Anda di halaman 1dari 16

Audit Siklus Personalia

Selasa, 17 Maret 2014

Pengertian
Siklus ini melibatkan kejadian dan peristiwa yang
berhubungan dengan kompensasi eksekutif dan
karyawan
Jenis-jenis kompensasi yang menjadi objek audit: gaji,
komisi, upah, insentif, bonus, opsi saham, dan
tunjangan karyawan
Kelas transaksi utama: transaksi pembayaran gaji
dengan contoh akun di tabel 16-10
Dua siklus yang berhubungan dengan siklus ini adalah
siklus pengeluaran kas dan siklus produksi

Tujuan Audit pada Siklus ini


Apa yang akan dicapai dalam audit siklus ini dinamakan
tujuan audit
Tujuan Transaksi

Keterjadian
Kelengkapan
Akurasi
Pisah batas
Klasifikasi

Tujuan Balance

Keberadaan
Kelengkapan
Hak dan kewajiban
Penilaian dan alokasi

Tujuan
Pengungkapan

Keterjadian dan hak


dan kewajiban
Kelengkapan
Klasifikasi dan
keterpahaman
Akurasi dan valuasi

Pemahaman Entitas dan Lingkungan


Informasi biaya tenaga kerja tidak tersedia secara langsung tanpa
dihubungkan dengan asosiasi industry tertentu
Besarnya proporsi gaji akan tergantung industry
Contoh inherent risk adalah pada pengukuran dan pengungkapan
contohnya stock option vs gaji
Hal-hal yang penting diketahui auditor:
1. Pentingnya personalia bagi entitas (labor intensive vs capital
intentisive)
2. Ciri khas kompensasi (perjam dan bulanan akan berbeda)
3. Pentingnya berbagai macam paket kompensasi (bonus, opsi saham,
hal apresiasi saham, kesepakatan pension)

Prosedur Analitik
Dijalankan pada awal audit karena cost effective
Contoh kegunaan ada di tabel 16-12 contohnya jika
rata-rata gaji per pegawai melebihi ekspektasi auditor

Risiko Inheren
Auditor jarang memperhatikan asersi kelengkapan pada
siklus ini kaena karyawan akan segera complain jika
mereka tidak dibayar.
Yang menjadi fokus adalah asersi keterjadian dan
keberadaan.
Contoh fraud: karyawan memproses pembayaran untuk
karyawan fiktif. Ini mungkin terjadi pada perusahaan
yang turnovernya tinggi
Perhitungan gaji yang kompleks untuk asersi penilaian
dan alokasi
Risiko inheren juga ada pada opsi saham,pension, dan

Pertimbangan Pengendalian Internal


Pemahaman mengenai wewenang personalia di
perusahaan
1. Wakil presiden HR/manajer HR: semua tanggung
jawab personalia
2. Departemen HR: mengautorisasi personalia dan
penggajian
3. Dewan direksi: menentukan gaji karyawan
.Pekerjaan di HRD: timekeeping, payroll, dan
bendaharawan

Dokumen-dokumen di siklus ini


Autorisasi pegawai
Kartu jam kerja
Time ticket
Register gaji
Akun bank imprest
Cek penggajian
Rangkuman distribusi biaya pegawai
Payroll tax return
File kepegawaian
Master file personalia
Master file penghasilan karyawan

Fungsi dan Pengendalian


Fungsi di siklus penggajian
1. Memulai transaksi: rekrutmen dan autorisasi
perubahan gaji
2. Penerimaan jasa: perhitungan kehadiran dan jam kerja
3. Pencatatan dan pembayaran gaji

Perekrutan Pegawai
Dilakukan oleh HRD
Semua perekrutan harus didokumentasikan di formulir
autorisasi karyawan: klasifikasi pekerjaan, gaji awal
Yang bisa menginput adalah pegawai HRD
Secara periodik data inputan diperiksa oleh orang yang
tidak menginput data
Pengendalian di fase ini untuk mencegah adanya
karyawan fiktif
Asersi terkait: keterjadian dan keberadaan, hak dan
kewajiban

Autorisasi Perubahan Gaji


Bisa dilakukan oleh supervisor pegawai
Semua perubahan harus diautorisasi secara tertulis oleh
pegawa HRD sebelum masuk ke database
Asersi yang terkait: akurasi, penilaian dan alokasi, hak
dan kewajiban

Menyiapkan data kehadiran dan jam


kerja
Departmen HRD bertanggung jawab
Ada pengawas mencegah ada yang titip absen
Semua harus disetujui supervisor
Ada proses rekonsiliasi sebelum dikirimkan ke
penggajian

Pencatatan Penggajian
Ada proses pengecekan kewajaran data penggajian
Misalnya pengecekan nomor pegawai dan batasan jam
kerja
Output pengendalian adalah data yang valid dan
pengecualian-pengecualian kemudian dikirim ke
pengendalian data

Pencatatan Penggajian
Ada review dokumen gaji pada tahap ini

Pembayaran
Cek gaji harus ditandatangani dan juga diautorisasi oleh
bendaharawan yang tidak terlibat pencatatan
penggajian
Akses ke cap tanda tangan harus dibatasi
Cek dibagikan hanya kepada karyawan yang sesuai
Gaji yang tidak diklaim harus disumpan di kantor HRD
Menggunakan sistem impres

Strategi Awal Audit


Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi risiko tingkat
pengujian terinci untuk asersi saldo penggajian
Pengujian dilakukan di tanggal interim karena dilakukan
secara rutin
Faktor inherent terpenting adalah risiko overstatement
biaya gaji