Anda di halaman 1dari 73

Fakultas Kedokteran Universitas

Tarumanagara
Sasana Tresna Werdha KBRP Cibubur
Disusun Oleh : Juvensius Viosandy

IDENTITAS
Nama lengkap : Oma Retno Artiningsih
Jenis kelamin : Perempuan
Tempat/tanggal lahir
: Lampung, 22 Januari
1935
Usia
: 80 tahun
Alamat
: Gardane estate Blok B
A/1
Agama : Islam
Pendidikan terakhir : Sarjana muda prodi
B.Inggirs
Pekerjaan terakhir : Guru bahasa Inggris
Status perkawinan : tidak menikah
Suku bangsa : Jawa
Tanggal masuk STW : 19 Agustus 2014

RIWAYAT MEDIS
Autoanamnesa ( Tanggal 13 17
februari 2015)
Keluhan Utama
Sakit di Pergelangan kaki dan lutut
kiri
Keluhan tambahan
-

Riwayat Penyakit
Sekarang
Oma R mengeluh pergelangan kaki kirinya sering
sakit, keluhan ini muncul jika oma berjalan kaki
dengan jarak yang cukup jauh.kadang timbul saat
oma mengerjakan pekerjaan di panti seperti berdiri
lama saat membersikan kamarnya. Rasa sakit timbul
sekitar 15 menit dan akan hilang dengan beristirahat.
keluhan kaku dimalam dan pagi hari disangkal.
Keluhan ini hilang timbul dan sudah dirasakan dalam
lebih dari 1 tahun

pergelangan kaki bengkak tidak ada sulit


digerakan juga disangkal. Rasa sakit tidak
menjalar dan tidak mengganggu tidur.
Tidak ada kesemutan ataupun baal.

Oma telah berobat ke dokter dan


diberi As. Mefenamat dimakan kalau
nyeri saja untuk menghilangkan
nyeri tersebut dan tidak rutin minum
obat penghilang nyeri

Oma S.M mengaku menderita hipertensi grade 1 yang


terkontrol dengan minum obat amlodipine 1x5mg

Riwayat Makan

Nafsu makan baik, 3x sehari, porsi cukup


dan

teratur. biasanya hanya konsumsi

makanan yang disediakan dari STW atau


kadang minum susu
Untuk makan siang oma mengkonsumsi
makanan dari panti seperti nasi, tempe
orak arik, buncis, sayur asem.
Untuk

makan

malam,

oma

makan sekitar pukul 18.00.

seringkali

Riwayat BAK
Lancar, oma dapat BAK sendiri dikamar mandi

tanpa bantuan, tidak menggunakan pampers.


BAK

warna kuning jernih, darah (-), nyeri waktu

berkemih (-)

Riwayat BAB
teratur, Setiap BAB tidak pernah ada darah atau

nyeri. Feses warna coklat kehitaman, konsistensi


kadang keras kadang lunak, lendir (-).

Riwayat Penyakit Dahulu


Kurang lebih 1 tahun yang lalu oma R pernah
mengalami jatuh dan ketika di bawa ke Rs
didiagnosa penyebab jatuhnya karena serangan
TIA. 2 bulan Kemudian oma R sempat jatuh lagi
saat hendak shalat.
Penyakit ginjal disangkal
Penyakit paru disangkal
Penyakit Jantung disangkal

Riwayat Penyakit Dalam


Keluarga

Darah tinggi : disangkal


Asma
: disangkal
Reumatik
: disangkal
Kencing manis : disangkal
Penyakit jantung koroner : disangkal
Alergi
:
disangkal

Riwayat Kehidupan
Pribadi
Riwayat prenatal, perinatal, masa kanak-kanak dan
remaja
Oma R adalah anak ketiga (3) dari enam bersaudara.
Oma lahir di lampung 22 januari 1935 secara spontan
tanpa penyulit. Oma R mengaku bersekolah di SD dan
SMP di jakarta di lanjutkan ke SGKP dan kuliah di FKIP UI
dengan jurusan studi bahasa inggris. Selama bersekolah
sampai selesai kuliah, oma R tidak punya masalah dalam
bersosialisasi, dan memiliki beberapa teman akrab. Oma
R juga sangat senang masa - masa bersekolah dulu.

Riwayat masa dewasa

Riwayat Pekerjaan

Oma R bekerja sebagai guru bahasa inggris sejak lulus dari FKIP
UI. Oma R mengajar dari kota ke kota biasanya satu kota sekitar 6
8 minggu. Oma R mengaku senang saat

melakukan aktivitas

mengajarnya karena bisa bertemu dan berinteraksi dengan


banyak orang dan bisa bertemu dengan banyak teman baru.
Untuk masalah gaji dan penghasilan oma R mengaku cukup dan
tidak pernah kekurangan, dan tidak mengalami paksaan dan
tekanan yang berlebihan saat bekerja.

Riwayat Pernikahan
Oma R pernah menjalin hubungan dengan
seorang pria yang diharapkan akan
menikahinya tetapi ternyata oma R
dikhianati dengan ditinggal menikah oleh
laki laki tersebut dan mulai saat itu
menutup diri kepada laki - laki dan
memilih untuk tidak menikah. Sejak saat
itu sampai sekarang oma R tidak pernah
menyesal dan menganggap itu sebagai
rencana TUHAN.

Riwayat kehidupan sosial


Saat ini oma tinggal di STW dan masih aktif
untuk melakukan keperluan pribadi seperti
mencuci dan membersihkan kamar. Oma R
mengaku cukup betah tinggal di STW tapi
setelah hampir 6 bln tinggal disini oma R belum
mendapatkan

teman

akrab,

tetapi

tetap

menjalin hubungan sosial dengan beberapa


penghuni STW

Situasi kehidupan sekarang


Oma

disarankan

oleh

keponakan

keponakannya untuk tinggal di stw karena


sebelumnya

oma

tinggal

sendiri

di

rumahnya dan sudah 2x jatuh, pihak keluarga


jadi khawatir tidak ada yang menjaga oma R
sehingga di sarankan untuk masuk ke stw
pada tanggal 19 agustus 2014

Pemeriksaan fisik
Dilakukan tanggal Tanggal 13 17 Maret 2015
KEADAAN UMUM
Keadaan umum baik, kesadaran compos mentis.
TANDA VITAL
Tekanan darah : 130/80 mmHg
Nadi
: 78 x/menit, reguler, kuat angkat, isi cukup.
Pernapasan
: 20 x/menit, thoraco-abdominal
Berat badan
: 57 kg
Tinggi badan
: 158 cm
Status Gizi
: IMT = BB ( kg )
= 57 = 22,83
TB2(m) (1,58)2
Status gizi : baik

STATUS INTERNUS
KEPALA : bentuk dan ukuran normal, tidak teraba benjolan, rambut warna hitam-keputihan
terdistribusi merata, tidak mudah dicabut, tidak tampak kelainan kulit kepala
MATA

OD
OS
Palpebra

Edema -

Edema -

Xantelasma -

Xantelasma -

Anemis -

Anemis -

Hiperaemis

Hiperaemis

Sclera

Ikterik

Ikterik

Kornea

Jernih

Jernih

Arcus senilis +

Arcus senilis +

Reflek kornea +

Reflek kornea +

Konjungtiva

Pupil

Bulat, isokor, 3 mm, RCL Bulat, isokor, 3 mm, RCL


+, RCTL +

+, RCTL +

Lensa

Jernih

Jernih

Retina

Tidak

dilakukan Tidak

Visus

pemeriksaan
VOD = 6/60

pemeriksaan
VOS = 6/60

Koreksi

+3.00 (presbiopia)

+3.00 (presbiopia)

dilakukan

Telinga

AD

AS

Bentuk

Normotia

Normotia

Daun telinga

Fistel preaurikuler

Fistel preaurikuler

Fistel retroaurikuler

Fistel retroaurikuler

Abses mastoiditis

Abses mastoiditis

Nyeri tekan tragus

Nyeri tekan tragus

Nyeri tarik aurikuler


Serumen -

Nyeri tarik aurikuler


Serumen -

Lapang

Lapang

Hiperemis

Hiperemis

Sekret

Sekret

Liang telinga

Membran

Corpus alienum Corpus alienum Utuh, warna putih seperti Utuh, warna putih seperti

timpani

mutiara,

tidak mutiara,

tidak

hiperaemis, reflek cahaya hiperaemis, reflek cahaya

HIDUNG

: bentuk normal, septum nasi di tengah, tidak ada

deviasi, mukosa tidak hiperemis, sekret -/-

MULUT

: bentuk simetris, perioral sianosis -, bibir merah

muda, kering (-), lidah kotor -, letak uvula di tengah, faring tidak
hiperaemis, tonsil T1-T1, tidak hiperaemis, detritus , gigi seri
rahang atas menggunakan gigi palsu

LEHER

: trakea di tengah, struma -, bekas luka op 3 cm

ditengah leher

KGB

:retroaurikuler, submandibula, cervical,

supraclavicula, inguinal tidak teraba membesar.

THORAX
Pulmo

Inspeksi :
Palpasi :
Perkusi :
Auskultasi

Kesan
Jantung

simetris dalam keadaan statis dan dinamis


stem fremitus kanan dan kiri sama kuat.
sonor pada kedua lapang paru.
:
vesikuler, ronkhi -/-, wheezing -/-.

: Tidak ada kelainan

lnspeksi : pulsasi ictus cordis tidak tampak.


Palpasi : pulsasi ictus cordis tidak teraba.
Perkusi :

pinggang jantung di ICS III parasternal line sinistra


Batas kanan di ICS IV sternal line dextra
Batas kiri di ICS V midclavicular line sinistra
Auskultasi
(-).

: bunyi jantung I-II reguler, murmur (-), gallop

Kesan : tidak ada kelainan

ABDOMEN
Inspeksi: datar, caput medusa (-), spider
nevi (-)
Palpasi
: nyeri tekan (-), nyeri lepas (-),
hepar dan lien tidak teraba membesar.
Perkusi
: timpani, nyeri ketok ginjal (-)
Auskultasi: bising usus (+) normal

Kesan : tidak ada kelainan

EKSTREMITAS

Superior

Inferior

Edema

-/-

-/-

Clubbing finger -/-

-/-

Akral dingin

-/-

-/-

Akral sianosis

-/-

-/-

Akral pucat

-/-

-/-

CRT

< 2 detik

< 2 detik

kuku

Spoon nails - Spoon nail -

Deformitas

-/-

-/- terdapat nyerti tekan di pergelangan


kaki

dan

lutut

kiri

Kesan Status Internis


Hipertensi grade I
Status gizi : baik
Ekstremitas : Nyeri tekan di sekitar
malelolus lateralis tanpa tanda radang,
dan di sekitar patela kiri

Status Neurologis
Kesadaran
Rangsangan meningeal
Peningkatan TIK
Nn. Cranialis
N. olfaktorius
N. optikus
N. occulomotorius
N. trochlearis
N. trigeminus
N.abducent
N. fasialis
N. vestibule troklearis
N. glosofaringeus
N. vagus
N. ascesorius
N. hipoglosus

: compos mentis
:(-)
:(-)
:
:
:
:
:
:

: dalam batas
dalam batas normal
dalam batas normal
: dalam batas
: dalam batas
dalam batas normal
dalam batas normal
: dalam batas
dalam batas normal
dalam batas normal
: dalam batas
: dalam batas

normal
normal
normal
normal
normal
normal

Motorik
Kekuatan

Kanan

Kiri

Superior

4444

5555

Inferior

3333

5555

Dengan kekuatan otot demikian oma R masih dapat


berjalan.
Tonus : Normotonus
Trofi : eutrofi (atrofi sesuai usia)
Sensorik
Tajam
: (+) sama kuat
Halus
: (+) sama kuat
Sistem otonom
: baik
Fungsi cerebellum&koordinasi
: baik

Reflek fisiologis

Superior

Inferior

Reflek bisep

+/+

+/+

Reflek trisep

+/+

+/+

Reflek patella

+/+

+/+

Reflek Achilles

+/+

+/+

Reflek patologis (-)


Tanda regresi dan dementia (-)

Status Mental
Deskripsi Umum
Penampilan
Oma seorang perempuan berusia 80tahun,
berperawakan sedikit gemuk, tinggi badan sedang,
punggung tampak sedikit bungkuk, cara berpakaian
rapi dan bersih.

Pembicaraan
Oma berbicara dengan suara yang cukup jelas dan
pelontaran kata serta kalimat yang jelas dan lantang
serta menggunakan bahasa Inggris dan bahasa
Indonesia. Pembicaraan oma tertata rapi dengan tata
bahasa baik dan pilihan kata yang bagus. Pertanyaan
pemeriksa dapat dijawab dengan jawaban yang
memiliki asosiasi baik dan tidak membingungkan.

Status Mental
Sikap terhadap pemeriksa
Oma kooperatif terhadap pemeriksa, ramah dan
murah senyum, bicara sesuatu hal yang dapat
dipercaya, tidak ragu-ragu, ekspresif, dan
bersahabat.

Perilaku dan aktifitas psikomotor


Oma saat ini merasa nyaman dan senang
tinggal di STW. Sehari-hari optima mengikuti
sebagian besar kegiatan yang diadakan di STW,
terutama kegiatan keagamaan. Oma mudah
akrab dan terbuka untuk bersosialisasi dan
sering tampak mengobrol dengan penghuni STW
yang lain. Oma masih mampu melakukan segala
aktivitas sehari-hari secara mandiri tanpa
bantuan orang lain.

Keadaan Mood, Afektif Dan Keserasian


Mood
Afek
Keserasian

: euthymic
: luas
: appropriate

Gangguan Persepsi Dan Kognitif

Halusinasi auditorik
: tidak
Halusinasi visual : tidak ada
Ilusi
: tidak ada
Depersonalisasi
: tidak
Apraksia
: tidak
Agnosia
: tidak

ada
ada
ada
ada

Pikiran
Arus Pikir
Produktivitas
: baik
Kontinuitas Pikiran
: baik
Hendaya Bahasa : tidak ada

Bentuk Pikir

Asosiasi Longgar : tidak ada


Ambivalensi
: tidak ada
Flights of Ideas : tidak ada
Inkoherensi
: tidak ada
Verbigrasi
: tidak ada
Persevarasi
: tidak ada

Isi Pikir

Fobia
: tidak ada
Obsesi
: tidak ada
Kompulsi
: tidak ada
Ideas of Preferance : tidak ada
Waham
: tidak ada

Pengendalian Impuls
Oma duduk tenang, berperilaku sopan, dan
tidak agresif saat wawancara.

Fungsi Intelektual
Taraf Pendidikan : sesuai dengan latar
belakang pendidikan.
Orientasi
Waktu : baik, oma mengetahui waktu dengan baik
(tanggal, bulan, tahun) saat wawancara.
Tempat : baik, oma mengetahui tempat dimana
dirinya sekarang.
Orang : baik, oma mengetahui dan mengenal
dokter yang memeriksanya, perawat dan nama
nama teman oma di STW.

Atensi : pemusatan dan mempertahankan


perhatian baik.

Memori
Jangka Panjang : baik, oma ingat masa mudanya.
Jangka Sedang : baik, oma ingat kapan masuk
ke STW.
Jangka Pendek : baik, oma ingat menu makan
paginya.
Jangka Segera : baik, oma dapat mengulang
dengan benar 3 macam benda yang disebutkan
oleh pemeriksa.

Daya Konsentrasi & Kalkulasi : baik, klien


dapat menghitung angka 100 7 sebanyak
5 kali.

Kemampuan Baca Dan Tulis : baik, klien dapat


menuliskan namanya sendiri, dan membaca
tulisan tersebut.
Kemampuan Visuospasial : baik, klien dapat
menggambarkan jam bulat, lengkap dengan
semua angka, serta menempatkan jarumnya
sesuai.
Pikiran Abstrak : baik, klien dapat mengartikan
peribahasa besar pasak daripada tiang.
Intelegensi & Kemampuan Informasi
:
baik, klien dapat menyebutkan nama presiden
Indonesia saat ini.
Bahasa
: cukup
Agnosia
: tidak ditemukan

Uji Daya Nilai

Daya Nilai Sosial


: baik
Discriminative Insight : baik
Discriminative Judgement : baik
Kesadaran
: compos mentis

Tilikan
: derajat 6

Realibilitas
: secara umum dapat
dipercaya

Kesan : status mental baik

GERIATRIC DEPRESSION
SCALE

No.

PERTANYAAN

YA

TIDAK

Score

Apakah anda puas dengan kehidupan anda?

Apakah anda meninggalkan banyak kegiatan / minat

kesenangan anda?
3

Apakah anda merasa hidup anda kosong?

Apakah anda sering merasa bosan?

Apakah anda mempunyai semangat yang baik setiap

Apakah anda merasa bahagia untuk sebagian besar hidup 0

hari?
6

Apakah anda takut sesuatu yang buruk akan terjadi pada


anda?

anda?
8

Apakah anda sering merasa tidak berdaya?

Apakah anda lebih sering tinggal di dalam rumah

daripada keluar dan mengerjakan sesuatu yang baru?

GERIATRIC DEPRESSION SCALE


No.
10

PERTANYAAN
Apakah anda mempunyai banyak masalah dengan daya ingat

YA

TIDAK

Score

anda dibandingkan dengan kebanyakan orang?


11

Apakahanda pikir bahwa hidup anda sekarang ini


menyenangkan?

12

Apakah anda merasa tidak berharga seperti perasaan anda saat


ini?

13

Apakah anda merasa penuh semangat?

14

Apakah anda merasa bahwa keadaan anda tidak ada harapan?

15

Apakah anda berpikir orang lain lebih baik keadaannya

daripada anda?

Penilaian GDS Indonesia:


Skor < 5
: tidak depresi
Skor 5-9
: kemungkinan besar depresi
Skor > 10
: depresi
Total score : 1 (tidak depresi)

Fungsi
1. mengontrol BAB

1.
1.

Keterangan
Inkontinensia
Kadang2 inkontinensia
Kontinen teratur
Inkontinensia
Kadang2 inkontinensia
Kontinen teratur
Butuh pertolongan orang lain
Mandiri
Tergantung pertolongan orang lain
Perlu pertolongan pada beberapa aktivitas tetapi
dapat mengerjakan sendiri beberapa aktivitas
Mandiri
Tidak mampu
Perlu seseorang menolong memotong makanan
Mandiri

ACTIVITIES OF DAILY
LIVING

1.

Nilai
0
1
2
mengontrol BAK
0
1
2
membersihkan diri (lap muka, sisir rambut, sikat 0
gigi)
1
toileting
0
1
2

1.

makan

0
1
2

1.

Berpindah tempat dari tidur ke duduk

0
1
2
3

Tidak mampu
Perlu banyak bantuan untuk bisa duduk (2
orang)
Bantuan minimal 1 orang
Mandiri

1.

Mobilisasi atau berjalan

0
1
2
3

Tidak mampu
Bisa berjalan dengan kursi roda
Berjalan dengan bantuan orang lain atau walker
Mandiri

1.

Berpakaian

1.

Naik turun tangga

1.

Mandi

0
1
2
0
1
2
0
1

Tergantung orang lain


Sebagian dibantu
Mandiri
Tidak mampu
Butuh pertolongan
Mandiri (naik turun)
Tergantung orang lain
Mandiri

Total nilai

20

Pemeriksaan Laboratorium
14/08/14
Pemeriksaan

Hasil

Nilai Acuan

Hemoglobin

12 g/dL

11,7-15,5 g/dL

Hematokrit

36,6 %

36-47 %

Eritrosit

3,99 jt

3,8-5,2jt/L

364.000

150.000-440.000/L

7.750

3600-11.000/L

91,7

80-100 fL

30,1

26-34 pg

32,8

32-36 g/dL

15

0 30 mm

HEMATOLOGI

Trombosit
Leukosit
MCV
MCH
MCHC
LED
Golongan Darah

Gol. Darah Rhesus

Positif

HITUNG JENIS
Basofil
Eosinofil
Batang
Segmen
Limfosit
Monosit

0,4
3,6
0
68,5
21,8
5,7

0-1 %
2-4 %
3-5 %
50-70 %
25-40 %
2-8 %

Pemeriksaan Laboratorium
14/08/14
Kimia Darah
SGOT

31

SGPT

15

Gamma GT

Fosfatase Alkali

39

Bilirubin Total

0.47

Bilirubin Direk

0.23

Bilirubin Indirek

0.24

Protein Total

7.3

Albumin

4.5

Globulin

2.8

Glukosa Puasa

85

Glukosa 2 jam PP

122

<27
<34
7-32
42 98 U/L
< 1.1 mg/dL
< 0.5 mg/dL

Cholesterol Total

190

Cholesterol

108

Direk

3.4 4.8 g/dL


1.9 3.7 g/dL
<100 mg/dL
< 140 mg/dL

< 100 mg/dL

Cholesterol HDL

58

Trigliserida

120

Urea N

12

Creatinin
6.4 8.3 g/dL

LDL

< 200 mg/dL

0,96

Ureum

38

Asam Urat

3,0

Natrium

149

Kalium

3,83

40 mg/dL
< 150 mg/dL
8 23 mg/dL
0.5-0.9 mg/dL
17-49 mg/dL
< 5,7 mg/dL
136 145 mmol/L
3.5 5.1 mmol/L

Pemeriksaan radiologi
X-Foto Thorax PA (14 Agustus 2014)
Interpretasi:
Aorta : baik, tidak melebar
Pulmo : corakan bronchovaskuler dan hilus baik
tak tampak infiltrat maupun
perselubungan di kedua paru
Tulang : tulang dan soft tisue baik
Sinus, diafragma, pleura, dan cor baik
Kesan: Jantung dan paru normal

RESUME
Telah diperiksa seorang wanita Oma R usia 80 tahun

dengan keluhan pergelangan kaki kirinya sering sakit,


keluhan ini muncul jika oma berjalan kaki dengan jarak
yang cukup jauh.kadang timbul saat oma mengerjakan
pekerjaan di panti seperti berdiri lama saat
membersikan kamarnya. Rasa sakit timbul sekitar 15
menit dan akan hilang dengan beristirahat. keluhan
kaku dimalam dan pagi hari disangkal. Keluhan ini
hilang timbul dan sudah dirasakan dalam lebih dari 1
tahun

Oma telah berobat ke dokter dan


diberi As. Mefenamat dimakan
sesekali ketika sakit.

PEMERIKSAAN FISIK
Tanda vital dan Status Internis
KU : Baik
Kes : CM
Tekanan darah: 130/80 mmHg hipertensi grade I
terkontrol obat amlodipine 5mg tab 1x sehari (pagi)
Status gizi : normal
Koreksi kacamata: ODS + 3.00 (Presbiopia)
Ekstremitas : Nyeri tekan di sekitar malelolus lateralis dan
patela kiri tanpa tanda radang
RPD:
Status Neurologis: dalam batas normal
Status Mental : dalam batas normal

DAFTAR MASALAH
Organobiologik
Nyeri di lutut dan pergelangan kaki kiri
Psikologik
Tidak ada masalah.
Keluarga, lingkungan, sosial budaya
Tidak ada masalah.

Diagnosa kerja
-nyeri di lutut dan pergelangan kaki
e.c. susp. Osteoarthritis talocruralis
+genu sinistra
- Hipertensi grade I terkontrol dengan
obat

PEMERIKSAAN YANG DIANJURKAN


Cek laboratorium :
Darah rutin : Hemoglobin, Eritrosit, Lekosit &
hitung jenis, LED, Trombosit, Hematokrit.
Kimia darah :
Gula darah puasa, gula darah sewaktu
Fungsi Hati = SGOT, SGPT
Profil lipid = Kolestrol total, HDL Kolesterol, LDL
kolesterol,Trigliserida
Asam urat
Fungsi ginjal = Ureum, kreatinin
Pemeriksaan Radiologi
Posisi lateral cruris + genu sinistra
Pemeriksaan BMD dxa

Diagnosa
Osteoartritis
talokruralis
sinistra

Rencana
Terapi non farmakologi
Pengelolaan
Terapi yang telah diberikan:
- tidak ada
ANJURAN :
- Olahraga low impact
seperti berenang.
- Menghindari aktivitas
yang banyak
menggunakan sendi
co:naik turun tangga.
- Mengistirahatkan sendi
jika sudah mulai nyeri
- Menggunakan Ankle
brace pada pergelangan
kaki kiri

Terapi farmakologi
Terapi yang telah
diberikan:
As. Mefenamat
3x500mg tab kalau
perlu
ANJURAN :
Glukosamin 500 mg
1x1 kapsul
Hi bone 2x1 tab (pagi
dan sore)
Omeprazole 1x20 mg
kapsul

Diagnosa

Terapi non
farmakologis

Terapi farmakologis

Hipertensi grade I

ANJURAN :

ANJURAN :

- Hindari makanan

- Lanjutkan terapi yang

mengandung tinggi

telah diberikan

garam (MSG, makanan


instan/kaleng, makanan
yang diasinkan)
-Batasi garam kurag
dari 6g/hari
- diet mediterania
dengan mengkonsumsi
lebih banyak sayuran
dan buahbuahan,kacangkacangan,mengganti
minyak mentega
dengan minyak zaitun,
mengkonsumsi ikan dan
kurangi daging merah.

amlodipine5 mg 1x1
tab (pagi)

Prognosa
Ad vitam
Osteoartritis

Dubia ad
bonam

Hipertensi
grade I

Dubia ad
bonam

Ad
functionam
Dubia
Dubia ad
bonam

Ad
Sanationam
Dubia ad
malam
Dubia ad
bonam

Tinjaun Pustaka
Osteoarthritis
OA is a frequently slowly progressive
joint disease typically seen in middleaged to elderly people.
The disease occurs when the joint
cartilage breaks down often because
of mechanical stress or biochemical
alterations, causing the bone
underneath to fail.

Symptoms include:
Joint pain and stiffness
Knobby swelling at the joint
Cracking or grinding noise with joint
movement
Decreased function of the joint

Osteoarthritis (OA) is divided into five


stages: 0 is assigned to a normal,
healthy knee. The highest stage, 4, is
assigned to severe OA.

Risk factors include:


Older age
Having family members with OA
Obesity
Joint injury or repetitive use
(overuse) of joints
Joint deformity such as unequal leg
length, bowlegs or knocked knees

How is osteoarthritis
treated?
Physical measures
Excess weight puts stress on your knee
joints and hips and low back.
For every 10 pounds of weight you lose
over 10 years, you can reduce the chance
of developing knee OA by up to 50%.
Exercise can improve your muscle strength,
decrease joint pain and stiffness, and lower
the chance of disability due to OA.

Drug Therapy
You apply topical drugs directly on the
skin over the affected joints (capsaicin
cream, lidocaine and diclofenac gel)
Oral pain relievers such as
acetaminophen are common first
treatments
Nonsteroidal anti-inflammatory drugs
(often called NSAIDs), which decrease
swelling and pain

Surgery
For severe cases, This includes when
the joint has serious damage, or when
medical treatment fails to relieve pain
and you have major loss of function.
Surgery may involve arthroscopy,
repair of the joint done through small
incisions (cuts). If the joint damage
cannot be repaired, you may need a
joint replacement.

Supplements
Most widely used are
glucosamine/chondroitin sulfate,
calcium and vitamin D, and omega-3
fatty acids.

Presbyopia
Presbyopia is part of the natural
aging process of the eye, and can be
easily corrected.
Technically, presbyopia is the loss of
the eye's ability to change its focus
to see objects that are near
Presbyopia generally starts to appear
around age 40.

Symptoms of presbyopia include:


The need to hold reading material at
arm's length.
Blurred vision at a normal reading
distance.
Headaches or fatigue from doing
close work.

How Is Presbyopia Treated?


Presbyoia cannot be cured
Bifocals are often prescribed for
presbyopia

Constipation
The Rome II Criteria for constipation require at least
two of the following symptoms for 12 weeks or more
over the period of a year:
Straining with more than one-fourth of defecations
Hard stool with more than one-fourth of defecations
Feeling of incomplete evacuation with more than
one-fourth of defecations
Sensation of anorectal obstruction with more than
one-fourth of defecations
Manual maneuvers to facilitate more than one-fourth
of defecations
Fewer than three bowel movements per week
Insufficient criteria for irritable bowel syndrome

Treatment
The main treatment of constipation involves
the increased intake of water and fiber
(either dietary or as supplements).
The routine use of laxatives is discouraged,
as having bowel movements may come to
be dependent upon their use.
Enemas can be used to provide a form of
mechanical stimulation.
However, enemas are generally useful only
for stool in the rectum, not in the intestinal
tract.

Obesity
Obesity is defined as an unhealthy excess
of body fat, which increases the risk of
medical illness and premature mortality
Medical complications
Obesity causes serious medical
complications:
Hypertension
Diabetes
cardiovascular disease
osteoarthritis

Daftar Pustaka

Flegal KM, Carroll MD, Kuczmarski RJ, Johnson CL. Overweight and
obesity in the United States: prevalence and trends, 19601994.
Int J Obes Relat Metab Disord 1998; 22: 3947.
Mokdad AH, Bowman BA, Ford ES, Vinicor F, Marks JS, Koplan JP.
The continuing epidemics of obesity and diabetes in the United
States. JAMA 2001; 286: 1195200.
Kuskowska-Wolk A, Rossner S. Body mass distribution of a
representative adult population in Sweden. Diabetes Res Clin Pract
1990; 10(suppl): S37S41.
Hedley AA, Ogden CL, Johnson CL, Carroll MD, Curtin LR, Flegal KM.
Prevalence of overweight and obesity among US children,
adolescents, and adults, 19992002. JAMA 2004; 291: 284750.
http://www.rheumatology.org/practice/clinical/patients/diseases_and
_conditions/osteoarthritis.asp
http://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-cons
tipation
http://www.webmd.com/eye-health/eye-health-presbyopia-eyes
JNC 8 algorithm of hypertension