILAH QOSHIROH

MODUL #5: HUKUM MIM SUKUN, HUKUM MIM DAN NUN


BERTASYDID (GHUNNAH), HUKUM ALIF LAM
MODUL #6: HUKUM MAD, FAWATIHUSSUWAR DAN MACAM-MACAM IDGHOM
MODUL #7: WAQOF, TAFKHIM DAN TARQIQ, NUN IWADH
MODUL #8: MEMAHAMI AL-QURAN DAN HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN DENGANNYA
MODUL #9: GHORIB (ISTILAH-ISTILAH DALAM AL-QURAN)
44
MODUL #10: PENUTUPAN KHOTMIL QURAN
46

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

22
26
33
37

Belajar Baca Quran (BBQ)

MODUL #1: PENDAHULUAN


Al-Quran adalah Kalamullah (firman Allah SWT), merupakan mukjizat yang diturunkan kepada Nabi
Muhammad SAW dengan perantara Malaikat Jibril.
Di dalam surah Muzzammil ayat 5, Allah SWT berfirman:

"... dan bacalah olehmu Al-Quran ini dengan pelan/tartil (bertajwid)."


Hukum orang yang mempelajari Ilmu Tajwid adalah Fardhu Kifayah. Dan hukum mengamalkannya adalah
Fardhu Ain. Dan umat Islam yang dapat membaca Al-Quran, wajib hukumnya belajar Tajwid, supaya
terpelihara huruf, makhraj, ghunnah, dan Mad-nya.
Mari kita belajar dan tidak bosan membaca dan menggali isi Al-Quran, serta mengamalkannya.

"... dan katakanlah: 'Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan'." (QS. Thaahaa: 114).
Buku ini disusun berdasarkan kaidah ilmu tajwid dasar dan bacaan quran berdasarkan qiroah Imam Ashim
riwayat imam Hafs. Analogi contoh dan penjelasan dalam buku ini salah satunya kami ambil dari
ilmutajwid.com dan beberapa pesantren di Indonesia. Untuk peraga atau contoh pengajar kepada murid bisa
menggunakan metode Iqro atau Metode Qiroati. Adapun untuk materi pendalaman kaidah / adab terhadap AlQuran kami ambil dari nukilan kitab At-Tibyaan fii Aadaabi Hamalatil Quran karya imam Nawawi.
TUJUAN PROGRAM

Memahami hukum-hukum bacaan dan mampu menerapkannya secara benar dalam membaca
Al-Quran serta trampil mengajarkannya
Mengenal Al-Quran dan hal-hal yang berhubungan dengannya, serta trampil mengajarkannya
Mendeskripsikan ayat-ayat Al-Quran dan mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan
sehari-hari serta trampil mengajarkannya

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

Belajar Baca Quran (BBQ)

MODUL #2: MENGENAL HURUF HIJAIYAH DAN MAKHORIJUL HURUF


HURUF HIJAIYAH

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

Belajar Baca Quran (BBQ)

MAKHORIJUL HURUF
Pengertian dan Pengelompokan Makharijul Huruf

Makhraj artinya tempat keluar. Makharijul Huruf adalah tempat keluarnya huruf-huruf pada saat
dilafalkan. Pembaca Al-Quran yang baik, bukan saja harus mengetahui hukum-hukum tajwid,
tetapi juga harus memperhatikan dan memahami makhraj dan sifat dari huruf-huruf yang
dibacakan.
Sejumlah ulama dan ahli-ahli qiraat memiliki perbedaan dalam pengelompokan (pengklasifikasian)
Makharijul Huruf, namun secara garis besar intinya adalah sama.
Terdapat 17 Makhraj yang diklasifikasikan menjadi 5 tempat, yaitu:
1. Al-Halqi / Tenggorakan, terdapat 3 Makhraj :

Tenggorakan Dalam (Pangkal Tenggorakan): huruf dan .

Ingat, di dalam hukum Mad Badal sudah dijelaskan bahwa huruf Hamzah ( ) dan
Alif ( ) adalah sama. Dapat dikatakan sebagai saudara kembar yang sama dalam
pengucapannya, namun berbeda fungsi dan tugasnya apabila masuk ke Hukum Mad,
misalnya Hukum Mad Munfashil dan Mad Muttashil.
Hamzah dapat dijadikan sukun (berharakat Sukun), sementara Alif tidak ada harakat
sukun. Di sini kami tulis Hamzah-Alif ( ) untuk memudahkan mengingat

Tenggorakan Tengah: huruf ,

Tenggorakan Luar dekat pita suara: huruf ,

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

Belajar Baca Quran (BBQ)

2. Al-Lisani / Lidah, terdapat 10 Makhraj:


Pangkal lidah dekat tenggorakan menyentuh sekitaran anak tekak atau berada di atas pita
suara:

Pangkal lidah menyentuh langit-langit belakang:


Lidah bagian tengah menekan langit-langit atas: , ,
Ujung lidah dirapatkan pada Gigi Geraham atas, dan Tepi Lidah (kiri dan kanan) ditekan ke
Gigi Geraham:

Ujung permukaan lidah ditekan ke Gusi di atas Gigi Seri atau Gigi Atas Bagian Tengah:
Ujung lidah ditekan sedikit lebih ke atas dari makhraj Lam:
Ujung lidah dinaikkan ke langit-langit atas sedikit melengkung, sehingga terlihat lidah bagian
belakang :

Ujung lidah ditekan ke Pangkal Gigi Seri bagian atas (Gigi Seri adalah Gigi Tengah): ,
,

Ujung lidah ditekan ke belakang Gigi Seri bagian bawah : , ,

Ujung lidah dikeluarkan sedikit dan ditekan di ujung Gigi Seri bagian atas: , ,

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

Belajar Baca Quran (BBQ)

3. Asy-Syafawi / bibir, terdapat 2 Makhraj:


Bibir Bawah ditekan ke Gigi Seri bagian atas :
Bibir Bawah dan Atas posisi tertutup atau merapat, yaitu , ,
1. Menutup bibir lebih ringan: huruf
2. Menutup bibir sedikit lebih kuat: huruf
3. Membulatkan bibir atas dan bawah :

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

Belajar Baca Quran (BBQ)

4. Al-Jaufi / Rongga Mulut, terdapat 1 Makhraj:


Merupakan makraj untuk huruf-huruf Mad yang dilepaskan ke dalam Rongga Mulut
: , ,

5. Al-Khaisyhumi / Pangkal Hidung, terdapat 1 Makhraj:


Pangkal Hidung bagian dalam, yaitu huruf-huruf yang dibaca dengung (ghunnah):

pada hukum Nun Sukun ( ) dan tanwin ( , , ) , yaitu Ikhfa Haqiqi, Iqlab,
dan Idgham Bighunnah.

pada hukum Mim Sukun ( ) , yaitu Ikhfa Syafawi dan Idgham Mitslain,

hukum Ghunnah Musyaddadah, yaitu huruf Mim Bertasydid ( ) dan Nun


Bertasydid ( ) .

hukum Idgham Mutajanisain hanya untuk Ba Sukun ( ) bertemu dengan huruf


Mim Berharakat ( ) .
hukum Mad Lazim Harfi Mukhaffaf hanya dikhususkan untuk huruf Ain tanpa
harakat ( ) .

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

Belajar Baca Quran (BBQ)

Dari pengelompokan Makharijul Huruf ini perlu diperhatikan bahwa terdapat beberapa huruf
yang memiliki Makhraj yang sama. Namun, ketika dilapalkan bunyi atau suara dari hurufhuruf tersebut tidaklah sama. Maka yang membedakannya terletak pada sifat huruf.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

Belajar Baca Quran (BBQ)

MODUL #3: SIFATUL HURUF DAN MEMAHAMI HUKUM MAD


SIFATUL HURUF
Menurut Ibn Jazari sifatul huruf dibagi menjadi 17 golongan dari dua sifat. Sifat huruf dibagi
menjadi 2 yaitu Sifat yang mempunyai lawan dan Sifat yang tidak mempunyai lawan. Sifat yang

mempunyai lawan Ash-Shifatul Mutadhadah- ) disebut juga Sifat Lazimah - yaitu:


Ciri kekal yang pasti ada pada setiap pengucapan huruf dalam semua keadaan, baik itu pada
keadaan berbaris maupun mati, mempunyai 10 golongan.
Sedangkan Sifat lawan nya ini disebut juga dengan Ash-Shifatul Ghairu Mutadhadah

atau Sifat Aridhah - . Ash-Shifatul Ghairu Mutadhadah atau sifat 'Aridhah yaitu: Ciri

yang berubah-ubah bagi suatu huruf, seperti tarqiq (tipis), tafkhim (tebal), ghunnah (dengung),
idgham (meleburkan huruf), atau ikhfa' (menyamarkan huruf), panjang atau pendek dan
seumpamanya, mempunyai 7 golongan.
Sifat Lazimah -

Sifat Aridhah -

(Sifat yang mempunyai lawan)

(Sifat yang tidak mempunyai lawan)

1. ~ Al-Hamsu

1. Safir ()

Menurut bahasa adalah: Suara yang


disembunyikan/ disamarkan.

Menurut bahasa adalah: Suara yang


menyerupai suara unggas/burung.

Menurut istilah adalah:


Keluarnya/berhembusnya nafas ketika
mengucapkan huruf.

Menurut istilah adalah: Suara tambahan yang


keluar dengan kuat diantara ujung lidah dan gigi
seri.

Terdapat 10 huruf yang bersifat Hams.

Hurufnya ada 3, yaitu : shd (), zy () , dan


sn ().

Dikelompokkan dalam lafadz: :


[fahatsahu syakhshun sakata: ,,,,
,,,, ]

Bunyi desiran yang berlaku pada huruf sd


paling kuat dibanding zy dan berikutnya.
Perbedaan sifat Safir dengan Hams adalah:
desiran nafas yang lebih kuat dibanding dengan
Hams yang sekadar membunyikan hurufnya
dengan hembusan nafas yang lebih ringan.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

Belajar Baca Quran (BBQ)

2. ~ Al-Jahru/Al-Jahr
Menurut bahasa adalah: Jelas, terang dan
nyata. Menurut istilah adalah: Tertahannya
nafas ketika mengucapkan huruf.
Huruf-hurufnya ialah 18 huruf, yang berwarna
abu-abu; yaitu ;

Al-Hamsu lawan-nya Al-Jahru maksudnya: "Bila


sifat Al-Hams mengeluarkan nafas bersama
pengucapan huruf sebaliknya Al-Jahr menahan
nafas, ketika pengucapan huruf-hurufnya."
~ Asy-Syiddah, lawan-nya ~ ArRakhawah

2. Qalqalah ( )memantul
Menurut bahasa adalah: Bergetar
Menurut istilah adalah: Pengucapan huruf
sukun (mati) yang disertai getaran (pantulan)
suara pada makhrojnya sehingga terdengar
suara yang kuat.

Huruf qalqalah ada lima


Dikelompokkan dalam lafaz
qutubujaddin: ,,,,

Qalqalah terbagi menjadi dua jenis:


a. Qalqalah kecil (shugra) yaitu: apabila salah
satu daripada huruf qalqalah itu berbaris mati
dan baris matinya adalah asli karena harakat
sukun dan bukan karena waqaf.
Contoh: ,
b. Qalqalah besar (kubra) yaitu: apabila salah
satu daripada huruf qalqalah itu dimatikan
karena waqaf atau berhenti. Dalam keadaan ini,
qalqalah dilakukan apabila bacaan diwaqafkan
tetapi tidak diqalqalahkan apabila bacaan
diteruskan.
Contoh: ,
Huruf , pantulannya mendekati suara o.
Sedangkan untuk huruf lainnya terdengar
mendekati lafazh e.
Harus kelihatan lebih jelas dan kuat ketika
waqaf pada huruf yang bertasydid, seperti;
, ,

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

10

Belajar Baca Quran (BBQ)

3. ~ Asy-Syiddah

3. Lin ( ) - lembut

Menurut bahasa adalah: Kuat.

Menurut bahasa adalah: Lembut dan Mudah.

Menurut istilah adalah: Tertahannya suara


sejenak di tempat makhroj, kemudian
melepaskannya secara tiba-tiba bersama udara.

Menurut istilah: Mengeluarkan huruf dari mulut


tanpa memberatkan lisan.

Terdapat 8 huruf yang bersifat Syiddah


Dikelompokkan dalam lafadz :

: ajidu
qattun bakat yaitu : ,,,,,, dan

Hurufnya ada 2, yaitu waw dan y'


Pembunyian dengan sifat lin hanya berlaku
apabila huruf itu mati, dan sebelumnya ada
huruf berbaris atas.
Contohnya; dan

4. ~ Ar-Rakhawah

4. Inhiraf ( )- miring

Menurut bahasa adalah: Lunak atau lemah


lembut. Menurut istilah adalah: Mengeluarkan
suara ketika melafadzkan huruf tanpa ada
hambatan.

Menurut bahasa: Condong atau miring.


Menurut istilah adalah: huruf yang
pengucapannya miring setelah keluar dari ujung
lidah.

Hurufnya ada 15, yaitu selain huruf Syiddah


dan At-Tawas-suth/Mutawassith , yaitu;

Hurufnya ada 2, lam ( )dan ra' ()

5. ~ Al-Isti'la'

5. Takrir ( )- berulang

Menurut bahasa adalah: Terangkat. Menurut


istilah adalah: Pengucapan huruf dengan
terangkatnya sebagian besar lidah ke langitlangit.

Menurut bahasa adalah: Mengulangi

Hurufnya ada 7.
Dikelompokkan dalam lafadz :
:
khush-sha haghin qiz,
yaitu : ,,,,,,.

Ra' ( )miring bagian punggung lidah dan Lam


( )miring bagian permukaan lidah

Menurut istilah adalah: Pengucapan huruf yang


disertai bergetar secara berulang pada ujung
lidah
Hurufnya 1 sahaja, yaitu ro' ().
Walau bagaimanapun, getaran yang dibenarkan
adalah sekali saja, lebih-lebih lagi pada keadaan
tasydid.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

11

Belajar Baca Quran (BBQ)

6. ~ Al-Istifal

6. Tafasysyi ( ) - menyebar

Menurut bahasa adalah: Menurun.

Menurut bahasa adalah: Menyebar dan meluas.

Menurut istilah adalah : Pengucapan huruf


disertai dengan menurunkan sebahagian besar
lidah ke dasar permukaan mulut.

Menurut istilah adalah: Pengucapan huruf


disertai menyebarnya angin di dalam mulut

Hurufnya ada 21 yaitu selain huruf-huruf Isti'la

Hurufnya 1 saja, yaitu syin ()

Al-Isti'la' lawan-nya Al-Istifal, maksudnya : "Bila


Al-Isti'la' terangkatnya sebagian besar lidah ke
langit-langit sebaliknya Al-Istifal menurunkan
sebahagian besar lidah ke dasar permukaan
mulut."
~ Al-Itbaq lawan-nya ~ Al-Infitah
7. ~ Al-Itbaq

7. Istithollah ( )- memanjang

Menurut bahasa adalah: Menutup.

Menurut bahasa adalah: Memanjang

Menurut istilah : Pengucapan hurufnya, dengan


lingkaran sekeliling lidah menutup ke arah
langit-langit.

Menurut istilah adalah: Pengucapan huruf yang


disertai memanjangnya suara dari awal sisi lidah
sampai ujungnya, di sebelah kiri atau kanan
lidah.

Hurufnya ada 4.
Dikelompokkan dalam lafadz yaitu
,,,

Hurufnya 1 saja, yaitu had ().

8. ~ Al-Infitah
Menurut bahasa adalah: Terpisah. Menurut
istilah adalah: Pengucapan hurufnya, dengan
merenggangkan lidah dari langit-langit.
Hurufnya ada 24, semua huruf hijaiyah selain
,,,
Al-Itbaq lawan-nya Al-Infitah maksudnya: "Bila
Al-Itbaq, lingkaran sekeliling lidah menutup ke
arah langit-langit sebaliknya Al-Infitah
meregangkan lidah dari langit-langit

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

12

Belajar Baca Quran (BBQ)

9. ~ Al-Izhlaq
Menurut bahasa adalah: Bagian lancip lidah.
Menurut istilah adalah: Pengucapan huruf
dengan ringan dan cepat, karena makhrojnya di
ujung lidah dan sebagian lagi keluar dari dua
bibir.
Hurufnya ada 6.
Dikelompokkan dalam lafadz : firra min
lubbin yaitu ;
10. ~ Al-Ishmat
Menurut bahasa adalah: Tercegah.
Menurut istilah adalah: Pengucapan hurufnya
agak berat dan tidak dapat dilafadzkan dengan
cepat, karena makhrojnya jauh dari ujung lidah.
Hurufnya ada 22, yaitu selain huruf Idzlaq.
Al-Izhlaq lawan-nya Al-Ishmat makskudnya:
"Bila Al-Izhlaq pengucapan huruf dengan ringan
dan cepat, sebaiknya Al-Ishmat pengucapan
hurufnya agak berat dan tidak dapat
dilafadzkan dengan cepat karena makhrojnya
jauh dari ujung lidah.

MEMAHAMI HUKUM MAD


Menurut bahasa, Mad artinya tambahan atau melebihkan. Di dalam istilah ilmu tajwid, Mad
adalah memanjangkan bacaan ketika bertemu dengan huruf-huruf yang mengandung hukum
Mad. Dapat dikatakan bahwa Hukum Mad adalah hukum yang mengatur panjang bacaan di
dalam Al-Quran.
Sebelum membahas lebih jauh tentang Hukum Mad, ada baiknya mengenal sedikit tentang
ketukan dalam membaca Al-Quran:
Panjang suara atau bacaan yang dipakai harus rata, tetap, dan teratur.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

13

Belajar Baca Quran (BBQ)

Huruf berharakat fathah dan fathatan ( ;) dhammah dan dhammatain ( ; ) kasrah


dan kasratain ( ) dibaca 1/2 alif atau 1 harakat (ketukan)
Huruf yang mengandung Hukum Izhar harus dibaca 1 harakat
Huruf yang mengandung dengung (ghunnah) seperti Idgham Bighunnah, Iqlab, Ikhfa
dibaca antara 1 alif hingga 1 1/2 alif atau sekitar 2 hingga 3 harakat
Huruf ber-tasydid dibaca 2 harakat.
Di dalam hukum-hukum Mad, jika aturannya harus dua harakat, maka harus dibaca 2
harakat secara rata, tetap dan teratur. Jika 6 harakat harus dibaca 6 harakat.
Apabila aturannya harus 6 harakat, namun dibaca 2 harakat sehingga menyebabkan
terjadinya perubahan makna pada kata/kalimat, maka hukum bacaan tersebut adalah
haram.
Hukum MAD terdiri dari 2 cabang, yaitu Mad Thobii (Mad Ashli) dan Mad Fari.
a. Memahami mad asli atau mad thobii
Mad Thobii artinya biasa atau alami, yaitu tidak kurang dan tidak lebih. Dibaca panjang
1 alif atau 2 harakat. Di dalam ilmu tajwid, Mad Thobii sering disebut juga dengan Mad
Ashli, artinya asal-muasal atau asal mula kejadian, dan merupakan kunci dasar dalam
mempelajari hukum-hukum Mad Fari.
Mad Thobii berlaku apabila:
huruf berharakat Fathah ( ) bertemu dengan huruf Alif ( ;)
huruf berharakat Kasrah ( ) bertemu huruf Ya Sukun ( ;)
dan Dhammah ( ) bertemu Waw sukun ( )
maka huruf-huruf tersebut dibaca panjang dua harakat.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

14

Belajar Baca Quran (BBQ)

b. Memahami mad jaiz munfashil


Jaiz artinya boleh. Sedangkan Munfashil artinya di luar kata atau terpisah
Mad Jaiz Munfashil berlaku apabila huruf Mad Thobii ( ) ;;
bertemu dengan huruf Alif berharakat Fathah, Kasrah, atau Dhammah ( )
Cara membacanya boleh panjang 2 harakat, 4 harakat, atau 6 harakat. Di dalam AlQuran, Mad Jaiz Munfashil diberi tanda garis tipis melengkung di bagian atas huruf Mad
Thobii atau berada di antara huruf Mad Thobii dan huruf Alif > Mad Jaiz Munfashil
adalah
contoh :

c. Memahami mad wajib muttashil


Hukum Mad Wajib Muttashil adalah hukum tajwid yang berlaku apabila huruf Mad
Thobii ( ) ;;bertemu dengan huruf Hamzah berharakat
Fathah / Fathatain, Kasrah / Kasratain, atau Dhammah / Dhammatain ( / / /
). Kuncinya adalah Huruf Mad Thobii dan Hamzah dalam keadaan bersambung atau
dalam satu kata .Panjang bacaan Hukum Mad Wajib Muttashil adalah harus 6 harakat
(tidak dapat ditawar).
Hukum Mad Muttashil diberi tanda (simbol) garis lengkung tebal yang mirip dengan
www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

15

Belajar Baca Quran (BBQ)

gambar pedang, yang diletakkan di atas huruf Mad Thobii atau berada di antara Huruf
Mad Thobii dan Hamzah.
Contoh :

d. Memahami mad aridh lissukun


Mad Arid Lissukun adalah cara memanjangkan bacaan pada saat berhenti (wakof) baik
di akhir maupun di tengah ayat. Memutuskan bacaan di tengah ayat karena terpaksa
disebut WAQOF IDHTHIRARI dan memutuskan bacaan di tengah ayat pada saat
pertemuan huruf Mad Arid Lissukun. Mad adalah panjang bacaan. Arid artinya yang
bertemu. Lis artinya karena Sukun artinya mati
Hukum Mad Arid Lissukun berlaku apabila huruf Mad Thobii ( ;;
) bertemu dengan huruf (hidup) berbaris Fathah, Fathatain, Kasra, Kasratain,
Dhammah dan Dhammatain ( ) yang berada di dalam
satu kata/kalimat. Panjang bacaan Mad Arid Lissukun boleh 2, 4, atau 6 harakat.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

16

Belajar Baca Quran (BBQ)

e. Mad liin
Kunci mengingat Hukum Mad Lin adalah huruf Waw dan Ya, hampir sama dengan
Hukum Mad Thobii, tapi yang membedakan adalah tanda baris (harakat), dan Hukum
Mad Lin tidak berlaku untuk huruf Alif. Lin artinya lembut atau lunak
Mad Lin berfungsi pada saat bacaan berhenti di tanda wakof di ujung ayat ( usul-ayah /
) dan juga berlaku sekalipun saat ingin berhenti di tengah ayat karena terpaksa (
Waqof Idhthirari / ) . Hukum Mad Lin berlaku apabila huruf berbaris Fathah
( ) bertemu dengan huruf Waw Sukun ( ) dan Ya Sukun ( ) , dan
berada dalam satu kata/kalimat dengan satu huruf setelahnya. Panjang bacaan Mad Lin
boleh 2 harakat, 4 harakat, atau 6 harakat (pilih salah satu), sebagaimana sudah dijelaskan
di dalam pengertian hukum Mad, bahwa panjang bacaan harus konsisten (rata, tetap, dan
teratur).
Contoh :

MODUL #4: HUKUM NUN SUKUN ATAU TANWIN, HUKUM MAD SILAH THOWILAH DAN MAD SILAH QOSHIROH
HUKUM NUN SUKUN ATAU TANWIN
Dalam hukum nun sukun atau tanwin dibagi menjadi 6 bagian yaitu :
a. Idgham Bighunnah
Bi artinya dengan. Ghunnah artinya dengung. Sementara Idgham artinya meleburkan
satu huruf ke dalam huruf setelahnya, atau bahasa lainnya di-tasydid-kan. Cara membaca
Idgham Bighunnah adalah dengan meleburkan atau ,, menjadi suara huruf di
depannya

atau keempat huruf tersebut seolah diberi tanda


www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

17

Belajar Baca Quran (BBQ)

tasydid, diiring dengan menggunakan suara dengung 1 Alif 1 1/2 Alif atau sekitar 2
3 harakat.
Contoh :

b. Idgham Bilaghunnah
Bila artinya tidak. Ghunnah artinya dengung. Sementara Idgham artinya meleburkan
satu huruf ke dalam huruf setelahnya, atau bahasa lainnya di-tasydid-kan. Cara
membacanya adalah dengan meleburkan atau ,, menjadi suara huruf atau ,
atau lafaz kedua huruf tersebut seolah diberi tanda tasydid, tanpa dikuti suara dengung
(ghunnah).

c. Iqlab
Apabila huruf Nun Sukun ( ) atau tanwin ( ,, ) bertemu dengan huruf Ba ( ).
Menurut bahasa, Iqlab artinya mengubah atau menggantikan sesuatu dari bentuknya.
www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

18

Belajar Baca Quran (BBQ)

Cara membacanya adalah dengan menggantikan huruf atau ,, menjadi suara


huruf mim sukun ( ) sehingga pada saat akan bertemu dengan huruf bibir atas dan
bawah dalam posisi tertutup, diiringi dengan suara dengung sekitar 2 harakat.
Contoh :

d. Izhar Halqi
Izhar artinya jelas atau terang. Dinamakan Izhar Halqi karena makhraj dari hurufhurufnya keluar dari tenggorakan (halq). Hukum Izhar Halqi berlaku apabila Nun Sukun
( ) atau tanwin ( ,, ) bertemu dengan huruf Alif, Ain, Ghain, Ha, Kha, Ha (
) dan Hamzah ( ) , namun atau ,, jarang bertemu
dengan huruf Hamzah ( ) , akan tetapi huruf Hamzah tetap salah satu huruf Izhar
Halqi. Cara membaca Izhar Halqi harus jelas/terang, dan tidak berdengung.

Contoh :

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

19

Belajar Baca Quran (BBQ)

e. Izhar Wajib (Mutlaq)


Hukum Izhar Wajib atau disebut juga Izhar Mutlaq adalah salah satu cabang dari Hukum
Izhar, cara membacanya jelas/terang dan tidak berdengung. yaitu apabila Nun Sukun (
) bertemu dengan huruf ( ) dalam keadaan SAMBUNG atau DALAM SATU
KATA/KALIMAT. Huruf yang sering bertemu dalam satu kata/kalimat (dalam keadaan
sambung) adalah Nun Sukun dengan huruf Waw dan Ya. -
Ada 4 kata Hukum Izhar Wajib di dalam Al-Quran, yaitu: Dunya, Shinwanun,
Bunyanun, dan Qinwanun.
Contoh :

f. Ikhfa Haqiqi
Ikhfa secara harfiah berarti menyamarkan atau menyembunyikan. Cara membacanya
adalah dengan mengeluarkan suara atau ,, dari rongga hidung sehingga terlihat
samar atau menjadi suara N atau NG , kemudian disambut dengan dengung 1 1
1/2 Alif atau sekitar 2 3 harakat, setelah itu baru masuk ke huruf sesudahnya.
Ikhfa Haqiqi adalah menyamarkan huruf Nun Sukun ( ) atau tanwin ( ,, ) ke
dalam huruf sesudahnya ada 15 huruf yaitu:
.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

20

Belajar Baca Quran (BBQ)

Untuk mempermudah coba lihat bagan berikut.

Contoh :

HUKUM MAD SILAH THOWILAH DAN MAD SILAH QOSHIROH

Mad Silah Thowilah


Mad Shilah Thowilah terjadi apabila Mad Shilah Qoshiroh diikuti Huruf Hamzah. Ukuran
panjangnya adalah 4 sampai 5 harakat.
Contoh :

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

21

Belajar Baca Quran (BBQ)

Mad Silah Qoshiroh


Mad Shilah Qashirah yaitu pemanjangan suara pada huruf ha dlomir (suara hii atau huu kata
ganti orang ketiga tunggal) dengan syarat tidak diikuti huruf hamzah sesudahnya. Contoh:

MODUL #5: HUKUM MIM SUKUN, HUKUM MIM DAN NUN BERTASYDID (GHUNNAH), HUKUM ALIF LAM
HUKUM MIM SUKUN
Hukum Mim Mati (Sukun) adalah hukum tajwid yang berlaku untuk huruf Mim Sukun, apabila
bertemu dengan 29 huruf Hijaiyah.
Terdiri dari tiga jenis, yaitu:
1. Ikhfa Syafawi
Ikhfa Syafawi adalah hukum tajwid yang berlaku apabila huruf Mim Sukun ( ) bertemu
dengan huruf Ba ( ) . Ikhfa artinya menyamarkan atau menyembunyikan. Syafawi artinya bibir
Dinamakan Ikhfa Syafawi karena makhraj dari huruf Mim dan Ba merupakan pertemuan antara
bibir atas dan bibir bawah. Panjang bacaan sekitar 2-3 harokat. Cara membaca Ikhfa Syafawi
adalah dengan membaca terlebih dahulu HURUF SEBELUM MIM SUKUN, kemudian masuk ke
huruf Mim Sukun dengan mengeluarkan irama dengung ikhfa Syafawi (menahan huruf mim
samar-samar); immng.. / ummmng.. / ammmng sehingga pada saat akan bertemu dengan
huruf bibir atas dan bawah dalam posisi tertutup.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

22

Belajar Baca Quran (BBQ)

Contoh :

2. Idgham Mitslain / Idgham Mutamasilain / Idgham mimi


Idgham Mitslain atau sering disebut dengan Idgham Mimi adalah hukum tajwid yang berlaku
untuk huruf Mim Sukun ( ) bertemu dengan huruf Mim Berharakat ( , , ) . Dinamakan
Mitslain karena terjadinya pertemuan dua huruf yang makhraj dan sifatnya sama persis (identik).
Dinamakan Idgham karena cara membacanya adalah dengan meleburkan satu huruf ke dalam
huruf setelahnya, atau bahasa lainnya di-tasydid-kan. Hukum Idgham Mitslain dibaca dengung
(makhraj huruf mim-nya mengalun dan jelas) sekitar 2 3 harakat. Contoh :

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

23

Belajar Baca Quran (BBQ)

3. Izhar Syafawi
Hukum Izhar Syafawi adalah hukum tajwid yang berlaku apabila huruf Mim Sukun ( ) bertemu
dengan semua huruf hijaiyah, kecuali huruf Mim dan Ba. Izhar artinya jelas/ terang atau tidak
berdengung. Syafawi artinya bibir; karena huruf Mim makhrajnya adalah pertemuan bibir bagian
atas dan bibir bagian bawah. Contoh :

HUKUM MIM DAN NUN BERTASYDID (GHUNNAH)


Ghunnah Musyaddadah ( ) adalah hukum tajwid yang berlaku apabila huruf Mim dan
Nun dalam keadaan bertasydid ( / ) .Ghunnah artinya dengung; suara yang terdengar jelas
dan nyaring yang keluar dari pangkal hidung (khaisyum). Musyaddadah artinya bertasydid. Cara
membaca Ghunnah Musyaddadah adalah membaca terlebih dahulu HURUF sebelum MIM/NUN
bertasydid ( / ) , kemudian HURUF tersebut masuk ke tanda tasydid ( / ) lalu huruf
/ langsung didengungkan secara jelas ke pangkal hidung (khaisyum), sekitar 2 3 harakat.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

24

Belajar Baca Quran (BBQ)

Sehingga ada alunan innn.. / unnn / annn atau atau immm.. / ummm.. / ammm..
Contoh :

HUKUM ALIF LAM


Pengertian hukum bacaan Al Syamsiyah.
Apabila Al ( )atau alif lam mati yang bertemu dengan salah satu huruf Syamsiyah (
) dan dibacanya lebur/idghom (bunyi al tidak dibaca).
Ciri-ciri hukum bacaan Al Syamsiyah:
Dibacanya lebur/idghom
Ada tanda tasydid/siddah ( ) di atas huruf alif lam mati


Contoh Bacaan Al Syamsiyah:

Pengertian hukum bacaan Al Qamariyah


Apabila Al ( )atau alif lam mati bertemu dengan salah satu huruf Qamariyah
( ) dan dibacanya jelas/izhar.
Ciri-ciri hukum bacaan Al Qomariyah:

Dibacanya jelas/izhar
Ada tanda sukun di atas huruf alif lam mati
Contoh Bacaan Al Qomariyah:

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

25

Belajar Baca Quran (BBQ)

MODUL #6: HUKUM MAD, FAWATIHUSSUWAR DAN MACAM-MACAM IDGHOM


HUKUM MAD
a. Mad Badal
Badal artinya ganti. Makna ganti disini merujuk pada rumusan tajwid mushaf Timur Tengah.
Indonesia umumnya menggunakan qiraat imam Hafhs, yaitu cukup dibaca panjang 2 harakat.
Mad Badal adalah perpanjangan suara pada huruf Hamzah, sebagai pengganti huruf Hamzah
yang dihilangkan, yaitu :
Panjang bacaan huruf Hamzah berbaris Fatha apabila bertemu dengan Hamzah Sukun (
) asal mulanya ;
Panjang bacaan huruf Hamzah berbaris Kasrah apabila bertemu dengan huruf Ya Sukun
( ) asal mulanya ;
Panjang bacaan huruf Hamzah berbaris Dhammah apabila bertemu dengan huruf Waw
Sukun ( ) asal mulanya
Contoh :

b. Hukum mad tamkin


Tamkin artinya penetapan. Penetapan ini berlaku pada :
Apabila huruf berharakat Kasrah ( ) bertemu huruf Ya Sukun ( ) , dan huruf setelahnya
adalah huruf Ya Berharakat ( , , )
Dan apabila huruf berharakat Dhammah ( ) bertemu Waw sukun ( ) , dan
setelahnya adalah huruf Waw Berharakat ( , ,)
www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

26

Belajar Baca Quran (BBQ)

Maka cara membacanya sama seperti membaca hukum Mad Thobii, serta panjang
bacaanya adalah 2 harakat.
Dan pada pertemuan huruf yang kedua dan ketiga yang sifat dan makhraj-nya sama, cukup
dibaca 1 harakat
Contoh :

c. Hukum mad iwadh


Iwadh artinya ganti ; waqof pada huruf Alif pengganti dari fathatain. Panjang bacaan Mad Iwadh
adalah 1 alif atau 2 harakat. Contoh :

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

27

Belajar Baca Quran (BBQ)

FAWATIHUSSUWAR
a.
Mad lazim mukhoffaf harfi
Lazim artinya harus / wajib. Harfi artinya huruf; mad terjadi karena huruf ( bukan pada
kata/kalimat). Mukhaffaf artinya ringan; cara mengucapkannya. Hukum Mad Lazim Harfi
Mukhaffaf merupakan hukum tajwid yang ditujukan untuk kombinasi 14 huruf yang terletak di
13 Ayat pembuka, di 29 Surah di dalam Al-Quran.
1 huruf Alif ( ) , cukup dibaca 1 harakat
5 Huruf haya thahara, yaitu Ha ( ) , Ya ( ) , Tha ( ) , Ha ( ) , & Ra ( )
dibaca panjang 2 harakat
8 Huruf shadqafnun sama lam kaf ain , yaitu shad ( ) , qaf ( ) , nun ( ) , sin
( ) , mim ( ) , lam ( ) , kaf ( ) , ain ( ) , dibaca 6 harakat. Tidak dibaca
dengung (Idgham), kecuali huruf Ain pada surah Maryam dan huruf Mim bertasydid
Contoh:

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

28

Belajar Baca Quran (BBQ)

b.
Mad lazim mutsaqqol harfi
Adalah Mad thabi'i yang bertemu dengan sukun asli (bukan karena wakaf) pada salah satu huruf
hijaiyah yang bertasydid. Dinamakan harfi karena sukun asli tersebut terdapat setelah huruf mad.
Hal ini terdapat pada huruf-huruf hijaiyah yang terletak di awal beberapa surat. Dinamakan
mutsaqqal karena berat mengucapkannya akibat adanya tasydid pada sukun tersebut. Aturan
membacanya wajib panjang, 6 harakat. Contoh, huruf lam dalam: Mad Lazim Mutsaqqal Harfi
Contoh :

c.
Mad lazim mukhoffaf kalimi
Mad Lazim Mukhoffaf Kalimi adalah mad yang terjadi dari pertemuan antara Mad Badal dengan
khuruf bertanda sukun (mati). Durasi Mad Lazim Mukhoffaf Kalimi adalah 6 kharokat.
Kasus mad ini hanya terjadi di 2 tempat dalam Al-quran, yaitu pada surat Yunus (10) ayat 51 dan
91. Berikut ini adalah Mad Lazim Mukhoffaf Kalimi (perhatikan tampilan tanda):

d.

Mad lazim mutsaqqol kalimi

Lazim artinya pasti / wajib. Kilmi / kalimi artinya perkataan; mad terjadi karena berada di dalam
suatu perkataan (kata). Mutsaqqal artinya diberatkan; berat cara mengucapkannya

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

29

Belajar Baca Quran (BBQ)

Hukum Mad Lazim Kilmi Mutsaqqal berlaku apabila huruf Mad Thobii ( ;;

) bertemu dengan huruf bertasydid ( ) . Panjang bacaan Mad Lazim Kilmi

Mutsaqqal adalah wajib 6 harakat (tidak dapat ditawar), sama seperti hukum Mad Wajib
Muttashil. Kedua hukum ini memiliki tanda (simbol) garis lengkung tebal seperti gambar pedang.
Contoh

MACAM-MACAM IDGHOM

a.

Idghom Mutajanisain

Idgham Mutajanisain adalah hukum tajwid yang berlaku apabila terjadi pertemuan dua huruf
yang berbeda sifat, namun sejenis tempat keluar suara atau makhraj-nya; satu dalam keadaan
sukun dan satu lagi berharakat. Mutajanisain artinya sejenis dan Idgham artinya meleburkan satu
huruf ke dalam huruf setelahnya (di-tasydid-kan). Hukum Idgham Mutajanisain berlaku untuk 8

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

30

Belajar Baca Quran (BBQ)

huruf, yaitu:

,,,,,,,

Perhatikan gambar :

Contoh bacaan :

b.

Idghom Mutamatsilain

Idgham Mutamatsilain adalah hukum tajwid yang berlaku untuk pertemuan dua huruf yang sama
sifat dan mahrajnya; satu dalam keadaan sukun dan satu lagi berharakat. Dua huruf tersebut
berada di dalam kata/kalimat yang terpisah.
Mutamatsilain artinya sama/serupa dan Idgham artinya meleburkan satu huruf ke dalam huruf
setelahnya (di-tasydid-kan).

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

31

Belajar Baca Quran (BBQ)

Cara membacanya adalah dengan memasukkan (meleburkan) huruf yang bersukun ke dalam
huruf berharakat secara jelas/terang dan tidak didengungkan.

Hukum Idgham Mutamatsilain berlaku untuk semua huruf, kecuali:


- Huruf Mim Sukun ( ) bertemu huruf Mim Berharakat ( , ,) , yang berlaku adalah
hukum Idgham Mitslain.
- Huruf Nun Sukun ( ) bertemu huruf Nun Berharakat ( , ,) , yang berlaku adalah
hukum Idgham Bighunnah.
- Huruf Ya ( ) dan huruf Waw ( ) akan dijelaskan di bagian bawah.

c.

Idghom Mutaqoribain

IDGHAM MUTAQORIBAIN ( ) Mutaqoribain artinya dua berdekatan


Idgham mutaqoribaini ( ) apabila ada huruf:
- Tsaa sukun ( ) bertemu dengan huruf Dzal ()
- Baa sukun ( ) bertemu dengan huruf Mim ()
- Qaaf sukun ( ) bertemu dengan huruf kaaf ()

Cara membacanya harus dimasukkan diidghamkan ke dalam huruf yang kedua itu.
Umpamanya:


dibaca

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

32

Belajar Baca Quran (BBQ)

dibaca

dibaca

MODUL #7: WAQOF, TAFKHIM DAN TARQIQ, NUN IWADH


WAQOF
Arti dari wakof sendiri adalah berhenti, menurut istilah waqaf ialah menghentikan bacaan sejenak
atau putus suara dan berganti nafas akhir atau di tengah ayat. Penerapan waqaf disesuaikan
dengan tanda tertentu. Tanda waqaf ada yang terdapat di permulaan ayat atau di tengah tengah
ayat.
Jenis Waqof perhatikan :

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

33

Belajar Baca Quran (BBQ)

TAFKHIM DAN TARQIQ


A. Pengertian Tafkhim dan Tarqiq
Tafkhim ( ) berarti menebalkan. Sedang yang dimaksud dengan bacaan tafkhim adalah
membunyikan huruf-huruf tertentu dengan suara atau bacaan tebal. Pada pengertian itu dapat
disimpulkan, bahwa bacaan-bacaan tafkhim itu menebalkan huruf tertentu dengan cara
mengucapkan huruf tertentu dengan cara mengucapkan huruf di bibir (mulut) dengan
menjorokkan ke depan (bahasa Jawa mecucu), bacaan tafkhim kadang-kadang disebut sebagai
isim maful mufakhkhamah () .
Tarqiq ( ) berarti menipiskan. Sedang yang dimaksud dengan bacaan tarqiq adalah
membunyikan huruf-huruf tertentu dengan suara atau bacaan tipis. Pada pengertian itu tampak,
bahwa tarqiq menghendaki adanya bacaan yang tipis dengan cara mengucapkan hurur di bibir
(mulut) agak mundur sedikit dan tmpak agak meringis.
B. Bacaan Tafkhim
Huruf hijaiyah yang wajib dibaca tafkhim terdapat tujuh huruf, yaitu huruf istila yang berkumpul
pada kalimat:
, kesemuanya harus dibaca tebal.
Contoh:


.

Selain ketujuh huruf tersebut harus dibaca tarqiq, kecuali huruf lam dan ra, yang mempunyai
ketentuan sendiri.
Pertama, huruf lam tetap dibaca tafkhim jika berada pada lafal jalalah () , yakni lam yang
terdapat pada lafal: dengan syarat agar lam itu didahului tanda baca fathah atau dammah.
Contoh:

.
Kedua, ra wajib dibaca tafkhim (tebal) apabila:

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

34

Belajar Baca Quran (BBQ)

- Ra bertanda baca fathah. Contoh:


- Ra bertanda baca dammah. Contoh:


- Ra bertanda sukun (mati), sedang huruf di belakangnya berupa huruf yang difathah.
Contoh:

- Ra bertanda suku, sedang huruf di belakangnya berupa huruf yang didammah. Contoh:

- Ra yang bertanda baca sukun, sedang huruf di belakangnya berupa huruf yang dikasrah,
namun kasrah ini bukan asli tetapi baru datang. Contoh:
- Ra bertanda baca sukun, sedang huruf di belakangnya berharakat kasrah asli dan sesudah
ra bertemu dengan huruf istila ( ) yang terdapat tujuh huruf yang terkumpul

pada kalimat:


Contoh:




C. Bacaan Tarqiq
Pertama, huruf lam dibacan tarqiq (tipis), jika huruf lam berada dalam lam jalalah yang didahului
huruf yang bertanda baca kasrah. Contoh:

Semua lam yang tidak berada pada lafal jalalah sebagaimana dijelaskan di atas, maka harus dibaca
tarqiq (tipis). Contoh:



Kedua, huruf ra wajib dibaca tarqiq (tipis) jika:


- Huruf ra bertanda baca kasrah. Contoh:
- Huruf ra bertanda baca hidup yang jatuh setelah ya mati atau huruf lien. Contoh:


- Huruf ra mati dan sebelumnya ada huruf yang berharakat kasrah asli, sedang sesudah ra

bukan huruf istila. Contoh:

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

35

Belajar Baca Quran (BBQ)

NUN IWADH
Nun Iwadh : juga dikenali dengan Nun Wasal atau Nun Wiqaayah. Ia juga dipanggil Bacaan
Iltiqa Sakinain (pertemuaan dua sukun). Apabila baris Tanwin (baris dua) bertemu dengan Alif
Lam ( ) atau Hamzah Wasal ( ) , huruf yang bertanwin itu akan dibaca satu baris sahaja dan
huruf Nun berbaris kasrah akan ditambah pada bacaan (walaupun ia tidak terdapat pada tulisan).
Di antara ayat-ayat yang terdapat Nun 'Iwad:

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

36

Belajar Baca Quran (BBQ)

MODUL #8: MEMAHAMI AL-QURAN DAN HAL-HAL YANG BERHUBUNGAN DENGANNYA


DIAMBIL DARI KITAB AT-TIBYAAN FII AADAABI HAMALATIL QURAN KARYA IMAM NAWAWI

Nama lengkapnya beliau adalah Abu Zakariya bin Syaraf bin Mari bin Hasan bin Husain bin
Muhammad bin Jumah bin Hizam An- Nawawi Ad-Dimasyqi. Beliau dilahirkan di desa Nawa
yang termasuk wilayah Hauran pada tahun 631H. Imam Nawawi mempunyai penguasaan ilmu
yang luas, derajat tekun yang mengagumkan, senantiasa hidup warak, zuhud dan sabar dalam
kesederhana hidupnya. Banyak karya beliau begitu banyak diantaranya: Syarah Muslim, Al-Irsyad
dan At-Taqrib berkenaan dengan segi-segi umum hadits, Tahdzibul Asmaawal Lughaat, AlManaasik Ah-Shughra dan Al-Manaasik Al-Kubra, Minhajut Taalibin, Bustaanul Arifiin,
khulaasahtul Ahkaam fi Muhimmaaatis Sunan wa Qawaaidil Islam, Raudhatut Taalibiin fii
Umdatil Muftiin, Hulyatul Abrar wa Syiaarul Akhyaar fii Talkhiishid Daawaat wal Adzkaar
yang lebih dikenal dengan nama Al-Adzkaar lin Nawawi dan At-Tibyaan fii Aadaabi Hamalatil
Quran. Di penghujung usianya, Imam Nawawi bertolak ke negeri kelahirannya dan berziarah ke
Al-Quds dan Al-Khalil. Kemudian beliau kembali ke Nawa dan ketika itulah beliau sakit di
samping ayah bundanya. Imam Nawawi rahimaullah wafat pada malam Rabu 24 Rajab tahun
676H dan dimakamkan di Nawa.

- KEUTAMAAN MEMBACA DAN MENGKAJI AL-QURAN

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah swt dan
mendirikan sembahyang dan menafkahkan sebagian dari rizki yang Kami anugerahkan
kepada mereka dengaan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan
perniagaan yang tidak akan merugi. Agar Allah swt menyempurnakan kepada mereka
pahala mereka dan menambah kepada mereka dari anugerah-Nya. Sesungguhnya Allah
swt Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. (QS Fathiir 35:29-30)
www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

37

Belajar Baca Quran (BBQ)

Sesuai Hadist Nabi Muhammad SAW: Barangsiapa membaca Al-Quran dan

mengamalkan isinya, Allah memakaikan pada kedua orang tuanya di hari kiamat suatu
mahkota yang sinarnya lebih bagus dari pada sinar matahari di rumah-rumah di dunia.
Maka bagaimana tanggapanmu terhadap orang yang mengamalkan ini. (Riwayat Abu
Dawud)

Dikatakan kepada pembaca Al-Quran, bacalah dan naiklah serta bacalah dengan tartil
seperti engkau membacanya di dunia karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang
engkau baca. (Riwayat Abu Dawud, Tirmidzi dan NasaI)

KELEBIHAN ORANG YANG MEMBACA AL-QURAN


Ibnu Masud Al-Anshari Al-Badri ra meriwayatkan dari Nabi saw, sabdanya yang artinya:

Orang yang paling berhak menjadi imam dari suatu kaum adalah orang yang terpandai
membaca Kitab Allah diantara mereka. Jika mereka sama taraf dari segi bacaan. maka
yang lebih mengetahuai tentang sunnah. (Riwayat Muslim)

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas raa, Nabi saw bersabda: Adalah para pembaca Al-Quran

hadir di majelis Umar ra bermusyawarah dengannya, terdiridari orang tua dan pemuda.
(Riwayat Bukhari)

- MENGHORMATI DAN MEMULIAKAN GOLONGAN AL-QURAN


Allah Azza wa Jalla telah berfirman:

Artinya: Dan barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, maka sesungguhnya itu


timbul dari ketaqwaan hati. (QS Al-Hajj 22:32)

Artinya : Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang


terhormat di sisi Allah maka itu adalah lebih baik baginya di sisi Tuhannya. (QS Al-Hajj
22:29
www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

38

Belajar Baca Quran (BBQ)

Diriwayatkan dari Abu Musa AL-Asy ari, katanya: Rasulullah saw bersabda:

Sesungguhnya termasuk menggagungkan Allah swt adalah memuliakan orang tua yang
muslim dan pengkaji Al-Quran yang tidak melampau batas dan tidak menyimpang dari
padanya serta memuliakan penguasa yang adil. (Riwayat Abu Dawud)
Sesungguhnya Nabi saw mengumpulkan antara dua orang korban perang Uhud,
kemudian berkata, Siapa yang lebih banyak hafal Al-Quran di antara keduanya, beliau
mendahulukannya masuk ke liang lahat. (Riwayat Bukhari)
Diriwayatkan dari Nabi saw: Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla berfirman, Siapa yang
yang mengganggu wali-Ku, maka Aku telah menyatakan perang kepadanya. (Riwayat
Bukhari)
-

PANDUAN MENGAJAR DAN BELAJAR AL-QURAN

Pertama-tama yang mesti dilakukan oleh guru dan pembaca adalah mengharapkan
keridhaan Allah swt.

Artinya: Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah swt dengan

memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus dan supaya
mereka mendirikan sembahyang dan menunaikan zakat dan yang demikian itulah agama
yang lurus. (QS Al-Bayyinah 98:5)
Dalam HR Bukhari dan Muslim disebutkan :
- Sesungguhnya amal-amal itu tergantung pada niatnya dan sessungguhnya setiap

orang mendapat apa yang diniatkannya.


- Telah kami terima riwayat dari Ibnu Abbas ra, katanya: Sesungguhnya manusia
diberi ganjaran sesuai dengan niatnya."
- Sesungguhnya orang-orang diberi ganjaran sesuai dengan niat-niat mereka.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

39

Belajar Baca Quran (BBQ)

ADAB DAN ETIKA MEMBACA AL-QURAN

1. Jika hendak membaca Al-Quran, hendaklah dia membersihkan mulut dengan siwak
atau lainnya
2. Jika mulutnya najis kerana darah atau lainnya, maka tidaklah disukai baginya
membaca Al-Quran sebelum mencucinya, lebih baik mencucinya dulu (dengan
Wudhu)
3. Diutamakan bagi orang yang membaca Al-Quran dalam keadaan suci, orang yang
berjunub dan wanita yang haid, maka haram atas keduanya membaca Al-Quran,
kecuali diniatkan selain membaca al Quran misal mengucapkan Innaa lillahi wa innaa

ilahi raajiuun

4. Jika berjunub atau perempuan yang haid tidak menemukan air, maka dia bertayamun
dan diharuskan baginya membaca Al-Quran, sholat serta lainnya
5. Membaca Al-Quran disunahkan di tempat yang bersih dan terpilih
6. Diutamakan bagi pembaca Al-Quran di luar sholat supaya menghadap kiblat.
7. Jika hendak mulai membaca Al-Quran, maka dia memohon perlindungan dengan
mengucapkan: Auudzu billaahi minasy-syaithaanir rajiim (Aku Berlindung kepada
Allah s.w.t dari Syaitan yang terkutuk)
8. Hendaklah orang yang membaca Al-Quran selalu membaca bismillahir Rahmaanir
Rahiim pada awal setiap surah selain surah Baraah
9. Hendaklah membaca Al-Quran dengan tartil
10. Tidak boleh membaca Al-Quran dengan selain bahasa Arab
11. Diharuskan membaca Al-Quran dengan tujuh qiraat seperti bacaan yang disetujui
12. Anjuran membaca Al-Quran oleh jemaah secara bersama-sama dan keutamaan bagi
orang-orang yang membaca bersama-sama dan yang mendengarkannya
13. Membaca Al-Quran sambung-menyambung secara bergantian
14. Membaca Al-Quran dengan suara kuat atau lemah
15. Sunah mengindahkan suara pada waktu membaca Al-Quran
16. Sunah mencari guru Al-Quran yang baik dan bagus suaranya
17. Makruh membaca Al-Quran dalam keadaan rukuk, sujud dan tasyahud, kecuali jika
berdiri

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

40

Belajar Baca Quran (BBQ)

18. Jika dia membaca sambil berjalan, kemudian melalui sejumlah manusia, diutamakan
memutuskan bacaan dan memberi salam kepada mereka, kemudian melanjutkan
bacaannya
19. Diriwayatkan dari Ibrahim An-NakhaI ra bahwa Rasulullah saw tidak suka membaca
Al-Quran dengan tujuan urusan dunia
20. Disunahkan bagi setiap pembaca, sama saja dalam sembahyang atau di luar
sembahyang, jika selesai membaca Al-Fatihah agar menguacapkan Aamiin
21. Sunnah Sujud Tilawah (bertemu ayat Sajadah sejumlah 14). Para ulama sependapat
atas perintah melakukan Sujud Tilawah
- ADAB BERINTERAKSI DENGAN AL-QURAN
Diriwayatkan dalam Shahih Muslim dari Tamim Ad-Daariy ra, katanya: Nabi saw
bersabda: Agama itu nasihat. Kami berkata, Untuk siapa? Nabi saw menjawab, Untuk

Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin dan orang-orang awam
mereka.

1. Kaum muslimin sependapat atas wajibnya mengagungkan Al-Quran yang mulia


secara mutlak, menyucikan dan menjaganya
2. Diharamkan menafsirkan Al-Quran tanpa ilmu dan berbicara tentang maknamaknanya bagi siapa yang bukan ahlinya
3. Makruh seseorang yang mengatakan, aku lupa ayat ini
4. Para ulama berlainan pendapat berkenaan dengan penulisan Al-Quran dalam bejana,
kemudian dicuci dan diberi minum kepada orang sakit, sekiranya ditulis di atas
sepotong kayu, tidaklah disukai membakarnya
5. Madzhab Syafii tidak dianjurkan penulisan Al-Quran dan nama-nama Allah swt di
atas dinding dan baju
6. Imam Atha berkata: Tidaklah mengapa jika menulis Al-Quran dalam bentuk
azimat, maka Malik berpendapat, tidak ada masalah dengannya kalau ditulis pada
sepotong buluk atau kulit kemudian dibalut
7. Tentang meniup dengan membca Al-Quran sebagai ruqyah adalah sunah muakkad

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

41

Belajar Baca Quran (BBQ)

AYAT DAN SURAH YANG DIUTAMAKAN MEMBACANYA PADA WAKTUWAKTU TERTENTU

Antara lain karena besarnya perhatian atas mambaca Al-Quran di bulan Ramadhan
terutama dalam sepuluh terakhir dan terutama pula di malam-malam yang ganjil. Antara
lain sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah, hari Arafah, hari Jumaat, sesudah
sembahyang Subuh dan ketika malam. Hendaklah dia selalu membaca surat Yassin, AlWaqiah da termasuk Tabarak Al-Mulk.
1. Sunah membaca dalam sholat Subuh pada hari Jumaat sesudah Al-Fatihah pada rakaat
pertama surat Alif Lam Mim
2. Dibaca dalam dua rakaat sholat sunah Fajar sesudah Al-Fatihah yang pertama Qul
Yaa Ayyuhal kaafiruun dan pada rakaat kedua Qul Huwallah hu Ahad
3. Sunah membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumaat berdasarkan hadits Abu Said AlKhudri ra dan lainnya
4. Disunahkan memperbanyak membaca Ayat Kursi disemua tempat dan membacanya
setiap malam ketika hendak tidur dan membaca Al-Muawwidzatain setiap selesai
sholat
5. Jika bangun setiap malam sunah membaca akhir Surat Ali-Imran Inna fii khalqis

samaawaati wal ardhi

6. Para ulama sahabat kami dan yang berkata, sunah membaca surat yasiin di dekatnya
berdasarkan hadits Maqil bin Yasar ra : Bacakanlah surat Yasiin untuk mayatmu
(Riwayat Abu dawud dan NasaI, dalam Amalul Yaum wal Lailah dan Ibnu Majah)

RIWAYAT PENULISAN MUSHAF AL-QURAN


Sebenarnya Kitab Al-Quran sudah mulai ditulis pada masa nabi saw sebagaimana yang
tercatat dalam Mushaf-mushaf. Ketika Abu Bakar Ash-Shiddiq ra menjadi khalifah dan
banyak penghafaz Al-Quran terbunuh, dia nimbang mereka akan meninggal dunia semua
dan terjadi perselisihan berkenaan dengan Al-Quran sesudah mereka. Maka Abu Bakar
bermusyawarah dengan para sahabat ra untuk mengumpulkannya dalam sebuah Mushaf.
Kemudian Abu Bakar ra. menyuruh menulisnya dalam sebuah Mushaf dan
menyimpannya dirumah Hafsah Ummul Mukminin ra.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

42

Belajar Baca Quran (BBQ)

Ketika Islam sudah tersebar pada masa pemerintahan Usman ra dia takut terjadi
perselisihan yang menyebabkan tertinggalkan sesuatu ayat dari Al-Quran atau terjadi
penambahan di dalamnya. Kemudian Usman menulis/menyalin kumpulan Al-Quran
yang ada pada Hafsah dan disetujui oleh para sahabat dalam Mushaf-Mushaf dan
mengirimkannya ke berbagai negeri serta menyuruh melenyapkan tulisan yang
bertentangan dengan itu.
Adapun Adab penulisan Al-Quran :
1. Para ulama sependapat atas anjuran menulis Muahaf-mushaf dan mengindahkan
tulisannya, lalu menjelaskannya serta memastikan bentuk tulisannya
2. Tidak bisa menulis Al-Quran dengan sesuatu yang najis dan dihukumkan makruh
menulisnya di atas dinding menurut madzhab Syafii
3. Kaum Muslimin sependapat atas wajibnya menjaga Muahaf dan memuliakannya
4. Diharamkan pergi membawa Mushaf ke negeri musuh jika ditakutkan Mushaf akan
jatuh ke tangan mereka
5. Diharamkan atas seorang berhadas menyentuh Mushaf dan membawanya, sama saja
membawanya dengan cara memegangnya atau dengan lainnya, sama saja dia
menyentuh tulisannya, tepinya atau kulitnya
6. Jika orang yang berhadas atau junub atau perempuan haid menyentuh atau membawa
sebuah kitab fiqh atau kitab ilmu lain membawa barang-barang yang di antaranya
terdapat Mushaf, maka boleh
7. Jika pada suatu tempat dari badan yang bersuci terdapat najis yang tidak dimaafkan,
haram atasnya menyentuh Mushaf
8. Barangsiapa tidak menemukan air, kemudian bertayamum sebagaimana dia
dibenarkan melakukan tayamum, maka dia bisa menyentuh Mushaf
9. Apakah wali dan guru wajib memaksa anak kecil yang sudah bisa membedakan
(sudah mumayyiz) bersuci untuk membawa Mushaf, maka tidaklah wajib jika
memberatkan
10. Bisa menjual Mushaf dan membelinya dan tidak makruh pembeliannya.

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

43

Belajar Baca Quran (BBQ)

MODUL #9 : GHORIB (ISTILAH-ISTILAH DALAM AL-QURAN)


Gharib menurut bahasa artinya tersembunyi atau samar, sedangkan menurut istilah
Ulama qurra, gharib artinya sesuatu yang perlu penjelasan khusus dikarenakan samarnya
pembahasan atau karena peliknya permasalahan baik dari segi huruf, lafadz, arti maupun
pemahaman yang terdapat dalam Al-Quran. Adapun bacaan-bacaan yang dianggap gharib
(tersembunyi/samar) dalam qiraah Imam Ashim riwayat Hafs diantaranya adalah :
Imalah, Isymam, Saktah, Tashil, Naql, Badal dan Shilah.

Imalah
Imalah menurut bahasa artinya memiringkan atau membengkokan, sedangkan menurut
istilah yaitu memiringkan fathah kepada kasrah atau memiringkan alif kepada ya.
Pada riwayat Imam Hafs hanya ada satu lafadz yang harus dibaca imalah yaitu pada lafadz

dalam QS. Hud: 41 :






Isymam
Isymam artinya mencampurkan dammah pada sukun dengan memoncongkan bibir atau

mengangkat dua bibir. Dalam qiraah riwayat Hafs, Isymam terdapat pada lafadz

Saktah
Saktah menurut bahasa artinya diam, tidak bergerak. Sedangkan menurut istilah ilmu qiraah,
saktah ialah berhenti sejenak sekedar satu alif tanpa bernafas. Dalam qiraah Imam Ashim
riwayat Hafs bacaan saktah terdapat di empat tempat yaitu : QS. Al-Kahfi: 1, QS. Yaasiin:
52, QS. Al-Qiyamah: 27 dan QS. Al-Muthafifin: 14
Contoh

QS. Yaasiin: 52

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

44

Belajar Baca Quran (BBQ)

Tashil
Tashil menurut bahasa artinya memberi kemudahan, keringanan atau menyederhanakan
hamzah qatha yang kedua, adapun menurut istilah qiraah artinya membaca antara hamzah
dan alif . Dalam qiraah Imam Ashim riwayat Hafs hanya ada satu bacaan tashil yaitu pada
QS. Fusshilat: 44

...

Naql
Naql menurut bahasa artinya memindah, sedangkan menurut istilah ilmu qiraah artinya
memindahkan harakat ke huruf sebelumnya. Dalam qiraah Imam Ashim riwayat Hafs ada

satu bacaan naql yaitu lafadz



pada QS. Al-Hujurat: 11. Alasan dibaca naql


pada lafadz adalah karena adanya dua hamzah washal, yakni hamzah al tarif dan
hamzah ismu yang mengapit lam, sehingga kedua hamzah tersebut tidak terbaca apabila
disambung dengan kata sebelumnya. Faidahnya bacaan naql ialah untuk memudahkan dalam
mengucapkannya atau membacanya

Badal
Badal menurut bahasa artinya mengganti, mengubah, sedangkan maksud badal disini adalah
mengganti huruf hijaiyah satu dengan huruf hijaiyah lainnya. Diantara lafadz-lafadz yang di
badal dalam Al-Quran menurut Imam Ashim riwayat Hafs yaitu :
Badal

dengan ) (

Yaitu mengganti hamzah mati dengan ya, sebagian besar imam qiraah sepakat
mengganti hamzah qatha yang tidak menempel dengan lafadz sebelumnya dan jatuh
sesudah hamzah washal dengan alif layyinah (). Contoh pada QS. Al-Ahqaf : 4,

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

45

Belajar Baca Quran (BBQ)

)

Badal dengan ( dan
1. Yaitu mengganti shad dengan siin, sebagian imam qiraah termasuk Imam Ashim

mengganti dengan pada lafadz dalam QS. Al-Baqarah : 245 dan

lafadz dalam QS. Al-Araf : 69.

2. Sedangkan pada lafadz



dalam QS. Al-Ghasyiyah : 22, huruf tetap
dibaca shad
3. Adapun pada lafadz

dalam QS. At-Thur : 37, huruf boleh tetap
dibaca shad dan boleh dibaca siin karena, pertama, mengembalikan pada asal
lafadznya, yaitu

Shilah
Dalam qiraah Imam Ashim riwayat Hafs ada satu ha dlamir yang tetap dibaca panjang
walaupun diawali dengan huruf mati, yaitu pada kalimat
Al-Furqan : 69

dalam QS.

MODUL #10 : PENUTUPAN KHOTMIL QURAN

www.almuhibbin.com | All Rights Reserved 2015

46