Anda di halaman 1dari 3

APLIKATIF

Kebalikan Curl Up Melatih Otot Perut.


Bila Anda melakukan gerakan curl up (mengangkat badan bagian atas) yang normal, kadang
bisa menjadi penyebab leher sedikit kurang enak. Maka gerakan kebalikan curl up merupakan
variasi yang baik, untuk latihan menguatkan otot perut.

Seperti curl up, latihan kebalikan curl up juga untuk melatih otot-otot yang terdapat pada
dinding perut bagian depan. Yakni otot rektus abdominis atau jaringan otot yang lurus terentang
di bagian depan perut, dari tulang dada sampai pada bagian atas tulang kemaluan.

Gerakan kebalikan curl up ini memberikan latihan pada seluruh otot rektus abdonis. Namun,
daerah bagian bawah yang akibat lebih merasakan. Sehingga, sebaiknya latihan ini
dikombinasikan dengan gerakan curl up (lihat Senior No.111), yang hasilnya lebih dirasakan
pada daerah atas otot rektus abdominis.

Gabungkan kedua latihan mengencangkan otot perut ini, akan membawa hasil yang lebih efektif.
Langkah 1
Tiduran telentang dengan kedua kaki ke atas. Kedua lutut sedikit dibengkokkan, dan gerakan ke
arah dada. Silangkan kedua pergelangan kaki. Tahanlah kedua telapak kaki berada di atas perut.
Beratnya kedua kaki dapat membantu agar pinggang selalu terletak datar di lantai, dan
memnbantu mencegah agar pinggang tidak melengkung sehingga tidak mudah cedera. Kedua
lutut sebaiknya menghadap ke luar, sehingga otot-otot pantat rilek, dan menekan pinggang ke
lantai.

Langkah II
Banyak yang melakukan gerakan ini kurang benar, yang mengakibatkan terjadinya cedera
pinggang. Hindari mengayunkan kedua kaki Anda ke belakang dan ke depan.
Kedua kaki tetap berada pada posisi yang sama di atas perut, selama melakukan gerakan. Selain
itu, hindari juga mengangkat kedua kaki Anda ke udara, sebab hal tersebut akan menyebabkan
pinggang terangkat dan melengkung.

Fokuskan saja latihan ini pada otot perut. Tahanlah otot-otot dinding perut Anda ke arah
pinggang, dan pinggang Anda ke arah lantai. Anda dapat melakukan latihan ini, bila
menekankan otot-otot perut ke bawah.

Pinggul bergerak sedikit ke depan, ke arah pusar, sehingga kedua kaki sedikit terangkat.
Terangkat inii merupakan hasil kontraksi otot-otot perut dan bukan tujuan dari gerakan ini.
Tujuan dari latihan ini adalah mengkontraksikan otot-otot perut.

Gerakan latihan ini sangat halus. Kalau Anda dapatkan bahwa kedua kaki berayun dan pinggang
terangkat, pelankan gerakannya. Anda lebih memfokuskan pada kontraksinya daripada
gerakannya. Anda lebih memfokuskan pada kontraksinya daripada gerakannya. Kontraksikan
dengan memendekkan jarak antara pusar dan tulang kemaluan.

Ulangan
Mereka yang tergolong pemula, melakukan dua set gerakan sudah cukup. Setiap set terdiri dari
delapan kali ulangan.

Kecepatan
Seperti halnya untuk semua latihan dengan otot perut, lakukan dengan perlahan-lahan, dengan
gerakan yang terkendali. Gunakan ritme sebagai berikut: satu hitungan untuk menarik kedua
lutut ke arah dada, dan satu hitungan untuk kembali ke posisi awal.

Cobalah merasakan hunungan antara pernapasan dan gerakannya, dengan mengeluarkan napas
pada waktu kontraksi. Jadi, sama seperti pada waktu melakukan curl up. Keluarkan napas pada
waktu menekan ke bawah dan mengkontraksikan perut, dan tariklah napas saat kembali ke posisi
awal.

Pinggang
Kalau Anda berpendapat bahwa ini adalah gerakan yang sukar untuk dilakukan, cobalah
menempatkan kedua tangan di belakang kepala. Angkatlah tulang belikat dari lantai. Tahanlah
dada dan kedua bahu terangkat. Mulailah lagi memfokuskan pada kontraksi otot-otot perut.

Variasi Gerak
Kombinasikan curl up dasar (mengangkat badan bagian atas) dengan kebalikan dari curl up.
Selain itu, dapat pula dibuat variasi dengan berganti-gantian antara curl up dengan kebalikan
curl up, yang menggunakan gerakan lebih lambat.

Sumber: Majalah Nirmala