Anda di halaman 1dari 13

MIKROBA ENDOFIT

Endophyte = in the plant (endon = within; phyton = plant)


Istilah endofit terutama digunakan pada strategi simbiosis:
fakultatif saprofit parasit mutualistik
Mikoriza endofitik =/= mikroba endofit (Brundrett, 2004)
Mikoriza = perkembangan fungi-tanaman yang serasi dan
transfer nutrien pada interfase khusus
Endofit fungi akar cenderung saprofit (Oidiodendron maius,
Phialocephala fortinii)
ENDOFIT = organisme (fungi, bakteri) yang menginfeksinya tidak
jelas, jaringan inang terinfeksi tidak muncul gejala, dan kolonisasi
mikroba terdapat di internal (Stone et al., 2000)
Kolonisasi mikroba dengan gejala tidak muncul merupakan suatu
keseimbangan antagonisme antara inang dan endofit.
Keseimbangan ini sangat rentan dan tergantung pada status dari
partner, virulensi fungi dan pertahanan inang, faktor lingkungan,
status nutrisi, dan tahap perkembangan partner. (Gambar 1.1)

Kolonisasi

Bakteri terutama mengkolonisasi interseluler dan


beberapa intraseluler (Azoarcus spp.). Umumnya
didapatkan dalam jaringan vaskular tanaman inang
Fungi dapat mengkolonisasi inter dan intra seluler
akar. Pada bagian akar lebih ekstensif dari pada
batang
Hifa sering membentuk gulungan intraseluler
Berbagai akar anggrek secara sistemik dan
mikoheterotrofik dikolonisasi oleh Rhizoctonia,
Leptodontidium, Fusarium verticillioides (=V.
moniliforme)
Bakteri biasanya menginvasi akar secara pasif
(contoh, akar lateral, luka), kepadatan tertinggi
pada jaringan akar

Karakteristik interaksi antara bakteri dan fungi


endofit dengan akar tanaman
Kriteria
Spektrum inang
Cara dan situs infeksi

Sumber nutrisi selama


tahap awal infeksi
Sumber nutrisi selama
kolonisasi
Pertumbuhan dlm akar
Pertumb dr akar ke
batang
Pertmbuh sistemik dlm
akar
Kolonisasi jaringan

Bakteri
Luas, tergantung pd
habitat, inang, musim
Pasif melalui luka dan
jaringan lain yg
membuka atau aktif
dengan enzim atau
vektor
Eksudat inang, sel
korteks mati, plant
debris

Fungi
Luas, tergantung pd
habitat. Inang, musim
Aktif, melalui stomata,
dinding sel atau luka

Material simpanan
dalam spora, sel
korteks mati, plant
debris, eksudat inang
Komponen dari simplast
Komponen dari simplast dan apoplast
dan apoplast
Inter dan/atau intra
Inter dan/atau intra
seluler, sering
seluler, lambat,
ekstensif
densitas kolonisasi
rendah
Kadang-kadang
Ya
Mungkin
Mungkin
Biasanya tdk di dalam
Terutama interseluler,
jaringan vaskular

Kriteria
Struktur khusus untuk
akses nutrien
Status fisiologis
Dampak interaksi
Keuntungan bagi
simbion mikroba

Keuntungan potensial

Reproduksi

Bakteri
Nodul, kelenjar
Sedikit data tersedia

Fungi
Kadang-kadang

Antagonisme
seimbang, interaksi
Komensalisme,
aktif
mutualisme atau
Komensalisme,
patogenisitas laten
mutualisme atau
Suplai nutrien dan
patogenisitas laten
proteksi dari stres
Suplai nutrien dan
lingkungan, transfer
proteksi dari stres
pasif dan penyebaran
lingkungan,
diantara inang via
menguntungkan untuk
vektor
reproduksi dan
Induksi resistensi,
kolonisasi pada inang
meningkatkan
senesens
pertumbuhan (fiksasi N, Induksi resistensi,
fitohormon), sintesis
meningkatkan
metabolit antagonis
pertumbuhan
terhadap patogen
(fitohormon,
tanaman dan parasit
meningkatkan akses
terhadap mineral dan
Umumnya transfer
nutrien), sintesis
pasif dan penyebaran
metabolit antagonis

Adaptasi
Densitas diversitas dan kolonisasi sering meningkat selama
periode vegetatif
Mikroba endofit dapat pula memiliki inang tertentu (host
specifity = host preference = host exclusive). Hal ini terjadi
karena telah terjadi adaptasi antara inang dan endofit.
Adaptasi tidak hanya terhadap inang tertentu tetapi juga
terhadap pertumbuhan endofit dalan satu organ tanaman
(mis. pada akar atau batang)
Metode untuk deteksi dan identifikasi fungi dan bakteri
dalam jaringan tumbuhan:
1) observasi histologis dan molekular
2) sterilisasi permukaan jaringan inang dan isolasi
fungi/bakteri yang tumbuh pada medium
3) deteksi melalui bahan kimia tertentu (imunologis)
4) amplifikasi langsung DNA fungi/bakteri dari jaringan
tanaman

Mekanisme masuknya endofit ke jaringan


tanaman
Melalui luka
Melalui jaringan intact (utuh): root tips
Mampu menghasilkan sorbitol dan/atau D-melezitose
dalam jaringan tanaman
Endofi mampu memetabolisme komponen struktur sel
tanaman spt pektin (polygalacturonic acids)

Bakteri Endofit Sebagai Pengendali Fungi Patogen


Tanaman
Berbagai genera bakteri diketahui memiliki kemampuan
mengendalikan fungi patogen tanaman
Pseudomonas, Bacillus, Azospirillum, Serratia,
Burkholderia, Streptomyces
Mekanisme penekanan patogen oleh bakteri antagonis:
- Antibiosis (produksi antibiotik, toksin)
- Kompetisi (nutrien)
- Siderofor (Fe)
- Lisis (produksi enzim litik: selulase, chitinase, glukanase)
- Induksi mekanisme pertahanan tanaman
- Meningkatkan pertumb tanaman (produksi fitohormon)

Upaya Peningkatan Efikasi Agensia


Biokontrol
1. Optimalisasi formulasi dan teknologi aplikasi
2. Steb inoculation into stems, soaking seeds in
bacterial suspension, root dipping, soil drench,
seed coating, foliar spray, granule,
3. Integrasi strategi biokontrol (kombinasi endofit &
agensia Biokontrol & kimia)
4. Pengelolaan mikroflora endofit indigenus (aplikasi
chitin)
5. Rekayasa genetik (plant breeding, transgenic)