Anda di halaman 1dari 13

DIAGNOSIS

Diagnosis tumor atau kanker payudara dapat diperoleh dengan :


1.

Pemeriksaan Payudara Sendiri

Pemeriksaan ini dapat dilakukan sejak seorang wanita mulai usia subur.
Dilakukan setiap 1 minggu setelah hari pertama menstruasi. Setiap
ketidaknormalan yang muncul harus segera diperiksakan ke klinik.
2.

Pemeriksaan Payudara oleh tenaga kesehatan

Wanita yang sudah mencapai usia sekitar 20-30 tahun dianjurkan untuk
memeriksakan payudaranya secara teratur di klinik oleh tenaga kesehatan,
setidaknya setiap 3 tahun. Setelah umur 40 tahun, seorang wanita sebaiknya
memeriksakan payudaranya di klinik setiap tahun.
3.

Pemeriksaan dengan alat penunjang

Pemeriksaan yang paling sering digunakan untuk mendeteksi adalah dengan


mammogram. Selain itu mammogram juga dapat digunakan sebagai alat
diagnosis. Pemeriksaan radiologi yang lain adalah dengan Nuclear medicine, CT
scan, dan USG. Pemeriksaan penunjang lain yang dapat digunakan adalah
dengan pemeriksaan patologi anatomi dengan sitologi, potong beku (vriescoupe),
immunohistokimia, dan histopatologi, pemeriksaan biopsi dengan jarum halus
(FNAB), dan pemeriksaan kimia klinik serta tumor marker.
Penegakan Diagnosis Kanker Payudara
Berdasarkan Protokol Perhimpunan Ahli Bedah Onkologi Indonesia, diagnosis
kanker payudara dapat ditegakkan melalui tahapan-tahapan berikut:
A.

Pemeriksaan Klinis

Anamnesis, hal-hal yang perlu dicari adalah informasi mengenai:


a.
*

Keluhan pada payudara atau ketiak beserta perjalanan penyakitnya:


Benjolan

Kecepatan tumbuh

Rasa sakit

Nipple discharge

Nipple retraction (ditanyakan pula mengenai onsetnya)

Krusta di areola

Kelainan pada kulit, misalnya dimpling, peau dorange, ulserasi, venektasi

Perubahan warna kulit

Benjolan di ketiak

Edema lengan bawah

b.

Keluhan di tempat lain (berhubungan dengan metastasis), antara lain:

Nyeri tulang (vertebra, femur)

Rasa penuh di ulu hati

Batuk

Sesak

Sakit kepala hebat

Pemeriksaan Fisik
a.

Status generalis, cantumkan perform status

b.

Status lokalis :

Pemeriksaan terhadap kedua payudara

Massa tumor

Lokasi

Ukuran

Konsistensi

Permukaan

Bentuk dan batas tumur

Jumlah tumor

Terfiksasi atau tidak ke jaringan sekitar payudara, kulit, m. Pectoralis, dan

dinding dada
*

Perubahan kulit

Kemerahan, dimpling, edema, nodul satelit

Peau dorange, ulserasi

Nipple

Tertarik

Erosi

Krusta

Discharge

Status KGB (jumlah, ukuran, konsistensi, terfiksir satu sama lain atau jaringan

sekitar)
?

KGB aksila

KGB infraklavikula

KGB supraklavikula

Lokasi organ

B.

Pemeriksaan radiodiagnostik/imaging

1.

Recommended (diharuskan)

a.

USG payudara dan mamografi untuk tumor > 3 cm

b.

Foto thorax

c.

USG abdomen (hepar)

2.

Optional (atas indikasi)

a.

Bone scanning/Bone survey (bilaman sitologi atau klinis sangat mencurigai

pada lesi > 5 cm)


b.

CT-scan

C.

Pemeriksaan sitologi (FNAB = Fine Needle Aspiration Biopsy)

Dilakukan pada lesi yang secara klinis dan radiologis curiga ganas
D.

Pemeriksaan histopatologi

Dilakukan potong beku dan atau parafin, bahan pemeriksaan diambil melalui :
*

Core biopsy

Biopsi eksisional

Biopsi insisional

Spesimen mastektomi disertai dengan pemeriksaan KGB

Pemeriksaan imunohistokimia : ER, PR, P53, dll

E.

Laboratorium

Pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan laboratorium rutin dan


pemeriksaan kimia darah yang sesuai dengan perkiraan metastasis.
PERMASALAHAN DAN PEMBAHASAN
a.

Bagaimana penegakan diagnosis pada pasien ini ?

b.

Bagaimana rencana penatalaksanaan pada pasien ini ?

c.

Bagaimana deteksi dini kanker payudara?

Penegakan diagnosis :
Dari keterangan umum didapatkan pasien berusia 54 tahun. Dari anamnesa khusus
didapatkan adanya keluhan utama ulserasi bernanah pada payudara kanan yang
dimulai sejak 1 minggu sebelum masuk rumah sakit. Keluhan ulkus tersebut
didahului
dengan adanya benjolan yang terasa nyeri dan keras pada payudara kanan sekitar
1
tahun SMRS, benjolan awalnya sebesar kemiri, semakin bertambah besar hingga
sebesar biji salak berjumlah 2 buah, yang kemudian benjolan tersebut pecah
mengeluarkan nanah dan terasa nyeri. Ditemukan pula benjolan di kgb aksila kanan
yang mobile, konsistensi keras. Keluhan tidak disertai dengan demam, batuk, sesak,
sakit kepala hebat, rasa penuh di ulu hati, nyeri pada tulang.

Dari anamnesa tambahan didapatkan bahwa penderita haid pertama pada usia 13
tahun, siklus 28 hari, teratur. Riwayat benjolan di payudara tidak ada .
Dari anamnesis dan pemeriksaan fisik dapat ditarik beberapa kemungkinan
diagnosis
yaitu :
A.

Carcinoma mammae a/r mammae dextra (T4bN1Mx)

Kemungkinan diagnosis carcinoma mammae (T4bN1Mx) adalah :


a.

Wanita, usia 54 tahun

b.

Riwayat penggunaan kontrasepsi hormonal (-)

c. Riwayat benjolan di payudara (+) konsistensi keras, nyeri (+), ukuran sebesar
biji
salak berjumlah 2 buah. Yang kemudian disertai ulserasi. Sehingga dapat
diklasifikasikan ke dalam T4b.
d.

Ditemukan benjolan di kgb aksila dekstra ipsilateral yang mobile, maka

diklasifikasikan ke dalam N1.


e. Dari anamnesis dan pemeriksaan fisik mengenai adanya metastase belum
dapat
dipastikan maka diklasifikan ke dalam Mx
Maka untuk menyingkirkan diagnosis banding pada pasien ini direncanakan
pemeriksaan secara histopatologis sebagai diagnosis pastinya.
STADIUM
Setelah dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang maka dapat
menentukan stadium dari kanker. Mengidentifikasikan stadium kanker sangat
penting untuk menentukan langkah pengobatan selanjutnya. Untuk menentukan
stadium kanker, American Joint Committee on Cancer menggunakan kategori
berdasarkan sistem klasifikasi TNM, yang terdiri dari ukuran tumor (Tumor Size),
nodul yang teraba (Palpable Nodes), dan penyebaran kanker (Metastasis).

Klasifikasi stadium TNM (UICC/AJCC 2002)


T (ukuran tumor primer)
Tx : tumor primer tidak dapat dinilai
To : tidak terdapat tumor primer
Tis : karsinoma in situ
T1 : tumor dengan ukuran diameter terbesarnya 2 cm atau kurang
T1mic : adanya mikroinvasi ukuran 0,1 cm atau kurang
T1a: tumor dengan ukuran lebih dari 0,1 cm sampai 0,5 cm
T1b: tumor dengan ukuran lebih dari 0,5 cm sampai 1 cm
T1c : tumor dengan ukuran lebih dari 1 cm sampai 2 cm
T2 : tumor dengan ukuran terbesarnya lebih dari 2 cm sampai 5 cm
T3 : tumor dengan ukuran diameter terbesar lebih dari 5 cm
T4 : ukuran tumor berapapun dengan ekstensi langsung ke dinding dada atau kulit
T4a: ekstensi ke dinding dada (tidak termasuk otot pektoralis)
T4b: edema (termsuk peau dorange), ulserasi, nodul satelit pada kulit yang
terbatas
pada satu payudara
T4c: mencakup kedua hal di atas
T4d: mastitis karsinomatosa
N (kelenjar getah bening regional )
Nx : kelenjar getah bening regional tidak bisa dinilai (karena telah diangkat
sebelumnya)
No : tidak terdapat metastasis kelenjar getah bening
N1 : metastasis ke KGB axilla ipsilateral yang mobile
N2 : metastasis ke KGB axilla ipsilateral terfiksir, berkonglomerasi, atau adanya
pembesaran KGB mamaria interna ipsilateral tanpa adanya metastasis ke KGB axilla
N2a : metastasis ke KGB axilla terfiksir atau melekat ke struktur lain

N2b : metastasis hanya pada KGB mamaria interna ipsilateral secara klinis dan
tidak
terdapat metastasis ke KGB axilla
N3 : metastasis ke KGB infraklavikular ipsilateral dengan atau tanpa adanya
metastasis KGB axilla atau klinis terdapat metastasis pada KGB mamaria interna
ipsilateral klinis dan metastasis pada KGB axilla
N3a : metastasis ke KGB infraklavikula ipsilateral
N3b: metastasis ke KGB mamaria interna dan KGB axilla
N3c : metastasis ke KGB supraklavikula
M (metastasis jauh)
Mx : metastasis jauh belum dapat dinilai
Mo : tidak terdapat metastasis jauh
M1 : terdapat metastasis jauh
Stadium kanker berdasarkan sistem TNM dibedakan menjadi stadium I, IIA, IIB,
IIIA, IIIB, dan stadium IV dengan karakteristiknya masing-masing :
*

Stadium I

Stadium I terdiri dari T1 N0 M0, tumor primer berukuran kurang dari atau
sama
*

dengan 2 cm dan tidak ada penyebaran ke kelenjar getah bening.

Stadium II A

Stadium II A terdiri dari T0 N1 M0/T1 N1 M0/T2 N0 M0, tumor primer tidak


ditemukan dan ada nodul pada ketiak yang teraba berjumlah 1 sampai 3, atau
ditemukan tumor primer berukuran kurang dari 2 cm dan teraba nodul pada
ketiak berjumlah 1 sampai 3 atau ditemukan kelainan pada pemeriksaan hasil
biopsi dari kelenjar mamaria yang tidak terdeteksi dengan pemeriksaan fisik,
atau ditemukan tumor primer berukuran antara 2 cm -5 cm tapi tidak ada
penyebaran ke kelenjar getah bening.
*

Stadium II B

Stadium II B terdiri dari T2 N1 M0/ T3 N0 M0, tumor primer berukuran


antara 2 cm -5 cm tapi ada penyebaran nodul pada ketiak berjumlah 1-3 buah
atau ditemukan kelainan pada pemeriksaan hasil biopsi dari kelenjar mamaria,
atau tumor primer berukuran lebih dari 5 cm dan tidak ada penyebaran sel
kanker.
*

Stadium III A

Stadium III A terdiri dari T0-2 N2 M0/ T3 N1-2 M0, tumor primer berukuran
kurang dari 5 cm dan ada penyebaran ke kelenjar getah bening pada ketiak
berjumlah 4-9 buah nodul atau ditemukan kelainan pada pemeriksaan hasil
biopsi dari kelenjar mamaria, atau tumor primer berukuran lebih dari 5 cm dan
ada penyebaran ke kelenjar getah bening pada ketiak sebanyak 1-9 buah
nodul atau ke kelenjar getah bening mamaria, tidak ada penyebaran jauh
(metastasis jauh)
*

Stadium III B

Stadium III B terdiri dari T4 N0-2 M0, tumor primer dengan berbagai ukuran
yang sudah menyebar langsung ke dinding dada atau ke kulit dan bisa terjadi
penyebaran kelenjar getah bening sebanyak 9 buah nodul pada ketiak atau
tidak ditemukan. Tidak ada penyebaran (metastasis) jauh.
*

Stadium IV

Tumor primer sudah menyebar keluar dari payudara ke bagian-bagian tubuh


yang lain seperti tulang, hati, paru, dan otak.
Stadium
Tumor (T)
Nodul (N)
Metastasis (M)
Stadium 0

Tis
N0
M0
Stadium 1
T1
N0
M0
Stadium IIA
T0
N1
M0
T1
N1
M0
T2
N0
M0
Stadium IIB
T2
N1
M0
T3
N0
M0
Stadium IIIA
T0

N2
M0
T1
N2
M0
T2
N2
M0
T3
N1, N2
M0
Stadium IIIB
T4
any N
M0
any T
N3
M0
Stadium IV
any T
any N
M1
Sumber: American Joint Commission on Cancer and International Union Against
Cancer
PERJALANAN PENYAKIT
Perjalanan penyakit kanker payudara dipengaruhi oleh banyak hal, antara lain
stadium

dan jenis dari kanker saat pertamakali didiagnosis,faktor resiko yang dimiliki oleh
penderita, dan pengobatan yang dijalani. Kanker payudara yang tidak didukung
dengan terapi yang sesuai akan menyebabkan kanker tersebut cepat berkembang
ke
stadium yang lebih berat, kanker dapat menyebar ke organ-organ yang lain
(metastasis) bahkan menimbulkan kematian.
Kanker payudara dalam perjalanan penyakitnya dapat menyebar ke organ-organ
lain
(metastasis) melalui sistem limfe (getah bening). Organ-organ yang dapat diserang
antara lain paru, hati, otak, dan paling sering tulang. Metastasis ke tulang bisa
terjadi
hampir 70% dari seluruh kasus kanker payudara yang metastasis. Tulang yang
paling
sering terserang adalah tulang belakang (vertebrae) dan tulang panjang seperti
lengan
dan tungkai. Selama berada di tulang, sel kanker akan merusak jaringan tulang
yang
sehat menyebabkan kerapuhan dan pengeroposan tulang. Oleh karena itu, pada
pasien
dengan kanker payudara sering menggunakan kursi roda atau pengaman leher dan
mengeluh nyeri tulang.
Perkiraan angka harapan hidup selama 5 tahun berdasarkan stadium pada
penderita
kanker payudara adalah :
Stadium I
98%
Stadium II
88%
Stadium IIIA

56%
Stadium IIIB
49%
Stadium IV
16%
pencarian yang hadir:
tumor mamae adalah,mastitis dextra,askep tumor payudara terbaru,tumor
mammae adalah,mammae dextra adalah,pengertian tumor mammae,asuhan
keperawatan tumor mammae,laporan pendahuluan abses cruris,stadium ca
mammae,stadium tnm ca mammae,tumor payudara dextra,diagnosis ca
mammae,tumor aksila,stadium hidronefrosis,carcinoma mammae stadium,diagnosis
banding kanker payudara,Pengertian Tumor axilla,tumor axilla dextra,klasifikasi
tumor mammae,axilla dextra,ca mammae stadium 3,mama sinistra,patofisiologi
tumor mamae,nodul mammae sinistra,tumor mama sinistra,carcinoma pada
kgb,obat tumor mammae dextra,pengertian Tu mamma sinistra,carcinoma
mammae,karsinoma mammae sinistra,carcinoma maMmae sinistra,Arti istilah
mamae dextra dan mamae sinistra,tu mammae sinistra,terfiksir,arti dari mammae
sinistra,tumor mammae pdf,hasil diagnosa tidak ganas atau ganas istilah
kedokteran,payudara dextra,mamae aberans pdf,tumor mamae dx,mamma dextra
adalah,pengertian usg mammae,nodul di mammae FAM,Diagnosa ca
mamae,pengertian mammae dextra suspect,contoh laporan kasus tumor
axilla,bahaya tumor mamma dextra,pemeriksaan PA ca mammae,obat untuk tumor
payudara dekstra,www tumor mammae sinistra,stadium ca mammae
tnm,carcinoma mammae adalah,canser mama sinetra,obat untuk penyakit
medulllary carcinoma mammae dextr,penyembuhan penyakit mamae aberans,ca
mame dan harapan hidup,Oprasi mamae aberans axilla dextra,suspect fam
dextra,tumor mammae dexra,mamae sinistra stage IIB,Laporan Pendahuluan
mammae aberans,tumor kgb axilla,tumor mama S QLA,mamae dextra dan
sinistra,tumor mamae grade II,apa penyakit Medullary carcinoma thyroid grade 2
mamaae dextra,massa tumor di kgb ketiak,apa yang dimaksud dengan tumamae
sinistra,apa yang di maksud Mamae sinistra,mamma accessorius axilla dextra
adalah,nodul mama sinistra qma adalah,Mammae aberans axilla dextra,tunmor
mammae sinitra,askep mamae aberan,Tu mammae sinistra FNAB,mammae grade
II,massa regio mamma dextra QMB,pemeriksaan menunjang untuk mammae
aberans,pemeriksaan imunohistokimia pada kanker payudara,pemeriksaan FNAB
mame dextra,pemeriksaan FnAB Ca mammae,mammae slnitra,Pengertian Axilla
sinistra,pemeriksaan fisik tumor mammae,pengertian fam sinistra,massa mammae
d apa artinya,massa mamma sinistra,penatalaksanaan secara umum untuk abses
axilla mamae,penatalaksanaan ca mammae stadium 1,pengertian ca mammae
berdasarkan stadium,pengertian diagnosa fam dextra,pdf diagnosis ca

mamae,pemeriksaan penunjang tumor mamae,pemeriksaan penunjang dan terapi


medis post of Ca mammae sinistra,Pemeriksaan penunjang ca mamae,pemeriksaan
patologi anatomi ca mamae,pengertian mamma dextra suspect,pembagiab grade
ca mamae,metastasis ca mammae,obat tumor axilla dextra,Obat herbal untuk
tumor mamae dexstra,obat herbal mammae stadium 4,nodul satelit
payudara,metastasis hepat ec ca mamma primer,nodul mama sinistra qma,nodul
mamae,nodul mamma,nodul mamma sinistra,nodul satelit adalah,nodul mamma
sinistra qma fnab,metastase tulang ca mammae,metastase ke axilla dextra
artinya,mastitis mammae dextra dengan abses,Pdf askep tumor mammae,payudara
diagnosa mammae dextra suspect ganas,mastitis mammae sinistra,patofisiologi
tumor mammae adalah,Medullary carcinoma mammae dextra,patofisiologi
metastasis kanker payudara pada hepar,metastase ca mammae,patofisiologi ca
mammae,patofisiologi ca mamae,mammae sinistra QLA,Pathoflow tumor
mamae,nodul mamma sinistra qmb subareola,pengertian-tumor-mammaedekstra,tumor mamae aberans,tumor axilla sinistra adalah,tumor axila dextra,tumor
axila dektra,tummor mamma,tumamae,tu mamae adalah sistem?,tnm tumor
mamae,tnm ca mammae,terapi buat mammae aberans,t mamae,Suspek
matitis,suspek carcinoma mammae,suspek adenokarsinoma mammae,suspect
tumor mammae,suspect fam pada mammae kiri ukuran 1 cm,suspect ca mammae
dextra,tumor mamae dextra c,tumor mamae suspek indeterminate,venektasi pada
payudara,USG nodul hepar,ulkus tumor mamma,ulkus mamae dextra itu sejenis
penyakit apa,tumur mammae,tumormammae,tumor terfiksir,Tumor R femur sinistra
suspek hemangioma,tumor payudarah mamme DX,tumor mammae t2n1,tumor
mammae suspect malignant,tumor mammae sinistra suspek malignansi,tumor
mammae sinistra suspek ganas,tumor mammae D,Tumor Mammae aberans,tumor
mamma sinistra QLA FNAB,tumor mamma sinistra matastase ke regio axiller apakah
berbahaya,Suspect ca inguinal dextra adalah,stadium ca mamae tnm,penjelasan
axila sinitra,penilaian gcs,perjalanan metastasis ca mamae,pengobatan tumor
mamma dextra,pengobatan penyakit Medullary carcinoma thyroid grade 2 mamaae
dextra,pengobatan nodul mammae,pengobatan mammae dextra,Pengobatan
Mamae sinistra,pengobatan mamae aberans,pengobatan kanker payudara jenis
mamae sinistra,pengertian tumor mammae dextra,pengertian tumor mamma
sinistra,pengertian Tu Mammae,pengertian Tu axilla,pengertian suspect
abses,pengertian stadium 3,pengertian nodul satelit,penjelasan suspect
FAM,penyakit abscess mamma sinistra,sinestra kelainan klinis akibat lesi,sejenis
penyakit apa axilla sinistra,sakit tumor fam stadium 3,post operasi TU
axilla,perjalanan penyakit tumor mamae,perjalanan ca mammae ke
ketiak,perjalanan CA mamae sampai ketiak,perbedaan lesi pada kulit dengan nodul
satelit,penyebab ulkus mamae,penyebab sakit fam dextra,penyebab CA suspect
malignant,Penyakit thorax mammae,penyakit mamma dextra dan
penjelasannya,penyakit mamaedestra,penyakit carsinoma mamame
sinistra,penyakit axilla sinistra,penyakit apa axilla sinistra itu