P. 1
KTSP Tahun 2009-2010

KTSP Tahun 2009-2010

1.5

|Views: 2,961|Likes:
Dipublikasikan oleh syamradityazains
Syamradityazains@yahoo.com
Syamradityazains@yahoo.com

More info:

Published by: syamradityazains on Feb 16, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/24/2013

pdf

text

original

PENETAPAN/PENGESAHAN

Setelah memperhatikan pertimbangan dari komite Madrasah, maka dengan ini Kurikulum MTs.Mathla’ul Huda ditetapkan / disahkan untuk diberlakukan mulai tahun 2009/2010

Ditetapkan/disahkan Di` Tanggal Menyetujui, Ketua Komite Madrasah : ......................... : .........................

Kepala Madrasah,

Abdul Rodjak, S.Pd.I

Tb.Faturohman, S.Ag

Mengetahui. a.n. Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi Provinsi Jawa Barat Kepala Bidang Dikmenti

Drs. H. OTJI S. WIHARJADI, M.Pd Pembina Tingkat 1 NIP. 131 407 441

i

KATA PENGANTAR
Pelaksanaan kegiatan kependidikan di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional adalah melaksanakan amanah Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang secara teknisnya dijabarkan dalam Permen No 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Kurikulum Tahun 2006; No 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan; dan No 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Kurikulum Tahun 2006. Sehingga secara yuridis formal mulai tahun pelajaran 2009/2010 Kurikulum Tahun 2006 mulai diberlakukan. Implementasi Kurikulum Tahun 2006 menuntut adanya konsekuensi logis dari Madrasah sebagai satuan pendidikan. Silabus dalam Kurikulum Tahun 2006 mengalami perubahan secara krusial dari isi pokoknya, yaitu diserahkannya penentuan Materi Pokok dan Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar kepada Madrasah sebagai satuan pendidikan. Berangkat dari asumsi itulah munculnya istilah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan atau KTSP. Hakikatnya implementasi Kurikulum Tahun 2006 adalah dimulai dengan disusunnya KTSP, dimana penyusunan KTSP tersebut merupakan sinergi dari seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun pelajaran yang berkaitan. Sehinga dalam penyusunannya, KTSP merupakan produk kerja kurikuler yang dilakukan oleh seluruh warga Madrasah. Dengan harapan melalui penyusunan KTSP ini kegiatan pembelajaran di MTs.Mathla’ul Huda akan menjadi lebih nyata dan terarah dengan paramater pencapaian yang operasional, kami memulai kegiatan di MTs.Mathla’ul Huda dengan suatu panduan yang kompeten dan sesuai dengan kompetensi seluruh sumberdaya dalam Madrasah kami ini. Parungpanjang, Juli 2009 Kepala Madarasah,

Tb.Faturohman, S.Ag ii

DAFTAR ISI
Halaman i ii iii 1 1 2 3

Lembar Penetapan Kata Pengantar Daftar Isi BAB I A B C PENDAHULUAN Latar Belakang Tujuan Pengembangan KTSP Prinsip

BAB II A B C D

TUJUAN Tujuan Pendidikan Madrasah Visi Madrasah Misi Madrasah Tujuan Madrasah

6 6 6 7 8

BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A Struktur Kurikulum B Muatan Kurikulum 1. Mata Pelajaran C 2. Muatan Lokal D 3. Kegiatan Pengembangan diri 4. Pendidikan Kecakapan Hidup 5. Keunggulan Lokal dan Global E 6. Beban Belajar F 7. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 8. Penjurusan G 9. Kenaikan Kelas dan Kelulusan H 10. Kriteria Kelulusan BAB IV KALENDER PENDIDIKAN A Permulaan Tahun Ajaran B Waktu Belajar C Libur Madrasah D Jadwal Kegiatan

13 13 17 17 18 18 20 20 21 22 22 23 24 24 24 26 27

iii

LAMPIRAN-LAMPIRAN

iv

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan mengamanatkan bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) tentang pendidikan dasar dan menengah disusun oleh satuan pendidikan dengan mengacu kepada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) serta berpedoman pada panduan yang disusun oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mengacu pada standar nasional pendidikan dimaksudkan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional pendidikan terdiri atas: standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan kurikulum. Untuk memenuhi amanat Undang-undang tersebut di atas dan guna mencapai tujuan pendidikan nasional pada umumnya, serta tujuan satuan pendidikan (Madrasah) pada khusunya, MTs.Mathla’ul Huda sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah menenadang perlu untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dalam dokumen ini dipaparkan tentang Kurikulum MTs.Mathla’ul Huda, yang secara keseluruhan mencakup: 1. struktur dan muatan kurikulum 2. beban belajar peserta didik 3. kalender pendidikan 4. silabus, dan 5. rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) 1

B. Landasan 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang

Sistem Pendidikan Nasional. Ketentuan dalam UU 20/2003 yang mengatur KTSP, adalah Pasal 1 ayat (19); Pasal 18 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 32 ayat (1), (2), (3); Pasal 35 ayat (2); Pasal 36 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 37 ayat (1), (2), (3); Pasal 38 ayat (1), (2). 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Ketentuan di dalam PP 19/2005 yang mengatur KTSP, adalah Pasal 1 ayat (5), (13), (14), (15); Pasal 5 ayat (1), (2); Pasal 6 ayat (6); Pasal 7 ayat (1), (2), (3), (4), (5), (6), (7), (8); Pasal 8 ayat (1), (2), (3); Pasal 10 ayat (1), (2), (3); Pasal 11 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 13 ayat (1), (2), (3), (4); Pasal 14 ayat (1), (2), (3); Pasal 16 ayat (1), (2), (3), (4), (5); Pasal 17 ayat (1), (2); Pasal 18 ayat (1), (2), (3); Pasal 2+0. 3. Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi SI mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Termasuk dalam SI adalah : kerangka dasar dan struktur kurikulum, Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) setiap mata pelajaran pada setiap semester dari setiap jenis dan jenjang pendidikan dasar dan menengah. 4. Permendiknas No. 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan SKL merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan dan keterampilan 5. Permendiknas nomor 24 tahun 2006 tentang pelaksanaan peraturan menteri pendidikan nasional nomor 22 tahun 2006 tentang standar isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah dan peraturan menteri pendidikan nasional nomor 23 tahun 2006 tentang standar kompetensi lulusan untuk satuan pendidikan dasar dan menengah 6. Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 423.5/Kep.674-Disdik/2006 tanggal 25 Juli 2006 tentang Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar serta Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Mata pelajaran Bahasa dan sastra Sunda 7. Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 25 Tahun 2007 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup

2

BAB II C. Visi dan Misi MTs.Mathla’ul Huda Perkembangan dan tantangan masa depan seperti: perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi globalisasi yang sangat pesat; era informasi dan berubahnya kesadaran masyarakat dan orang tua terhadap pendidikan, memicu Madrasah untuk merespon tantangan sekaligus peluang itu. MTs.Mathla’ul Huda memiliki citra moral yang menggambarkan profil Madrasah yang diinginkan di masa mendatang yang diwujudkan dalam visi Madrasah berikut:  Visi MTs.Mathla’ul Huda Mewujudkan sumber daya msnusia yang bertaqwa, beretika luhur, gemar belajar, agamis dalam bertindak, rasional dalam bertindak (TEGAR). Indikator : 1. Berprestasi dalam pencapaian nilai akademik (pencapaian SKBM, Ujian Nasional dan Ujian Madrasah) 2. Berprestasi dalam kegiatan intra maupun ekstrakurikuler 3. Berprestasi dalam kegiatan keagamaan Untuk mewujudkan visi tersebut, Madrasah menentukan langkahlangkah strategis yang dinyatakan dalam Misi Berikut:  Misi MTs.Mathla’ul Huda 1. 2. 3. 4. 5. 6. Memberikan kesempatan yang luas dan kemudahan belajar kepada Membina siswa yang bermoral dan menjunjung tinggi hokum Menumbuhkan budaya membaca bagi siswa guru dan siswa. Mengembangkan potensi keterampilan yang sesuai dengan Mendidik siswa hingga mampu beriman dan bertaqwa secara Melatih kedisiplinan dalam belajar dan beribadah kepada seluruh masyarakat dalam konteks hablumminallah wa hablumminannas.

kebutuhan masyarakat benar, dan dapat membangun intelektual yang mengedepankan moral. komponen masyarakat.

3

7. 8. 9. 10.

Menciptakan situasi dan kondisi pembelajaran yang kondusif, Meningkatkan motivasi berprestasi pada seluruh warga Madrasah Meningkatkan prestasi akademik lulusan Meningkatkan prestasi ekstrakurikuler

efektif dan produktif.

D. Tujuan Madrasah Tujuan MTs.Mathla’ul Huda secara umum berupaya mencapai tujuan pendidikan nasional yakni berupaya untuk meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kperibadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Secara khusus Tujuan MTs.Mathla’ul Huda adalah sebagai berikut: Pada tahun 2010 MTs.Mathla’ul Huda mencapai dan memiliki 1. Peningkatan rata-rata nilai SKBM + 10, Ujian Nasional + 1.00, Ujian Madrasah + 2.00 2. Menjadi juara lomba tingkat kecamatan dan kabupaten 3. Menjadi juara lomba kesenian di tingkat kecamatan 4. 90% dari 70% guru menggunakan inovasi model-model pembelajaran 5. 80% dari 40% guru menggunakan alat peraga dalam pembelajaran 6. 90% peserta didik menjalankan kegiatan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya. E. Standar Kompetensi Lulusan Untuk mencapai standar mutu pendidikan yang dapat dipertanggungjawabkan secara nasional, kegiatan pembelajaran di Madrasah mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan yang telah ditetapkan oleh BSNP sebagai berikut ini. 1. Berperilaku sesuai dengan ajaran agama yang dianut sesuai dengan perkembangan remaja 2. Mengembangkan diri secara optimal dengan memanfaatkan kelebihan diri serta memperbaiki kekurangannya 4

3. Menunjukkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab atas perilaku, perbuatan, dan pekerjaannya 4. Berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial 5. Menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global 6. Membangun dan menerapkan informasi dan pengetahuan secara logis, kritis, kreatif, dan inovatif 7. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan 8. Menunjukkan kemampuan mengembangkan budaya belajar untuk pemberdayaan diri 9. Menunjukkan sikap kompetitif dan sportif untuk mendapatkan hasil yang terbaik 10. Menunjukkan kemampuan kompleks 11. Menunjukkan kemampuan menganalisis gejala alam dan sosial 12. Memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab 13. Berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia 14. Mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan budaya 15. Mengapresiasi karya seni dan budaya 16. Menghasilkan karya kreatif, baik individual maupun kelompok 17. Menjaga kesehatan dan keamanan diri, kebugaran jasmani, serta kebersihan lingkungan 18. Berkomunikasi lisan dan tulisan secara efektif dan santun 19. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam pergaulan di masyarakat 20. Menghargai adanya perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain 21. Menunjukkan keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis 22. Menunjukkan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa Indonesia dan Inggris menganalisis dan memecahkan masalah

5

23. Menguasai pengetahuan yang diperlukan untuk mengikuti pendidikan tinggi

BAB II KEADAAN DAN POTENSI MADRASAH A. Lingkungan Madrasah MTs.Mathla’ul Huda berlokasi di Desa Parungpanjang Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor. Jika dipetakan, letak MTs.Mathla’ul Huda berada di wilayah perbatasan kabupaten bahkan provinsi yakni antara kabupaten Bogor (Jawa Barat) dengan kabupaten Tangarang (Banten). Berdasarkan lokasi sekarang, MTs.Mathla’ul Huda memiliki kendala untuk dapat berkembang dengan pesat. Hal ini dikarenakan prasarana pendukung yang diantaranya sarana dan prasarana yang kurang memadai. Dari kondisi tersebut banyak calon siswa. Masyarakat dilingkungan sekitar, secara umum bekerja sebagai buruh pabrik, pedagang dan sebagian kecil bekerja sebagai buruh tani, yang kebanyakan penghasilannya kurang menentu. Bisa dikatakan dari segi kualitas ekonomi masyarakat sekitar Madrasah tergolong kategori menengah ke bawah. Hal tersebut berdampak pada rendahnya partisipasi masyarakt terhadap pendidikan anak. B. Keadaan Madrasah 1. Status Madrasah Tanah Madrasah sepenuhnya milik negara. Luas tanah seluruhnya 3 Hektare, dengan luas bangunan 3000 m2. Sebagian besar Madrasah sampai saat ini sudah dipagar permanen, dan hanya sebagian sebagian besar masih terdapat lahan kosong. 2. Fasilitas Madrasah

6

Fasilitas gedung dan fasilitas lain yang dimiliki Madrasah sampai saat ini adalah sebagai berikut ini Fasilitas Ruang Kepala Madrasah Ruang Guru Ruang TU Ruang Kelas Lab. Komputer Ruang Tamu WC Guru WC Kepala Madrasah WC Siswa Mushola Lapangan Volly Ball Lapangan Badminton Perpustakaan C. Personil Madrasah Jumlah seluruh personil Madrasah ada sebanyak 46 orang, terdiri atas guru 43 orang, karyawan tata usaha 3 orang dan peseruh 1 orang. Keadaan personil Madrasah NO 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9 10 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. NAMA Tb. Ma’sum Iskandar, S.Ag E. Sumaedi, S.Ag Eman Surahman, S.Pd.I Madroji, S.Pd.I Udin Saprudin Tb. Faturohman, S.Ag Mia Jamiah, SE Siti Jujazah Mualimin, S.Pd.I Titin Amelia, S.Ag Dulhadi, S.Pd.I Ime Abdullah, S.Pd Unes Juhaeni, S.Si Samlani Moh Ali, S.Ag Lika Amaliah, S.Pd Achyadi, SE Ratu Nurul Ulfah, S.Sos.I JABATAN Kepala Madrasah Guru Guru Guru Wakamad Bendahara Guru Guru Kepala TU Guru Pembina Osis Guru Guru Guru/ Staff TU Guru Guru Guru Guru STATUS Jumlah : 1 : 1 : 1 : 7 : 1 : : 1 : : 2 : 1 : 1 : 1 : 1 Kondisi Baik Kurang Baik Kurang Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Keterangan

7

NO 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25 26. 27. 28. 29.

NAMA Tita Supriatin, S.Pd.I Peri Sopiana Kartika Rahmawati, S.Pd Dra. Farida Ariyani Dessy Susilawati, A.Md Yulia Ningsih Julela Ratu Roihatul Jannah, S.HI Ika Rukmana Solihin Acep Badrusalam

JABATAN Guru Guru Guru Guru Guru Guru Staff TU Staff TU Guru/Staff TU Bag Kebersihan Bag. Keamanan

STATUS

D. Peserta Didik 1. Jumlah Peserta Didik Jumlah peserta didik pada tahun pelajaran 2009/2010 seluruhnya berjumlah 351 orang. Persebaran jumlah peserta didik antar kelas tidak merata. Perserta didik di kelas VII sebanyak dua rombongan belajar, pada program IPS kelas VIII dua rombel, dan pada kelas IX program IPS dua rombel. Jadi secara keseluruhan jumlah rombel di MTs.Mathla’ul Huda tahun pelajaran 2009/2010 adalah enam rombel. Berikut adalah persebaran jumlah peserta didik pada masing-masing rombel. Kelas
VII VIII IX

Jumlah Laki-laki
67 75 39

Perempuan
51 68 51

Jumlah
118 143 90

Jumlah

181

170

351

2. Keadaan Tidak Naik Kelas dan Putus Madrasah/ Droup Out Angka putus Madrasah (Droup out) di MTs.Mathla’ul Huda ternyata masih cukup tinggi setiap tahunnya, yakni sebagai berikut: Putus Madrasah ( DO )

Tahun Pelajaran 2006 – 2007

Kelas VII VIII

Jumlah

Tidak Naik

8

2007/2008 2008/2009

IX VII VIII IX VII VIII IX

Tingginya keadaan putus Madrasah peserta didik terutama disebabkan masih kurangnya kesadaran orang tua dan peserta didik tentang arti pentingnya pendidikan, selain itu juga karena faktor kesulitan ekonomi. Untuk mengatasi kendala ekonomi, Madrasah terlah mengupayakan berbagai bantuan dari berbagai pihak. Yang utama adalah dari komite Madrasah, berupa beasiswa bagi siswa berprestasi di kelas. Hal ini selain membantu yang kesulitan ekonomi diharapkan dapat menumbuhkan persaingan yang sehat. Berikut data data peserta didik yang mendapatkan beasiswa Asal Bantuan BSM Jumlah Penerima (Peserta Didik) 31

3.

Input dan Output SKHUN Input Tahun Rata-rata SKHUN 47.51 Output Tahun 2008 -2009 :: Rata-rata SKHUN 39.50

2007 – 2008 4. Prestasi yang dipernah diraih a. b. • Kabupaten (tahun 2007) E. Orang Tua Peserta Didik

Bidang Akademis Bidang Non Akademis

Juara 1 (IV) lomba taekondo tingkat

9

Sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga yang tergolong menengah ke bawah. Hal tersebut berdampak pada rendahnya angka kemampuan partisifasi orang tua terhadap penyelenggaraan pendidikan anaknya. Keadaan mata pencaharian orang tua peserta didik sebagian besar memiliki mata pencaharian sebagai petani/ buruh tani. Kondisi ini dipengaruhi kondisi pola kehidupan masyarakat sekitar Parungpanjang pada umumnya. Adapun gambaran keadaan orang tua peserta didik MTs.Mathla’ul Huda adalah sebagai berikut: No 1 2 3 4 5 F. Kerjasama 1. Kerjasama dengan orang tua Kerjasama dengan orang tua peserta didik dilaksanakan melalui Komite Madrasah. Beberapa peran atau keterlibatan orangtua dalam pengembangan Madrasah diantaranya adalah sebagai: a. donatur dalam menunjang kegiatan dan sarana Madrasah, namun belum berjalan optimal mengingat kondisi ekonominya. b. mitra Madrasah dalam pembinaan pendidikan c. mitra dalam membimbing kegiatan peserta didik d. mitra dialog dalam peningkatan kualitas pendidikan e. sumber belajar. 2. Kerjasama dengan Alumi Kerja sama antara Madrasah dengan alumni belum dapat digali secara maksimal mengingat baru 1 angkatan sebagai alumni. Lain dari itu komunikasi belum optimal. 3. Kerjasama dengan Instansi pemerintahan/ Lembaga lain. Pekerjaan Petani/Buruh Tani Dagang Karyawan Swasta PNS Tak Bekerja Jumlah 25 8 5 2 20 Prosentase 2,4 7,5 10 30 3

10

Kerjasama diantaranya :

dengan

instansi

pemerintahan

atau

lembaga

lain

a. pengiriman petugas pengibar bendera dalam pelaksanaan upacara peringatan HUT RI di tingkat kecamatan b. pemerintah kecamatan sebagai mitra dalam pembangan pendidikan terutama berkaitan dengan sarana dan prasarana pendidikan c. bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam upaya penyuluhanpenyuluhan seperti penyuluhan Narkoba. G. Analisis SWOT Berdasarkan uraian di atas, maka dapat diketahuin beberapa hal yang menjadi kekuatan (keunggulan), kelemahan (hambatan), kesempatan (peluang) dan Ancaman (tantangan) MTs.Mathla’ul Huda Parungpanjang. Berikut disajikan tabel Analisis SWOT. No. 1. Komponen Stronght (Kekuatan) Analisis  Merupakan satu-satunya MTs.Mathla’ul Huda di wilayah kecamatan Parungpanjang.  95% berlatar belakang pendidikan S1 dan 75% memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan mata pelajaran.  Perbandingan siswa dengan guru sangat memadai.  Tenaga guru tergolong muda dan energik sehingga kemungkinan untuk berkembang sangat tinggi.  Are Madrasah cukup luas, sangat memadai untuk pembangunan dan mengembangkan fasilitas Madrasah.  70% pegawai dan guru merupakan tenaga honorer yang notabenenya mengajar lebih dari dua Madrasah.  Lingkungan Madrasah belum dibatasi dengan pagar sehingga kesulitan dalam meningkatkan ketertiban dan keamanan Madrasah.  Fasilitas Madrasah seperti Laboratorium 11

2.

Weaknes (kelemahan)

No.

Komponen

Analisis dan peralatannya, perpustakaan belum memadai. Sarana penunjang KBM belum lengkap. Dukungan dari pemerintah kecamatan cukup besar. Pengembangan wilayah kabupaten menjadi kabupaten Bogor Barat menjadi peluang untuk berkembang terbuka lebar. Adanya Madrasah sejenis yang lebih dahulu berdiri yang lokasinya tidak jauh dari Madrasah ini. Wilayah yang berbatasan dengan kabupaten Tangerang, yang perkembangannya cukup pesat. Animo masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya sampai kejenjang MTs sangat rendah. Tingkat ekonomi masyarakat pada umumnya tergolong rendah (menengah ke bawah) sehingga menyebabkan partisifasi pendidikan rendah.

3.

Oppurtunity (Peluang)

  

4.

Threatment (Ancaman)

12

BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM A. Struktur Kurikulum Struktur kurikulum MTs.Mathla’ul Huda memuat kelompok mata pelajaran sebagai berikut: 1. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; 2. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian 3. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi 4. kelompok mata pelajaran estetika 5. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan kesehatan. Masing-masing kelompok mata pelajaran tersebut diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran pada setiap pelajaran menyeluruh. Dengan demikian, cakupan dari masing-masing kelompok itu dapat diwujudkan melalui mata pelajaran yang relevan. Cakupan setiap mata pelajaran adalah sebagai berikut: CAKUPAN KELOMPOK MATA PELAJARAN NO 1. KELOMPOK MATA CAKUPAN PELAJARAN Pendidikan Agama Kelompok mata pelajaran agama dan Islam akhlak mulia dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia. Akhlak mulia mencakup etika, budi pekerti, atau moral sebagai perwujudan dari pendidikan agama. Kewarganegaraan Kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan Kepribadian dan kepribadian dimaksudkan untuk peningkatan kesadaran dan wawasan perserta didik akan status, hak, dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta peningkatan kualitas dirinya sebagai manusia. 13

2.

NO

KELOMPOK MATA PELAJARAN

CAKUPAN

3.

4.

5.

Kesadaran dan wawasan termasuk wawasan kebangsaan, jiwa dan patriotisme bela negara, penghargaan terhadap hak-hak asasi manusia, kemajemukan bangsa, pelestarian lingkungan hidup, kesetaraan gender, demokrasi, tanggung jawab sosial, ketaatan pada hukum, ketaatan membayar pajak, dan sikap perilaku anti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ilmu Pengetahuan Kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dan teknologi pada MTs dimaksudkan untuk memperoleh kompetensi lanjut ilmu pengetahuan dan teknologi serta membudayakan berpikir ilmiah secara kritis, kretif dan mandiri. Estetika Kelompok mata pelajaran estetika dimaksudkan untuk meningkatkan sensitivitas, kemampuan mengekspresikan dan kemampuan mengapresiasi keindahan dan harmoni. Kemampuan mengapresiasi dan mengekspresikan keindahan dan harmoni mencakup apresiasi dan ekspresi, baik dalam kehidupan individual sehingga mampu menikmati dan mensyukuri hidup, maupun dalam kehidupan masyarakat sehingga mampu menciptakan kebersamaan yang harmonis. Jasmani, Olahraga Kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga dan Kesehatan dan kesehatan pada MTs dimaksudkan untuk meningkatkan potensi fisik serta membudayakan sikap sportif, disiplin, kerja sama, dan hidup sehat. Budaya hidup sehat termasuk kesadaran, sikap dan perilaku hidup sehat yang bersifat individual ataupun yang bersifat kolektif kemasyarakatan seperti keterbatasan dari perilaku seksual bebas, kecanduan narkoba, HIV/AIDS, demam berdarah, muntaber, dan penyakit lain yang potensial untuk mewabah.

14

Penyusunan struktur kurikulum didasarkan atas standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran yang telah ditetapkan oleh BSNP, Perda Provinsi Jawa Barat tentang Muatan Lokal. Madrasah atas persetujuan Komite Madrasah dan memperhatikan keterbatasan sumber daya, sarana belajar serta minat peserta didik, menetapkan pengelolaan kelas sebagai berikut: 1. MTs.Mathla’ul Huda menerapkan sistem paket. Peserta didik mengikuti pembelajaran sesuai dengan yang telah diprogramkan dalam struktur kurikulum. 2. Jumlah rombel belajar disesuaikan dengan jumlah pendaftar dan tersedianya ruang kelas B. Struktur Kurikulum 1) Kurikulum kelas VII terdiri atas: 16 Mata Pelajaran 3 muatan lokal yakni Bahasa Sunda Program pengembangan diri.

2) Madrasah tidak menambah alokasi waktu untuk setiap mata pelajaran. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. 3) Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 40 menit Struktur Kurikulum Kelas dan Alokasi Waktu VII VIII IX 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 4 4 4 4 4 15

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Komponen Al-Qur’an -Hadist Aqidah - Ahlak Fiqih Sejarah kebudayaan Islam Pendidikan Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Bahasa Arab

8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

Bahasa Inggris Matematika Ilmu Pengetahuan Alam Ilmu Pengetahuan Sosial Seni Budaya Penjaskes Tekh.Informasi Dan Komunikasi Bahasa Sunda

4 4 4 4 2 2 2

4 4 4 4 2 2 2

4 4 4 4 2 2 2

1

2

2

2

Jumlah

42

42

42

C.

Muatan Kurikulum Muatan Kurikulum MTs.Mathla’ul Hudameliputi sejumlah mata pelajaran

yang keleluasaan dan kedalamannya sesuai dengan Standar Kompetensi Lulusan dan Kompetensi Dasar yang ditetapkan oleh BSNP, dan muatan lokal yang dikembangkan oleh Madrasah serta kegiatan pengembangkan diri. 1. Mata Pelajaran Mata pelajaran terdiri atas mata pelajaran wajib dan mata pelajaran pilihan sebagai berikut: a. Mata Pelajaran Wajib, meliputi : Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Mateamatika, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi, Sejarah, Sosiologi, Geografi, Penjasorkes, Seni Budaya, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi. b. Mata Pelajaran Pilihan, yakni Bahasa Arab (pilihan mata pelajaran ini dimungkinkan dengan adanya sumber daya manusia yang memadai dan kehidupan masyarakatnya yang menunjang program pembelajaran tersebut letak geografis MTs.Mathla’ul Huda yang berada di wilayah 16

C. provinsi

Muatan Lokal Jawa Barat, tentunya berupaya menjunjung tinggi program

pengembangan daerah Jawa Barat yang dicanangkan pemerintah Jawa Barat. Berdasarkan hal tersebut, MTs.Mathla’ul Hudamengembangkan Muatan Lokal yang terdiri dari Bahasa Sunda dan Pendidikan Lingkungan Hidup. Pemilihan Muatan Lokal tersebut juga didasarkan kepada Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 423.5/Kep.674-Disdik/2006 tanggal 25 Juli 2006 tentang Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar serta Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Mata pelajaran Bahasa dan sastra Sunda serta Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 25 Tahun 2007 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup, maka pengembangan silabus dan pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran untuk muatan lokal Bahasa Sunda dan Pendidikan Lingkungan Hidup di MTs.Mathla’ul Hudamengacu kepada SK dan Pergub tersebut. D. Kegiatan Pengembangan diri Pengembangan diri di MTs.Mathla’ul Huda diarahkan untuk

pengembangan karakter peserta didik sehingga menjadi pribadi yang mandiri dalam mengatasi persoalan hidup, baik persoalan pribadi, kemasyarakatan maupun kebangsaan. Pengembangan diri juga dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap peserta didik mempertimbangkan kondisi sumber daya Madrasah. Secara khusus pengembangan diri bertujuan untuk didik Meningkatkan kemandirian peserta didik Meningkatkan sosiabilitas peserta didik Meningkatkan adversitas peserta didik Membentuk sikap enterpreunership peserta didik 17 Meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Membangkitkan sikap patriotisme dan sportifitas peserta dengan

Pengembangan Diri dilaksanakan di bawah koordinator guru Bimbingan Konseling, pelatih, pembina ekstakurikuler, guru mata pelajaran dan seluruh personil MTs.Mathla’ul Huda. Pengembangan diri dilaksanakan di luar kelas. Pengembangan Diri di MTs.Mathla’ul Hudadilaksanakan melalui kegiatan sebagai berikut: 1. Bimbingan Konseling Pengembangan diri melalui program bimbingan dan konseling mencakup hal-hal yang berkaitan dengan budipekerti, belajar, dan karir peserta didik; dan dilaksanakan melalui program Bimbingan dan Konseling Pribadi, Sosial, Akademik, dan Karier. 2. Kegiatan Ekstrakuruler Pengembangan diri melalui kegiatan ekstrakurikuler mencakup hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan potensi, bakat, dan minat peserta didik. Pelaksanaannya dengan mewajibkan peserta didik mengikuti sekurang-kurangnya satu kegiatan ekstrakurikuler yang dikembangkan di MTs.Mathla’ul Huda sebagai berikut: D. Pramuka E. Kelompok Olah Raga Prestasi F. Apresiasi Seni G. Rohani Islam

1.

Program Pembiasaan Pengembangan diri melalui program pembiasaan mencakup kegiatan

yang bersifat pembinaan karakter peserta didik yang yang dilaksanakan secara rutin, spontan, keteladanan dan terprogram. Rutin : o Upacara penaikan bendera setiap hari Senin o Membaca Al Qur’an setiap hari sebelum belajar o Memeriksa kebersihan dan kerapihan badan dan pakaian

18

o Menjaga kebersihan kelas dan halaman Spontan : o Memberi salam o Membuang sampah pada tempatnya o Membiasakan antri o Berdialog o Menengok teman yang sakit o Menyampaikan pendapat secara baik dan benar Terprogram : o Mengadakan pekan olah raga antar kelas o Mengadakan pekan kreativitas seni o Merayakan dan memperingati HBN dan HBI o Mengadakan karya wisata atau Study Tour Keteladanan : o Berpenampilan dan berpakaian bersih dan rapi o Tepat waktu dalam segala hal o Berpenampilan Sederhana o Bersikap ilmiah dan jujur

4. Pendidikan Kecakapan Hidup Pendidikan kecakapan hidup yang diterapkan oleh Madrasah merupakan bagian intergral dari pembelajaran pada setiap mata pelajaran. Dengan demikian, materi kecakapan hidup akan diperoleh peserta didik melalui kegiatan pembelajaran yang diemban pelajaran yang bersangkutan. 5. Keunggulan Lokal dan Global 19

Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global adalah pendidikan yang memanfaatkan keunggulan lokal dan kebutuhan daya saing global dalam aspek ekonomi, budaya, bahasa, teknologi informasi dan komunikasi, ekologi, dan lain-lain, yang semuanya bermanfaat bagi pengembangan kompetensi peserta didik. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global di MTs.Mathla’ul Hudamerupakan bagian dari semua mata pelajaran. Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global diperoleh peserta didik dari satuan pendidikan formal lain dan/atau satuan pendidikan nonformal. E. Pengatur Beban Belajar MTs.Mathla’ul Huda endasarkan pengaturan beban belajar peserta didik berdasarkan sistim paket. Adapun beban belajar perserta didik yang ditetapkan adalah sebagai Berikut: a. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum. b. Alokasi waktu tatap muka adalah 1 jam pembelajaran sama dengan 45 Menit c. Alokasi waktu untuk penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur 30% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan. d. Alokasi waktu untuk praktik adalah satu jam tatap muka setara dengan dua jam kegiatan praktik di Madrasah atau empat jam praktik di luar Madrasah

Beban Belajar Peserta Didik Jumlah jam per tahun (@60 menit) 994,5jam 20

Kelas X

Satu jam tatap muka (menit) 45

Jumlah jam pembelajaran per minggu 39

Minggu Efektif per tahun ajaran 34

Waktu pembelajaran pertahun 1326jam pel

XI, XII

45

40

34

(59679menit) 1360 jam pel (61200 menit)

1020 jam

F. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Ketuntasan belajar di tetapkan untuk tiap Indikator Pencapaian Kompetensi Dasarnya dengan kriteria logis adalah sebesar 75 % untuk tiap Indikator Pencapaian Kompetensi Dasar Dengan menganalisa segala aspek dan ketentuan penghitungannya maka penetuan ketuntasan ini dalam tahun pelajaran 2009/2010 MTs.Mathla’ul Huda menentukan KKM sebagai berikut: No A 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 B 1 2 3 Komponen
1

Kelas dan KKM 10 11 IPS 12 IPS
2 64 63 65 60 63 68 60 67 65 60 60 60 65 65 62 61 63 62 62 65 65 62 60 63 62 62 65 61 62 60 63 62 62 3 63 63 64 60 62 68 60 67 65 4 5 63 63 64 60 60 68 60 67 66 6

Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kewarganegaraan Bahasa Indonesia Matematika Sejarah Penjaskes Bahasa Inggris Seni Budaya Tek Info Kom Fisika Biologi Kimia Ekonomi Sosiologi Geografi Bahasa Arab Mulok Bahasa Sunda Pend. Lingkungan Hidup Akidah Akhlak

21

G.Kenaikan Kelas Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran. Kriteria kenaikan kelas sebagaimana diatur dalam edaran Disdik Provinsi Jawa Barat No. 421.3/1620. a. Peserta didik dinyatakan naik ke tingkat yang lebih tinggi bila : • • • • • • Berkelakuan baik sesuai dengan standar penilaian Madrasah Prosentasi kehadiran dalam kegiatan belajar mengajar sekurangMemiliki nilai rapor semua aspek pada semua mata pelajaran Tidak ada nilai kurang atau sama dengan 50 (lima puluh) pada Jumlah mata pelajaran yang tidak mencapai KKM tidak lebih dari Khusus peserta didik yang dinyatakan naik ke kelas XII, mencapai

kurangnya 75% sampai semester 2 kelas yang bersangkutan. rapor semester 2. 4 mata pelajaran pada kelas yang bersangkutan. ketuntasan minimal untuk setiap mata pelajaran yang menjadi ciri khas program studi, yakni Matematika, Ekonomi, Geografi, Sejarah, dan Sosiologi (untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial)

H. Peserta didik dinyatakan lulus Madrasah apabila: • • • • • Memiliki rapor kelas X, XI dan XII Mengikuti dan Lulus Ujian Teori dan Praktek Nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 5,25 Nilai rata-rata raport tiap semester minimal 6.00 Nilai rata-rata Ujian Madrasah (Teori dan Praktek) minimal 6,00

22

BAB IV KALENDER PENDIDIKAN Kalender pendidikan disuusn dan disesuaikan setiap tahun oleh Madrasah untuk mengatur waktu kegiatan pembelajaran. Pengaturan waktu belajar mengacu kepada standar isi dan disesuaikan dengan kebutuhan dareah, karakteristik Madrasah, kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah pusat/pemerintah daerah. Pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta didik selama satu tahun ajaran adalah sebagai berikut: A. Permulaan Tahun Ajaran Permulaan tahun pembelajaran dimulai pada hari Senin minggu ke tiga bulan Juli, apabila hari tersebut merupakan hari libur, maka permulaan tahun pembelajaran dimulai pada hari berikutnya yang bukan hari libur. Hari-hari pertama masuk Madrasah diisi dengan kegiatan Masa Orientasi Peserta Didik (MOPD) bagi kelas X, dan bagi kelas XI dan XII digunakan untuk mempersiapkan administrasi dan kepengurusan kelas dengan binaan dari wali kelas. Kegiatan hari-hari pertama masuk Madrasah diperkirakan berlangsung antara 3 s.d 6 hari. B. Waktu Belajar Waktu belajar mengguakan system semester yang membagi 1 tahun pelajaran menjadi semester 1 (satu) dan semester 2 (dua). Kegiatan pembelajaran dilaksanakan selama 6 (enam) hari, yaitu:
HARI Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu WAKTU BELAJAR 13.00 – 17.30 13.00 – 17.30 13.00 – 17.30 13.00 – 17.30 13.00 – 17.30 13.00 – 17.30

Kegiatan pengembangan diri dilaksanakan pada jam ekstrakurikuler yang disesuaikan sebagaimana mata pelajaran. Yang dilaksanakan pada jam 23

ekstrakurikuler pada hari dan jam yang telah disepakati bersama pembina ekstrakurikuler. Dengan pertimbangan pengaturan waktu libur, keadaan dan kebutuhan Madrasah, maka waktu belajar ditetapkan sebanyak 34 Minggu untuk setiap tahun pelajaran. C. Libur Madrasah Hari libur Madrasah adalah hari yang ditetapkan oleh Madrasah, pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota untuk tidak diadakan proses pembelajaran di Madrasah. Penetuan hari libur memperhatikan ketentuan sebagai berikut: • • Keputusan Menteri Pendidikan Nasional, dan/atau Menteri Peraturan Pemerintah Pusat/Provinsi/kabupaten/Kota dalam hal Agaman dalam hal yang terkait dengan hari raya keagamaan penentuan hari libur umum/nasional atau penetapan hari serentak untuk setiap jenjang dan jenis pendidikan Madrasah mengambil keputusan kebijakan hari libur sebagai berikut ini. • • • • • • • • • • • • Libur Awal Puasa 1 – 3 September 2009 Libur Semester 1 28 Desember 2009 – 11 Januari 2010 Libur Semester 2 28 Juni – 12 Juli 2010 Tahun Baru Idul Adha Tahun Baru Imlek Tahun Baru Hijriah Hari Raya Nyepi Maulid Nabi Muhammad SAW Wafat Isa al Masih Kenaikan Isa Al Masih Hari Kemerdekaan RI 24

Hari libur yang ditentukan oleh Peraturan Pemerintah Pusat antara lain:

• • • D.

Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Idul Fitri dan Cuti Bersama Hari Raya Natal

Jadwal Kegiatan Dengan mengacu kepada kalender pendidikan yang ditetapkan Dinas

Pendidikan Provinsi Jawa Barat, MTs.Mathla’ul Huda menetapkan rencana kegiatan Madrasah tahun pelajaran 2009/2010 adalah sebagai berikut :

JADWAL KEGIATAN TAHUN PELAJARAN 2009/2010
NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 JENIS KEGIATAN Rapat persiapan PSB Penerimaan Peserta Didik Baru Hari pertama tahun pelajaran 2009/2010 Masa Orientasi Peserta Didik kelas X Rapat Pembagian Tugas Mengajar Rapat Koordinasi Staf dan Wakil Rapat Pleno Komite (Orang Tua Peserta didik baru) Peringatan Kemerdekaan RI Libur Awal Puasa Ulangan Tengah Semester 1 Pembagian Raport Tengah Semester 1 Libur Idul Fitri dan Cuti Bersama Ulangan Akhir Semester 1 Rapat Evaluasi Smt.1 dan Persiapan Smt2 Pembagian LHB Semester 1 Libur Semester 1 Hari pertama semester 2 Rapat Pembentukan Panitia UN/US Ujian Tengah Semester 2 Pembagian LHB Tengah Semester 2 Ujian Tulis Nasional Ujian Praktik Ujian Tulis Madrasah Ulangan Kenaikan Kelas2 Rapat Kelulusan Rapat Kenaikan Kelas Pembagian LHB semester 2 Rapat Kerja Madrasah PELAKSANAAN 7 – 9 Juli 2009 14 Juli 2009 14 – 16 Juli 2009 17 Juli 2009 Rutin 26 Juli 2009 18 Juli 2009 1 – 3 September 2009 15 – 20 Sept.2009 Oktober 2009 25 Sept – 11 Okt 2009 15 – 20 Des. 2009 26 Desember 2009 27 Desember 2009 28 Des – 10 Jan 2010 12 Januari 2010 Januari 2010 16 – 21 Maret 2010 28 Maret 2010 18 – 23 Mei 2010 Mei 2010 Juni 2010 8 – 20 Juni 2010 Juni 2010 25 Juni 2010 27 Juni 2010 25 Juni 2010 KETERANGAN

Awal dan akhir Smt

Upacara

Perkiraan Perkiraan Perkiraan Perkiraan Perkiraan Perkiraan

25

Kalender pendidikan terlampir.

26

27

MTs.MATHLA’UL HUDA

Jl. Moh Toha No.10 Desa. Cibunar Kecamatan Parungpanjang  (021) 54260783.  16360 Kabupaten Bogor

PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT DINAS PENDIDIKAN

2009
28

29

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->