Anda di halaman 1dari 92

BAGIAN II

Inventarisasi dan Analisis


Data Perumahan dan
Permukiman Kabupaten
Inventarisasi data Perumahan dan Permukiman daerah merupakan Tahap kedua dalam
Tahapan Penyusunan RP4D, yang dilaksanakan setelah Tahap Persiapan (Sosialisasi,
Penyiapan Kelembagaan Penyusunan RP4D, dan Identifikasi Pokok Permasalahan
Perumahan dan Permukiman). Keluaran/ output Tahap Inventarisasi Data adalah
tersusunnya Profil Perumahan dan Permukiman, sebagai input bagi Tahap Analisis yang
akan dilakukan selanjutnya.
Analisis Data Perumahan dan Permukiman dilakukan setelah Tahap Inventarisasi Data,
dan ditujukan untuk mengkaji potensi, isu permasalahan dan kebutuhan dalam
pengembangan dan pembangunan perumahan dan permukiman daerah. Keluaran/ output
Tahap Analisis Data akan dijadikan input bagi Tahap Penyusunan Konsepsi, Rencana dan
Indikasi Program dalam Dokumen RP4D.

Skema Rincian Langkah


dalam Tahapan Inventarisasi Data dan AnalisisPenyusunan RP4D Kabupaten

2-2

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
BAGIAN

II
2.1.

Inventarisasi dan Analisis Data


Perumahan dan Permukiman
Kabupaten
Maksud dan Tujuan Inventarisasi Data
Perumahan dan Permukiman

Maksud Inventarisasi Data Perumahan dan Permukiman

Inventarisasi data perumahan dan permukiman dimaksudkan sebagai upaya pencatatan


ulang, penggalian, dan penyusunan profil data/ informasi terkait perumahan dan
permukiman. Data perumahan dan permukiman tersebut diperlukan untuk mendapatkan
informasi kondisi, permasalahan, kebutuhan, serta rencana pembangunan dan
pengembangan perumahan permukiman yang sedang dan akan dilakukan.

Tujuan Inventarisasi Data Perumahan dan Permukiman

Tersusunnya profil data/ informasi dasar terkait perumahan dan permukiman, sebagai
input/ dasar bagi pelaksanaan tahap analisis yang akan dilakukan selanjutnya.

2.2.

Maksud dan Tujuan Analisis


Perumahan dan Permukiman

Data

Maksud Analisis Data Perumahan dan Permukiman

Analisis Data Perumahan dan Permukiman dimaksudkan sebagai upaya untuk mengkaji
potensi, isu permasalahan dalam pengembangan dan pembangunan perumahan dan
permukiman berdasarkan kondisi nyata, melalui proses elaborasi pokok permasalahan,
kebutuhan dan batasan pengembangan Perumahan dan Permukiman, serta kebijakan
pendukungnya.

Tujuan Analisis Data Perumahan dan Permukiman

Tersusunnya potensi, isu permasalahan, batasan, peluang, dan kebutuhan pengembangan


Perumahan dan Permukiman, serta kemungkinan penerapan pola-pola penanganan
pengembangan dan pembangunan Perumahan dan Permukiman yang selanjutnya akan
menjadi bahan dalam penyusunan rencana.

2-3

II.1

INVENTARISASI DATA PERUMAHAN


dan PERMUKIMAN KABUPATEN
Terdapat 5 (lima) langkah dalam inventarisasi data dan
Penyusunan Profil Perumahan dan Permukiman
Kabupaten, yaitu:
Langkah 4.
Persiapan dan Pelaksanaan Survey
Langkah 5.
Penyusunan Profil Kebijakan dan Program
Pembangunan dan Pengembangan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten
Langkah 6.
Penyusunan Profil Kondisi SosialKependudukan, Ekonomi dan Budaya
Langkah 7.
Penyusunan Profil Perumahan dan
Permukiman dan PSU Perumahan dan
Permukiman
Langkah 8.
Penyusunan Profil Kelembagaan dan
Pembiayaan Perumahan dan Permukiman
Kabupaten

Inventarisasi data Perumahan


dan Permukiman daerah
merupakan kegiatan kedua dalam
Tahapan Penyusunan RP4D

Gambar 2.1. Urutan Prosedur dalam Inventarisasi Data Perumahan dan Permukiman
Daerah
4a

PERSIAPAN SURVEY:
 Identifikasi Jenis Data
 Desain Survey berdasarkan
kebutuhan jenis data, sumber data,
&metode survei

4b

PELAKSANAAN SURVEY
untuk memperoleh data
(inventarisasi data Perkim daerah)

LANGKAH 4. PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN SURVEY

Persiapan dan Pelaksanaan Survey


TUJUAN
Memandu pihak penyusun RP4D untuk melakukan
persiapan/ membuat desain survey dan pelaksanaannya,
mulai dari penentuan jenis data, sumber data, metode
survey, sampai dengan sasaran responden yang dituju,
guna mendapatkan keseluruhan data yang diperlukan
untuk menyusun bagian profil dalam dokumen RP4D.

MANFAAT
Sebagai input bagi Penyusunan Profil pada Langkah 5
sampai dengan Langkah 8, dalam Manual Penyusunan
RP4D ini. Kategori data Perumahan dan Permukiman
yang akan disusun profilnya adalah sebagai berikut:

2-4

Langkah
5-8

PENYUSUNAN PROFIL
penyelenggaraan Perkim Kota/ Kabupaten,
berdasarkan kategorisasi data yang
diperoleh

LANGKAH 5 - 8. PENYUSUNAN PROFIL

Langkah 4

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
 Data Kebijakan dan Program Perumahan dan
Permukiman Kabupaten (untuk menyusun Profil
pada Langkah 5):
- Kebijakan Makro Pembangunan Daerah
- Kebijakan Penataan Ruang Daerah
- Program Perumahan dan Permukiman Kabupaten
- Arahan Struktur Permukiman Wilayah Kabupaten
- Penetapan Wilayah Perkotaan sebagai Wilayah
Perencanaan RP4D Kabupaten
 Data Kondisi Sosial- Ekonomi dan Budaya
Kabupaten (untuk menyusun Profil pada Langkah 6):
- Kondisi Sosial- Kependudukan
- Kondisi Perekonomian dan Budaya
 Data Perumahan dan Permukiman dan PSU
Perumahan dan Permukiman (untuk menyusun
Profil pada Langkah 7):
- Profil Umum Kawasan Permukiman Kabupaten
- Kondisi Perumahan dan Permukiman pada wilayah
perkotaan dalam Kabupaten
- Rencana Pembangunan Perumahan
- Layanan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU)
Perumahan dan Permukiman
 Data
Kelembagaan
dan
Pembiayaan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten
(untuk menyusun Profil pada Langkah 8):
- Kelembagaan Perumahan dan Permukiman
Kabupaten
- Pembiayaan Perumahan dan Permukiman
Kabupaten
4a. Persiapan Survey

Prosedur yang dilakukan:


1.
2.

Persiapan Survey

Mengidentifikasi jenis data yang dibutuhkan (sesuai


kategorisasi data pada bagian Manfaat Langkah 4)

Membuat desain survey, dilengkapi dengan tabel


check list data. Contoh outline (garis besar muatan)
desain survey dan contoh format tabel check list
data disajikan pada Contoh 2.1. dan Contoh 2.2.
Contoh 2.1: Outline Desain Survey

1.

Langkah Kegiatan, antara lain memuat:


a. Persiapan Survey: Penyiapan perlengkapan survey, koordinasi dengan pihak terkait,
pembagian tim survey dan persiapan keberangkatan tim (deployment)
b. Teknis Pelaksanaan Survey: langkah/ metode survey

2-5

2.

Organisasi Tim Survey: berisi penentuan dan pembagian tugas personil pelaksana
survey
Jadwal Survey: berisi kerangka waktu untuk kegiatan survey
Perangkat Penunjang Survey: berisi daftar perangkat penunjang survey yang perlu
disediakan:
 Surat pengantar survey dan permohonan izin pengambilan data
 Perangkat dokumentasi seperti kamera digital, video camera, dan perekam suara
(voice recorder);
 Perangkat kerja lainnya seperti alat tulis, komputer laptop, alat komunikasi, dll- jika
diperlukan)
 Kuesioner dan checklist data berdasarkan jenis data, sumber data dan cara survey
yang akan dilakukan. Contoh kuisioner dapat dilihat pada bagian Lampiran buku
ini, sedangkan contoh tabel check list data dapat dilihat pada Contoh 2.2.
Kebutuhan Tindak Lanjut Hasil Survey: berisi rencana metode analisis dan kajian
yang akan dilakukan terhadap data hasil survey, dan bentuk keluaran analisis data.

3.
4.

5.

Contoh 2.2: Tabel Check List Data

No Sumber Data
(1)

(2)

Produk- produk
Kebijakan
Daerah (RPJP,
RPJM, Renstra)

Jenis Informasi
(3)

Data & Peta Daya Dukung Lingkungan bagi


Kawasan Terbangun
Data & Peta Guna Lahan Eksisting
Data & Peta Sumber Mata Air Baku

Rencana Struktur (Arahan Fungsi BWK)

Rencana Pola Pemanfaatan Ruang (Arahan


Guna Lahan Permukiman)

Metode
Inventarisasi
Data
(4)

Checklist Ketersediaan Data


Sasaran
Responden
Ada
Tidak Ada
Bappeda

survey sekunder

Bappeda

survey sekunder

survey sekunder

survey sekunder

4b. Pelaksanaan Survey

Prosedur yang dilakukan:


 Melakukan survey primer maupun sekunder untuk
mengumpulkan data yang dibutuhkan, sesuai dengan
desain survey yang telah dibuat sebelumnya (langkah 4a).

Tabel 2.1. berikut ini ditujukan untuk memandu


pelaksanaan survey data, yang memberikan petunjuk
tentang sumber data, jenis informasi, kategori data,
metode, perangkat penunjang survey dan sasaran
responden.

2-6

(5)

survey sekunder

Bappeda

Bappeda

Bappeda

(6)

(7)

x
x
x
x
x

Pelaksanaan Survey

S umber Data

Jenis I nformasi

(2)

(3)

Produk- produk
Kebijakan Daerah
(RPJP, RPJM,
Renstra)

Visi-Misi Pembangunan
Latar belakang, tujuan, sasaran pembangunan Daerah
Renstra Kabupaten/ Kota
IPM Kabupaten/ Kota
Kebijakan Sektoral terkait Perumahan dan Permukiman
Program Jangka Menengah (PJM) sektor perumahan
dan pemukiman
Data dan Peta Daya Dukung Lingkungan bagi Kawasan
Terbangun

Data dan Peta Guna Lahan Eksisting

Datadan Peta Rencana Struktur (Arahan Fungsi BWK)


Data dan Peta Rencana Pola Pemanfaatan Ruang
(Arahan Guna Lahan Permukiman)
Data dan Peta Struktur Jaringan PSU
Luas Wilayah Kabupaten/ Kota
Jumlah dan Kepadatan Penduduk

Jumlah dan Sebaran Penduduk berdasarkan Usia dan


pendidikan
Jumlah dan Sebaran KK berdasarkan mata
pencaharian, dan segmentasi pendapatan
Laju Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan Penduduk Alami

Data KebijakandanProgram
Perumahan dan Permukiman

survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

Data KebijakandanProgram
Perumahan dan Permukiman,
Data Kondisi Kawasan
Perumahan dan Permukiman

Survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

Survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

Survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

(5)

Data PSU Perumahan dan


Permukiman
Data Kondisi Kawasan
Perumahan dan Permukiman

Data Sosial - Kependudukan,


Ekonomi dan Budaya

Pertumbuhan Penduduk Migrasi


Buku Daerah Dalam
Jumlah Tenaga Kerja per-Sektor
Angka
PDRB dan Sektor Ekonomi Unggulan
Kondisi Fisik Bangunan Rumah

Perangkat Penunjang S urvey

Data Kondisi Umum Perumahan


dan Permukiman

Kapasitas Produksi Sumber Air Bersih Kabupaten/ Kota


Kapasitas Produksi Sumber Daya Listrik Kota/Kabupaten
Jumlah dan Sebaran Sarana Pengangkutan Sampah

Data PSU Perumahan dan


Permukiman

Jumlah dan Sebaran TPS dan TPA


Daya Tampung TPA

Segmentasi Pendapatan Penduduk


Jenis Pekerjaan Penduduk
4

Buku Profil S osialEkonomi Daerah

Sektor Ekonomi Kota/Kabupaten

Jumlah dan Jenis Konstruksi Rumah


Kepemilikan Bangunan Rumah
Sumber Penerangan Rumah
Sumber Air Bersih Rumah

2-7

Sistem Pengelolaan Air Kotor / Tinja Domestik

Data Sosial - Kependudukan,


Ekonomi dan Budaya
Data Kondisi Umum Perumahan
dan Permukiman
Data PSU Perumahan dan
Permukiman

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Metode I nventarisasi
Data
(4)

Unit Data : Kecamatan s/d Kelurahan

Produk-produk
Rencana Tata Ruang
(RTRW , RDTR,
RTRK)

Kategori Data untuk Penyusunan


Profil
(6)

Tabel 2.1. Petunjuk Pelaksanaan Survey Data Perumahan dan Permukiman Kabupaten...(1)

No
(1)

2-8
S umber Data

Jenis I nformasi

(2)

(3)

Program Pembangunan dan Pengembangan Perumahan


dan Permukiman (Program Pembangunan Baru,
Peningkatan Kualitas, Kawasan Khusus)
Program-program sektoral terkait Perumahan dan
Permukiman

Buku Rencana
I nduk/ Rencana
Strategis S ektoral

Kategori Data untuk Penyusunan


Profil
(6)

Metode I nventarisasi
Data
(4)

Perangkat Penunjang Survey


(5)

Data Kebijakan dan Program


Perumahan dan Permukiman

Rencana Pengembangan Air Bersih / Jaringan Air Minum


Rencana Pengembangan Jaringan dan Sumberday a
Energi Listrik
Rencana Pengembangan Jaringan dan Sarana
Telekomunikasi

Rencana Pengembangan Jaringan Jalan dan Drainase

Survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

Data PSU Perumahan dan


Permukiman

Rencana Pengembangan Sistem Pengelolaan


Persampahan

Data Kepemilikan
dan Perizinan
Perumahan

Kepemilikan Lahan dan Bangunan Rumah


IMB/ Izin Prinsip yang masih berlaku

IMB / Izin Prinsip bagi Non Pengembang


IMB / Izin Prinsip bagi Pengembang
Faktor Pemicu Migrasi

I nformasi
Kependudukan

I nformasi
Kelembagaan dan
Pembiayaan
Penyelenggaraan
Perumahan dan
Permukiman Daerah

Karakteristik Migran

Data Kondisi Umum Perumahan


dan Permukiman
Data Rencana Pembangunan
Perumahan
Data KebijakandanProgram
Perum ahan dan Perm ukim an,
Data Kondis i Kawas an
Perum ahan dan Perm ukim andan
Data Sos -Ek-Bud

Preferensi Bermukim Migran

Budaya bermukim penduduk (terkait dengan lokasi, jenis


konstruksi/ karakteristik bahan bangunan lokal, kebiasaan
bermukim, dsb)
Pola pergerakan
Lembaga/ Institusi Penyelenggara Perumahan dan
Permukiman Daerah

Fungsi dan Peran (Tupoksi) Kelembagaan Perumahan


dan Permukiman Daerah
Sumber, Kelembagaan dan Skema Pembiayaan
Perumahan dan Permukiman

Data Sosial - Kependudukan,


Ekonomi dan Budaya

Data Kelembagaandan
Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman

survey sekunder
survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

survey sekunder

survey sekunder,
wawancara dan
pengamatan

Checklist Data, Surat pengantar


survey, Kuisioner/ Panduan
wawancara

survey sekunder dan


wawancara

Surat pengantar survey, Kuisioner/


Panduan wawancara, Perangkat
dokumentasi (kamera/ video camera,
perekam suara)

Sebaran Lokasi Kawasan Perumahan Developer /


Perusahaan / Dinas
Informasi Jumlah Rumah dan Fasilitas Perumahan
Developer / Perusahaan / Dinas
9

I nformasi Kawasan
Perumahan

Kepadatan Rumah (Tingkat Hunian, Kepadatan


Bangunan)

Sebaran Lokasi dan Jumlah Rumah di Kawasan


Permukiman Kumuh

Data Kondisi Kawasan


Perumahan dan Permukiman
dan PSU Perumahan dan
Permukiman

Luas, sebaran, jumlah, dan kondisi rumah berdasarkan


kategori (Formal, Swadaya dan Kawasan Khusus)
Kesesuaian rencana pengembangan sarana dan
prasarana Perumahan dan Permukiman dengan
Data PSU Perumahan dan Permukiman
perkembangan
Perumahandan
danPermukiman
Permukiman
Akses
ke PSUPerumahan

Surat pengantar survey, Kuisioner/


survey sekunder dan primer
Panduan wawancara, Perangkat
(pengamatan dan
dokumentasi (kamera/ video camera,
wawancara)
perekam suara), Peta Kawasan/ Foto
Udara skala 1: 5000

Unit Data : Kecamatan s/d Kelurahan

Rencana Induk Sektoral Lainnya

Tabel 2.2. Petunjuk Pelaksanaan Survey Data Perumahan dan Permukiman Kabupaten...(2)

No
(1)

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Penyusunan Profil Kebijakan dan Program


Pembangunan dan Pengembangan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten
TUJUAN

Memandu pihak penyusun RP4D untuk menyusun Profil


Kebijakan serta Program Pembangunan dan Pengembangan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten, berdasarkan data
terkait yang diperoleh dari hasil pelaksanaan survey pada
Langkah 4.
MANFAAT

Sebagai input bagi langkah analisis dan perumusan konsepsirencana yang akan dilakukan pada tahap selanjutnya, dengan
rincian sbb:

Langkah 5

Ditujukan untuk
memandu penyusunan Profil
Kebijakan dan Program
Pembangunan dan
Pengembangan Perumahan
dan Permukiman Kabupaten,
oleh pihak penyusun RP4D

Kegiatan 5a. dan 5b Sebagai input/ dasar bagi:


Analisis implikasi kebijakan Makro dan Tata Ruang
terhadap penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman
Daerah (Langkah 9)
Analisis Daya Dukung dan Daya Tampung Wilayah
(langkah 10)

Kegiatan 5c. Sebagai input/ dasar:


Analisis supply Perumahan dan Permukiman untuk estimasi
tambahan kebutuhan dan permintaan rumah baru (Langkah
11, kegiatan 11a-11e)
Perumusan konsepsi-rencana dan indikasi program
pembangunan Perumahan dan Permukiman daerah
(Langkah 15-21).
5a. Penyusunan
Profil
Pembangunan Kabupaten

Kebijakan

Makro

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan data kebijakan makro pembangunan daerah
yang diperoleh dari hasil langkah (4b), dengan rincian
data sbb:
Data Kebijakan Makro Pembangunan/ Produkproduk Kebijakan Daerah (RPJM):
- Visi, Misi, Renstra Pembangunan Kabupaten
- Latar belakang, tujuan, sasaran pembangunan
Daerah, serta keterkaitan lintas sektor dalam
pembangunan daerah
- IPM Kabupaten
Prioritas-prioritas Pembangunan Daerah

Keluaran:

Profil Kebijakan Makro


Pembangunan Daerah:

Visi - Misi Pembangunan


Kabupaten
Latar belakang, tujuan,
sasaran Pembangunan
Daerah

2-9

2.
3.
4.

Identifikasi-uraikan latar belakang, tujuan, sasaran visi,


misi, dan strategi pembangunan Kabupaten
Identifikasi-uraikan keterkaitan lintas sektor dalam
pembangunan daerah
Buat uraian data pendukung yang terkait dengan
potensi penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman
daerah (IPM, Renstra Sektoral terkait Perumahan dan
Permukiman, dsb).

5b. Penyusunan Profil Kebijakan Penataan Ruang


Wilayah Kabupaten

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan data kebijakan penataan ruang daerah yang
diperoleh dari hasil langkah (4b), dengan rincian data sbb:
Data Produk Kebijakan Penataan Ruang Daerah
(RTRW, RDTR di kawasan perkotaan, RTRK):
- Data dan Peta Rencana Struktur dan Pola
Pemanfaatan Ruang Kabupaten
- Data penetapan kawasan-kawasan khusus dan pusat
pengembangan/kegiatan Kabupaten dengan fungsi
strategis
- Peta Tata Guna Lahan skala 1: 50.000
2. Identifikasi-uraikan fungsi dan kedudukan wilayah
Kabupaten dalam lingkup Provinsi, kota dan nasional.
3. Identifikasi-uraikan rencana struktur tata ruang
Kabupaten, yang meliputi:
- Struktur Sistem Pusat Pengembangan/ Pusat Kegiatan
Kabupaten dengan fungsi strategis
- Pembagian wilayah pengembangan
- Struktur Guna Lahan dan Pola pemanfaatan ruang
4. Peta-kan arahan struktur tata ruang Kabupaten
Beberapa contoh format peta dan format tabel yang
terkait dengan identifikasi data kebijakan Penataan
Ruang Kabupaten dapat dilihat pada Contoh 2.3.
Contoh 2.12. berikut ini.

2-10

Keluaran:
Profil Kebijakan Penataan
Ruang Daerah:

Rencana Struktur dan Pola


Pemanfaatan Ruang Daerah
Arahan Ruang Pengembangan
Perumahan dan Permukiman
Pusat Pengembangan
Kabupaten (PKN, PKW,
PKL), Kawasan Andalan, dan
penetapan kawasan-kawasan
khusus

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.3. Peta Arahan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Kawasan
Permukiman di Wilayah Kabupaten

2-11

2-12
Contoh 2.4. Peta Rencana Struktur Ruang

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Contoh 2.5. Peta Rencana Pola Pemanfaatan Ruang dan Zona Kendala Pengembangan

2-13

2-14
Contoh 2.6. Peta Rencana Pengembangan Kawasan Tertentu

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.7. Format Tabel Data Pembagian Wilayah Pengembangan
Wilayah Pengembangan Kota
No
(WPK)
1 I. KOTA LAMA

Wilayah Administrasi

Fungsi Utama

1. Kec. Tarakan Barat:

a.

Bandar Udara

Fungsi Penunjang
a.

Wisata

a. Karang Anyar Pantai

b.

Perdagangan dan Jasa

b.

Permukiman

b. Karang Anyar

c.

Perkantoran Skala Kota

c.

Pemerintahan

d.

Pelabuhan Laut

d.
e.
f.
g.

Pendidikan
Terminal
Kawasan Pertambangan
Industri

c. Karang Rejo
d. Karang Balik
2. Kec. Tarakan Tengah
a. Selumit Pantai
b. Selumit

h.

Pertanian Kebun

c. Pamusian

i.

Hutan Kota

j.

Fasum Fasos Penunjang

d. Sebengkok
3. Kec. Tarakan Timur

k.

Pelabuhan Industri

a. Lingkas Ujung

l.

Pelabuhan Rakyat

Permukiman

b. Gunung Lingkas
c. Mamburungan
2 II. WISATA & PENDIDIKAN

1. Kec. Tarakan Timur

a.

Pariwisata

a.
b.

Pemerintahan Skala Lokal

b. Kp. Empat

b.
Pendidikan Skala
Kota/Regional
c.
Kawasan Lindung

c.

Perkantoran Skala Lokal

c. Mamburungan

d.

d.

Perdagangan dan Jasa

e.

Kawasan Pertambangan

f.

Pertanian Kebun

g.
h.

Hutan Kota
Fasum Fasos Penunjang

i.

Pelabuhan Industri

j.

Dermaga Rakyat

a. Kp. Enam

Kawasan Industri

2. Kec. Tarakan Tengah


3. Kec. Tarakan Utara

3 III. dst (MIX USE, INDUSTRI,


KOTA BARU/ NEW TOWN,
PRESERVASI DAN
KONSERVASI)

Kecamatan
Tarakan Barat

dst

Contoh 2.8. Format Tabel Data Pembagian dan Luas Wilayah


Luas Wilayah
Perairan

18,35 Km2

Luas Daratan
(Km2)

27,89
5.61
8.51
0.80
0.76
12.21

Kelurahan

a. Kelurahan Karang Anyar


b. Kelurahan Karang Anyar Pantai
c. Kelurahan Karang Balik
d. Kelurahan Karang Rejo
e. Kelurahan Karang Harapan

Sumber : Buku dalam Angka, tahun (tahun terbaru)

2-15

Contoh 2.9. Format Tabel Data Penggunaan Lahan, menurut Kecamatan


Penggunaan
Pemukiman

Semak/lading/tegalan

Tarakan
Timur
328

Tarakan
Tengah
397

Tarakan
Barat
414

Tarakan
Utara
237

Luas
(km2)
1,376

Prosentase
(%)
5.49

123

35

172

0.69

Kebun Campuran
Tambak/ Empang

2,565
269

Hutan Lebat

Hutan Rawa
Mangrove
(bakau/ nipah)
JUMLAH TOTAL

1,391

2,522

1,602

1,886

147

4,962

8,597

34.28

451

28

301

807

1,587

6.33

5,801

5,554

2,789

10,936

25,080

100

81

69

1,243

849

Sumber : Bappeda dan BPS Kabupaten, tahun (tahun terbaru)

Contoh 2.10. Rencana Pemanfaatan Lahan


Pemanfaatan Ruang
Luasan (Ha)

No.
1

Kawasan Lindung

1.1

Hutan Lindung

1.3

Hutan Mangrove

1.2

Hutan Kabupaten

1.4

Kawasan Perlindungan Setempat

Kawasan Budidaya

27.35

2,797

11.15

289

1.15

766

3.05

1,321

Sarana-Prasarana/Fasos-Fasum
Peternakan

Total Luas Wilayah

Sumber: RTRW Kabupaten, tahun (tahun terbaru)

2-16

42.71

Pertambangan
Kawasan Khusus

2.8

Prosentase (%)

7.71

Pariwisata

2.7

3.98

1,934

Permukiman

2.6

999

Industri

2.3
2.5

6,86

4.31

13.13

57.29

Perdagangan dan Jasa

2.4

10,712

1,081

3,294

14,368

2.1
2.2

31.79

531

1,669

281

7,974

382

Hutan belukar

1,496

910

3.63

7,169

28.58

1,282

5.11

1,149
488

115

25,080

5.27

4.58

1.95

0.46

100.00

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
5c. Penyusunan Profil Kebijakan dan Program
Pembangunan dan Pengembangan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten
Prosedur Identifikasi Kebijakan
Permukiman Kabupaten:
1.

2.
3.
4.

Perumahan

dan

Gunakan profil kebijakan penataan ruang


Kabupaten yang diperoleh dari kegiatan (5b), Peta
Rencana Struktur dan Pola Pemanfaatan Ruang
Kabupaten atau foto udara skala 1:25.0001:10.000, sebagai dasar identifikasi kebijakan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten
Identifikasi-uraikan rencana Struktur Permukiman
dan Jaringan infrastruktur pendukung permukiman
di Kabupaten

Keluaran:

Program Pembangunan dan


Pengembangan Perumahan
dan Permukiman
Kabupaten:

Identifikasi Program
pembangunan dan
pengembangan Perumahan dan
Permukiman yang ada di tingkat
Kabupaten (meliputi: jenis
program, kegiatan, pembiayaan,
dst)
Peta program pengembangan
Perumahan dan Permukiman
Kabupaten.

Identifikasi-uraikan arahan kebijakan dan lokasi


pengembangan kawasan khusus Perumahan dan
Permukiman Kabupaten
Peta-kan arahan lokasi pengembangan Perumahan
dan Permukiman Kabupaten.

Prosedur Identifikasi Program Pembangunan dan


Pengembangan Perumahan dan Permukiman Kabupaten:
5.

6.

7.

Gunakan data terkait Program Pembangunan dan


Pengembangan Perumahan dan Permukiman
Kabupaten, yang diperoleh dari hasil langkah (4b),
dengan rincian data sbb:

Program-program Pembangunan Rumah Baru


Program-program Peningkatan Kualitas
Permukiman
Program-program Perumahan dan Permukiman
pada Kawasan Khusus
Identifikasi-uraikan Program Jangka Menengah
(PJM) sektor perumahan dan pemukiman pada
Kabupaten
yang
bersangkutan,
untuk
mengidentifikasi program-program pembangunan
dan pengembangan Perumahan dan Permukiman
yang ada di tingkat Kabupaten
Gunakan Peta program pengembangan Perumahan
dan Permukiman untuk mendukung pemaparan
Profil Program Perumahan dan Permukiman ini.
Contoh format peta program pengembangan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten dapat
dilihat pada Contoh 2.17.

Identifikasi Program perumahan


dan permukiman lebih
ditekankan pada identifikasi
penyelenggaraan Perumahan dan
Permukiman yang saat ini telah
diprogramkan oleh / atas inisiasi
Pemerintah.

2-17

8.

Jika Peta program pengembangan Perumahan dan


Permukiman belum tersedia, lakukan pencatatan
ulang dan tabulasikan data Program Pembangunan
dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman
yang ada di tingkat Kabupaten tersebut (meliputi:
program, kegiatan, pembiayaan, arahan lokasi
program, dst). Setelah itu, Peta-kan program
pengembangan Perumahan dan Permukiman untuk
mendukung pemaparan Profil Program Perumahan
dan Permukiman.

Berikut ini disajikan beberapa contoh format peta dan


tabel data Program Pembangunan dan Pengembangan
Perumahan dan Permukiman daerah.

No.
1
2

Contoh 2.11. Format Tabel Program Penyediaan Rumah Baru/


Pengembangan Perumahan dan Pemukiman

Komponen Program

Penyediaan Kasiba/ Lisiba

Jumlah
Rumah (Unit)

Lokasi

Jumlah
Biaya (Rp)

Sumber
Biaya

Penyediaan perumahan
pegawai

Penyediaan sarana dan


prasarana dasar PU
Contoh 2.12. Format Tabel Program Peningkatan Kualitas Lingkungan Pemukiman
3

No.
1
2

Komponen Program

Penyediaan sarana dan


prasrana dasar PU:

Jumlah
Rumah (Unit)

Lokasi

Jumlah
Biaya (Rp)

Sumber
Biaya

Peremajaan Permukiman

- Perbaikan rumah
- Jalan/ jembatan
3

No.
1
2

2-18

Program Kawasan Binaan


dengan Tridaya
Contoh 2.13. Format Tabel Program Relokasi
Komponen Program

Relokasi Kawasan
Penyiapan Sosial
kemasyarakatan pra dan
pasca relokasi

Jumlah
Rumah (Unit)

Lokasi

Jumlah
Biaya (Rp)

Sumber
Biaya

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

No.
1
2
3

Contoh 2.14. Format Tabel Program Perumahan dan Permukiman


pada Kawasan Khusus
Komponen Program

Penyediaan Kasiba/ Lisiba

Jumlah
Rumah (Unit)

Lokasi

Jumlah
Biaya (Rp)

Sumber
Biaya

Penyediaan sarana dan


prasarana dasar PU

Peremajaan Permukiman
Kawasan Khusus

- Perbaikan rumah

- Jalan/ jembatan, dsb

2-19

2-20

Contoh 2.15 Pemetaan Program Pengembangan Perumahan dan


Permukiman

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Penyusunan Profil Kondisi SosialEkonomi Budaya Daerah


TUJUAN

Langkah 6

Memandu pihak penyusun RP4D untuk menyusun


Profil Kondisi Sosial-Ekonomi Budaya Daerah,
berdasarkan data terkait yang diperoleh dari hasil
pelaksanaan survey pada Langkah 4.

Ditujukan untuk memandu


penyusunan Profil Kondisi SosialEkonomi Budaya Daerah, oleh
pihak penyusun RP4D

Sebagai input bagi langkah analisis dan perumusan


konsepsi- rencana yang akan dilakukan pada tahap
selanjutnya, dengan rincian sbb:
Proyeksi permintaan dan kebutuhan rumah baru
berdasarkan pertumbuhan penduduk dan
segmentasi pendapatan (Langkah 11, kegiatan
11a-11e)
Perumusan konsepsi-rencana dan indikasi
program
pembangunan
Perumahan
dan
Permukiman daerah (Langkah 15-21), yang
disesuaikan dengan budaya bermukim dan
karakteristik lokal daerah.

MANFAAT

6a. Penyusunan Profil Kondisi Sosial Kependudukan

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan data terkait kondisi sosial dan
kependudukan (unit data Kecamatan sampai
dengan Kelurahan), yang diperoleh dari hasil
langkah (4b), dengan rincian data sbb:
Jumlah dan persebaran penduduk berdasarkan
usia dan pendidikan
Jumlah KK (Kepala Keluarga/ rumah tangga)
berdasarkan mata pencaharian, dan segmentasi
pendapatan
Kepadatan penduduk dan data jumlah
Penduduk 5 tahun terakhir (Laju Pertumbuhan
Penduduk)
2. Buat tabulasi data (pembuatan tabel untuk
kompilasi
dan
penjumlahan
data)
kependudukan
3. Buat deskripsi yang diperlukan dan dapat
menunjang penyajian tabel data, dari masingmasing data sosial dan kependudukan yang
diperoleh.

Keluaran:

Profil Kondisi Sosial


Kependudukan:

Jumlah dan persebaran penduduk


berdasarkan usia dan pendidikan
Jumlah KK (Kepala Keluarga/
rumah tangga) berdasarkan mata
pencaharian, dan segmentasi
pendapatan
Kepadatan penduduk
Data seri jumlah penduduk 5
tahun terakhir

2-21

4.

Uraikan juga beberapa trend/ kecenderungan


(kualitatif) terkait faktor pemicu migrasi,
karakteristik dan preferensi bermukim migran.

Berikut ini ditampilkan beberapa contoh format


tabel pengolahan data kependudukan :

Contoh 2.16. Format Tabel Data Jumlah Penduduk berdasarkan Usia


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)

No

Kecamatan

(1)

(2)

Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Usia (jiwa)

< 5 th

5 - <15 th

(3)

15 - < 55 th

(4)

Jumlah (jiwa)

> 55 th

(5)

(6)

(7)

Contoh 2.17. Format Tabel Data Jumlah Penduduk berdasarkan Tingkat Pendidikan
Kabupaten (...) Tahun (... Data tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

Jumlah Penduduk berdasarkan Tingkat Pendidikan Terakhir (jiwa)

Tidak
Sekolah
(3)

SD

SMP

SMU

S1

S2

S3

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

Jumlah
(jiwa)
(10)

TOTAL

Contoh 2.18. Format Tabel Data Jumlah KK berdasarkan Mata Pencaharian


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)

No Kecamatan
(1)

(2)

Jumlah KK berdasarkan Segmentasi Mata Pencaharian (KK)

PNS / TNI / Karyawan


POLRI
Swasta
(3)

(4)

Pengusaha /
Wiraswasta
(5)

Petani / Sektor
Nelayan Informal
(6)

(7)

Tidak
Bekerja
(8)

Total Jumlah KK
(9)

Contoh 2.19. Format Tabel Data Jumlah KK berdasarkan Segmentasi Pendapatan


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

2-22

Jumlah KK berdasarkan Segmentasi Pendapatan (KK)

Menengah
Atas
(3)

Rendah
(4)

Rawan
Miskin
(5)

Miskin
(6)

Di Bawah
Miskin
(7)

Total Jumlah KK
(8)

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.20. Format Tabel Data Kepadatan Rumah Tangga
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No
(1)
A.
1.
2.
3.

Kecamatan
(2)

Jumlah
Penduduk (jiwa)

Jumlah Rumah
Tangga (KK)

Kepadatan Penduduk /
Rumah Tangga (jiwa/KK)

37.494

9452

6726

1952

(3)

Kecamatan Tarakan
Timur

Kelurahan Linkas Ujung

(4)

9218

Kelurahan Gunung Lingkas


dst

(5)

2905

Contoh 2.21. Format Tabel Data Jumlah Penduduk 5 tahun terakhir


(Data Laju Pertumbuhan Penduduk)

Pertumbuhan Penduduk (jiwa)


No

1.
2.
3.
4.

Kecamatan

2001
Tahun
(N-4)

2002
Tahun
(N-3 )

2003
Tahun
(N-2 )

2004
Tahun
(N-1 )

Tarakan Timur

25.270

25.841

33.317

34.171

49.737

51.930

Tarakan Barat

41.771

47.762

51.533

56.514

60.077

Tarakan
Tengah

Tarakan Utara

46.458
8.089

48.190

11.975

50.526

14.567

% rata-rata laju
pertumbuhan
penduduk
(%)

2005
Tahun N

(data tahun
terbaru)
35.244

17.152

18.550

Total

Lihat Prosedur
11a. Proyeksi
Kebutuhan
rumah
berdasarkan
pertumbuhan
rumah tangga /
KK

Sumber: Kabupaten (...) dalam Angka, Tahun (...tahun terbaru)

No.
1.
2.
3.
4.

Kecamatan
Tarakan Timur
Tarakan Tengah
Tarakan Barat
Tarakan Utara
Total

Contoh 2.22. Format Tabel Jumlah Kepala Keluarga


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
2000
5.465
10.399
12.587
2.302
30.753

2001
5.618
12.279
9.955
2.095
29.947

Tahun
2002
7.579
13.089
17.664
3.668
42.000

2003
8.330
13.730
10.234
3.888
36.182

2004
8.903
15.913
14.236
4.691
43.743

2005
9.687
18.430
18.605
5.137
51.859

Contoh 2.23. Format Tabel Data Laju Pertumbuhan Penduduk Linier


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
Kecamatan
Tarakan Timur
Tarakan Tengah
Tarakan Barat
Tarakan Utara
Kota Tarakan

Pertambahan Peduduk Tahun


2000-2001 2001-2002
2002-2003
2003-2004 2004-2005
2005-2006
3.465
571
7.476
854
1.073
2.250
906
1.732
2.336
-3.789
5.193
2.179
469
5.991
3.771
4.981
3.563
1.888
107
3.886
2.592
2.585
1.398
2.974
4947
12180
16175
4631
11227
9291

rata-rata
2614,83
1426,17
3443,83
2257,00
9741,83

2-23

Contoh 2.24. Format Tabel Data Laju Pertumbuhan Penduduk Eksponensial


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
Pertambahan Penduduk Tahun
Kecamatan
2000-2001 2001-2002 2002-2003 2003-2004 2004-2005 2005-2006
Tarakan Timur
0,158909 0,022596 0,289308 0,025633 0,031401 0,063841
Tarakan Tengah 0,019889 0,037281 0,048475 -0,074991 0,111111 0,04196
Tarakan Barat
0,011355 0,143425 0,078954 0,096657 0,063046 0,031426
Tarakan Utara
0,013405 0,480405 0,216451 0,177456 0,081507 0,160323
Kota Tarakan
0,042412 0,100174 0,120918 0,030885 0,072632 0,056037

Rata-rata
0,098614
0,030621
0,070811
0,188258
0,07051

Contoh 2.25. Format Tabel Data Jumlah Penduduk Alami dan Migrasi
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
KELURAHAN

KELAHIRAN

IN MIGRATION

KEMATIAN

OUT MIGRATION

JUMLAH PENDUDUK

2004 2005 2006 2004 2005 2006 2004 2005 2006 2004 2005 2006 2004 2005
Karang Anyar

2006

JUMLAH
RUMAH

603

582

697

17

104

120

488

932

769

100

930

740 23740 24292

24895

8937

76

201

11

12

13

377

548

287

227

107

253

6632

6671

977

Selumit Pantai

80

65

81

20

196

229

206 11580 13173

12276

2157

Juata Permai

111

98

102

16

615

431

530

63

214

194

6573

1484

Karang
Harapan

5985

5755

6181

TOTAL

Tabel Data Kependudukan dapat juga dilengkapi dengan grafik yang menyajikan proporsi
atau persentase masing-masing data untuk memudahkan pembacaan data. Contoh:
PROSENTASE SEGMENTASI PENDAPATAN PENDUDUK
Propinsi (...) Tahun (...data tahun terbaru)
22%
38%

Miskin
Rawan Miskin
Menengah Atas

9%

Rendah
31%

6b

Penyusunan Profil Perekonomian dan


Budaya Daerah

Prosedur yang dilakukan:

1. Gunakan data terkait kondisi ekonomi di tingkat


Kabupaten, yang diperoleh dari hasil langkah
(4b), dengan rincian data sbb:

PDRB dan Sektor Ekonomi Unggulan


Kabupaten
Jumlah Tenaga Kerja/ Sektor
Jenis Pekerjaan dan Segmentasi Pendapatan
Penduduk

2-24

Keluaran:

Profil Kondisi Perekonomian dan


Budaya Daerah:

PDRB, Sektor Ekonomi


Unggulan dan Perekonomian
Kabupaten
Budaya Bermukim penduduk

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
2. Buat tabulasi data (pembuatan tabel untuk
kompilasi dan penjumlahan) data perekonomian
3. Buat deskripsi/ uraian yang diperlukan dan dapat
menunjang penyajian tabel data, dari masingmasing data perekonomian daerah yang
diperoleh

4. Uraikan kecenderungan budaya bermukim


penduduk, yang antara lain terkait dengan lokasi,
jenis konstruksi/ karakteristik bahan bangunan
lokal dan kebiasaan bermukim
penduduk.
Termasuk budaya bermukim pada Perumahan
dan Permukiman Kawasan Khusus.
Kawasan Khusus berdasarkan Permenpera RI No. 14/PERMEN/M/2006, tentang Penyelenggaraan
Perumahan Kawasan Khusus, terdiri dari perumahan permukiman pada :

Kawasan industri

Kawasan perbatasan

Kawasan nelayan

Kawasan pertambangan

Kawasan pertanian agropolitan

Kawasan pariwisata

Kawasan pelabuhan

Kawasan cagar budaya

Kawasan rawan bencana

Kawasan dan kawasan lainnya yang mengalami kelangkaan penyediaan rumah untuk
pekerja informal di sektor khusus, kekumuhan, serta adanya isu lingkungan terjadi
terutama pada kawasan di mana ketersediaan prasarana dan sarana umum belum
memadai.
Kawasan khusus lain di luar yang ditetapkan oleh Permen di atas, dapat ditetapkan sesuai
dengan karakter dan kebutuhan Kabupaten terkait, misal kawasan khusus Perumahan dan
Permukiman berdasarkan adat budaya lokal.
* Jenis Kawasan Khusus berbeda antar daerah, tergantung ada/ tidaknya Kawasan Khusus di daerah
terkait.

NO

Contoh 2.26. Format Tabel Data Pertumbuhan Sektor Ekonomi


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
SEKTOR
(1)

Pertanian

Industri Pengolahan

2
4

Pertambangan dan Penggalian


Listrik, Gas dan Air Bersih

Prosentase Pertumbuhan Ekonomi/ tahun (%)


2001
(2)

29.6

2002
(3)

-3.72

12.45

-10.01

4.24

12.99

3.67

4.64

2003
(4)

17.67

2004
(5)

3.91

-4.36

-15.68

11.89

28.83

6.95

10.51

2005
(6)
2.17

9.91

6.34

28.3

2-25

NO
5

SEKTOR

Prosentase Pertumbuhan Ekonomi/ tahun (%)


2001
15.01

2002
79.51

2003
26.64

2004
16.55

2005
7.17

Pengangkutan dan komunikasi

7.72

20.56

15.47

13.6

5.59

Keuangan, Persewaan dan Jasa


Perusahaan
Jasa-jasa

5.29

10.08

3.26

5.36

14.78

39.88

45.22

29.26

18.99

19.95

Bangunan

Perdagangan, Hotel dan


Restoran

7
8
9

8.69

4.31

11.81

6.32

5.94

Sumber : BAPPEDA dan BPS Kabupaten Tarakan, PDRB Kabupaten Tarakan Menurut Lapangan Usaha, 2000-2005

Contoh 2.27. Format Tabel Prosentase Lapangan Usaha Kabupaten


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)

NO

LAPANGAN USAHA
(1)

Pertanian

Industri Pengolahan

2
4
5

2001

2002

2003

2004

2005

12.06

10.54

10.3

9.95

9.91

(2)

Pertambangan dan Penggalian

6.88

13.69

Listrik, Gas dan Air Bersih

(3)

5.88

13.79

(4)

5.11

14.5

(5)

5.02

15.42

(6)

7.11

13.81

1.3

1.75

1.63

1.73

1.81

44.54

43.32

43.72

41.8

42.07

Bangunan

1.73

Pengangkutan dan komunikasi

8.03

8.79

8.69

8.67

8.46

Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan

8.95

8.02

7.32

7.5

7.18

Jasa-jasa

3.8

4.68

5.24

Perdagangan, Hotel dan Restoran

2.81

JUMLAH

100

4.39

3.52

100

4.93

100

5.21

100

4.42

100

Sumber : BAPPEDA dan BPS Kabupaten Tarakan, PDRB Kabupaten Tarakan Menurut Lapangan Usaha, 2000-2005

Contoh 2.28. Format Tabel PDRB Berlaku, Jumlah Penduduk, PDRB per Kapita dan
Pendapatan per Kapita Kabupaten
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
TAHUN
(1)

2001

PDRB adh
Berlaku (juta
rupiah)
(2)

1,531,599

2002

1,834,194

2004

2,417,525

2003
2005

2,132,954
3,079,875

Jumlah
Penduduk
Tengah Tahun
(3)

138,960
144,206
149,650
153,637
159,437

PDRB per Kapita


(Rp)

Pendapatan per
Kapita (Rp)

(4)

(5)

11,021,869
12,719,260

8,406,586
9,685,770

14,252,953

10,846,164

19,317,190

14,709,422

15,735,302

11,957,691

Sumber : PDRB Kabupaten Tarakan Menurut Lapangan Usaha Tahun 2000-2005, BPS Kabupaten Tarakan, Tahun
2006

2-26

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Penyusunan Profil Perumahan dan


Permukiman Kabupaten
TUJUAN

Langkah 7

Memandu pihak penyusun RP4D untuk menyusun


Profil Perumahan dan Permukiman Kabupaten,
berdasarkan data terkait yang diperoleh dari hasil
pelaksanaan survey pada Langkah 4.

Ditujukan untuk memandu


penyusunan Profil Perumahan dan
Permukiman Kabupaten, oleh pihak
penyusun RP4D

Kegiatan 7a dan 7b. Sebagai input bagi :


Proyeksi permintaan dan kebutuhan rumah baru
berdasarkan pertumbuhan penduduk dan
segmentasi pendapatan (Langkah 11, kegiatan
11a-11e)
Perumusan konsepsi-rencana dan indikasi
program
pembangunan
Perumahan
dan
Permukiman daerah (Langkah 15-21), yang
disesuaikan dengan budaya bermukim dan
karakteristik lokal daerah.

MANFAAT

Kegiatan 7c. Sebagai input bagi:


Analisis daya dukung dan daya tampung
(ketersediaan lahan Perumahan dan Permukiman)
pada Langkah 10
Proyeksi kebutuhan pembangunan rumah baru
dan kebutuhan peningkatan kualitas Perumahan
dan Permukiman (Langkah 11, kegiatan 11a-11e)
Kegiatan 7d. Sebagai input bagi prediksi kebutuhan
PSU (Langkah 11, kegiatan 11e)

7a. Penyusunan Profil Umum Perumahan dan


Permukiman Wilayah Kabupaten

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan profil pada kegiatan 5b, peta guna lahan
atau foto udara skala 1:25.000 - 1:10.000 dan
peta
arahan
struktur
Perumahan
dan
Permukiman Kabupaten, untuk menyusun profil
umum Permukiman wilayah Kabupaten (terkait
tata ruang) di tingkat Kabupaten,

Keluaran:

Profil Kawasan Permukiman:

 Kawasan Budidaya dan Non


Budidaya
 Kawasan Perumahan dan
Permukiman yang sesuai dan yang
tidak sesuai dengan
peruntukkannya

2. Identifikasi kondisi kawasan Perumahan dan


Permukiman
berdasarkan
karakteristiknya
(kawasan perkotaan atau perdesaan), dengan
cara membuat peta sebaran kawasan Perumahan
2-27

dan Permukiman eksisting


dengan foto dan keterangan.

yang dilengkapi

3. Identifikasi-uraikan peta sebaran tersebut,


dengan penjabaran profil yang antara lain
menunjukkan:

Karakteristik
kawasan
perkotaan
dan
perdesaan di wilayah kabupaten
Identifikasi
kawasan
Perumahan
dan
Permukiman yang sesuai peruntukan lahannya
Identifikasi
kawasan
Perumahan
dan
Permukiman bermasalah, dan tidak sesuai
peruntukan lahannya

7b. Penetapan Wilayah Perencanaan RP4D


Kabupaten

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan profil kebijakan penataan ruang
Kabupaten yang diperoleh dari kegiatan (5b),
peta guna lahan atau foto udara skala 1:25.000
-1:10.000 dan peta arahan struktur Perumahan
dan Permukiman Kabupaten, sebagai dasar
penetapan wilayah Perkotaan sebagai wilayah
perencanaan RP4D Kabupaten
2. Tentukan wilayah kabupaten yang merupakan
wilayah perencanaan RP4D Kabupaten
(lakukan delineasi) berdasarkan pertimbangan
bahwa wilayah tersebut adalah:
 wilayah perkotaan yang telah berkembang di
kabupaten
 wilayah perdesaan yang cepat berkembang di
kabupaten
 wilayah perdesaan yang diarahkan berkembang
menjadi wilayah perkotaan di kabupaten
 permukiman kawasan khusus di kabupaten:
kawasan pesisir, nelayan, transmigrasi, dsb
3. Uraikan
wilayah
perencanaan
RP4D
Kabupaten tersebut dalam lingkup (unit data)
kecamatan untuk memudahkan proses analisis
pada tahap selanjutnya (lihat Peta dalam
Contoh 2.3.)

2-28

Keluaran:

Wilayah Perkotaan dan Perdesaan


yang ditetapkan sebagai Wilayah
Perencanaan RP4D Kabupaten

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
7c. Penyusunan Profil Perumahan dan
Permukiman di Wilayah Perencanaan
RP4D Kabupaten
Prosedur yang dilakukan:

1. Gunakan profil penetapan wilayah perkotaan


dalam Kabupaten dari hasil kegiatan (5d), untuk
mengidentifikasi
kondisi
perumahan
dan
permukiman di kawasan berkarakteristik
perkotaan dalam wilayah kabupaten

Keluaran:

Profil Umum Perumahan:

Lokasi- lokasi perumahan yang


bermasalah, perlu ditingkatkan
kualitasnya, ataupun dapat
ditingkatkan intensitas
pembangunannya,

2. Gunakan data terkait Kondisi Umum Perumahan


dan Permukiman pada wilayah perkotaan
dalam Kabupaten yang diperoleh dari hasil
langkah (4b), dengan rincian data sbb:

Jumlah/ Stok Perumahan yang tersedia


Kepadatan Rumah (Tingkat Hunian, Kepadatan
Bangunan)
Sebaran kawasan Perumahan dan Permukiman
berdasarkan kategorinya (Perumahan Formal,
Swadaya dan Perumahan di kawasan khusus)
Kondisi Fisik Rumah (Permanen, SemiPermanen, Non-Permanen)
Kepemilikan Lahan dan Bangunan Rumah
(Kepemilikan Lahan, Kepemilikan Bangunan)

3. Padukan hasil survey sekunder dengan hasil


observasi/ kunjungan lokasi
4. Identifikasi kondisi umum perumahan, dengan cara
membuat peta sebaran perumahan yang dilengkapi
dengan foto dan keterangan.
5. Buat pengolahan dan tabulasi data (pembuatan
tabel untuk kompilasi dan penjumlahan data)
Perumahan dan Permukiman eksisting yang
diperoleh,
6. Buat deskripsi yang diperlukan dan dapat
menunjang penyajian tabel data kondisi
Perumahan dan Permukiman eksisting yang
diperoleh,
Berikut ini ditampilkan beberapa contoh peta
sebaran kawasan perumahan dan permukiman
eksisting dan format tabel pengolahan data kondisi
Perumahan dan Permukiman eksisting:

2-29

Contoh 2.29. Peta Sebaran Kawasan Perumahan Formal

Lembah Asri
Perum BTN PKT

Pesona Bukit Sintuk

Perum KORPRI I
(bagian Kasiba)

Bukit Sekatup Damai

Perum Persada PT.PAMA

Contoh 2.30. Peta Sebaran Kawasan Perumahan Swadaya dan


Perumahan di Kawasan Khusus

Perumahan Umum

Perum Nelayan Bontang


Kuala
(lokasi perumahan pertama
dan menjadi kawasan wisata)

Perumahan Umum
Perumahan Penduduk di
sekitar Pusat Kabupaten

2-30

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.31. Peta Sebaran Perumahan dan Permukiman Kawasan Kumuh

Permukiman Kumuh
sekitar Pelabuhan Loktuan
Permukiman Kumuh di Berbas
Tengah, tersembunyi diantara
perumahan / gedung pertokoan

Permukiman Kumuh
Pesisir di Berbas Pantai

Contoh 2.32. Format Tabel Data Jumlah dan Sebaran Perumahan Formal
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No Kecamatan
(1)

(2)

Jumlah Lokasi
Perumahan
(unit)
(3)

Luas Lahan
Perumahan
(ha)
(4)

Jumlah
Rumah
(unit)
(5)

Jumlah
Penduduk
(jiwa)
(6)

Jumlah
Rumah
Tangga (KK)
(7)

Kepadatan
(KK /
Rumah)
(8)

Contoh 2.33. Format Tabel Data Jumlah dan Sebaran Rumah Perumahan Swadaya
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No Kecamatan
(1)

(2)

Jumlah Lokasi Luas Lahan


Perumahan Perumahan
(unit)
(ha)
(3)

(4)

Jumlah
Rumah
(unit)
(5)

Jumlah
Penduduk
(jiwa)
(6)

Jumlah
Rumah
Tangga (KK)
(7)

Kepadatan
(KK /
Rumah)
(8)

2-31

Contoh 2.34. Format Tabel Data Jumlah dan Sebaran Perumahan Kawasan Khusus
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No Kecamatan
(1)

(2)

Jumlah Lokasi Luas Lahan


Perumahan Perumahan
(unit)
(ha)
(3)

(4)

Jumlah
Rumah
(unit)
(5)

Jumlah
Penduduk
(jiwa)
(6)

Jumlah
Rumah
Tangga (KK)
(7)

Kepadatan
(KK /
Rumah)
(8)

Contoh 2.35. Format Tabel Data Kepadatan Rumah


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

Luas Wilayah Jumlah Rumah


Daratan (Ha)
(Unit)
(3)

Kepadatan
(unit / Ha)

(4)

(5)

Contoh 2.36. Format Tabel Data Jumlah Dan Sebaran Kawasan Perumahan
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

Nama
Luas Lahan
Jumlah
Kawasan
(Ha)
Rumah (unit)
Perumahan
(3)

(4)

Kepadatan Bangunan
Rumah (unit/ Ha)

(5)

(6)

Contoh 2.37. Format Tabel Data Kondisi Fisik Rumah


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

Jumlah Rumah berdasarkan Jenis Konstruksi (unit)

Permanen
(3)

Semi Permanen
(4)

Non Permanen
(5)

Jumlah (unit)
(6)

Contoh 2.38. Format Tabel Perumahan Kumuh Wilayah Kabupaten


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

2-32

Jml Lokasi
Kumuh
(3)

Luas Kumuh
(4)

Jml Rumah di
Lokasi Kumuh
(5)

Kategori
(6)

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.39. Format Tabel Data Kepemilikan Bangunan
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
(Contoh Kabupaten Tarakan, tahun 2001-2005)
BANYAKNYA SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH YANG DITERBITKAN MENURUT KECAMATAN, 2001-2005
KECAMATAN

TAHUN

HAK MILIK

HAK GUNA BANGUNAN

HAK GUNA USAHA

HAK PAKAI

HAK PENGELOLAAN

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Tarakan Timur

2005
2004
2003
2002
2001

186
169
179
333
460

101
41
40
0
0

0
0
0
0
0

2
13
56
5
0

0
0
0
0
0

Tarakan Tengah

2005
2004
2003
2002
2001

161
163
395
867
593

24
29
31
36
8

0
0
0
0
0

13
22
17
89
8

0
0
0
0
0

Tarakan Barat

2005
2004
2003
2002
2001

387
305
342
1651
911

410
103
68
500
160

0
0
0
0
0

6
6
6
67
1

0
0
0
0
1

Tarakan Utara

2005
2004
2003
2002
2001

28
16
83
180
718

82
19
38
3
1

0
0
0
0
0

2
4
7
6
0

1
0
0
0
0

2005
2004
2003
2002
2001

762
653
999
3031
2682

617
192
177
539
169

0
0
0
0
0

23
45
86
167
9

1
0
0
0
1

JUMLAH/TOTAL

Contoh 2.40. Format Tabel Data Jumlah Rumah


(Contoh Kabupaten Tarakan, tahun 2006)

No

Kecamatan / Kelurahan

A.

Kecamatan Tarakan Barat

2.

Kelurahan Karang Anyar Pantai

1.
3.
4.
5.

B.
1.

Kelurahan Karang Anyar


Kelurahan Karang Balik
Kelurahan Karang Rejo

Kelurahan Karang Harapan

Kecamatan Tarakan Tengah


dst

Jumlah Rumah
(Unit)

9709
4366

2300

1211
746

1086

9273

Jumlah Total
Sumber : Rekapan Inventarisasi dan Penyusunan Data Bangunan Kabupaten Tarakan, Tahun 2006

2-33

7d. Inventarisasi Rencana Pembangunan


Perumahan

Keluaran:

Identifikasi Rencana
Pembangunan Perumahan:

Prosedur yang dilakukan:

1. Gunakan data terkait yang diperoleh dari hasil


langkah (4b), dengan rincian data sbb:

Rencana Pembangunan Perumahan dan


Permukiman oleh Pengembang (IMB/ Izin
Prinsip untuk Developer)
Rencana Pembangunan Perumahan dan
Permukiman Non-Developer (IMB perorangan)
2. Buat tabulasi data (pembuatan tabel untuk
kompilasi dan penjumlahan data)
3. Buat deskripsi yang diperlukan dan dapat
menunjang penyajian tabel data, dari masingmasing data yang diperoleh.

Rencana Pembangunan
Perumahan dan Permukiman
oleh Pengembang (IMB/ Izin
Prinsip untuk Developer)
Rencana Pembangunan
Perumahan dan Permukiman
oleh Non - Developer (IMB
perorangan)

Berikut ini ditampilkan beberapa contoh format


tabel pengolahan data rencana pembangunan
Perumahan dan Pemukiman:

No

Contoh 2.41. Format Tabel Data IMB untuk Perumahan


Kabupaten (...)Tahun ...(tahun terbaru)

Nama Perumahan

Jumlah
Bangunan

Surat /
Legalitas

Luas
Kavling
(m2)

1
2

Luas
Bangunan
(m2)

Jumlah
Lantai

Jumlah
Contoh 2.42. Format Tabel Data Rencana Pembangunan Perumahan
oleh Non Pengembang
Kabupaten (...)Tahun ...(tahun terbaru)

No

Kecamatan

(1)

(2)

2-34

Luas Rencana Pembangunan Rumah oleh :


Masyarakat
(3)

Pengembang
(4)

Jumlah
(5)

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.43. Format Tabel Data Rencana Perumahan berdasarkan Proses Perijinan
Kabupaten (...)Tahun ...(tahun terbaru)
Luas Jumlah Rumah yang :

No

Kecamatan

(1)

(2)

Sudah diterbitkan
rekomendasi
rencananya
Pengemb.
(3)

Masy.
(4)

Sudah diterbikan Ijin


Lokasinya dan siap
untuk dilaksanakan
Pengemb.
(5)

Masy.
(6)

Sudah diterbitkan Ijin


lokasi dan rencana
tapaknya, namun belum
dilaksanakan
Pengemb.
(7)

7e. Penyusunan Profil Layanan Prasarana,


Sarana dan Utilitas (PSU) Perumahan
dan Permukiman
Prosedur yang dilakukan:

Masy.
(8)

Masih dalam proses


penyelesaian perijinan
pembangunannya
Pengemb.
(9)

Keluaran:

Profil Layanan PSU Perumahan


dan Permukiman

1. Gunakan data terkait layanan PSU Permukiman


tingkat Provinsi (PSU Wilayah), yang diperoleh
dari hasil langkah (4b), yang dirinci
berdasarkan kategorisasi PSU *, terkait:

Data dan informasi tentang layanan sarana dan


prasarana Perumahan dan Permukiman
(jaringan air bersih, jaringan air kotor, jaringan
drainase, jaringan listrik, jaringan jalan, Fasos
dan Fasum) , terkait :
-

Struktur jaringan dan sistem PSU yang


menunjang kegiatan sektor Perumahan
dan Permukiman

Jumlah, Sebaran, dan Kapasitas layanan


(Jumlah Rumah Tangga yang terlayani)

2. Gunakan peta sistem jaringan PSU, dan buat


deskripsi yang diperlukan dan dapat
menunjang informasi data PSU Perumahan dan
Permukiman yang diperoleh.

*Kategorisasi PSU berdasarkan Peraturan Menteri Negara


Perumahan Rakyat Nomor: 34 /Permen /M/2006 tentang Pedoman
Umum Penyelenggaraan Keterpaduan Prasarana, Sarana dan Utilitas
(PSU) Kawasan Perumahan, dapat dilihat pada Tabel 2.2. berikut
ini.

2-35

Masy.
(10)

No.

Komponen PSU

Prasarana

1.

Jalan

2.

Drainase

3.

Air limbah

4.

Persampahan

5.
II

1.
2.
3.
4.

Tabel 2.2. Kategori PSU Kawasan

Air Minum

Sarana

Tempat pendidikan,

Layanan kesehatan
Layanan
perdagangan
Fasos dan fasum

Kawasan Skala Besar

Jalan lokal primer/ sekunder


kawasan

Drainase Primer dan sekunder


kawasan

Terpusat, setempat

Tempat pengolahan sementara/


akhir, Komposter
PDAM/ Artesis

TK, SD, SLTP, dan SMU

Jalan primer/ sekunder


kawasan, jalan di atas air
Primer dan sekunder kawasan
Terpusat, setempat

Komposter, tempat
pengolahan sementara
PDAM/ Artesis
SD, SLTP

Klinik, puskesmas, RS C, B, dan A

Klinik, posyandu, puskesmas


pembantu,

Warung, restoran, pujasera, Pasar


tradisional, minimarket,pertokoan.

Warung pujasera, Pasar,


Tempat pelelangan ikan

Rumah ibadah, balai pertemuan,


kantor.

Rumah ibadah, balai


pertemuan.

Pemakaman

---

Taman

Taman, tempat penjemuran


ikan

5.

Tempat olah raga

7.

Ruang Terbuka
Hijau

8.

Terminal

Halte

Dermaga

1.

Jaringan air minum

Distribusi

Distribusi, terminal air, HU

2.

Jaringan listrik

Gardu dan jaringan (PLN), genset

3.

Jaringan telepon

5.

Transportasi

6.

III

4.
6.

Pemakaman

Utilitas umum

Gedung, Lapangan olahraga

Jaringan (telkom)

Lapangan olahraga

Gardu dan jaringan (PLN),


genset
Jaringan (telkom)

Jaringan gas

Jaringan (migas)

Jaringan (migas)

Pemadam kebakaran

Perlengkapan pemadam kebakaran

Perlengkapan pemadam
kebakaran

Angkutan umum

Angkutan umum

Berikut ini ditampilkan beberapa contoh peta struktur jaringan PSU .

2-36

Kawasan Khusus

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Contoh .2.44. Format Peta Rencana Pengembangan Sistem Penyediaan Air Bersih

2-37

2-38
Contoh 2.45. Format Peta Rencana Pengembangan Sistem Air Baku

Contoh 2.46. Format Peta Rencana Sistem Transportasi

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

2-39

2-40
Contoh 2.47. Format Peta Rencana Pengolahan Limbah

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Contoh 4.48. Format Peta Rencana Pelayanan Persampahan


2-41

Penyusunan Profil Kelembagaan dan


Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Kabupaten
TUJUAN

Memandu pihak penyusun RP4D untuk menyusun


Profil Kelembagaan dan Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Kabupaten, berdasarkan data terkait
yang diperoleh dari hasil pelaksanaan survey pada
Langkah 4.

Ditujukan untuk memandu


penyusunan Profil Kelembagaan dan
Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Kabupaten, oleh pihak
penyusun RP4D

Sebagai input bagi:


 Identifikasi Pokok Permasalahan dan Tantangan
Penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman
Kabupaten (Langkah 12)
 Perumusan
Rencana Kelembagaan dan
Pembiayaan tahap selanjutnya (Langkah 20)

MANFAAT

8a. Penyusunan Profil Kelembagaan


Perumahan dan Permukiman Kabupaten
Prosedur yang dilakukan:
1. Gunakan data terkait Kelembagaan
Penyelenggara Perumahan dan Permukiman di
tingkat Kabupaten yang diperoleh dari hasil
langkah (4b),
2.

3.

Identifikasi-uraikan
Lembaga/
Institusi
Penyelenggara Perumahan dan Permukiman
Daerah (Pemda, Swasta, Kelompok Swadaya
Masyarakat)

Keluaran:

Profil Kelembagaan Perumahan dan


Permukiman Kabupaten:
Lembaga/ Institusi Penyelenggara
Perumahan dan Permukiman Daerah
Fungsi dan Peran (Tupoksi)
Kelembagaan Perumahan dan
Permukiman Daerah

Identifikasi-uraikan Fungsi dan Peran / Tupoksi


Kelembagaan Daerah (dalam perencanaan
pelaksanaan, fasilitasi, pengawasan, dan
pengendalian pembangunan Perumahan dan
Permukiman)

8b. Penyusunan Profil Pembiayaan


Perumahan dan Permukiman Kabupaten

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan data terkait Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Kabupaten di tingkat Kabupaten yang
diperoleh dari hasil langkah (4b), dengan rincian
data sbb:
2-42

Langkah 8

Keluaran:

Profil Pembiayaan Perumahan dan


Permukiman Kabupaten
Lembaga/ Institusi Pembiayaan
Perumahan dan Permukiman
Pemerintah dan Non Pemerintah

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Lembaga/ Institusi Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Pemerintah dan Non Pemerintah
Sumber-sumber
dan
Skema
Pembiayaan
Perumahan dan Permukiman oleh Lembaga/
Institusi Pembiayaan Pemerintah dan Non
Pemerintah
2. Identifikasi-uraikan Lembaga/Institusi Pembiayaan
Perumahan
dan
Permukiman
Daerah
(Pemerintah dan Non Pemerintah)
3. Identifikasi-uraikan fungsi dan peran / Tupoksi
Lembaga/institusi Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Daerah
4. Identifikasi-uraikan sumber-sumber dan skema
pembiayaan Perumahan dan Permukiman oleh
lembaga/ institusi pembiayaan pemerintah dan
non pemerintah

Sumber-sumber dan Skema


Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman oleh Lembaga/ Institusi
Pembiayaan Pemerintah dan Non
Pemerintah

Tabel 2.3. berikut ini merupakan matriks yang menunjukkan keterkaitan antara Langkah
Pelaksanaan Survey Data (Langkah 4) dengan Langkah Penyusunan Profil Perumahan dan
Permukiman Provinsi (Langkah 5 sampai Langkah 8), sesuai kategorisasi data/ informasi
yang diperoleh, yang akan diolah dan disusun ke dalam bentuk profil masing-masing data.

2-43

Tabel 2.3. Keterkaitan Langkah Survey Data (Langkah 4)


dengan Langkah Penyusunan Profil Perumahan dan Permukiman Provinsi (Langkah 5 - 8)

Unit Data : Kecamatan s/d Kelurahan

Langkah 4. Persiapan dan Pelaksanaan Survey


No
(1)

Sumber Data
(2)
Produk-produk

Kebijakan Daerah
(RPJP, RPJM,
Renstra)

Jenis Informasi
(3)

Visi-Misi Pembangunan

Latar belakang, tujuan, sasaran


pembangunan Daerah

Renstra Kota/ Kabupaten


IPM Kota/ Kabupaten

Kebijakan Sektoral terkait Perkim


Program Jangka Menengah (PJM) sektor
perumahan dan pemukiman

Data & Peta Daya Dukung Lingkungan bagi


Produk-produk

Perencanaan Tata
Ruang (RTRW,
RDTR, RTRK)

Kawasan Terbangun

Data & Peta Guna Lahan Eksisting

Data& Peta Rencana Struktur (Arahan

Fungsi BWK)
Data dan Peta Rencana Pola Pemanfaatan
Ruang (Arahan Guna Lahan Permukiman)

Langkah 5.
5a.
(4)

5b.
(5)

Langkah 6.
5c.
(6)

6a.
(7)

6b.
(8)

Langkah 7.
7a.
(9)

7b

(10)

Jumlah dan Kepadatan Penduduk

Jumlah & Sebaran Penduduk berdasarkan


Usia dan pendidikan

Jumlah dan Sebaran KK berdasarkan mata

x
x
x
x
x
x

Buku Daerah Dalam


Angka

x
x

Laju Pertumbuhan Penduduk

Jumlah Tenaga Kerja per-Sektor

PDRB & Sektor Ekonomi Unggulan

x
x
x

x
x

Kondisi Fisik Bangunan Rumah


Kapasitas Produksi Sumber Air Bersih

x
x

Kota/ Kabupaten
Kapasitas Produksi Sumber Daya Listrik
Kota/Kabupaten

Sampah
Jumlah dan Sebaran TPS & TPA

Jumlah dan Sebaran Sarana Pengangkutan

Daya Tampung TPA

Segmentasi Pendapatan Penduduk


Jenis Pekerjaan Penduduk

Sektor Ekonomi Kota/Kabupaten

Buku Profil SosialEkonomi Daerah

Jumlah dan Jenis Konstruksi Rumah


Kepemilikan Bangunan Rumah
Sumber Penerangan Rumah

Sumber Air Bersih Rumah


Sistem Pengelolaan Air Kotor / Tinja
Domestik

2-44

x
x

Pertumbuhan Penduduk Migrasi

pencaharian, dan segmentasi pendapatan


Pertumbuhan Penduduk Alami

(11)

Data & Peta Sumber Mata Air Baku


Luas Wilayah Kota/ Kabupaten

7c.

x
x

x
x
x
x
x

Langkah 8.
7d.

(12)

8a.

(13)

8b.

(14)

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Tabel 2.3. Keterkaitan Langkah Survey Data (Langkah 4)
dengan Langkah Penyusunan Profil Perumahan dan Permukiman Provinsi (Langkah 5 - 8)

Unit Data : Kecamatan s/d Kabupaten

Langkah 4. Persiapan dan Pelaksanaan Survey


No

Sumber Data

(1)

(2)

Langkah 5.

Langkah 6.

Langkah 7.

Langkah 8.

Jenis Informasi

5a.

5b.

5c.

6a.

6b.

7a.

7b

7c.

7d.

8a.

8b.

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

Program Pembangunan dan Pengembangan


Perkim (Program Pembangunan Baru,
Peningkatan Kualitas, Kawasan Khusus)

Program-program sektoral terkait


Perumahan dan Permukiman
Rencana Pengembangan Air Bersih /
Buku Rencana Induk/
Jaringan Air Minum
Rencana Strategis Rencana Pengembangan Jaringan dan
Sektoral
Sumberdaya Energi Listrik

x
x
x

Rencana Pengembangan Jaringan dan

Sarana Telekomunikasi
Rencana Pengembangan Jaringan Jalan

dan Drainase

Rencana Pengembangan Sistem


Pengelolaan Persampahan

Rencana Induk Sektoral Lainnya

Kepemilikan Lahan dan Bangunan Rumah

Data Kepemilikan dan IMB / Izin Prinsip bagi Non Pengembang


Perizinan Perumahan
IMB / Izin Prinsip bagi Pengembang
Faktor Pemicu Migrasi
Karakteristik Migran

Informasi
Kependudukan

Informasi
Kelembagaan dan
Pembiayaan

Penyelenggaraan
Perkim Daerah

Preferensi Bermukim Migran

x
x
x

x
x
x

Buday a bermukim penduduk (terkait dengan


lokasi, jenis konstruksi/ karakteristik bahan
bangunan lokal, kebiasaan bermukim, dsb)

Pola pergerakan

Lembaga/ Institusi Penyelenggara Perkim

Daerah

Fungsi dan Peran (Tupoksi) Kelembagaan


Perkim Daerah

Sumber, Kelembagaan dan Skema

Pembiayaan Perkim

Sebaran Lokasi Kawasan Perumahan


Developer / Perusahaan / Dinas

Perumahan Developer / Perusahaan /


Dinas
Kepadatan Rumah (Tingkat Hunian,

Informasi Jumlah Rumah dan Fasilitas

Kepadatan Bangunan)
Informasi Kawasan Sebaran Lokasi & Jumlah Rumah di
Kawasan Permukiman Kumuh
Perumahan
Luas, sebaran, jumlah, dan kondisi rumah

berdasarkan kategori (Formal, Swadaya


dan Kawasan Khusus)
Kesesuaian rencana pengembangan sarana

x
x
x

dan prasarana perkim dengan

Akses kepada sarana/ prasarana perkim

perkembangan perkim

2-45

Gambar 2.2. Diagram Keterkaitan antara Langkah dalam Tahap Inventarisasi Data,
dengan Langkah Lainnya dalam Tahap Penyusunan RP4D
Langkah 1
KOORDINASI TIM PEKERJAAN
Langkah - 2
PENAJAMAN DAN PENYEPAKATAN
RENCANA KERJA
Langkah - 3

SOSIALISASI PEKERJAAN DAN


WORKSHOP IDENTIFIKASI
PERMASALAHAN PERKIM DAERAH
Langkah - 4

PERSIAPAN & PELAKSANAAN


SURVEY

Langkah - 5

PENYUSUNAN PROFIL KEBIJAKAN


& PROGRAM PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERKIM

Langkah - 6

PENYUSUNAN PROFIL
KELEMBAGAAN & PEMBIAYAAN
PERKIM KOTA/ KABUPATEN

PENYUSUNAN PROFIL
PERUMAHAN & PERMUKIMAN

Langkah - 9

ANALISIS IMPLIKASI KEBIJAKAN


TATA RUANG THD
PENGEMBANGAN PERMUKIMAN

Langkah - 8

Langkah - 7

PENYUSUNAN PROFIL KONDISI


SOSIAL-EKONOMI BUDAYA
DAERAH

Langkah - 10

ANALISIS DAYA DUKUNG & DAYA


TAMPUNG WILAYAH

Langkah - 11

PROYEKSI KEBUTUHAN
PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERKIM
Langkah - 12

PERUMUSAN PERSOALAN &


TANTANGAN PENGEMBANGAN &
PEMBANGUNAN PERKIM
Langkah - 13

WORKSHOP TANTANGAN &


KEBUTUHAN PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERKIM

Langkah - 14

PERUMUSAN DASAR-DASAR
PENETAPAN RENCANA

Langkah - 17

RUMUSAN VISI & MISI


PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERKIM DAERAH

Langkah - 15

PERUMUSAN KEBIJAKAN PERKIM


PROPINSI

Langkah - 18

PERUMUSAN RENCANA
PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERKIM

Langkah - 20

PERUMUSAN INDIKASI PROGRAM

Langkah - 21

WORKSHOP

2-46

Langkah - 16

PERUMUSAN STRATEGI
PELAKSANAAN PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERMUKIMAN

Langkah - 19

PERUMUSAN RENCANA
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA
PERKIM

BAGIAN II
Inventarisasi dan Analisis
Data Perumahan dan
Permukiman Kabupaten
Inventarisasi data Perumahan dan Permukiman daerah merupakan Tahap kedua dalam
Tahapan Penyusunan RP4D, yang dilaksanakan setelah Tahap Persiapan (Sosialisasi,
Penyiapan Kelembagaan Penyusunan RP4D, dan Identifikasi Pokok Permasalahan
Perumahan dan Permukiman). Keluaran/ output Tahap Inventarisasi Data adalah
tersusunnya Profil Perumahan dan Permukiman, sebagai input bagi Tahap Analisis yang
akan dilakukan selanjutnya.
Analisis Data Perumahan dan Permukiman dilakukan setelah Tahap Inventarisasi Data,
dan ditujukan untuk mengkaji potensi, isu permasalahan dan kebutuhan dalam
pengembangan dan pembangunan perumahan dan permukiman daerah. Keluaran/ output
Tahap Analisis Data akan dijadikan input bagi Tahap Penyusunan Konsepsi, Rencana dan
Indikasi Program dalam Dokumen RP4D.

Skema Rincian Langkah


dalam Tahapan Inventarisasi Data dan AnalisisPenyusunan RP4D Kabupaten

2-2

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
BAGIAN

II
2.1.

Inventarisasi dan Analisis Data


Perumahan dan Permukiman
Kabupaten
Maksud dan Tujuan Inventarisasi Data
Perumahan dan Permukiman

Maksud Inventarisasi Data Perumahan dan Permukiman

Inventarisasi data perumahan dan permukiman dimaksudkan sebagai upaya pencatatan


ulang, penggalian, dan penyusunan profil data/ informasi terkait perumahan dan
permukiman. Data perumahan dan permukiman tersebut diperlukan untuk mendapatkan
informasi kondisi, permasalahan, kebutuhan, serta rencana pembangunan dan
pengembangan perumahan permukiman yang sedang dan akan dilakukan.

Tujuan Inventarisasi Data Perumahan dan Permukiman

Tersusunnya profil data/ informasi dasar terkait perumahan dan permukiman, sebagai
input/ dasar bagi pelaksanaan tahap analisis yang akan dilakukan selanjutnya.

2.2.

Maksud dan Tujuan Analisis


Perumahan dan Permukiman

Data

Maksud Analisis Data Perumahan dan Permukiman

Analisis Data Perumahan dan Permukiman dimaksudkan sebagai upaya untuk mengkaji
potensi, isu permasalahan dalam pengembangan dan pembangunan perumahan dan
permukiman berdasarkan kondisi nyata, melalui proses elaborasi pokok permasalahan,
kebutuhan dan batasan pengembangan Perumahan dan Permukiman, serta kebijakan
pendukungnya.

Tujuan Analisis Data Perumahan dan Permukiman

Tersusunnya potensi, isu permasalahan, batasan, peluang, dan kebutuhan pengembangan


Perumahan dan Permukiman, serta kemungkinan penerapan pola-pola penanganan
pengembangan dan pembangunan Perumahan dan Permukiman yang selanjutnya akan
menjadi bahan dalam penyusunan rencana.

2-3

II.1

INVENTARISASI DATA PERUMAHAN


dan PERMUKIMAN KABUPATEN
Terdapat 5 (lima) langkah dalam inventarisasi data dan
Penyusunan Profil Perumahan dan Permukiman
Kabupaten, yaitu:
Langkah 4.
Persiapan dan Pelaksanaan Survey
Langkah 5.
Penyusunan Profil Kebijakan dan Program
Pembangunan dan Pengembangan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten
Langkah 6.
Penyusunan Profil Kondisi SosialKependudukan, Ekonomi dan Budaya
Langkah 7.
Penyusunan Profil Perumahan dan
Permukiman dan PSU Perumahan dan
Permukiman
Langkah 8.
Penyusunan Profil Kelembagaan dan
Pembiayaan Perumahan dan Permukiman
Kabupaten

Inventarisasi data Perumahan


dan Permukiman daerah
merupakan kegiatan kedua dalam
Tahapan Penyusunan RP4D

Gambar 2.1. Urutan Prosedur dalam Inventarisasi Data Perumahan dan Permukiman
Daerah
4a

PERSIAPAN SURVEY:
 Identifikasi Jenis Data
 Desain Survey berdasarkan
kebutuhan jenis data, sumber data,
&metode survei

4b

PELAKSANAAN SURVEY
untuk memperoleh data
(inventarisasi data Perkim daerah)

LANGKAH 4. PERSIAPAN DAN PELAKSANAAN SURVEY

Persiapan dan Pelaksanaan Survey


TUJUAN
Memandu pihak penyusun RP4D untuk melakukan
persiapan/ membuat desain survey dan pelaksanaannya,
mulai dari penentuan jenis data, sumber data, metode
survey, sampai dengan sasaran responden yang dituju,
guna mendapatkan keseluruhan data yang diperlukan
untuk menyusun bagian profil dalam dokumen RP4D.

MANFAAT
Sebagai input bagi Penyusunan Profil pada Langkah 5
sampai dengan Langkah 8, dalam Manual Penyusunan
RP4D ini. Kategori data Perumahan dan Permukiman
yang akan disusun profilnya adalah sebagai berikut:

2-4

Langkah
5-8

PENYUSUNAN PROFIL
penyelenggaraan Perkim Kota/ Kabupaten,
berdasarkan kategorisasi data yang
diperoleh

LANGKAH 5 - 8. PENYUSUNAN PROFIL

Langkah 4

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
 Data Kebijakan dan Program Perumahan dan
Permukiman Kabupaten (untuk menyusun Profil
pada Langkah 5):
- Kebijakan Makro Pembangunan Daerah
- Kebijakan Penataan Ruang Daerah
- Program Perumahan dan Permukiman Kabupaten
- Arahan Struktur Permukiman Wilayah Kabupaten
- Penetapan Wilayah Perkotaan sebagai Wilayah
Perencanaan RP4D Kabupaten
 Data Kondisi Sosial- Ekonomi dan Budaya
Kabupaten (untuk menyusun Profil pada Langkah 6):
- Kondisi Sosial- Kependudukan
- Kondisi Perekonomian dan Budaya
 Data Perumahan dan Permukiman dan PSU
Perumahan dan Permukiman (untuk menyusun
Profil pada Langkah 7):
- Profil Umum Kawasan Permukiman Kabupaten
- Kondisi Perumahan dan Permukiman pada wilayah
perkotaan dalam Kabupaten
- Rencana Pembangunan Perumahan
- Layanan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU)
Perumahan dan Permukiman
 Data
Kelembagaan
dan
Pembiayaan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten
(untuk menyusun Profil pada Langkah 8):
- Kelembagaan Perumahan dan Permukiman
Kabupaten
- Pembiayaan Perumahan dan Permukiman
Kabupaten
4a. Persiapan Survey

Prosedur yang dilakukan:


1.
2.

Persiapan Survey

Mengidentifikasi jenis data yang dibutuhkan (sesuai


kategorisasi data pada bagian Manfaat Langkah 4)

Membuat desain survey, dilengkapi dengan tabel


check list data. Contoh outline (garis besar muatan)
desain survey dan contoh format tabel check list
data disajikan pada Contoh 2.1. dan Contoh 2.2.
Contoh 2.1: Outline Desain Survey

1.

Langkah Kegiatan, antara lain memuat:


a. Persiapan Survey: Penyiapan perlengkapan survey, koordinasi dengan pihak terkait,
pembagian tim survey dan persiapan keberangkatan tim (deployment)
b. Teknis Pelaksanaan Survey: langkah/ metode survey

2-5

2.

Organisasi Tim Survey: berisi penentuan dan pembagian tugas personil pelaksana
survey
Jadwal Survey: berisi kerangka waktu untuk kegiatan survey
Perangkat Penunjang Survey: berisi daftar perangkat penunjang survey yang perlu
disediakan:
 Surat pengantar survey dan permohonan izin pengambilan data
 Perangkat dokumentasi seperti kamera digital, video camera, dan perekam suara
(voice recorder);
 Perangkat kerja lainnya seperti alat tulis, komputer laptop, alat komunikasi, dll- jika
diperlukan)
 Kuesioner dan checklist data berdasarkan jenis data, sumber data dan cara survey
yang akan dilakukan. Contoh kuisioner dapat dilihat pada bagian Lampiran buku
ini, sedangkan contoh tabel check list data dapat dilihat pada Contoh 2.2.
Kebutuhan Tindak Lanjut Hasil Survey: berisi rencana metode analisis dan kajian
yang akan dilakukan terhadap data hasil survey, dan bentuk keluaran analisis data.

3.
4.

5.

Contoh 2.2: Tabel Check List Data

No Sumber Data
(1)

(2)

Produk- produk
Kebijakan
Daerah (RPJP,
RPJM, Renstra)

Jenis Informasi
(3)

Data & Peta Daya Dukung Lingkungan bagi


Kawasan Terbangun
Data & Peta Guna Lahan Eksisting
Data & Peta Sumber Mata Air Baku

Rencana Struktur (Arahan Fungsi BWK)

Rencana Pola Pemanfaatan Ruang (Arahan


Guna Lahan Permukiman)

Metode
Inventarisasi
Data
(4)

Checklist Ketersediaan Data


Sasaran
Responden
Ada
Tidak Ada
Bappeda

survey sekunder

Bappeda

survey sekunder

survey sekunder

survey sekunder

4b. Pelaksanaan Survey

Prosedur yang dilakukan:


 Melakukan survey primer maupun sekunder untuk
mengumpulkan data yang dibutuhkan, sesuai dengan
desain survey yang telah dibuat sebelumnya (langkah 4a).

Tabel 2.1. berikut ini ditujukan untuk memandu


pelaksanaan survey data, yang memberikan petunjuk
tentang sumber data, jenis informasi, kategori data,
metode, perangkat penunjang survey dan sasaran
responden.

2-6

(5)

survey sekunder

Bappeda

Bappeda

Bappeda

(6)

(7)

x
x
x
x
x

Pelaksanaan Survey

S umber Data

Jenis I nformasi

(2)

(3)

Produk- produk
Kebijakan Daerah
(RPJP, RPJM,
Renstra)

Visi-Misi Pembangunan
Latar belakang, tujuan, sasaran pembangunan Daerah
Renstra Kabupaten/ Kota
IPM Kabupaten/ Kota
Kebijakan Sektoral terkait Perumahan dan Permukiman
Program Jangka Menengah (PJM) sektor perumahan
dan pemukiman
Data dan Peta Daya Dukung Lingkungan bagi Kawasan
Terbangun

Data dan Peta Guna Lahan Eksisting

Datadan Peta Rencana Struktur (Arahan Fungsi BWK)


Data dan Peta Rencana Pola Pemanfaatan Ruang
(Arahan Guna Lahan Permukiman)
Data dan Peta Struktur Jaringan PSU
Luas Wilayah Kabupaten/ Kota
Jumlah dan Kepadatan Penduduk

Jumlah dan Sebaran Penduduk berdasarkan Usia dan


pendidikan
Jumlah dan Sebaran KK berdasarkan mata
pencaharian, dan segmentasi pendapatan
Laju Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan Penduduk Alami

Data KebijakandanProgram
Perumahan dan Permukiman

survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

Data KebijakandanProgram
Perumahan dan Permukiman,
Data Kondisi Kawasan
Perumahan dan Permukiman

Survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

Survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

Survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

(5)

Data PSU Perumahan dan


Permukiman
Data Kondisi Kawasan
Perumahan dan Permukiman

Data Sosial - Kependudukan,


Ekonomi dan Budaya

Pertumbuhan Penduduk Migrasi


Buku Daerah Dalam
Jumlah Tenaga Kerja per-Sektor
Angka
PDRB dan Sektor Ekonomi Unggulan
Kondisi Fisik Bangunan Rumah

Perangkat Penunjang S urvey

Data Kondisi Umum Perumahan


dan Permukiman

Kapasitas Produksi Sumber Air Bersih Kabupaten/ Kota


Kapasitas Produksi Sumber Daya Listrik Kota/Kabupaten
Jumlah dan Sebaran Sarana Pengangkutan Sampah

Data PSU Perumahan dan


Permukiman

Jumlah dan Sebaran TPS dan TPA


Daya Tampung TPA

Segmentasi Pendapatan Penduduk


Jenis Pekerjaan Penduduk
4

Buku Profil S osialEkonomi Daerah

Sektor Ekonomi Kota/Kabupaten

Jumlah dan Jenis Konstruksi Rumah


Kepemilikan Bangunan Rumah
Sumber Penerangan Rumah
Sumber Air Bersih Rumah

2-7

Sistem Pengelolaan Air Kotor / Tinja Domestik

Data Sosial - Kependudukan,


Ekonomi dan Budaya
Data Kondisi Umum Perumahan
dan Permukiman
Data PSU Perumahan dan
Permukiman

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Metode I nventarisasi
Data
(4)

Unit Data : Kecamatan s/d Kelurahan

Produk-produk
Rencana Tata Ruang
(RTRW , RDTR,
RTRK)

Kategori Data untuk Penyusunan


Profil
(6)

Tabel 2.1. Petunjuk Pelaksanaan Survey Data Perumahan dan Permukiman Kabupaten...(1)

No
(1)

2-8
S umber Data

Jenis I nformasi

(2)

(3)

Program Pembangunan dan Pengembangan Perumahan


dan Permukiman (Program Pembangunan Baru,
Peningkatan Kualitas, Kawasan Khusus)
Program-program sektoral terkait Perumahan dan
Permukiman

Buku Rencana
I nduk/ Rencana
Strategis S ektoral

Kategori Data untuk Penyusunan


Profil
(6)

Metode I nventarisasi
Data
(4)

Perangkat Penunjang Survey


(5)

Data Kebijakan dan Program


Perumahan dan Permukiman

Rencana Pengembangan Air Bersih / Jaringan Air Minum


Rencana Pengembangan Jaringan dan Sumberday a
Energi Listrik
Rencana Pengembangan Jaringan dan Sarana
Telekomunikasi

Rencana Pengembangan Jaringan Jalan dan Drainase

Survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

Data PSU Perumahan dan


Permukiman

Rencana Pengembangan Sistem Pengelolaan


Persampahan

Data Kepemilikan
dan Perizinan
Perumahan

Kepemilikan Lahan dan Bangunan Rumah


IMB/ Izin Prinsip yang masih berlaku

IMB / Izin Prinsip bagi Non Pengembang


IMB / Izin Prinsip bagi Pengembang
Faktor Pemicu Migrasi

I nformasi
Kependudukan

I nformasi
Kelembagaan dan
Pembiayaan
Penyelenggaraan
Perumahan dan
Permukiman Daerah

Karakteristik Migran

Data Kondisi Umum Perumahan


dan Permukiman
Data Rencana Pembangunan
Perumahan
Data KebijakandanProgram
Perum ahan dan Perm ukim an,
Data Kondis i Kawas an
Perum ahan dan Perm ukim andan
Data Sos -Ek-Bud

Preferensi Bermukim Migran

Budaya bermukim penduduk (terkait dengan lokasi, jenis


konstruksi/ karakteristik bahan bangunan lokal, kebiasaan
bermukim, dsb)
Pola pergerakan
Lembaga/ Institusi Penyelenggara Perumahan dan
Permukiman Daerah

Fungsi dan Peran (Tupoksi) Kelembagaan Perumahan


dan Permukiman Daerah
Sumber, Kelembagaan dan Skema Pembiayaan
Perumahan dan Permukiman

Data Sosial - Kependudukan,


Ekonomi dan Budaya

Data Kelembagaandan
Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman

survey sekunder
survey sekunder

Checklist data, Surat pengantar


survey

survey sekunder

survey sekunder,
wawancara dan
pengamatan

Checklist Data, Surat pengantar


survey, Kuisioner/ Panduan
wawancara

survey sekunder dan


wawancara

Surat pengantar survey, Kuisioner/


Panduan wawancara, Perangkat
dokumentasi (kamera/ video camera,
perekam suara)

Sebaran Lokasi Kawasan Perumahan Developer /


Perusahaan / Dinas
Informasi Jumlah Rumah dan Fasilitas Perumahan
Developer / Perusahaan / Dinas
9

I nformasi Kawasan
Perumahan

Kepadatan Rumah (Tingkat Hunian, Kepadatan


Bangunan)

Sebaran Lokasi dan Jumlah Rumah di Kawasan


Permukiman Kumuh

Data Kondisi Kawasan


Perumahan dan Permukiman
dan PSU Perumahan dan
Permukiman

Luas, sebaran, jumlah, dan kondisi rumah berdasarkan


kategori (Formal, Swadaya dan Kawasan Khusus)
Kesesuaian rencana pengembangan sarana dan
prasarana Perumahan dan Permukiman dengan
Data PSU Perumahan dan Permukiman
perkembangan
Perumahandan
danPermukiman
Permukiman
Akses
ke PSUPerumahan

Surat pengantar survey, Kuisioner/


survey sekunder dan primer
Panduan wawancara, Perangkat
(pengamatan dan
dokumentasi (kamera/ video camera,
wawancara)
perekam suara), Peta Kawasan/ Foto
Udara skala 1: 5000

Unit Data : Kecamatan s/d Kelurahan

Rencana Induk Sektoral Lainnya

Tabel 2.2. Petunjuk Pelaksanaan Survey Data Perumahan dan Permukiman Kabupaten...(2)

No
(1)

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Penyusunan Profil Kebijakan dan Program


Pembangunan dan Pengembangan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten
TUJUAN

Memandu pihak penyusun RP4D untuk menyusun Profil


Kebijakan serta Program Pembangunan dan Pengembangan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten, berdasarkan data
terkait yang diperoleh dari hasil pelaksanaan survey pada
Langkah 4.
MANFAAT

Sebagai input bagi langkah analisis dan perumusan konsepsirencana yang akan dilakukan pada tahap selanjutnya, dengan
rincian sbb:

Langkah 5

Ditujukan untuk
memandu penyusunan Profil
Kebijakan dan Program
Pembangunan dan
Pengembangan Perumahan
dan Permukiman Kabupaten,
oleh pihak penyusun RP4D

Kegiatan 5a. dan 5b Sebagai input/ dasar bagi:


Analisis implikasi kebijakan Makro dan Tata Ruang
terhadap penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman
Daerah (Langkah 9)
Analisis Daya Dukung dan Daya Tampung Wilayah
(langkah 10)

Kegiatan 5c. Sebagai input/ dasar:


Analisis supply Perumahan dan Permukiman untuk estimasi
tambahan kebutuhan dan permintaan rumah baru (Langkah
11, kegiatan 11a-11e)
Perumusan konsepsi-rencana dan indikasi program
pembangunan Perumahan dan Permukiman daerah
(Langkah 15-21).
5a. Penyusunan
Profil
Pembangunan Kabupaten

Kebijakan

Makro

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan data kebijakan makro pembangunan daerah
yang diperoleh dari hasil langkah (4b), dengan rincian
data sbb:
Data Kebijakan Makro Pembangunan/ Produkproduk Kebijakan Daerah (RPJM):
- Visi, Misi, Renstra Pembangunan Kabupaten
- Latar belakang, tujuan, sasaran pembangunan
Daerah, serta keterkaitan lintas sektor dalam
pembangunan daerah
- IPM Kabupaten
Prioritas-prioritas Pembangunan Daerah

Keluaran:

Profil Kebijakan Makro


Pembangunan Daerah:

Visi - Misi Pembangunan


Kabupaten
Latar belakang, tujuan,
sasaran Pembangunan
Daerah

2-9

2.
3.
4.

Identifikasi-uraikan latar belakang, tujuan, sasaran visi,


misi, dan strategi pembangunan Kabupaten
Identifikasi-uraikan keterkaitan lintas sektor dalam
pembangunan daerah
Buat uraian data pendukung yang terkait dengan
potensi penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman
daerah (IPM, Renstra Sektoral terkait Perumahan dan
Permukiman, dsb).

5b. Penyusunan Profil Kebijakan Penataan Ruang


Wilayah Kabupaten

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan data kebijakan penataan ruang daerah yang
diperoleh dari hasil langkah (4b), dengan rincian data sbb:
Data Produk Kebijakan Penataan Ruang Daerah
(RTRW, RDTR di kawasan perkotaan, RTRK):
- Data dan Peta Rencana Struktur dan Pola
Pemanfaatan Ruang Kabupaten
- Data penetapan kawasan-kawasan khusus dan pusat
pengembangan/kegiatan Kabupaten dengan fungsi
strategis
- Peta Tata Guna Lahan skala 1: 50.000
2. Identifikasi-uraikan fungsi dan kedudukan wilayah
Kabupaten dalam lingkup Provinsi, kota dan nasional.
3. Identifikasi-uraikan rencana struktur tata ruang
Kabupaten, yang meliputi:
- Struktur Sistem Pusat Pengembangan/ Pusat Kegiatan
Kabupaten dengan fungsi strategis
- Pembagian wilayah pengembangan
- Struktur Guna Lahan dan Pola pemanfaatan ruang
4. Peta-kan arahan struktur tata ruang Kabupaten
Beberapa contoh format peta dan format tabel yang
terkait dengan identifikasi data kebijakan Penataan
Ruang Kabupaten dapat dilihat pada Contoh 2.3.
Contoh 2.12. berikut ini.

2-10

Keluaran:
Profil Kebijakan Penataan
Ruang Daerah:

Rencana Struktur dan Pola


Pemanfaatan Ruang Daerah
Arahan Ruang Pengembangan
Perumahan dan Permukiman
Pusat Pengembangan
Kabupaten (PKN, PKW,
PKL), Kawasan Andalan, dan
penetapan kawasan-kawasan
khusus

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.3. Peta Arahan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Kawasan
Permukiman di Wilayah Kabupaten

2-11

2-12
Contoh 2.4. Peta Rencana Struktur Ruang

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Contoh 2.5. Peta Rencana Pola Pemanfaatan Ruang dan Zona Kendala Pengembangan

2-13

2-14
Contoh 2.6. Peta Rencana Pengembangan Kawasan Tertentu

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.7. Format Tabel Data Pembagian Wilayah Pengembangan
Wilayah Pengembangan Kota
No
(WPK)
1 I. KOTA LAMA

Wilayah Administrasi

Fungsi Utama

1. Kec. Tarakan Barat:

a.

Bandar Udara

Fungsi Penunjang
a.

Wisata

a. Karang Anyar Pantai

b.

Perdagangan dan Jasa

b.

Permukiman

b. Karang Anyar

c.

Perkantoran Skala Kota

c.

Pemerintahan

d.

Pelabuhan Laut

d.
e.
f.
g.

Pendidikan
Terminal
Kawasan Pertambangan
Industri

c. Karang Rejo
d. Karang Balik
2. Kec. Tarakan Tengah
a. Selumit Pantai
b. Selumit

h.

Pertanian Kebun

c. Pamusian

i.

Hutan Kota

j.

Fasum Fasos Penunjang

d. Sebengkok
3. Kec. Tarakan Timur

k.

Pelabuhan Industri

a. Lingkas Ujung

l.

Pelabuhan Rakyat

Permukiman

b. Gunung Lingkas
c. Mamburungan
2 II. WISATA & PENDIDIKAN

1. Kec. Tarakan Timur

a.

Pariwisata

a.
b.

Pemerintahan Skala Lokal

b. Kp. Empat

b.
Pendidikan Skala
Kota/Regional
c.
Kawasan Lindung

c.

Perkantoran Skala Lokal

c. Mamburungan

d.

d.

Perdagangan dan Jasa

e.

Kawasan Pertambangan

f.

Pertanian Kebun

g.
h.

Hutan Kota
Fasum Fasos Penunjang

i.

Pelabuhan Industri

j.

Dermaga Rakyat

a. Kp. Enam

Kawasan Industri

2. Kec. Tarakan Tengah


3. Kec. Tarakan Utara

3 III. dst (MIX USE, INDUSTRI,


KOTA BARU/ NEW TOWN,
PRESERVASI DAN
KONSERVASI)

Kecamatan
Tarakan Barat

dst

Contoh 2.8. Format Tabel Data Pembagian dan Luas Wilayah


Luas Wilayah
Perairan

18,35 Km2

Luas Daratan
(Km2)

27,89
5.61
8.51
0.80
0.76
12.21

Kelurahan

a. Kelurahan Karang Anyar


b. Kelurahan Karang Anyar Pantai
c. Kelurahan Karang Balik
d. Kelurahan Karang Rejo
e. Kelurahan Karang Harapan

Sumber : Buku dalam Angka, tahun (tahun terbaru)

2-15

Contoh 2.9. Format Tabel Data Penggunaan Lahan, menurut Kecamatan


Penggunaan
Pemukiman

Semak/lading/tegalan

Tarakan
Timur
328

Tarakan
Tengah
397

Tarakan
Barat
414

Tarakan
Utara
237

Luas
(km2)
1,376

Prosentase
(%)
5.49

123

35

172

0.69

Kebun Campuran
Tambak/ Empang

2,565
269

Hutan Lebat

Hutan Rawa
Mangrove
(bakau/ nipah)
JUMLAH TOTAL

1,391

2,522

1,602

1,886

147

4,962

8,597

34.28

451

28

301

807

1,587

6.33

5,801

5,554

2,789

10,936

25,080

100

81

69

1,243

849

Sumber : Bappeda dan BPS Kabupaten, tahun (tahun terbaru)

Contoh 2.10. Rencana Pemanfaatan Lahan


Pemanfaatan Ruang
Luasan (Ha)

No.
1

Kawasan Lindung

1.1

Hutan Lindung

1.3

Hutan Mangrove

1.2

Hutan Kabupaten

1.4

Kawasan Perlindungan Setempat

Kawasan Budidaya

27.35

2,797

11.15

289

1.15

766

3.05

1,321

Sarana-Prasarana/Fasos-Fasum
Peternakan

Total Luas Wilayah

Sumber: RTRW Kabupaten, tahun (tahun terbaru)

2-16

42.71

Pertambangan
Kawasan Khusus

2.8

Prosentase (%)

7.71

Pariwisata

2.7

3.98

1,934

Permukiman

2.6

999

Industri

2.3
2.5

6,86

4.31

13.13

57.29

Perdagangan dan Jasa

2.4

10,712

1,081

3,294

14,368

2.1
2.2

31.79

531

1,669

281

7,974

382

Hutan belukar

1,496

910

3.63

7,169

28.58

1,282

5.11

1,149
488

115

25,080

5.27

4.58

1.95

0.46

100.00

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
5c. Penyusunan Profil Kebijakan dan Program
Pembangunan dan Pengembangan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten
Prosedur Identifikasi Kebijakan
Permukiman Kabupaten:
1.

2.
3.
4.

Perumahan

dan

Gunakan profil kebijakan penataan ruang


Kabupaten yang diperoleh dari kegiatan (5b), Peta
Rencana Struktur dan Pola Pemanfaatan Ruang
Kabupaten atau foto udara skala 1:25.0001:10.000, sebagai dasar identifikasi kebijakan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten
Identifikasi-uraikan rencana Struktur Permukiman
dan Jaringan infrastruktur pendukung permukiman
di Kabupaten

Keluaran:

Program Pembangunan dan


Pengembangan Perumahan
dan Permukiman
Kabupaten:

Identifikasi Program
pembangunan dan
pengembangan Perumahan dan
Permukiman yang ada di tingkat
Kabupaten (meliputi: jenis
program, kegiatan, pembiayaan,
dst)
Peta program pengembangan
Perumahan dan Permukiman
Kabupaten.

Identifikasi-uraikan arahan kebijakan dan lokasi


pengembangan kawasan khusus Perumahan dan
Permukiman Kabupaten
Peta-kan arahan lokasi pengembangan Perumahan
dan Permukiman Kabupaten.

Prosedur Identifikasi Program Pembangunan dan


Pengembangan Perumahan dan Permukiman Kabupaten:
5.

6.

7.

Gunakan data terkait Program Pembangunan dan


Pengembangan Perumahan dan Permukiman
Kabupaten, yang diperoleh dari hasil langkah (4b),
dengan rincian data sbb:

Program-program Pembangunan Rumah Baru


Program-program Peningkatan Kualitas
Permukiman
Program-program Perumahan dan Permukiman
pada Kawasan Khusus
Identifikasi-uraikan Program Jangka Menengah
(PJM) sektor perumahan dan pemukiman pada
Kabupaten
yang
bersangkutan,
untuk
mengidentifikasi program-program pembangunan
dan pengembangan Perumahan dan Permukiman
yang ada di tingkat Kabupaten
Gunakan Peta program pengembangan Perumahan
dan Permukiman untuk mendukung pemaparan
Profil Program Perumahan dan Permukiman ini.
Contoh format peta program pengembangan
Perumahan dan Permukiman Kabupaten dapat
dilihat pada Contoh 2.17.

Identifikasi Program perumahan


dan permukiman lebih
ditekankan pada identifikasi
penyelenggaraan Perumahan dan
Permukiman yang saat ini telah
diprogramkan oleh / atas inisiasi
Pemerintah.

2-17

8.

Jika Peta program pengembangan Perumahan dan


Permukiman belum tersedia, lakukan pencatatan
ulang dan tabulasikan data Program Pembangunan
dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman
yang ada di tingkat Kabupaten tersebut (meliputi:
program, kegiatan, pembiayaan, arahan lokasi
program, dst). Setelah itu, Peta-kan program
pengembangan Perumahan dan Permukiman untuk
mendukung pemaparan Profil Program Perumahan
dan Permukiman.

Berikut ini disajikan beberapa contoh format peta dan


tabel data Program Pembangunan dan Pengembangan
Perumahan dan Permukiman daerah.

No.
1
2

Contoh 2.11. Format Tabel Program Penyediaan Rumah Baru/


Pengembangan Perumahan dan Pemukiman

Komponen Program

Penyediaan Kasiba/ Lisiba

Jumlah
Rumah (Unit)

Lokasi

Jumlah
Biaya (Rp)

Sumber
Biaya

Penyediaan perumahan
pegawai

Penyediaan sarana dan


prasarana dasar PU
Contoh 2.12. Format Tabel Program Peningkatan Kualitas Lingkungan Pemukiman
3

No.
1
2

Komponen Program

Penyediaan sarana dan


prasrana dasar PU:

Jumlah
Rumah (Unit)

Lokasi

Jumlah
Biaya (Rp)

Sumber
Biaya

Peremajaan Permukiman

- Perbaikan rumah
- Jalan/ jembatan
3

No.
1
2

2-18

Program Kawasan Binaan


dengan Tridaya
Contoh 2.13. Format Tabel Program Relokasi
Komponen Program

Relokasi Kawasan
Penyiapan Sosial
kemasyarakatan pra dan
pasca relokasi

Jumlah
Rumah (Unit)

Lokasi

Jumlah
Biaya (Rp)

Sumber
Biaya

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

No.
1
2
3

Contoh 2.14. Format Tabel Program Perumahan dan Permukiman


pada Kawasan Khusus
Komponen Program

Penyediaan Kasiba/ Lisiba

Jumlah
Rumah (Unit)

Lokasi

Jumlah
Biaya (Rp)

Sumber
Biaya

Penyediaan sarana dan


prasarana dasar PU

Peremajaan Permukiman
Kawasan Khusus

- Perbaikan rumah

- Jalan/ jembatan, dsb

2-19

2-20

Contoh 2.15 Pemetaan Program Pengembangan Perumahan dan


Permukiman

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Penyusunan Profil Kondisi SosialEkonomi Budaya Daerah


TUJUAN

Langkah 6

Memandu pihak penyusun RP4D untuk menyusun


Profil Kondisi Sosial-Ekonomi Budaya Daerah,
berdasarkan data terkait yang diperoleh dari hasil
pelaksanaan survey pada Langkah 4.

Ditujukan untuk memandu


penyusunan Profil Kondisi SosialEkonomi Budaya Daerah, oleh
pihak penyusun RP4D

Sebagai input bagi langkah analisis dan perumusan


konsepsi- rencana yang akan dilakukan pada tahap
selanjutnya, dengan rincian sbb:
Proyeksi permintaan dan kebutuhan rumah baru
berdasarkan pertumbuhan penduduk dan
segmentasi pendapatan (Langkah 11, kegiatan
11a-11e)
Perumusan konsepsi-rencana dan indikasi
program
pembangunan
Perumahan
dan
Permukiman daerah (Langkah 15-21), yang
disesuaikan dengan budaya bermukim dan
karakteristik lokal daerah.

MANFAAT

6a. Penyusunan Profil Kondisi Sosial Kependudukan

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan data terkait kondisi sosial dan
kependudukan (unit data Kecamatan sampai
dengan Kelurahan), yang diperoleh dari hasil
langkah (4b), dengan rincian data sbb:
Jumlah dan persebaran penduduk berdasarkan
usia dan pendidikan
Jumlah KK (Kepala Keluarga/ rumah tangga)
berdasarkan mata pencaharian, dan segmentasi
pendapatan
Kepadatan penduduk dan data jumlah
Penduduk 5 tahun terakhir (Laju Pertumbuhan
Penduduk)
2. Buat tabulasi data (pembuatan tabel untuk
kompilasi
dan
penjumlahan
data)
kependudukan
3. Buat deskripsi yang diperlukan dan dapat
menunjang penyajian tabel data, dari masingmasing data sosial dan kependudukan yang
diperoleh.

Keluaran:

Profil Kondisi Sosial


Kependudukan:

Jumlah dan persebaran penduduk


berdasarkan usia dan pendidikan
Jumlah KK (Kepala Keluarga/
rumah tangga) berdasarkan mata
pencaharian, dan segmentasi
pendapatan
Kepadatan penduduk
Data seri jumlah penduduk 5
tahun terakhir

2-21

4.

Uraikan juga beberapa trend/ kecenderungan


(kualitatif) terkait faktor pemicu migrasi,
karakteristik dan preferensi bermukim migran.

Berikut ini ditampilkan beberapa contoh format


tabel pengolahan data kependudukan :

Contoh 2.16. Format Tabel Data Jumlah Penduduk berdasarkan Usia


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)

No

Kecamatan

(1)

(2)

Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Usia (jiwa)

< 5 th

5 - <15 th

(3)

15 - < 55 th

(4)

Jumlah (jiwa)

> 55 th

(5)

(6)

(7)

Contoh 2.17. Format Tabel Data Jumlah Penduduk berdasarkan Tingkat Pendidikan
Kabupaten (...) Tahun (... Data tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

Jumlah Penduduk berdasarkan Tingkat Pendidikan Terakhir (jiwa)

Tidak
Sekolah
(3)

SD

SMP

SMU

S1

S2

S3

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

Jumlah
(jiwa)
(10)

TOTAL

Contoh 2.18. Format Tabel Data Jumlah KK berdasarkan Mata Pencaharian


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)

No Kecamatan
(1)

(2)

Jumlah KK berdasarkan Segmentasi Mata Pencaharian (KK)

PNS / TNI / Karyawan


POLRI
Swasta
(3)

(4)

Pengusaha /
Wiraswasta
(5)

Petani / Sektor
Nelayan Informal
(6)

(7)

Tidak
Bekerja
(8)

Total Jumlah KK
(9)

Contoh 2.19. Format Tabel Data Jumlah KK berdasarkan Segmentasi Pendapatan


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

2-22

Jumlah KK berdasarkan Segmentasi Pendapatan (KK)

Menengah
Atas
(3)

Rendah
(4)

Rawan
Miskin
(5)

Miskin
(6)

Di Bawah
Miskin
(7)

Total Jumlah KK
(8)

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.20. Format Tabel Data Kepadatan Rumah Tangga
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No
(1)
A.
1.
2.
3.

Kecamatan
(2)

Jumlah
Penduduk (jiwa)

Jumlah Rumah
Tangga (KK)

Kepadatan Penduduk /
Rumah Tangga (jiwa/KK)

37.494

9452

6726

1952

(3)

Kecamatan Tarakan
Timur

Kelurahan Linkas Ujung

(4)

9218

Kelurahan Gunung Lingkas


dst

(5)

2905

Contoh 2.21. Format Tabel Data Jumlah Penduduk 5 tahun terakhir


(Data Laju Pertumbuhan Penduduk)

Pertumbuhan Penduduk (jiwa)


No

1.
2.
3.
4.

Kecamatan

2001
Tahun
(N-4)

2002
Tahun
(N-3 )

2003
Tahun
(N-2 )

2004
Tahun
(N-1 )

Tarakan Timur

25.270

25.841

33.317

34.171

49.737

51.930

Tarakan Barat

41.771

47.762

51.533

56.514

60.077

Tarakan
Tengah

Tarakan Utara

46.458
8.089

48.190

11.975

50.526

14.567

% rata-rata laju
pertumbuhan
penduduk
(%)

2005
Tahun N

(data tahun
terbaru)
35.244

17.152

18.550

Total

Lihat Prosedur
11a. Proyeksi
Kebutuhan
rumah
berdasarkan
pertumbuhan
rumah tangga /
KK

Sumber: Kabupaten (...) dalam Angka, Tahun (...tahun terbaru)

No.
1.
2.
3.
4.

Kecamatan
Tarakan Timur
Tarakan Tengah
Tarakan Barat
Tarakan Utara
Total

Contoh 2.22. Format Tabel Jumlah Kepala Keluarga


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
2000
5.465
10.399
12.587
2.302
30.753

2001
5.618
12.279
9.955
2.095
29.947

Tahun
2002
7.579
13.089
17.664
3.668
42.000

2003
8.330
13.730
10.234
3.888
36.182

2004
8.903
15.913
14.236
4.691
43.743

2005
9.687
18.430
18.605
5.137
51.859

Contoh 2.23. Format Tabel Data Laju Pertumbuhan Penduduk Linier


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
Kecamatan
Tarakan Timur
Tarakan Tengah
Tarakan Barat
Tarakan Utara
Kota Tarakan

Pertambahan Peduduk Tahun


2000-2001 2001-2002
2002-2003
2003-2004 2004-2005
2005-2006
3.465
571
7.476
854
1.073
2.250
906
1.732
2.336
-3.789
5.193
2.179
469
5.991
3.771
4.981
3.563
1.888
107
3.886
2.592
2.585
1.398
2.974
4947
12180
16175
4631
11227
9291

rata-rata
2614,83
1426,17
3443,83
2257,00
9741,83

2-23

Contoh 2.24. Format Tabel Data Laju Pertumbuhan Penduduk Eksponensial


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
Pertambahan Penduduk Tahun
Kecamatan
2000-2001 2001-2002 2002-2003 2003-2004 2004-2005 2005-2006
Tarakan Timur
0,158909 0,022596 0,289308 0,025633 0,031401 0,063841
Tarakan Tengah 0,019889 0,037281 0,048475 -0,074991 0,111111 0,04196
Tarakan Barat
0,011355 0,143425 0,078954 0,096657 0,063046 0,031426
Tarakan Utara
0,013405 0,480405 0,216451 0,177456 0,081507 0,160323
Kota Tarakan
0,042412 0,100174 0,120918 0,030885 0,072632 0,056037

Rata-rata
0,098614
0,030621
0,070811
0,188258
0,07051

Contoh 2.25. Format Tabel Data Jumlah Penduduk Alami dan Migrasi
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
KELURAHAN

KELAHIRAN

IN MIGRATION

KEMATIAN

OUT MIGRATION

JUMLAH PENDUDUK

2004 2005 2006 2004 2005 2006 2004 2005 2006 2004 2005 2006 2004 2005
Karang Anyar

2006

JUMLAH
RUMAH

603

582

697

17

104

120

488

932

769

100

930

740 23740 24292

24895

8937

76

201

11

12

13

377

548

287

227

107

253

6632

6671

977

Selumit Pantai

80

65

81

20

196

229

206 11580 13173

12276

2157

Juata Permai

111

98

102

16

615

431

530

63

214

194

6573

1484

Karang
Harapan

5985

5755

6181

TOTAL

Tabel Data Kependudukan dapat juga dilengkapi dengan grafik yang menyajikan proporsi
atau persentase masing-masing data untuk memudahkan pembacaan data. Contoh:
PROSENTASE SEGMENTASI PENDAPATAN PENDUDUK
Propinsi (...) Tahun (...data tahun terbaru)
22%
38%

Miskin
Rawan Miskin
Menengah Atas

9%

Rendah
31%

6b

Penyusunan Profil Perekonomian dan


Budaya Daerah

Prosedur yang dilakukan:

1. Gunakan data terkait kondisi ekonomi di tingkat


Kabupaten, yang diperoleh dari hasil langkah
(4b), dengan rincian data sbb:

PDRB dan Sektor Ekonomi Unggulan


Kabupaten
Jumlah Tenaga Kerja/ Sektor
Jenis Pekerjaan dan Segmentasi Pendapatan
Penduduk

2-24

Keluaran:

Profil Kondisi Perekonomian dan


Budaya Daerah:

PDRB, Sektor Ekonomi


Unggulan dan Perekonomian
Kabupaten
Budaya Bermukim penduduk

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
2. Buat tabulasi data (pembuatan tabel untuk
kompilasi dan penjumlahan) data perekonomian
3. Buat deskripsi/ uraian yang diperlukan dan dapat
menunjang penyajian tabel data, dari masingmasing data perekonomian daerah yang
diperoleh

4. Uraikan kecenderungan budaya bermukim


penduduk, yang antara lain terkait dengan lokasi,
jenis konstruksi/ karakteristik bahan bangunan
lokal dan kebiasaan bermukim
penduduk.
Termasuk budaya bermukim pada Perumahan
dan Permukiman Kawasan Khusus.
Kawasan Khusus berdasarkan Permenpera RI No. 14/PERMEN/M/2006, tentang Penyelenggaraan
Perumahan Kawasan Khusus, terdiri dari perumahan permukiman pada :

Kawasan industri

Kawasan perbatasan

Kawasan nelayan

Kawasan pertambangan

Kawasan pertanian agropolitan

Kawasan pariwisata

Kawasan pelabuhan

Kawasan cagar budaya

Kawasan rawan bencana

Kawasan dan kawasan lainnya yang mengalami kelangkaan penyediaan rumah untuk
pekerja informal di sektor khusus, kekumuhan, serta adanya isu lingkungan terjadi
terutama pada kawasan di mana ketersediaan prasarana dan sarana umum belum
memadai.
Kawasan khusus lain di luar yang ditetapkan oleh Permen di atas, dapat ditetapkan sesuai
dengan karakter dan kebutuhan Kabupaten terkait, misal kawasan khusus Perumahan dan
Permukiman berdasarkan adat budaya lokal.
* Jenis Kawasan Khusus berbeda antar daerah, tergantung ada/ tidaknya Kawasan Khusus di daerah
terkait.

NO

Contoh 2.26. Format Tabel Data Pertumbuhan Sektor Ekonomi


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
SEKTOR
(1)

Pertanian

Industri Pengolahan

2
4

Pertambangan dan Penggalian


Listrik, Gas dan Air Bersih

Prosentase Pertumbuhan Ekonomi/ tahun (%)


2001
(2)

29.6

2002
(3)

-3.72

12.45

-10.01

4.24

12.99

3.67

4.64

2003
(4)

17.67

2004
(5)

3.91

-4.36

-15.68

11.89

28.83

6.95

10.51

2005
(6)
2.17

9.91

6.34

28.3

2-25

NO
5

SEKTOR

Prosentase Pertumbuhan Ekonomi/ tahun (%)


2001
15.01

2002
79.51

2003
26.64

2004
16.55

2005
7.17

Pengangkutan dan komunikasi

7.72

20.56

15.47

13.6

5.59

Keuangan, Persewaan dan Jasa


Perusahaan
Jasa-jasa

5.29

10.08

3.26

5.36

14.78

39.88

45.22

29.26

18.99

19.95

Bangunan

Perdagangan, Hotel dan


Restoran

7
8
9

8.69

4.31

11.81

6.32

5.94

Sumber : BAPPEDA dan BPS Kabupaten Tarakan, PDRB Kabupaten Tarakan Menurut Lapangan Usaha, 2000-2005

Contoh 2.27. Format Tabel Prosentase Lapangan Usaha Kabupaten


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)

NO

LAPANGAN USAHA
(1)

Pertanian

Industri Pengolahan

2
4
5

2001

2002

2003

2004

2005

12.06

10.54

10.3

9.95

9.91

(2)

Pertambangan dan Penggalian

6.88

13.69

Listrik, Gas dan Air Bersih

(3)

5.88

13.79

(4)

5.11

14.5

(5)

5.02

15.42

(6)

7.11

13.81

1.3

1.75

1.63

1.73

1.81

44.54

43.32

43.72

41.8

42.07

Bangunan

1.73

Pengangkutan dan komunikasi

8.03

8.79

8.69

8.67

8.46

Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan

8.95

8.02

7.32

7.5

7.18

Jasa-jasa

3.8

4.68

5.24

Perdagangan, Hotel dan Restoran

2.81

JUMLAH

100

4.39

3.52

100

4.93

100

5.21

100

4.42

100

Sumber : BAPPEDA dan BPS Kabupaten Tarakan, PDRB Kabupaten Tarakan Menurut Lapangan Usaha, 2000-2005

Contoh 2.28. Format Tabel PDRB Berlaku, Jumlah Penduduk, PDRB per Kapita dan
Pendapatan per Kapita Kabupaten
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
TAHUN
(1)

2001

PDRB adh
Berlaku (juta
rupiah)
(2)

1,531,599

2002

1,834,194

2004

2,417,525

2003
2005

2,132,954
3,079,875

Jumlah
Penduduk
Tengah Tahun
(3)

138,960
144,206
149,650
153,637
159,437

PDRB per Kapita


(Rp)

Pendapatan per
Kapita (Rp)

(4)

(5)

11,021,869
12,719,260

8,406,586
9,685,770

14,252,953

10,846,164

19,317,190

14,709,422

15,735,302

11,957,691

Sumber : PDRB Kabupaten Tarakan Menurut Lapangan Usaha Tahun 2000-2005, BPS Kabupaten Tarakan, Tahun
2006

2-26

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Penyusunan Profil Perumahan dan


Permukiman Kabupaten
TUJUAN

Langkah 7

Memandu pihak penyusun RP4D untuk menyusun


Profil Perumahan dan Permukiman Kabupaten,
berdasarkan data terkait yang diperoleh dari hasil
pelaksanaan survey pada Langkah 4.

Ditujukan untuk memandu


penyusunan Profil Perumahan dan
Permukiman Kabupaten, oleh pihak
penyusun RP4D

Kegiatan 7a dan 7b. Sebagai input bagi :


Proyeksi permintaan dan kebutuhan rumah baru
berdasarkan pertumbuhan penduduk dan
segmentasi pendapatan (Langkah 11, kegiatan
11a-11e)
Perumusan konsepsi-rencana dan indikasi
program
pembangunan
Perumahan
dan
Permukiman daerah (Langkah 15-21), yang
disesuaikan dengan budaya bermukim dan
karakteristik lokal daerah.

MANFAAT

Kegiatan 7c. Sebagai input bagi:


Analisis daya dukung dan daya tampung
(ketersediaan lahan Perumahan dan Permukiman)
pada Langkah 10
Proyeksi kebutuhan pembangunan rumah baru
dan kebutuhan peningkatan kualitas Perumahan
dan Permukiman (Langkah 11, kegiatan 11a-11e)
Kegiatan 7d. Sebagai input bagi prediksi kebutuhan
PSU (Langkah 11, kegiatan 11e)

7a. Penyusunan Profil Umum Perumahan dan


Permukiman Wilayah Kabupaten

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan profil pada kegiatan 5b, peta guna lahan
atau foto udara skala 1:25.000 - 1:10.000 dan
peta
arahan
struktur
Perumahan
dan
Permukiman Kabupaten, untuk menyusun profil
umum Permukiman wilayah Kabupaten (terkait
tata ruang) di tingkat Kabupaten,

Keluaran:

Profil Kawasan Permukiman:

 Kawasan Budidaya dan Non


Budidaya
 Kawasan Perumahan dan
Permukiman yang sesuai dan yang
tidak sesuai dengan
peruntukkannya

2. Identifikasi kondisi kawasan Perumahan dan


Permukiman
berdasarkan
karakteristiknya
(kawasan perkotaan atau perdesaan), dengan
cara membuat peta sebaran kawasan Perumahan
2-27

dan Permukiman eksisting


dengan foto dan keterangan.

yang dilengkapi

3. Identifikasi-uraikan peta sebaran tersebut,


dengan penjabaran profil yang antara lain
menunjukkan:

Karakteristik
kawasan
perkotaan
dan
perdesaan di wilayah kabupaten
Identifikasi
kawasan
Perumahan
dan
Permukiman yang sesuai peruntukan lahannya
Identifikasi
kawasan
Perumahan
dan
Permukiman bermasalah, dan tidak sesuai
peruntukan lahannya

7b. Penetapan Wilayah Perencanaan RP4D


Kabupaten

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan profil kebijakan penataan ruang
Kabupaten yang diperoleh dari kegiatan (5b),
peta guna lahan atau foto udara skala 1:25.000
-1:10.000 dan peta arahan struktur Perumahan
dan Permukiman Kabupaten, sebagai dasar
penetapan wilayah Perkotaan sebagai wilayah
perencanaan RP4D Kabupaten
2. Tentukan wilayah kabupaten yang merupakan
wilayah perencanaan RP4D Kabupaten
(lakukan delineasi) berdasarkan pertimbangan
bahwa wilayah tersebut adalah:
 wilayah perkotaan yang telah berkembang di
kabupaten
 wilayah perdesaan yang cepat berkembang di
kabupaten
 wilayah perdesaan yang diarahkan berkembang
menjadi wilayah perkotaan di kabupaten
 permukiman kawasan khusus di kabupaten:
kawasan pesisir, nelayan, transmigrasi, dsb
3. Uraikan
wilayah
perencanaan
RP4D
Kabupaten tersebut dalam lingkup (unit data)
kecamatan untuk memudahkan proses analisis
pada tahap selanjutnya (lihat Peta dalam
Contoh 2.3.)

2-28

Keluaran:

Wilayah Perkotaan dan Perdesaan


yang ditetapkan sebagai Wilayah
Perencanaan RP4D Kabupaten

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
7c. Penyusunan Profil Perumahan dan
Permukiman di Wilayah Perencanaan
RP4D Kabupaten
Prosedur yang dilakukan:

1. Gunakan profil penetapan wilayah perkotaan


dalam Kabupaten dari hasil kegiatan (5d), untuk
mengidentifikasi
kondisi
perumahan
dan
permukiman di kawasan berkarakteristik
perkotaan dalam wilayah kabupaten

Keluaran:

Profil Umum Perumahan:

Lokasi- lokasi perumahan yang


bermasalah, perlu ditingkatkan
kualitasnya, ataupun dapat
ditingkatkan intensitas
pembangunannya,

2. Gunakan data terkait Kondisi Umum Perumahan


dan Permukiman pada wilayah perkotaan
dalam Kabupaten yang diperoleh dari hasil
langkah (4b), dengan rincian data sbb:

Jumlah/ Stok Perumahan yang tersedia


Kepadatan Rumah (Tingkat Hunian, Kepadatan
Bangunan)
Sebaran kawasan Perumahan dan Permukiman
berdasarkan kategorinya (Perumahan Formal,
Swadaya dan Perumahan di kawasan khusus)
Kondisi Fisik Rumah (Permanen, SemiPermanen, Non-Permanen)
Kepemilikan Lahan dan Bangunan Rumah
(Kepemilikan Lahan, Kepemilikan Bangunan)

3. Padukan hasil survey sekunder dengan hasil


observasi/ kunjungan lokasi
4. Identifikasi kondisi umum perumahan, dengan cara
membuat peta sebaran perumahan yang dilengkapi
dengan foto dan keterangan.
5. Buat pengolahan dan tabulasi data (pembuatan
tabel untuk kompilasi dan penjumlahan data)
Perumahan dan Permukiman eksisting yang
diperoleh,
6. Buat deskripsi yang diperlukan dan dapat
menunjang penyajian tabel data kondisi
Perumahan dan Permukiman eksisting yang
diperoleh,
Berikut ini ditampilkan beberapa contoh peta
sebaran kawasan perumahan dan permukiman
eksisting dan format tabel pengolahan data kondisi
Perumahan dan Permukiman eksisting:

2-29

Contoh 2.29. Peta Sebaran Kawasan Perumahan Formal

Lembah Asri
Perum BTN PKT

Pesona Bukit Sintuk

Perum KORPRI I
(bagian Kasiba)

Bukit Sekatup Damai

Perum Persada PT.PAMA

Contoh 2.30. Peta Sebaran Kawasan Perumahan Swadaya dan


Perumahan di Kawasan Khusus

Perumahan Umum

Perum Nelayan Bontang


Kuala
(lokasi perumahan pertama
dan menjadi kawasan wisata)

Perumahan Umum
Perumahan Penduduk di
sekitar Pusat Kabupaten

2-30

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.31. Peta Sebaran Perumahan dan Permukiman Kawasan Kumuh

Permukiman Kumuh
sekitar Pelabuhan Loktuan
Permukiman Kumuh di Berbas
Tengah, tersembunyi diantara
perumahan / gedung pertokoan

Permukiman Kumuh
Pesisir di Berbas Pantai

Contoh 2.32. Format Tabel Data Jumlah dan Sebaran Perumahan Formal
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No Kecamatan
(1)

(2)

Jumlah Lokasi
Perumahan
(unit)
(3)

Luas Lahan
Perumahan
(ha)
(4)

Jumlah
Rumah
(unit)
(5)

Jumlah
Penduduk
(jiwa)
(6)

Jumlah
Rumah
Tangga (KK)
(7)

Kepadatan
(KK /
Rumah)
(8)

Contoh 2.33. Format Tabel Data Jumlah dan Sebaran Rumah Perumahan Swadaya
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No Kecamatan
(1)

(2)

Jumlah Lokasi Luas Lahan


Perumahan Perumahan
(unit)
(ha)
(3)

(4)

Jumlah
Rumah
(unit)
(5)

Jumlah
Penduduk
(jiwa)
(6)

Jumlah
Rumah
Tangga (KK)
(7)

Kepadatan
(KK /
Rumah)
(8)

2-31

Contoh 2.34. Format Tabel Data Jumlah dan Sebaran Perumahan Kawasan Khusus
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No Kecamatan
(1)

(2)

Jumlah Lokasi Luas Lahan


Perumahan Perumahan
(unit)
(ha)
(3)

(4)

Jumlah
Rumah
(unit)
(5)

Jumlah
Penduduk
(jiwa)
(6)

Jumlah
Rumah
Tangga (KK)
(7)

Kepadatan
(KK /
Rumah)
(8)

Contoh 2.35. Format Tabel Data Kepadatan Rumah


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

Luas Wilayah Jumlah Rumah


Daratan (Ha)
(Unit)
(3)

Kepadatan
(unit / Ha)

(4)

(5)

Contoh 2.36. Format Tabel Data Jumlah Dan Sebaran Kawasan Perumahan
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

Nama
Luas Lahan
Jumlah
Kawasan
(Ha)
Rumah (unit)
Perumahan
(3)

(4)

Kepadatan Bangunan
Rumah (unit/ Ha)

(5)

(6)

Contoh 2.37. Format Tabel Data Kondisi Fisik Rumah


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

Jumlah Rumah berdasarkan Jenis Konstruksi (unit)

Permanen
(3)

Semi Permanen
(4)

Non Permanen
(5)

Jumlah (unit)
(6)

Contoh 2.38. Format Tabel Perumahan Kumuh Wilayah Kabupaten


Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
No

Kecamatan

(1)

(2)

2-32

Jml Lokasi
Kumuh
(3)

Luas Kumuh
(4)

Jml Rumah di
Lokasi Kumuh
(5)

Kategori
(6)

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.39. Format Tabel Data Kepemilikan Bangunan
Kabupaten (...) Tahun (... tahun terbaru)
(Contoh Kabupaten Tarakan, tahun 2001-2005)
BANYAKNYA SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH YANG DITERBITKAN MENURUT KECAMATAN, 2001-2005
KECAMATAN

TAHUN

HAK MILIK

HAK GUNA BANGUNAN

HAK GUNA USAHA

HAK PAKAI

HAK PENGELOLAAN

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

Tarakan Timur

2005
2004
2003
2002
2001

186
169
179
333
460

101
41
40
0
0

0
0
0
0
0

2
13
56
5
0

0
0
0
0
0

Tarakan Tengah

2005
2004
2003
2002
2001

161
163
395
867
593

24
29
31
36
8

0
0
0
0
0

13
22
17
89
8

0
0
0
0
0

Tarakan Barat

2005
2004
2003
2002
2001

387
305
342
1651
911

410
103
68
500
160

0
0
0
0
0

6
6
6
67
1

0
0
0
0
1

Tarakan Utara

2005
2004
2003
2002
2001

28
16
83
180
718

82
19
38
3
1

0
0
0
0
0

2
4
7
6
0

1
0
0
0
0

2005
2004
2003
2002
2001

762
653
999
3031
2682

617
192
177
539
169

0
0
0
0
0

23
45
86
167
9

1
0
0
0
1

JUMLAH/TOTAL

Contoh 2.40. Format Tabel Data Jumlah Rumah


(Contoh Kabupaten Tarakan, tahun 2006)

No

Kecamatan / Kelurahan

A.

Kecamatan Tarakan Barat

2.

Kelurahan Karang Anyar Pantai

1.
3.
4.
5.

B.
1.

Kelurahan Karang Anyar


Kelurahan Karang Balik
Kelurahan Karang Rejo

Kelurahan Karang Harapan

Kecamatan Tarakan Tengah


dst

Jumlah Rumah
(Unit)

9709
4366

2300

1211
746

1086

9273

Jumlah Total
Sumber : Rekapan Inventarisasi dan Penyusunan Data Bangunan Kabupaten Tarakan, Tahun 2006

2-33

7d. Inventarisasi Rencana Pembangunan


Perumahan

Keluaran:

Identifikasi Rencana
Pembangunan Perumahan:

Prosedur yang dilakukan:

1. Gunakan data terkait yang diperoleh dari hasil


langkah (4b), dengan rincian data sbb:

Rencana Pembangunan Perumahan dan


Permukiman oleh Pengembang (IMB/ Izin
Prinsip untuk Developer)
Rencana Pembangunan Perumahan dan
Permukiman Non-Developer (IMB perorangan)
2. Buat tabulasi data (pembuatan tabel untuk
kompilasi dan penjumlahan data)
3. Buat deskripsi yang diperlukan dan dapat
menunjang penyajian tabel data, dari masingmasing data yang diperoleh.

Rencana Pembangunan
Perumahan dan Permukiman
oleh Pengembang (IMB/ Izin
Prinsip untuk Developer)
Rencana Pembangunan
Perumahan dan Permukiman
oleh Non - Developer (IMB
perorangan)

Berikut ini ditampilkan beberapa contoh format


tabel pengolahan data rencana pembangunan
Perumahan dan Pemukiman:

No

Contoh 2.41. Format Tabel Data IMB untuk Perumahan


Kabupaten (...)Tahun ...(tahun terbaru)

Nama Perumahan

Jumlah
Bangunan

Surat /
Legalitas

Luas
Kavling
(m2)

1
2

Luas
Bangunan
(m2)

Jumlah
Lantai

Jumlah
Contoh 2.42. Format Tabel Data Rencana Pembangunan Perumahan
oleh Non Pengembang
Kabupaten (...)Tahun ...(tahun terbaru)

No

Kecamatan

(1)

(2)

2-34

Luas Rencana Pembangunan Rumah oleh :


Masyarakat
(3)

Pengembang
(4)

Jumlah
(5)

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Contoh 2.43. Format Tabel Data Rencana Perumahan berdasarkan Proses Perijinan
Kabupaten (...)Tahun ...(tahun terbaru)
Luas Jumlah Rumah yang :

No

Kecamatan

(1)

(2)

Sudah diterbitkan
rekomendasi
rencananya
Pengemb.
(3)

Masy.
(4)

Sudah diterbikan Ijin


Lokasinya dan siap
untuk dilaksanakan
Pengemb.
(5)

Masy.
(6)

Sudah diterbitkan Ijin


lokasi dan rencana
tapaknya, namun belum
dilaksanakan
Pengemb.
(7)

7e. Penyusunan Profil Layanan Prasarana,


Sarana dan Utilitas (PSU) Perumahan
dan Permukiman
Prosedur yang dilakukan:

Masy.
(8)

Masih dalam proses


penyelesaian perijinan
pembangunannya
Pengemb.
(9)

Keluaran:

Profil Layanan PSU Perumahan


dan Permukiman

1. Gunakan data terkait layanan PSU Permukiman


tingkat Provinsi (PSU Wilayah), yang diperoleh
dari hasil langkah (4b), yang dirinci
berdasarkan kategorisasi PSU *, terkait:

Data dan informasi tentang layanan sarana dan


prasarana Perumahan dan Permukiman
(jaringan air bersih, jaringan air kotor, jaringan
drainase, jaringan listrik, jaringan jalan, Fasos
dan Fasum) , terkait :
-

Struktur jaringan dan sistem PSU yang


menunjang kegiatan sektor Perumahan
dan Permukiman

Jumlah, Sebaran, dan Kapasitas layanan


(Jumlah Rumah Tangga yang terlayani)

2. Gunakan peta sistem jaringan PSU, dan buat


deskripsi yang diperlukan dan dapat
menunjang informasi data PSU Perumahan dan
Permukiman yang diperoleh.

*Kategorisasi PSU berdasarkan Peraturan Menteri Negara


Perumahan Rakyat Nomor: 34 /Permen /M/2006 tentang Pedoman
Umum Penyelenggaraan Keterpaduan Prasarana, Sarana dan Utilitas
(PSU) Kawasan Perumahan, dapat dilihat pada Tabel 2.2. berikut
ini.

2-35

Masy.
(10)

No.

Komponen PSU

Prasarana

1.

Jalan

2.

Drainase

3.

Air limbah

4.

Persampahan

5.
II

1.
2.
3.
4.

Tabel 2.2. Kategori PSU Kawasan

Air Minum

Sarana

Tempat pendidikan,

Layanan kesehatan
Layanan
perdagangan
Fasos dan fasum

Kawasan Skala Besar

Jalan lokal primer/ sekunder


kawasan

Drainase Primer dan sekunder


kawasan

Terpusat, setempat

Tempat pengolahan sementara/


akhir, Komposter
PDAM/ Artesis

TK, SD, SLTP, dan SMU

Jalan primer/ sekunder


kawasan, jalan di atas air
Primer dan sekunder kawasan
Terpusat, setempat

Komposter, tempat
pengolahan sementara
PDAM/ Artesis
SD, SLTP

Klinik, puskesmas, RS C, B, dan A

Klinik, posyandu, puskesmas


pembantu,

Warung, restoran, pujasera, Pasar


tradisional, minimarket,pertokoan.

Warung pujasera, Pasar,


Tempat pelelangan ikan

Rumah ibadah, balai pertemuan,


kantor.

Rumah ibadah, balai


pertemuan.

Pemakaman

---

Taman

Taman, tempat penjemuran


ikan

5.

Tempat olah raga

7.

Ruang Terbuka
Hijau

8.

Terminal

Halte

Dermaga

1.

Jaringan air minum

Distribusi

Distribusi, terminal air, HU

2.

Jaringan listrik

Gardu dan jaringan (PLN), genset

3.

Jaringan telepon

5.

Transportasi

6.

III

4.
6.

Pemakaman

Utilitas umum

Gedung, Lapangan olahraga

Jaringan (telkom)

Lapangan olahraga

Gardu dan jaringan (PLN),


genset
Jaringan (telkom)

Jaringan gas

Jaringan (migas)

Jaringan (migas)

Pemadam kebakaran

Perlengkapan pemadam kebakaran

Perlengkapan pemadam
kebakaran

Angkutan umum

Angkutan umum

Berikut ini ditampilkan beberapa contoh peta struktur jaringan PSU .

2-36

Kawasan Khusus

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Contoh .2.44. Format Peta Rencana Pengembangan Sistem Penyediaan Air Bersih

2-37

2-38
Contoh 2.45. Format Peta Rencana Pengembangan Sistem Air Baku

Contoh 2.46. Format Peta Rencana Sistem Transportasi

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

2-39

2-40
Contoh 2.47. Format Peta Rencana Pengolahan Limbah

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten

Contoh 4.48. Format Peta Rencana Pelayanan Persampahan


2-41

Penyusunan Profil Kelembagaan dan


Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Kabupaten
TUJUAN

Memandu pihak penyusun RP4D untuk menyusun


Profil Kelembagaan dan Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Kabupaten, berdasarkan data terkait
yang diperoleh dari hasil pelaksanaan survey pada
Langkah 4.

Ditujukan untuk memandu


penyusunan Profil Kelembagaan dan
Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Kabupaten, oleh pihak
penyusun RP4D

Sebagai input bagi:


 Identifikasi Pokok Permasalahan dan Tantangan
Penyelenggaraan Perumahan dan Permukiman
Kabupaten (Langkah 12)
 Perumusan
Rencana Kelembagaan dan
Pembiayaan tahap selanjutnya (Langkah 20)

MANFAAT

8a. Penyusunan Profil Kelembagaan


Perumahan dan Permukiman Kabupaten
Prosedur yang dilakukan:
1. Gunakan data terkait Kelembagaan
Penyelenggara Perumahan dan Permukiman di
tingkat Kabupaten yang diperoleh dari hasil
langkah (4b),
2.

3.

Identifikasi-uraikan
Lembaga/
Institusi
Penyelenggara Perumahan dan Permukiman
Daerah (Pemda, Swasta, Kelompok Swadaya
Masyarakat)

Keluaran:

Profil Kelembagaan Perumahan dan


Permukiman Kabupaten:
Lembaga/ Institusi Penyelenggara
Perumahan dan Permukiman Daerah
Fungsi dan Peran (Tupoksi)
Kelembagaan Perumahan dan
Permukiman Daerah

Identifikasi-uraikan Fungsi dan Peran / Tupoksi


Kelembagaan Daerah (dalam perencanaan
pelaksanaan, fasilitasi, pengawasan, dan
pengendalian pembangunan Perumahan dan
Permukiman)

8b. Penyusunan Profil Pembiayaan


Perumahan dan Permukiman Kabupaten

Prosedur yang dilakukan:


1. Gunakan data terkait Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Kabupaten di tingkat Kabupaten yang
diperoleh dari hasil langkah (4b), dengan rincian
data sbb:
2-42

Langkah 8

Keluaran:

Profil Pembiayaan Perumahan dan


Permukiman Kabupaten
Lembaga/ Institusi Pembiayaan
Perumahan dan Permukiman
Pemerintah dan Non Pemerintah

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Lembaga/ Institusi Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Pemerintah dan Non Pemerintah
Sumber-sumber
dan
Skema
Pembiayaan
Perumahan dan Permukiman oleh Lembaga/
Institusi Pembiayaan Pemerintah dan Non
Pemerintah
2. Identifikasi-uraikan Lembaga/Institusi Pembiayaan
Perumahan
dan
Permukiman
Daerah
(Pemerintah dan Non Pemerintah)
3. Identifikasi-uraikan fungsi dan peran / Tupoksi
Lembaga/institusi Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman Daerah
4. Identifikasi-uraikan sumber-sumber dan skema
pembiayaan Perumahan dan Permukiman oleh
lembaga/ institusi pembiayaan pemerintah dan
non pemerintah

Sumber-sumber dan Skema


Pembiayaan Perumahan dan
Permukiman oleh Lembaga/ Institusi
Pembiayaan Pemerintah dan Non
Pemerintah

Tabel 2.3. berikut ini merupakan matriks yang menunjukkan keterkaitan antara Langkah
Pelaksanaan Survey Data (Langkah 4) dengan Langkah Penyusunan Profil Perumahan dan
Permukiman Provinsi (Langkah 5 sampai Langkah 8), sesuai kategorisasi data/ informasi
yang diperoleh, yang akan diolah dan disusun ke dalam bentuk profil masing-masing data.

2-43

Tabel 2.3. Keterkaitan Langkah Survey Data (Langkah 4)


dengan Langkah Penyusunan Profil Perumahan dan Permukiman Provinsi (Langkah 5 - 8)

Unit Data : Kecamatan s/d Kelurahan

Langkah 4. Persiapan dan Pelaksanaan Survey


No
(1)

Sumber Data
(2)
Produk-produk

Kebijakan Daerah
(RPJP, RPJM,
Renstra)

Jenis Informasi
(3)

Visi-Misi Pembangunan

Latar belakang, tujuan, sasaran


pembangunan Daerah

Renstra Kota/ Kabupaten


IPM Kota/ Kabupaten

Kebijakan Sektoral terkait Perkim


Program Jangka Menengah (PJM) sektor
perumahan dan pemukiman

Data & Peta Daya Dukung Lingkungan bagi


Produk-produk

Perencanaan Tata
Ruang (RTRW,
RDTR, RTRK)

Kawasan Terbangun

Data & Peta Guna Lahan Eksisting

Data& Peta Rencana Struktur (Arahan

Fungsi BWK)
Data dan Peta Rencana Pola Pemanfaatan
Ruang (Arahan Guna Lahan Permukiman)

Langkah 5.
5a.
(4)

5b.
(5)

Langkah 6.
5c.
(6)

6a.
(7)

6b.
(8)

Langkah 7.
7a.
(9)

7b

(10)

Jumlah dan Kepadatan Penduduk

Jumlah & Sebaran Penduduk berdasarkan


Usia dan pendidikan

Jumlah dan Sebaran KK berdasarkan mata

x
x
x
x
x
x

Buku Daerah Dalam


Angka

x
x

Laju Pertumbuhan Penduduk

Jumlah Tenaga Kerja per-Sektor

PDRB & Sektor Ekonomi Unggulan

x
x
x

x
x

Kondisi Fisik Bangunan Rumah


Kapasitas Produksi Sumber Air Bersih

x
x

Kota/ Kabupaten
Kapasitas Produksi Sumber Daya Listrik
Kota/Kabupaten

Sampah
Jumlah dan Sebaran TPS & TPA

Jumlah dan Sebaran Sarana Pengangkutan

Daya Tampung TPA

Segmentasi Pendapatan Penduduk


Jenis Pekerjaan Penduduk

Sektor Ekonomi Kota/Kabupaten

Buku Profil SosialEkonomi Daerah

Jumlah dan Jenis Konstruksi Rumah


Kepemilikan Bangunan Rumah
Sumber Penerangan Rumah

Sumber Air Bersih Rumah


Sistem Pengelolaan Air Kotor / Tinja
Domestik

2-44

x
x

Pertumbuhan Penduduk Migrasi

pencaharian, dan segmentasi pendapatan


Pertumbuhan Penduduk Alami

(11)

Data & Peta Sumber Mata Air Baku


Luas Wilayah Kota/ Kabupaten

7c.

x
x

x
x
x
x
x

Langkah 8.
7d.

(12)

8a.

(13)

8b.

(14)

BAGIAN II
Inventarisasi Data dan Analisis
RP4D Kabupaten
Tabel 2.3. Keterkaitan Langkah Survey Data (Langkah 4)
dengan Langkah Penyusunan Profil Perumahan dan Permukiman Provinsi (Langkah 5 - 8)

Unit Data : Kecamatan s/d Kabupaten

Langkah 4. Persiapan dan Pelaksanaan Survey


No

Sumber Data

(1)

(2)

Langkah 5.

Langkah 6.

Langkah 7.

Langkah 8.

Jenis Informasi

5a.

5b.

5c.

6a.

6b.

7a.

7b

7c.

7d.

8a.

8b.

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

Program Pembangunan dan Pengembangan


Perkim (Program Pembangunan Baru,
Peningkatan Kualitas, Kawasan Khusus)

Program-program sektoral terkait


Perumahan dan Permukiman
Rencana Pengembangan Air Bersih /
Buku Rencana Induk/
Jaringan Air Minum
Rencana Strategis Rencana Pengembangan Jaringan dan
Sektoral
Sumberdaya Energi Listrik

x
x
x

Rencana Pengembangan Jaringan dan

Sarana Telekomunikasi
Rencana Pengembangan Jaringan Jalan

dan Drainase

Rencana Pengembangan Sistem


Pengelolaan Persampahan

Rencana Induk Sektoral Lainnya

Kepemilikan Lahan dan Bangunan Rumah

Data Kepemilikan dan IMB / Izin Prinsip bagi Non Pengembang


Perizinan Perumahan
IMB / Izin Prinsip bagi Pengembang
Faktor Pemicu Migrasi
Karakteristik Migran

Informasi
Kependudukan

Informasi
Kelembagaan dan
Pembiayaan

Penyelenggaraan
Perkim Daerah

Preferensi Bermukim Migran

x
x
x

x
x
x

Buday a bermukim penduduk (terkait dengan


lokasi, jenis konstruksi/ karakteristik bahan
bangunan lokal, kebiasaan bermukim, dsb)

Pola pergerakan

Lembaga/ Institusi Penyelenggara Perkim

Daerah

Fungsi dan Peran (Tupoksi) Kelembagaan


Perkim Daerah

Sumber, Kelembagaan dan Skema

Pembiayaan Perkim

Sebaran Lokasi Kawasan Perumahan


Developer / Perusahaan / Dinas

Perumahan Developer / Perusahaan /


Dinas
Kepadatan Rumah (Tingkat Hunian,

Informasi Jumlah Rumah dan Fasilitas

Kepadatan Bangunan)
Informasi Kawasan Sebaran Lokasi & Jumlah Rumah di
Kawasan Permukiman Kumuh
Perumahan
Luas, sebaran, jumlah, dan kondisi rumah

berdasarkan kategori (Formal, Swadaya


dan Kawasan Khusus)
Kesesuaian rencana pengembangan sarana

x
x
x

dan prasarana perkim dengan

Akses kepada sarana/ prasarana perkim

perkembangan perkim

2-45

Gambar 2.2. Diagram Keterkaitan antara Langkah dalam Tahap Inventarisasi Data,
dengan Langkah Lainnya dalam Tahap Penyusunan RP4D
Langkah 1
KOORDINASI TIM PEKERJAAN
Langkah - 2
PENAJAMAN DAN PENYEPAKATAN
RENCANA KERJA
Langkah - 3

SOSIALISASI PEKERJAAN DAN


WORKSHOP IDENTIFIKASI
PERMASALAHAN PERKIM DAERAH
Langkah - 4

PERSIAPAN & PELAKSANAAN


SURVEY

Langkah - 5

PENYUSUNAN PROFIL KEBIJAKAN


& PROGRAM PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERKIM

Langkah - 6

PENYUSUNAN PROFIL
KELEMBAGAAN & PEMBIAYAAN
PERKIM KOTA/ KABUPATEN

PENYUSUNAN PROFIL
PERUMAHAN & PERMUKIMAN

Langkah - 9

ANALISIS IMPLIKASI KEBIJAKAN


TATA RUANG THD
PENGEMBANGAN PERMUKIMAN

Langkah - 8

Langkah - 7

PENYUSUNAN PROFIL KONDISI


SOSIAL-EKONOMI BUDAYA
DAERAH

Langkah - 10

ANALISIS DAYA DUKUNG & DAYA


TAMPUNG WILAYAH

Langkah - 11

PROYEKSI KEBUTUHAN
PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERKIM
Langkah - 12

PERUMUSAN PERSOALAN &


TANTANGAN PENGEMBANGAN &
PEMBANGUNAN PERKIM
Langkah - 13

WORKSHOP TANTANGAN &


KEBUTUHAN PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERKIM

Langkah - 14

PERUMUSAN DASAR-DASAR
PENETAPAN RENCANA

Langkah - 17

RUMUSAN VISI & MISI


PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERKIM DAERAH

Langkah - 15

PERUMUSAN KEBIJAKAN PERKIM


PROPINSI

Langkah - 18

PERUMUSAN RENCANA
PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERKIM

Langkah - 20

PERUMUSAN INDIKASI PROGRAM

Langkah - 21

WORKSHOP

2-46

Langkah - 16

PERUMUSAN STRATEGI
PELAKSANAAN PEMBANGUNAN &
PENGEMBANGAN PERMUKIMAN

Langkah - 19

PERUMUSAN RENCANA
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA
PERKIM