Anda di halaman 1dari 7

Nama : Herlina Yulianti

Nim

: 1202120509

UTS

: Akuntansi Keperilakuan

Kelas : B

BAB 1
1. Informasi perilaku yang bagaimanakah yang relevan bagi pemilik informasi? Bagi
para karyawan? Bagi para manajer? Bagi pemimpin serikar buruh? Bagaimanakah
data ini digunakan?
Bagi Karyawan informasi yang relevan digunakan untuk mempelajari tentang
produk yang mereka jual lebih mendalam lagi. Timbal balik dari para konsumen
pengguna produk yang mereka jual terdahulu, juga adalah sesuatu informasi mengapa
produk tersebut terjual laris atau kurang lakunya di pasaran guna maju atau tidaknya
perusahaan tersebut.
Bagi Para Manajer Informasi yang relevan bagi seorang manajer itu harus bisa
menghandle dalam mengambil keputusan. Selain harus menunjukaan keahliaan atau
skills tentang sebuah produk, mereka juga harus bisa memimpin teamnya dengan baik
untuk kemajuan perusahaan tersebut.
Bagi para pemimpin serikat buruh informasi yang digunakan dengan
memperdalam gaya kepemimpinan dan cara memotivasi bawahan.
2. Mengapa seharusnya para akuntan berhubungan dengan diri mereka sendiri dan
dengan pelaporan informasi perilaku sebagaimana dilaporkan oleh para jurnalistik,
para psikolog, atau hasil survei para peneliti?
Para akuntan melaporkan informasi kepada pihak lain tentang siapa atau apa,
bagaimana menjalankanorganisasi, dan untuk siapa harus bertanggungjawab. Intisari
dari proses akuntansi adalah komunikasi atas informasi yang memiliki implikasi
keuangan atau manajemen. Karena pengumpulan atau pelaporan informasi
mengkonsumsi sumber daya, biasanya hal tersebut tidak dilakukan secara suka rela
kecuali pembuat informasi yakin bahwa hal ini akan mempengaruhi penerima untuk
berperilaku sebagaimana yang diinginkan oleh pelapor atau pembuat. Pelaporan
kemungkinan besar akan mempengaruhi perilaku pembuat ketika informasi yang
dilaporkan merupakan deskripsimengenai perilaku pembuat itu sendiri, atau untuk
mana pembuat tersebut akan bertanggung jawab. Semakin informasi yang dilaporkan

mencerminkan sesuatu yang dapat dikendalikan oleh pembuat, maka akan semakin
besar kemungkinan bahwa perilku pembuat akan dimodifikasi.
3. Berikan beberapa contoh mengenai pelaporan informasi perilaku dalam suatu bisnis di
surat kabar atau majalah!
Transparansi serta kejujuran dalam pengelolaan lembaga yang merupakan
salah satu derivasi amanah reformasi ternyata belum sepenuhnya dilaksanakan oleh
salah satu badan usaha milik negara, yakni PT Kereta Api Indonesia. Dalam laporan
kinerja keuangan tahunan yang diterbitkannya pada tahun 2005, ia mengumumkan
bahwa keuntungan sebesar Rp. 6,90 milyar telah diraihnya. Padahal, apabila
dicermati, sebenarnya ia harus dinyatakan menderita kerugian sebesar Rp. 63 milyar.
Kerugian ini terjadi karena PT Kereta Api Indonesia telah tiga tahun tidak
dapat menagih pajak pihak ketiga. Tetapi, dalam laporan keuangan itu, pajak pihak
ketiga dinyatakan sebagai pendapatan. Padahal, berdasarkan standar akuntansi
keuangan, ia tidak dapat dikelompokkan dalam bentuk pendapatan atau asset. Dengan
demikian, kekeliruan dalam pencatatan transaksi atau perubahan keuangan telah
terjadi di sini.
Sumber : http://mulydelavega.blogspot.com/2009/06/pentingnya-laporan-kinerjakeuangan.html
4. Bagaimana anda melihat perkembangan akuntansi keperilakuan lebih dari 5 atau 10
tahun belakangan ini?
Akuntansi Keperilakuan mulai berkembang sejak Profesor Schuyler Dean
Hollet dan Profesor Chris Argyris melakukan suatu penelitian di tahun 1951 tentang
Pengaruh Anggaran pada Orang (The Impact of Budget on People). Penelitian
tersebut disponsori oleh Controllership Foundation of America. Sejak penelitian
tersebut, topik-topik penelitian yang mengkaitkan akuntansi dan manusia berkembang
pesat.
Mulai dari tahun 1960 sampai 1980-an, jumlah artikel mengenai akuntansi
keperilakuan semakin meningkat. Artikel pertama menggambarkan mengenai
akuntansi keperilakuan, sementara artikel selanjutnya membahas mengenai teori dan
konsep ilmu pengetahuan keperilakuan dalam kaitannya dengan akuntansi serta
implikasinya bagi prinsip-prinsip akuntansi dan praktisnya. Pertumbuhan studi
akuntansi keperilakuan mulai muncul dan berkembang, terutama diprakarsai oleh
akademisi profesi akuntan. Penggabungan aspek-aspek perilaku pada akuntansi
menunjukkan adanya pertumbuhan minat akan bidang riset ini. Berbagai variabel
perilaku yang terus dipelajari oleh para akuntan terkait dengan akuntansi.

5. Binberg dan Shields (1989) mengklasifikasi riset akuntansi keperilakuan dalam lima
aliran. Jelaskan kelima aliran tersebut!
a. Pengendalian manajemen (management control)
Sistem pengendalian manajemen merupakan alat untuk memonitor atau
mengamati pelaksanaan manajemen perusahaan yang mencoba mengarahkan
pada tujuan organisasi dalam perusahaan agar kinerja yang dilakukan oleh
pihak manajemen perusahaan dapat berjalan lebih efesien dan lancar. Yang
dimonitor atau yang diatur dalam sistem pengendalian manajemen adalah
kinerja dari perilaku manajer di dalam mengelola perusahaan yang akan
dipertanggungjawabkan kepada stakeholders (Soobaroyen, 2006). Menurut
Merchant yang mengatakan bahwa orientasi perilaku berhubungan dalam
lingkungan pengendalian manajemen, perilaku berpengaruh dalam desain
sistem

pengendalian

manajemen

untuk

membantu,

mengendalikan,

memotivasi manajemen dalam mengambil keputusan dan memonitor perilaku


yang dapat mengendalikan aktivitas-aktivitas yang terjadi dalam sebuah
organisasi.
b. Pemrosesan informasi akuntansi (accounting information processing)
Akuntansi merupakan suatu sistem untuk menghasilkan informasi
keuangan yang digunakan oleh para pemakainya dalam proses pengambilan
keputusan. Informasi akuntansi dirancang untuk berfungsi sebagai suatu dasar
bagi pengambilan banyak keputusan penting dalam maupun luar negeri.
Sistem informasi dimanfaatkan untuk membantu dalam proses perencanaan,
pengoordinasian dan pengendalian kompleks, serta aktivitas yang saling
berhubungan

untuk

memotivasi

karyawan.

Akuntansi

keperilakuan

menggunakan metologi ilmu pengetahuan perilaku untuk melengkapi


gambaran informasi dengan mengukur dan melaporkan faktor manusia yang
mempengaruhi keputusan.
c. Desain sistem informasi (information system design)
Desain sistem adalah sebuah proses menerjemahkan kebutuhan pemakai
informasi ke dalam alternatif rancangan sistem informasi. Desain sistem
dilakukan berdasarkan informasi yang didapatkan oleh analisis sistem. Desain
sistem memengaruhi penggunaan informasi. Informasi akan mendorong
penggunaan keunggulan teknologi saat ini, seperti pencitraan data, jaringan,
dan akses data dinamis melalui sistem pengoperasian.
analitis.

BAB 2
1. Menurut pendapat Anda, manakah aspek-aspek yang menguntungkan dari keberadaan
struktur dan manakah aspek-aspek yang tidak menguntungkan?
Menurut saya salah satu aspek terpenting dalam keberadaan struktur organisasi
melibatkan proses akuntansi perusahaan. Akan tetapi, subjek

konsep dasar

akuntansi merupakan suatu hal yang sering diabaikan. Subjek tersebut terkadang
hanya didasarkan pada akademisi lain dan ditarik dari pojok pengetahuan lain
sebelum diabaikan lagi. Dua konsep utama yaitu konsep kepemilikan dan konsep
entitas.
Konsep entitas lebih menggutunkan bagi struktur organisasi dibanding konsep
kepemilikan karena konsep entitas, sama seperti konsep kepemilikan, merupakan
sebuah sudut pandang, sebuah sikap dalam pikiran yang tidak hanya dibatasi terhadap
akuntan. Ini merupakan esensi dari konsep akuntansi entitas. Penganut konsep ini
melihat entitas sebagai sesuatu yang terpisah dan berbeda dari pihak-pihak yang
memberikan kontribusi modal kepada entitas tersebut. Mereka memandang asset dan
kewajiban sebagai milik dari entitas itu sendiri dan bukan milik dari pemegang saham
atau pemilik perusaahaan. Dalam pandangan para penganut konsep ini, keuntungan
yang tidak dibagi tetap milik entitas dan membentuk bagian dari ekuitas entitas
sendiri,dan ini tidak dipengaruhi oleh penggunaan keuntungan tak terdistribusi yang
dicantumkan pada bagian pemegan saham di neraca. Namun perlu disampaikan disini
bahwa mereka tidak memahami perusahaan sebagaimana para penganut konsep
entitas murni. Indeks atau pemisahan catatan akuntansi entitas umumnya disebut
konvensi entitas, bukan konsep entitas .
2. Dapatkah suatu organisasi perusahaan berfungsi secara efektif tanpa defenisi yang
jelas mengenai otoritas dan bagaimana otoritas dilatih?
Pengorganisasian berasal dari istilah organism yang merupakan sebuah entitas
dengan bagian-bagian yang terintegrasi dimana hubungan mereka satu sama lain
saling berkaitan secara utuh. Bisa juga diartikan sebagai sebuah tindakan yang
mengupayakan hubungan prilaku efektif antara orang-orang yang dapat bekerjasama
secara efisien sehingga memperoleh kepuasan pribadi dalam melaksanakan tugas
tertentu dalam lingkungan tertentu untuk mencpai tujuan dan sasaran tertentu.
Sedangkan otoritas bisa diartikan kekuasaan resmi dan legal untuk menyuruh pihak
lain bertindak dan taat kepada pihak yang memilikinya.
3. Dapatkah suatu kelompok berfungsi secara efektif tanpa suatu defenisi atau hubungan
otoritas?

Sama halnya dengan organisasi perusahaan, suatu kelompok pun tidak akan
berfungsi secara efektif tanpa adanya otoritas. Seseorang yang memilki kekuasaan
inilah yang akan mengarahkan para anggota lain agar mereka bersama-sama untuk
bertindak dan berperilaku untuk mencapai visi dan misi kelompok yang telah
disepakati bersama.
4. Apakah birokrasi dan demokrasi bersifat kompatibel?
Konsep birokrasi dan demokrasi mungkin terkesan bertentangan. Namun,
sesunggunya keduanya diperlukan demi tercapainya tujuan bersama yang efektif dan
responsif. Keduanya menyediakan manfaat bagi anggota kelompok. Responsifnya
kelompok atau organisasi perusahaan demokratis harus diimbangi dengan dengan
kepastian dan kenetralan yang ada. Begitu juga, proses-proses demokratis diperlukan
demi mengabsahkan proses yang telah disepakati. Sifat komplementer birokrasi dan
demokrasi ini esensial bagi good governance.
5. Apakah aspek-aspek fungsional dan disfungsional dari oraganisasi birokrasi?
Dalam ilustrator-faktor yang sama mampu meningkatkan efisiensi dalam suatu
aspek seringkali menjadi ancaman bagi aspek-aspek lainnya, barangkali memiliki
konsekuensi-konsekuensi

fungsional

dan

disfungsional,

weber

menyadari

kecenderungan kontradiktif dalam struktur birokrasi.


6. Mengapa kelompok informal membangun standar perilaku? Apakah pengaruh standar
ini terhadap anggota kelompok?
Kelompok informal adalah kelompok yang tidak terstruktur formal dan tidak
ditentukan oleh oraganisasi, dan terjadi karena respons terhadap kebutuhan akan
hubungan sosial. Kelebihannya adalah kelompok ini bisa memenuhi kebutuhan sosial
anggotanya yang dapat mempengaruhi perilaku dan kinerja anggotanya itu.
Perilaku kelompok adalah semua kegiatan yang dilakukan dua atau lebih
individu yang berinteraksi dan saling mempengaruhi dan saling bergantung untuk
menghasilkan prestasi yang positif baik untuk jangka panjang dan pertumbuhan diri.
Oleh kerena itu dibentuklah standar perilaku untuk kelompok mengenai perilaku yang
dapat diterima dengan baik atau yang tidak dapat diterima, seperti cara berpakaian,
perilaku jujur, integritas, dan semacamnya. Standar perilaku akan mengarahkan
perilaku anggota kelompok dan sebagai pembeda dengan kelompok lainnya.

BAB 3
1. Dalam lingkungan yang bagaimanakah orang-orang berperilaku secara berbeda dan
karakter yang bagaimanakah yang dapat memprediksi hal tersebut?
Jika mereka merasa nyaman maka karakter yang terbentukpun akan bersifat
positif dan begitu sebaliknya apabila dalam suatu lingkungan kerja atau organisasi

baru mereka merasa tidak nyaman maka karakter yang terbentukpun akan bersifat
negatif, seperti raut wajah yang kusut, berpresepsi buruk terhadap sesama, dan
ssebagainya.
2. Apakah sikap yang menentukan perilaku atau perilaku yang menentukan sikap?
Sikap adalah suatu hal yang mempelajari mengenai seluruh tendensi tindakan,
baik yang menguntungkan maupun yang kurang menguntungkan. Sedangkan perilaku
adalah respon seseorang terhadap lingkungan sekitar. Sehingga dapat disimpulkan
bahwa sikap yang menentukan perilaku bukan perilaku yang menentukan sikap.
3. Bagaimanakh Anda dapat mempelajari teori yang digunakan dalam motivasi?
Dengan cara mempelajari teori tersebut dan membandingkannya dengan
kejadian yang pernah terjadi lalu menerapkannya langsung dalam kehidupan seharihari, sehingga dapat diketahui mana yang benar dari teori tersebut dan mana yang
salah dalam motivasi.
4. Bagaimanakah teori-teori perubahan sikap dapat diterapkan terhadap masalah
keuangan dan masalah produksi dalam suatu organisasi?
Teori perubahan sikap :
a) Teori pembelajaran (learning theory), teori ini melihat perubahan sikap sebagai
suatu proses pembelajaran. Teori ini tertarik pada ciri-ciri dan hubungan antara
stimulus dan respon dalam suatu proses komunikasi.
b) Teori fungsional (functional theory), teori fungsional beranggapan bahwa manusia
mempertahankan sikap yang sesuai dengan kepentingannya. Perubahan sikap terjadi
dalam rangka mendukung suatu maksud atau tujuan yang ingin dicapai. Menurut teori
ini, sikap merupakan alat untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, untuk merubah
sikap seseorang, terlebih dahulu harus dipelajari dan diketahui kepentingan atau
tujuan yang ingin dicapai oleh seseorang.
c) Teori pertimbangan sosial (social judgement theory), teori ini menganut pendekatan
yang lebih bersifat kognitif tentang perubahan sikap. Teori ini memberikan penekanan
pada persepsi dan pertimbangan individu tentang objek, orang, atau ide yang
dievaluasinya.
d) Teori konsistensi (consistency theory), teori konsistensi dikembangkan berdasarkan
suatu asumsi umum, bahwa manusia akan berusaha untuk mewujudkan keadaan yang
serasi dalam dirinya. Jika terjadi keadaan yang tidak serasi, misalnya terjadi
pertentangan antara sikap dan tingkah laku, maka manusia akan berusaha untuk
menghilangkan realita tersebut dengan merubah salah satu: sikap atau tingkah laku.
5. Bagaimana seorang manajer memotivasi karyawan yang pada dasarnya puas dengan
pekerjaan dan gaji mereka?

Manajer dapat memotivasi karyawannya dengan memberikan reward apabila


ia sanggup menyelesaikan tugasnya dengan tepat waktu dan kreatif. Manajer juga bisa
memotivasi dengan menggunakan teori Maslow pada lima hierarki kebutuhan.

Anda mungkin juga menyukai