Anda di halaman 1dari 8

PUFA

Pada umumnya penomoran atom C


as.lemak mulai dari ujung karboksil,
namun untuk aktifitas biologis penomoran
mulai dari ujung metil, dengan
menggunakan simbul (omega),
selanjutnya disebut omega system
CH3-(CH2)14-COOH
Ujung metil

asam palmitat (16:0)

Ujung karboksil

Asam lemak diklasifikasikan menurut


:
(a) panjangnya : rantai pendek (< 6 C),
rantai medium (6-10 C), dan rantai
panjang (12 atau lebih C).
(b) Tingkat kejenuhan : As.lemak jenuh
(tidak ada ikatan rangkap), as.lemak
takjenuh tunggal (MUFA) dan as.lemak
takjenuh jamak (PUFA).

PUFA dibagi 2 klas berdasarkan letak


ikatan rangkap pertama dihitung dari
ujung metil yaitu :
-3 (atau n-3), as.lemak punya ikatan
rangkap pertama antara atom C3 dan
C4.
-6 (atau n-6),as.lemak punya ikatan
rangkap pertama antara atom C6 dan
C7.

Manfaat Kesehatan
-3, -6 dan -9
Peran EFA (Essential Fatty Acids)
sudah diungkapkan sejak tahun
1929, tetapi banyak terfokus pada
-6. Baru tahun 1970-an peran -3
mulai dianggap penting berdasarkan
penelitian terhadap orang-orang
Eskimo yang banyak makan ikan.
Kini baik -6, -3, dan -9,
terbukti berperan dalam
pertumbuhan dan perkembangan,

Fungsi EFA
Fungsi utama EFA, LC n-6 PUFA dan LC n-3
PUFA adalah sebagai komponen struktural dan
fungsional dari membran sel. Karena itu,
mereka sangat esensial bagi pembentukan
tenunan atau jaringan tubuh.
Tingkat atau kadar LC n-6 PUFA dan LC n-3
PUFA dalam membran dan rasionya sangat
mempengaruhi proses biologis, misalnya
fluiditas membran, transportasi zat gizi,
aktivitas enzim yang melekat pada membran,
fungsi reseptor baik secara langsung, maupun
melalui produksi eicosanoids dan leukotriene.

Efek Fungsional dan Biologis -3


(Simopoulos, dalam Goldberg, 1994 )
Penyakit jantung koroner (Coronary
heart disease)
Hypertension
Non-insulin-dependent diabetes
millitus.
Inflammatory/peradangan
Autoimmune disorders
Cancer

Rekomendasi

Masyarakat sebaiknya mengonsumsi menu:


1.Rendah asam lemak jenuh yang banyak terdapat dalam lemak
hewani yang telah terhidrogenisasi serta rendah kolesterol.
2.Mengkonsumsi Omega-6 dan Omega-3 yang seimbang.
3.Mengkonsumsi cukup antioksidan.
. Dianjurkan konsumsi Omega-6 : 3-8% energi dan
. Omega-3 : 0,5-2,5% energi.
. Rasio Omega-6 dan Omega-3 adalah 5:1 sampai 10:1.
.
.
(Kompas, Minggu, 24 Februari 2002, Winarno, F.G.)

Tabel 1. Sumber dan fungsi Asam Lemak (Subroto, 2008)


Senyawa

Sumber

Fungsi

MUFA
(monounsaturated fatty
acids)

Minyak zaitun,
minyak kanola.

Berperan dalam mengurangi


risiko PJK.

PUFA (polyunsaturated
fatty acids), OMEGA-3ALA

Kenari, rami.

Berperan dalam menjaga


kesehatan jantung, mental, dan
fungsi penglihatan.

PUFA, omega-3DHA/EPA*

Salmon, tuna,
minyak ikan.

Berperan dalam mengurangi


risiko PJK, berperan dalam
menjaga kesehatan mental dan
fungsi penglihatan.

Asam linoleat
terkonyugasi (CLA)

Daging sapi dan


kambing, keju.

Berperan dalam menjaga


komposisi tubuh yang diinginkan
dan fungsi kekebalan tubuh.

*DHA = docosahexaenoic acid (22:63); EPA = eicosapentaenoic acid (20:53