Anda di halaman 1dari 43

RIWAYAT PASIEN

Langkah pertama yang dilakukan dalam

mendiagnosis adalah membedakan keluhan


pasien tersebut apakah pusing atau vertigo,
yang bisa didapatkan dari pertanyaan yang
teliti.
Vertigo adalah suatu halusinasi pergerakan,
baik pasien merasa dirinya berputar atau
sekelilingnya berputar.

RIWAYAT PASIEN
Pusing merupakan hal yang berbeda. Yang

dirasakan oleh pasien biasanya berupa rasa


pusing, rasa tidak seimbang dan lemah.
Begitu pasien didiagnosa vertigo, sangat

penting untuk mengetahui lokasi dimana


lesinya berada, dapat berupa lesi perifer
(masalah telinga) atau kelainan dalam
susunan saraf pusat.
3

Perbedaan antara vertigo perifer


dan sentral
Gejala

Perifer

Sentral

Halusinasi
pergerakan

Jelas

Kurang jelas

Onset

Biasanya tiba-tiba

Jarang tiba-tiba

Intensitas

Berat

Ringan

Durasi

Pendek

Lama

Pengaruh posisi
kepala

Sering

Jarang

Nistagmus

Ada

Bisa ada atau tidak

Sistem saraf
otonom

Jelas

Kurang jelas

Tinitus

Sering

Jarang

Tuli

Sering

Jarang

Gangguan
kesadaran

Jarang

Sering

Tanda neurologi

Jarang

Sering

Penyebab vertigo
perifer
Telinga:

Otitis media akut dan kronis


Mastoiditis akut dan kronis
Kolesteatoma
Trauma lokal
Benda asing
Sindroma Meniere
Benign Positional Vertigo
Neuronitis Vestibular
Obat ototoksik
Otosklerosis
Mabuk perjalanan
Psikogenik

Penyebab vertigo
sentral

Insufisiensi vertebrobasiler
Stroke pada serebellum
Neuroma akustik
Tumor (serebellum atau batang otak)
Penyakit degeneratif pada sistem saraf pusat
(contohnya multipel sklerosis)
Trauma kepala
Psikogenik
Epilepsi
Migrain
6

Obat yang dapat


menyebabkan vertigo
1. Antibiotika:
Streptomisin
Gentamisin
Neomisin
Kanamisin
2. Diuretik:
Furosemid
3. Aspirin

4.
5.
6.
7.
8.
9.

Quinidin
Kafein
Sedatif
Fenition
Sulfonamid
Toksin:
alkohol
tembakau
karbon monoksida
7

Penyebab pusing
Pembuluh darah arteri:

Dinding pembuluh darah:


Arteriosklerosis,
hipertensi,
kompresi eksternal
Isi pembuluh darah:
Abnormalitas dari sel
darah
atau plasma,
gangguan volume darah
Jantung: Obstruksi mekanis (katup dan lainnya),
kegagalan pompa, aritmia
Metabolik: Hipoglikemia, hiperventilasi

Penyebab pusing
Obat-obatan
Psikogenik
Mata
Maloklusi gigi
Penyakit sistemik
Migrain
Gangguan proprioseptif (Neuropati perifer)
Defisiensi vitamin
Pemakaian alkohol
Diabetes mellitus
Anemia pernisiosa

DIAGNOSA
Pemeriksaan fisik harus mencakup pemeriksaan

tanda vital ortostatik dan otoskopi.


Pemeriksaan neurologis harus meliputi manuver
Dix-Hallpike untuk membedakan vertigo perifer
atau vertigo sentral.
Tidak ada pemeriksaan laboratorium yang khas
pada pasien dengan vertigo.
Jika diduga terdapat gangguan pendengaran,
pemeriksaan audiometrik dapat membantu
membedakan kelainan vestibular atau
retrokoklear (misalnya : neuroma akustik).
10

DIAGNOSA
Pencitraan otak dapat dilakukan jika pasien

diduga tumor atau stroke.


MRI dengan kontras dilakukan jika pasien
mengalami vertigo akut dan gangguan
pendengaran sensorineural.
Magnetik resonansi angiografi dapat
digunakan untuk mengevaluasi sirkulasi
vertebrobasilar.

11

DIX-HALLPIKE
MANUVER
Dix-Hallpike manuver dilakukan untuk

mendiagnosa benign paroxysmal positional


vertigo
Tes ini terdiri dari dua manuver:
Pasien duduk di meja pemeriksaan,
menghadap ke depan, mata terbuka, dokter
memutar kepala pasien 45 derajat ke kanan

12

DIX-HALLPIKE
MANUVER
Dokter menahan

kepala pasien ketika


merubah posisi dari
duduk ke tidur dengan
cepat.
kemudian kepala
tergantung 20 derajat
dari ujung meja periksa
Pasien tetap dalam
posisi ini selama 30
detik
13

DIX-HALLPIKE
MANUVER
Kemudian pasien kembali

ke posisi tegak dan


diamati selama 30 detik
Selanjutnya, manuver
akan diulang dengan
kepala pasien menoleh
ke kiri
Hasil positif ditunjukkan
jika manuver ini
memberikan gambaran
vertigo dengan atau
tanpa nystagmus
14

DIX-HALLPIKE
MANUVER

http://www.dizziness-and-balance.com/sitedvd.htm

15

PRINSIP PENGOBATAN
UMUM
Penatalaksanaan untuk serangan
vertigo akut
Vertigo akut dan serius, apapun

penyebabnya, biasanya akan membaik


dengan sendirinya selama 24-48 jam karena
efek kompensasi dari batang otak.
Selama fase akut, tindakan suportif, tirah
baring, antiemetik, dan vestibular blocking
agent dapat digunakan untuk mengurangi
gejala.
16

PENGOBATAN
Terapi obat sangat berguna untuk vertigo akut yang

berlangsung beberapa jam sampai berhari-hari.


Terapi obat tersebut kurang berguna untuk pasien dengan
benign paroxysmal positional vertigo, karena episode
serangan vertigonya kurang dari

1 menit.

Vertigo yang terjadi berharihari dimungkinkan karena

kerusakan permanen pada vestibular (misalnya stroke)


dan obat harus dihentikan agar otak dapat beradaptasi
dengan input vestibular yang baru.
Banyak jenis obat yang dapat digunakan untuk
mengobati vertigo yang disertai mual dan muntah.

17

Obat yang digunakan terdiri dari kombinasi

dari asetilkolin, dopamin, dan antagonis


reseptor histamin.
Antikolinergik dan antihistamin dianjurkan
untuk pengobatan mual yang diakibatkan oleh
vertigo atau mabuk perjalanan.
Gamma-aminobutyric acid (GABA) adalah
penghambat neurotransmiter di sistem
vestibular.
Benzodiazepine meningkatkan kerja dari
GABA di Susunan Saraf Pusat (SSP) dan efektif
dalam meredakan vertigo dan cemas.
18

Vestibular blocking
agent
antihistamin

Benzodiazepin

Antiemetik

Dosis
Promethazine

12,5-25,0 mg peroral,
IM, atau per rektal
tiap 4-12 jam

Betahistine*
( BETASERC )

4-16 mg tiap 8 jam


perhari

Diazepam

2-10 mg peroral atu


IV tiap 4-8 jam

Lorazepam

0,5-2,0 mg peroral, IM
atau IV tiap 4-8 jam

Prochlorperazine

5-10 mg peroral atau


IM tiap 6-8 jam atau
25 mg tiap 12 jam

Metoclopramide

10-20 mg peroral tiap


6 jam atau 10-20 mg
IV perlahan-lahan tiap
6-8 jam

*Betahistine juga meningkatkan aliran darah ke telinga dalam


19

LATIHAN REHABILITASI
VESTIBULAR

Latihan rehabilitasi vestibular biasanya termasuk

dalam tatalaksana vertigo.


Latihan ini melatih otak untuk menggunakan
visual dan proprioseptif dengan tujuan untuk
menjaga keseimbangan dan gaya berjalan.
Ini diperlukan pasien untuk menimbulkan kembali
vertigo sehingga otak dapat beradaptasi
terhadap fungsi vestibular yang baru.
Setelah keadaan stabil penggunaan obat yang
menekan vestibuler sebaiknya diminimalkan
untuk membantu adaptasi otak terhadap input
vestibular yang baru.
20

Cawthorne Cooksey
Exercise
Di atas tempat tidur
1.
Pergerakan mata (perlahan, kemudian
dipercepat)
- Difokuskan pada
Ke atas dan ke bawah

pergerakan jari dari


jarak 3 kaki ke jarak 1
kaki di depan mata

Dari kiri ke kanan

21

Cawthorne Cooksey
Exercise
2. Pergerakan kepala (perlahan, lalu dipercepat,
kemudian diikuti dengan mata tertutup)
- Menekuk kepala ke depan
- Memutar
dan belakang

kepala dari
satu sisi ke sisi yang
lain

22

Cawthorne Cooksey
Exercise
Duduk

- Pergerakan mata dan kepala seperti yang telah

disebutkan sebelumnya

- Mengangkat dan memutar

bahu

- Membungkuk dan mengambil

benda di lantai
23

Cawthorne Cooksey
Exercise
Berdiri
Pergerakan mata, kepala, dan bahu seperti
yang telah
disebutkan sebelumnya
Merubah posisi dari duduk
ke berdiri dengan mata
terbuka dan tertutup
Melempar bola kecil dari
satu tangan ke tangan lain
(diatas ketinggian mata)

24

Cawthorne Cooksey
Exercise
- Melempar bola kecil dari
satu tangan ke tangan yang
lain di bawah lutut

- Merubah posisi dari duduk

ke berdiri dan berputar di antara


gerakan tersebut

25

Cawthorne Cooksey
Exercise
Bergerak

- Lempar dan tangkap bola

sambil berjalan

- Berjalan mengelilingi

ruangan dengan mata terbuka


dan tertutup

26

Cawthorne Cooksey
Exercise
- Berjalan menuruni atau menaiki bidang miring

dengan mata terbuka dan tertutup

- Berjalan menuruni dan menaiki

tangga dengan mata terbuka


dan tertutup
- Permainan yang melibatkan

gerakan membungkuk,
meregang dan membidik
seperti bowling, bola basket

27

Pengobatan pada vertigo


dengan kelainan spesifik
BENIGN PAROXYSMAL POSITIONAL VERTIGO
Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV) adalah
penyebab vertigo tersering.
BPPV disebabkan oleh debris kalsium di kanalis
semisirkularis (canalithiasis) biasanya di kanal
bagian posterior.
Canalith terbuat dari kristal kalsium karbon yang
lepas dari utrikulus didalam vestibulum telinga.
Pergerakan dari canalith mengaktifkan sel rambut
vestibulum untuk membuat input vestibulum yang
tidak simetris.
28

Pasien biasanya mengalami vertigo yang

berat dan berlangsung singkat ketika mereka


memutar kepala di tempat tidur di malam
hari.
Dix-hallpike maneuvre adalah tes yang paling
penting dalam klinik.
Pengobatan biasanya tidak dianjurkan pada
keadaan ini.
Vertigo akan membaik dengan manuver rotasi
kepala, yang menempatkan kembali timbunan
kalsium yang bergerak bebas ke vestibulum.
29

Manuver meliputi prosedur reposisi canalith

yang disebut Epley Maneuvre dan Modified


Epley Maneuvre.
Modified Epley Maneuvre dapat dilakukan di
rumah.
Kontraindikasi prosedur reposisi kanalit
meliputi stenosis karotis yang berat, penyakit
jantung yang tidak stabil, sakit leher berat
seperti spondilosis servikal dengan mielopati
atau rematoid artritis yang berat.

30

MANUVER EPLEY

Pasien duduk dimeja pemeriksaan dengan

mata terbuka dan kemudian kepala menoleh


450 ke arah kanan.
Dokter menahan
kepala pasien ketika
pasien merubah
posisi dari posisi
duduk ke posisi tidur
dengan cepat.
Diakhiri dengan
kepala menggantung
di ujung meja
pemeriksaan dengan
sudut 20 derajat.
31

MANUVER EPLEY
Dokter memutar

kepala pasien ke
arah kiri 90 derajat.
Pasien
mepertahankan
posisi ini selama 30
detik.

32

MANUVER EPLEY
Dokter memposisikan

kepala pasien dengan


tambahan 90 derajat
ke arah kiri beserta
badannya kearah
yang sama.
Pasien
mempertahankan
posisi ini selama 30
detik.
33

MANUVER EPLEY
Pasien duduk

disebelah kiri meja


pemeriksaan.
Prosedur ini dapat
diulang pada sisi
yang lain sampai
pasien merasakan
gejalanya membaik.

34

MANUVER EPLEY

http://www.dizziness-and-balance.com/sitedvd.htm

35

NEURONITIS VESTIBULAR DAN


LABIRINTITIS
Inflamasi akut nervus vestibular adalah

penyebab tersering dari vertigo akut yang


berkepanjangan. Tuli dapat menyertai jika
labirin juga terkena.
Vertigo biasanya berlangsung selama beberapa
hari dan sembuh total dalam beberapa minggu.
Banyak kasus neuronitis vestibular atau
labirintitis berhubungan dengan infeksi viral
yang bisa sembuh sendiri.
Penanganan ditujukan untuk mengurangi gejala
dengan menggunakan obat penekan vestibular
diikuti dengan latihan vestibular.

36

PENYAKIT MNIRES
Penyakit Meniere (hydrop endolimfatik)

ditandai dengan adanya vertigo, tinitus (nada


rendah, kualitas kasar atau lembut), tuli
sensorineural pada frekuensi rendah yang
berfluktuasi dan rasa penuh didalam telinga.
Pada kelainan ini, ketidakseimbangan antara
filtrasi dan ekskresi endolimfatik
menyebabkan distensi pada bagian
endolimfatik.

37

PENYAKIT MNIRES
Pengobatan dengan menurunkan tekanan

endolimfatik. Walaupun diit rendah garam


(<1-2gr/hari) dan diuretika (biasa digunakan
kombinasi antara hidroklorotiazid dan
triamteren) selalu mengurangi vertigo, tetapi
cara ini kurang efektif dalam mengobati
pendengaran yang berkurang dan tinitus.

38

VASKULAR ISKEMIA
Vertigo yang terjadi mendadak dengan

tambahan adanya gejala defisit neurologis


(diplopia, disartria, disfagia, ataxia,
kelemahan).
Pengobatan ditujukan untuk mengatasi TIA
dan stroke, termasuk pencegahan serangan
stroke berikutnya.

39

MIGRAIN
Data epidemiologi menunjukkan adanya

hubungan yang erat antara vertigo dan


migrain
Diagnosis yang akurat penting karena
vertiginous migrain bereaksi lebih baik
terhadap terapi migrain dari pada intervensi
lainnya

40

MIGRAIN
Terapinya terdiri dari :
- Ubah asupan (kurangi aspartam, coklat,
kafein, alkohol)
- Ubah pola hidup (olah raga, kurangi stres,
mengatur pola tidur)
- Latihan rehabilitasi vestibular
- Obat (benzodiazepin, tricylic antidepresan,
beta blocker, selective serotonin reuptake
inhibitor, calcium channel blocker, antiemetic)
41

KESIMPULAN
Terapi vertigo menjadi lebih sulit karena
banyaknya penyakit yang mendasari.
Saat ini terapi vertigo masih merupakan terapi
simtomatis.
Dokter umum berperan penting dalam
memberikan penanganan secara holistik
untuk mengurangi vertigo dan meningkatkan
kualitas hidup pasien.

42

TERIMA KASIH
43