Anda di halaman 1dari 6

Siapa sih Direktur Utama?

Direktur utama adalah jabatan yang ditunjuk dan memberi laporan kepada Dewan Direksi / Board of
Director (BOD). Apakah sebenarnya yang dikerjakan seorang direktur? Mengapa setiap hari dia bisa
bekerja dengan kondisi kerja yang kelihatan enak. Cuma meeting atau bahkan lebih sering berada
di luar kantor?
Untuk lebih mengerti apa sebenarnya deskripsi tugas dan tanggung jawab yang diemban seorang
direktur utama agar tetap sukses dalam tugasnya dalam mengepalai perusahaan ,silakan simak
detail tugas berikut, yang biasa dicantumkan saat pembuatan deskripsi tugas (job description) yang
bersangkutan:

Tugas dan Wewenang Direktur Utama?


Mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan dibidang administrasi keuangan,
kepegawaian dan kesekretariatan.
Mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan pengadaan dan peralatan perlengkapan.

Merencanakan dan mengembangkan sumber-sumber pendapatan serta pembelanjaan dan


kekayaan perusahaan.

Mengendalikan uang pendapatan, hasil penagihan rekening penggunaan air dari


langganan.
Melaksanakan tugas-tugas yang diberikan Direktur Utama.

Dalam melaksanakan tugas-tugas Direktur Umum bertanggung jawab kepada Direktur

Utama.

Memimpin seluruh dewan atau komite eksekutif

Menawarkan visi dan imajinasi di tingkat tertinggi (biasanya bekerjasama dengan MD atau
CEO)

Memimpin rapat umum, dalam hal: untuk memastikan pelaksanaan tata-tertib; keadilan dan
kesempatan bagi semua untuk berkontribusi secara tepat; menyesuaikan alokasi waktu per item
masalah; menentukan urutan agenda; mengarahkan diskusi ke arah konsensus; menjelaskan dan
menyimpulkan tindakan dan kebijakan

Bertindak sebagai perwakilan organisasi dalam hubungannya dengan dunia luar

Memainkan bagian terkemuka dalam menentukan komposisi dari board dan sub-komite,
sehingga tercapainya keselarasan dan efektivitas

Mengambil keputusan sebagaimana didelegasikan oleh BOD atau pada situasi tertentu
yang dianggap perlu, yang diputuskan, dalam meeting-meeting BOD.

Menjalankan tanggung jawab dari direktur perusahaan sesuai dengan standar etika dan
hukum, sebagai referensi dalam (apapun standar dokumen kebijakan direktur yang mungkin
Anda gunakan).

Apa sih Tanggung jawab Direktur Utama?


Direktur bertanggung jawab atas kerugian PT yang disebabkan direktur tidak menjalankan
kepengurusan PT sesuai dengan maksud dan tujuan PT anggaran dasar, kebijakan yang tepat
dalam menjalankan PT serta UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas. Atas kerugian PT,
direktur akan dimintakan pertanggungjawabannya baik secara perdata maupun pidana.
Apabila kerugian PT disebabkan kerugian bisnis dan direktur telah menjalankan kepengurusan PT
sesuai dengan maksud dan tujuan PT anggaran dasar, kebijakan yang tepat dalam menjalankan PT
serta UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, maka direktur tidak dapat dipersalahkan
atas kerugian PT.

Kode Etik Direktur Utama?

Penerima Kode Etik dan khususnya para Direktur:


saat menyiapkan laporan keuangan, komunikasi apa pun ke pasar atau dokumen serupa,
harus menggambarkan situasi ekonomi dan keuangan Perusahaan secara jujur, jelas, dan lengkap;
harus segera memenuhi setiap permintaan informasi yang diminta oleh Dewan Auditor
Statuta, dan dengan segala cara memfasilitasi performa kontrol yang dimiliki oleh pemegang saham,
badan korporat lainnya atau firma audit eksternal lainnya yang sah secara hukum;
menyediakan informasi yang benar dan lengkap bagi Dewan Pengawas mengenai situasi
ekonomi dan keuangan Perusahaan

Direktur
Tugas, Wewenang dan Tanggung Jawab Direktur Perusahaan - Secara singkat, Tugas, Wewenang
dan Tanggung Jawab Direktur Perusahaan adalah sebagai berikut :
a. Menentukan kebijakan tertinggi perusahaan.
b. Bertanggung jawab terhadap keuntungan dan kerugian perusahaan.
c. Mengangkat dan memberhentikan karyawan perusahaan.
d. Memelihara dan mengawasi kekayaan peseroaan terbatas.
e. Bertanggung jawab dalam memimpin dan membina perusahaan secara efektif dan efesien.
f. Mewakili perusahaan, mengadakan perjanjian-perjanjian, merencanakan dan mengawasi

pelaksanaan tugas personalia yang bekerja pada perusahaan.


g. Menyusun dan melaksanakan kebijakan umum pabrik sesuai dengan kebijakan RUPS (Rapat
Umum Pemegang Saham).
h. Menetapkan besarnya deviden perusahaan.

KOMISARIS
Pengertian Komisaris
Komisaris adalah Organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau
khusus sesuai dengan anggaran dasar serta memberi nasihat kepada Direksi.
Pengangkatan Komisaris
Pengangkatan Komisaris dapat dilakukan dengan cara:
1.
Komisaris diangkat oleh RUPS
2.
Komisaris Perseroan terdiri atas 1 (satu) orang anggota Direksi atau lebih
3.
Anggota Dewan Komisaris diangkat untuk jangka waktu tertentu dan dapat diangkat kembali.
Tata cara pengangkatan diatur dalam Anggaran Dasar.
4.
Yang dapat diangkat menjadi anggota Komisaris adalah orang perseorangan yang cakap
melakukan perbuatan hukum dan tidak pernah dinyatakan pailit atau dihukum karena merugikan
negara dalam waktu 5 (lima) tahun sebelum pengangkatan.
C. Pemberhentian Komisaris
Komisaris dapat diberhentikan apabila:
1.
Masa tugas Komisaris ditetapkan dalam Anggaran Dasar/Akte Pendirian
2.
Komisaris dapat diberhentikan sementara waktu oleh RUPS
D. Tugas Komisaris
Tugas Utama Komisaris adalah Komisaris wajib melakukan pengawasan terhadap kebijakan Direksi
dalam menjalankan perseroan serta memberi nasihat keapada Direksi. Fungsi pengawasan dapat
dilakukan oleh masing-masing Anggota Komisaris namun keputusan pemberian nasihat dilakukan
atas nama Komisaris secara Kolektif (sebagai Board). Fungsi pengawasan adalah proses yang
berkelanjutan. Oleh karena itu, Komisaris wajib berkomitmen tinggi untuk menyediakan waktu dan
melaksanakan seluruh tugas komisaris secara bertanggungjawab. Pelaksanaan tugas tersebut
diantaranya adalah :

Pelaksanaan rapat secara berkala satu bulan sekali

Pemberian nasihat, tanggapan dan/atau persetujuan secara tepat waktu dan berdasarkan
pertimbangan yang memadai

Pemberdayaan komite-komite yang dimiliki Komisaris. Contohnya Komite Audit, Komite


Nominasi dll.

Mendorong terlaksananya implementasi good corporate governance.

E. Wewenang Komisaris
Komisaris memiliki 2 (dua) wewenang, yaitu :
1.
Wewenang Preventif

Di dalam Anggaran Dasar Perseroan dapat ditetapkan wewenang Dewan komisaris untuk
memberikan persetujuan atau bantuan kepada Direksi dalam melakukan perbuatan hukum tertentu
(Pasal 117 ayat 1 UU PT).

Jika direksi berhalangan dapat bertindak sebagai pengurus

Meminta keterangan kepada Direksi

Berwenang memasuki ruangan/tempat penyimpanan barang milik Perseroan untuk


pengawasan.
2.
Wewenang Represif

Dewan Komisaris dapat memberhentikan anggota Direksi untuk sementara dengan


menyebutkan alasannya (Pasal 106 UU PT).
F. Kewajiban Komisaris
Kewajiban Komisaris, yaitu :
1.
Komisaris berkewajiban mengawasi kebijakan Direksi dalam menjalankan Perseroan serta
memberikan nasihat kepada Direksi
2.
Komisaris wajib dengan itikad baik dan penuh tanggungjawab menjalankan tugas untuk
kepentingan dan usaha Perseroan
3.
Komisaris wajib melapor kepada Perseroan tentang kepemilikan sahamnya beserta
keluarganya.
G. Pertanggungjawaban Pribadi Dewan Komisaris
1. Dalam hal terjadi kepailitan karena kesalahan atau kelalaian Dewan Komisaris dalam
melakukan pengawasan terhadap pengurusan yang dilaksanakan oleh Direksi dan kekayaan
Perseroan tidak cukup untuk membayar seluruh kewajiban Perseroan akibat kepailitan
tersebut, setiap anggota Dewan Komisaris secara tanggung renteng ikut bertanggung jawab
dengan anggota Direksi atas kewajiban yang belum dilunasi.
2. Tanggung jawab berlaku juga bagi anggota Dewan Komisaris yang sudah tidak menjabat 5
(lima) tahun sebelum putusan pernyataan pailit diucapkan.
3. Anggota Dewan Komisaris tidak dapat dimintai pertanggungjawaban atas kepailitan
Perseroan apabila dapat membuktikan:
a.
kepailitan tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya;
b.
telah melakukan tugas pengawasan dengan itikad baik dan kehati-hatian untuk kepentingan
Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan;
c.
tidak mempunyai kepentingan pribadi, baik langsung maupun tidak langsung atas tindakan
pengurusan oleh Direksi yang mengakibatkan kepailitan; dan
d.
telah memberikan nasihat kepada Direksi untuk mencegah terjadinya kepailitan.

Tugas Tanggung Jawab Dan Job Deskripsi Direktur Utama


Tugas dan Job Deskripsi Sebelumnya kami sudah publikasikan mengenai tugas dan jobs deskripsi
seorang direktur, dan kali ini kami akan mengulas lebih detail tugas dan wewenang direktur
utama. Direktur utama merupakan fungsi jabatan tertinggi dalam sebuah perusahaan, seperti Perseroan
Terbatas (PT) yang secara garis besar bertanggungjawab mengatur perusahaan secara keseluruhan.

Direktur Dell, Facebook dan Google | img by : TheGuardian

Tugas Direktur Utama Perusahaan adalah sebagai koordinator, komunikator, pengambil keputusan,
pemimpin, pengelola dan eksekutor dalam menjalankan dan memimpin perusahaan Perseroan Terbatas
(PT).

TUGAS TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG DIREKTUR UTAMA


1. Memutuskan dan menentukan peraturan dan kebijakan tertinggi perusahaan
2. Bertanggung jawab dalam memimpin dan menjalankan perusahaan
3. Bertanggung jawab atas kerugian yang dihadapi perusahaan termasuk juga keuntungan
perusahaan
4. Merencanakan serta mengembangkan sumber-sumber pendapatan dan pembelanjaan kekayaan
perusahaan
5. Bertindak sebagai perwakilan perusahaan dalam hubungannya dengan dunia luar perusahaan
6. Menetapkan strategi-strategi stategis untuk mencapakai visi dan misi perusahaan
7. Mengkoordinasikan dan mengawasi semua kegiatan di perusahaan, mulai bidang administrasi,
kepegawaian hingga pengadaan barang.
8. Mengangkat dan memberhentikan karyawan perusahaan
TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB DIREKTUR UTAMA
Tanggung Jawab Direktur Utama terlihat berat, karena mengatur perusahaan secara keseluruhan untuk
kelangsungan kehidupan perusahaan agar dapat terus maju dan berkembang. Tugas dan Tanggung
Jawab Direktur Utama tertuang dalam UU No. 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas, yaitu
1. Memimpin perusahaan dengan membuat kebijakan-kebijakan perusahaan
2. Memilih, menentukan, mengawasi pekerjaan karyawan
3. Menyetujui anggaran tahunan perusahaan dan melaporkan laporan pada pemegang saham.
Terimakasih telah berkunjung situs kami semoga tulisan tentang tugas dan tanggung jawab seorang
direktur di atas bisa dijadikan referensi dan tambahan wawasan bagi anda semua.