Anda di halaman 1dari 20

Teknik Eksploitasi Panas

Bumi

THE ROLE OF R&D IN


GEOTHERMAL DRILLING
COST REDUCTION
David A. Glowka

Geothermal Research
Department
By

KELOMPOK
1. Ade Kurnia Saputra
2. Agita Yunita Putri
3. Andreas Silaban
4. Arman Setyawan
5. Ayu Tri Anggraini
6. Cory Imayati
7. Dea Alphard V.
8. Ducke Cristie E. L.
9. Eko Andy Prasetyo
10.Ivan Josten Dancess
11.Ivan Wiraoctavian

Outline
Abstrak &
Pendahuluan
Loss
Circulation
Technology

Hard Rock
Drill Bit
Technology

Program Strategy

High
Temperature
Instrumenta
tion

Slimhole
Drilling
Technology

Conclusions

Wireless
Data
Telemetry

Geothermal
Drilling
Organization
Projects

Abstrak & Pendahuluan


Sekitar

35-50% dari biaya proyek tenaga panas bumi


merupakan biaya pemboran dan komplesi sumur.
Mengingat fakta ini dan pada kenyataannya bahwa
biaya sumur panas bumi adalah dua hingga tiga kali
lipat biaya pemboran sumur minyak dan gas untuk
kedalaman yang sama, hal tersebut secara logis
merupakan suatu cara untuk mengurangi biaya
pemboran tenaga panas bumi lebih kompetitif.
Seperti itulah tugas yang dilakukan oleh departemen AS
program teknologi pemboran energi panas bumi di
laboratorium nasional Sandia. Tujuan dari program R & D
ini adalah untuk mengembangkan teknologi pemboran
dan komplesi sumur dengan pengurangan biaya sumur
panas bumi sekitar 25%.
NEXT

PROGRAM STRATEGY
Lost

Circulation Technology
Hard-rock Drill Bit Technology
High-temperature Instrumentation
Wireless Data Telemetry
Slimhole Drilling Technology
Geothermal Drilling Organization Projects

BACK

LOST CIRCULATION TECHNOLOGY


Lost

Circulation merupakan problem


yang merugikan dalam pemboran panas
bumi, terhitung sekitar 15% dari biaya
sumur (carson dan lin, 1982).
Tujuan
program Sandia di bidang
teknologi
ini
adalah
untuk
mengembangkan alat dan teknis dalam
mengurangi biaya lost circulation sekitar
30%, dengan mengurangi biaya sumur
panas bumi sekitar 5%.
NEX
T

Untuk

tujuan perbandingan dalam analisa, tipe


beberapa sejarah lost circulation yang diasumsikan
disini yaitu sebuah sumur dengan sepuluh
zona lost circulation membutuhkan 26
plug semen. Distribusi plug tersebut
diasumsikan sebagai berikut : 3 dari
zona lost diisolasi dengan single plug
semen; 3 zona lainnya diisolasi dengan
perawatan dua plug; 2 zona lost lainnya
diisolasi dengan perawatan tiga plug; 1
zona lost diisolasi dengan perawatan
empat plug; dan 1 zona lost lainnya
diisolasi dengan perawatan 7 plug
semen.

Dengan

mengaplikasikan biaya lost


circulation yang diasumsikan diatas
total biaya lost circulation yang
terkait yaitu $298 ribu, atau 15%
dari biaya sumur $2 juta dolar.

Beberapa proyek yang sedang berlangsung di Sandia untuk


mengembangkan metode yang lebih baik dalam menangani
zona lost circulation
Salah

satu alat tersebut adalah straddle packer yang mudah dibor


(DSP), dengan biaya rendah, alat ini untuk membatasi aliran semen
ke daerah lubang sumur di sekitar zona loss, sehingga mencegah
penyaluran (channeling) semen dan penutupan dari lubang zona
loss
Biaya suatu perawatan tunggal DSP diperkirakan sekitar $15 ribu,
sedikit lebih rendah dari satu konektor perawatan semen
konvensional
perawatan single plug DSP, dapat menghemat dari $ 50 ribu, atau
sekitar 2,5% dari penghematan biaya total, yang dapat dihasilkan.
penghematan yang bisa ditambahkan dengan sistem pengukuran
aliran dan straddle packer kejadian dan perawatan bawah zona loss.

Sandia

juga berpartisipasi dalam proyek


evaluasi lapangan dalam beberapa jenis
semen alternatif untuk mengontrol lost
circulation (CalEnergy dan Halliburton )
proyek GDO.
Jenis semen yang diuji coba di lapangan
dalam proyek ini meliputi: 1) semen CLCM
milik
Halliburton,
atau
CLCM,
semen
nitrogen-foamed
milik
Halliburton,
dan
semen yang tahan terhadap CO2 yang ringan.
Penghematan biaya dengan menggunakan
semen jenis CLCM akan mengurangi biaya
menjadi $ 50 ribu atau sekitar 2,5%.

HARD-ROCK DRILL BIT TECHNOLOGY


Sebuah

studi yang diselesaikan lebih dari 15 tahun yang


lalu ( carson dan lin , 1981) menyimpulkan bahwa jika laju
penetrasi dijadikan dua kali lipat pada sebuah sumur yang
dibor di lapangan geyser panas bumi, akan menghasilkan
pengurangan biaya sebesar 13%.
Studi yang sama dilakukan oleh (Piere et al , 1996) dan
menyimpulkan hipotesis yang sama bahwa, pemboran 121/4 dengan interval kedalaman 4000-8000ft mengurangi
biaya sumur dari $800 ribu menjadi $675 ribu, atau sekitar
16%.

Tujuan

dari program Sandia pada teknologi ini yaitu


terletak pada 2 hal : Menambah Laju penetrasi dan
menggunakan bit yang terbuat dari bahan tungstenkarbida.
Program
Drill bit Sandia berkonsentrasi pada
peningkatan mata bor berbahan sintetik diamond (intan
buatan) untuk aplikasi batuan keras. yang lebih efisien
digunakan dari roller bit dalam menggerus serpihan
batuan,
Kemampuan PDC dan drag bit yang terbuat dari bahan
sintetik diamond dalam menggerus batuan secara mantap
telah mencapai lebih dari beberapa tahun, dengan kerja
keras yang cukup program Sandia mampu mempercepat
langkah-langkah dalam pemboran panasbumi (Glowka
et al, 1996).

ALAT PENGUKUR SUHU TINGGI


Deretan

alat logging pengukur suhu tinggi


sedang dalam pengembangan di sandia yang
secara signifikan mengurangi biaya logging
panas bumi.
Alat ini adalah sistem akuisisi data berbasis
mikroprosesor yang menggunakan penyimpanan
data elektronik dan daya baterai untuk
meminimalisir mahalnya biaya wireline.
Sandia saat ini membangun alat perekam
spektrum gamma kedua. Alat pertama berhasil
diuji di sumur SB-15 di lap. geyser pada tahun
1995. Terdeteksi unsur Kalium dalam inti batuan
dalam skala besar menunjukkan bahwa alat ini
mampu mendeteksi lokasi rekahan.

SLIMHOLE DRILLING TECHNOLOGY


Biaya

pemboran eksplorasi geothermal dengan


slimhole teknologi bisa mengurangi biaya 40-50 %
jika slimhole bukan digunakan pada ukuran sumur
produksi pada reservoir yang sama.

WIRELESS DATA TELEMETRY


Untuk

keekonomisan transmisi data dari


bawah ke permukaan sandia memprogramkan
teknologi wireless telemetry .
Teknologi wireless telemetry diuji coba oleh
pompa Johnston yang dilengkapi dengan garis
poros diturunkan ke dasar lubang sumur.
Sinyal akustik ditransmisikan sampai garis
poros pompa dan datanya diinterpretasikan di
permukaan menyesuaikan keselarasan poros,.
Diperkirakan 5% dari seluruh biaya pemboran
eksplorasi panas bumi berkurang dengan
menggunakan wireless data telemetry ini.

GEOTHERMAL DRILLING ORGANIZATION PROJECTS


GDO

terdiri dari sekitar 20 member


organisasi yang bekerja sama pada
pengembangan dan bidang pengujian
teknologi untuk mengurangi biaya sumur
panas bumi.
Proyek Smith International dan PGV : (Katup
pengubah tekanan dan suhu tinggi) Alat ini
memberikan cara untuk mengubah tekanan
dan suhu tinggi pada master valve di sumur
panasbumi tanpa penginjeksian cool water.

Proyek

lumpur Novatek, CalEnergy,


Unocal, dan Amoco : Proyek ini mampu
mencapai penambahan laju penetrasi
yang akan mengurangi biaya sumur
sekitar 15%.
Proyek
Drillpipe yang terinsulasi,
dengan
Drill
Cool
System
dan
CalEnergy
:
Proyek
ini
akan
menghasilkan temperatur fluida di
dasar lubang sumur lebih dingin,
sehingga mencegah degradasi lumpur
pemboran,
memperpanjang
usia
pemakaian
bit,
dan
membuat

KESIMPULAN
Kesimpulan yang diperoleh yaitu, tujuan
pengurangan biaya sumur untuk berbagai
bidang program ternyata melebihi 25% dari
yang ditargetkan oleh program Sandia. Hal
ini terjadi karena ketidakpastian yang terlibat
dalam proyek R & D. Jika tujuan
pengurangan biaya panas bumi secara
keseluruhan dapat dicapai, biaya power
plant panas bumi akan berkurang 10-15%.
Hal tersebut membuat biaya energi panas
bumi lebih kompetitif dan diharapkan dapat
meningkatkan pemanfaatan sumber energi
yang ramah lingkungan.

References
Carson, C.C. and Lin, Y.T., 1981.
Geothermal Well Costs and Their
Sensitivities to Changes in Drilling
and Completion Operations, Proc.
Intl Conf. on Geothermal Drilling
and
Completion
Technology,
Albuquerque, NM, Jan 21-23, 1981,
pp. 8-1 thru 8-26.

THANK YOU

Any question

GROUP

BAC
K