Anda di halaman 1dari 6

Pembimbing

Jurnal Reading
dr. Tommy Hermansyah,Sp.KJ
Wahyu
Caesar Ramdani
2010730111

Latar Belakang
Gagguan bipolar adalah penyakit yang ditandai
dengan episode mood dan deperesi. Litium adalah
pilihan lini utama untuk pengobatan gangguan
bpolar dan mengurangi risiko relap dan suicide.
Respon terhadap pengobatan litium tergantugdari
usia, riwayat keluarga, dan kepatuhan pengobatan.
Genetik untuk menilai kekambuhan gejala. Litium
memberi efek terapeutik melalui penghambatan
protein G dan monophospat inositol, glikogensintase
3b, adenilat siklase.
Penelitian mengemukakan bahwa litium untuk
mencegah ganguan bipolar, dengan adanya respon
positif terhadap kromosom 4q32 (gen mengkode
resptor glutamat). Akan tetapi penelitian bahwa
litium tidak berespon terhadap polimorfisme
nukleotida tunggal (SNPSs).

Tujuan

Tujua
n

Untuk
mengidenti
fikasi faktor
genetik
terhadap
litium pada
gangguan
bipolar

Alur Penelitian

Penelitian
dilakukan oleh
Taiwan Bipolar
Consortium yg
didirikan
Inklusi:
Institute of
Keturunan
Biomedical
China
eklusi:
Usia 20 65
Gangguan
tahun
dengan
psikosis
bipolar (episode
mania/
tnpa
depresi)
Maret 2003 Mei 2012 >>>>
1761 pasien

Desain Penelitian
Studi asosiasi
genomwide

Uji replikasi

Mengidenifikasi
sebanyak 294
(17,9%)
pengobatan 2
tahun

SNP >> 100


pasien >>
114