Anda di halaman 1dari 23

Teknologi Biofuel

Out line

Jenis-jenis biofuel
Proses pembuatan biofuel
Bahan baku proses pembuatan
biofuel
Kegunaan biofuel

Biofuel : Bahan bakar alternatif yg berasal


dari
bahan yg dapat diperbaharui
tumbuhan dan hewan.

Jenis-jenis biofuel:
1. Biodiesel
2. Bioetanol
3. Biogasoline
4. Biokerosine
5. Biogas
6. Biohidrogen
7. Briket

Proses Pembuatan Biofuel


1. Proses Esterifikasi
2. Proses transesterifikasi
3. Gabungan esterifikasi dan
transesterifikasi
4. Proses perengkahan
5. Proses fermentasi
6. Proses pembakaran
7. Dll

Jenis jenis bahan baku


Minyak

nabati
Limbah dari hewan dan
tumbuhan

Proses pembuatan biogas

Biogas : merupakan gas yang dihasilkan oleh


aktivitas anaerobik atau fermentasi dari bahanbahan organik termasuk diantaranya: kotoran
manusia dan hewan, limbah domestik (rumah
tangga), sampah biodegradable atau setiap
limbah organik yang biodegradable dalam
kondisi anaerobik.
Kandungan utama dalam biogas adalah
metana dan karbon dioksida. beberapa
kandungan yang jumlahnya kecil diantaranya
hydrogen sulfida (H2S) dan ammonia (NH3)
serta hydrogen dan (H2), nitrogen yang
kandungannya relatif kecil.

Prinsip pembuatan biogas adalah adanya


dekomposisi bahan organik secara
anaerobik untuk menghasilkan gas yang
sebagian besar adalah berupa gas metan
(yang memiliki sifat mudah terbakar) dan
karbon dioksida, gas inilah yang disebut
biogas.
Proses dekomposisi anaerobik dibantu oleh
sejumlah mikroorganisme, terutama
bakteri metan. Suhu yang baik untuk
proses fermentasi adalah 30-55 oC, dimana
pada suhu tersebut mikroorganisme
mampu merombak bahan bahan organik
secara optimal

Proses Pembuatan biogas

BRIKET

Briket : Proses pengarangan suatu bahan


(sampah, sekam dll) dipadatkan dengan
penekanan tertentu sesuai bentuk yg diinginkan.

Proses pembuatan briket:


1. Pengarangan
Serbuk gergaji dan tempurung kelapa dibuat
arang dengan pengarangan manual (dibakar).
2. Pengayakan
Pengayakan maksud untuk menghasilkan arang
serbuk gergajian dan tempurung kelapa yang
lembut dan halus. Arang serbuk gergaji diayak
dengan saringan ukuran kelolosan 50 mesh dan
arang tempurung kelapa dengan ukuran 70
mesh.

BRIKET
3. Pencampuran media
Arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa
yang telah disaring selanjutnya dicampur
dengan perbandingan arang serbuk gergaji 10
% dan arang tempurung kelapa 90 %. Pada
saat pencampuran ditambah dengan lem
kanji sebanyak 2,5 % dari seluruh campuran
arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa.
4. Pencetakan Briket Arang
Setelah bahan-bahan tersebut dicampur
secara merata, selanjutnya dimasukkan ke
dalam cetakan briket dan dikempa.

Bio-Diesel ?

Biodiesel adalah sebuah alternatif


bahan bakar diesel yang terbuat
dari sumber yang dapat
diperbaharui seperti minyak sayur
atau lemak hewan.

Biodiesel adalah alkyl monoesters


dari fatty acids

Methyl Ester (Methanol + Minyak


Nabati)
Ethyl Ester (Ethanol + Minyak Nabati)

Dari apa biodiesel dibuat?

Tumbuhan

Jarak Pagar
(Jatropha)
Kelapa
Sawit
Kedele
Jagung
Rape Seed
Kapas
Nyamplung

Hewan

Lemak

Beberapa Alternatif Proses


TransESTERIFIKASI

Pemisahan

MINYAK
MENTAH

PENCUCIAN

Metil Ester
(B100)
ESTERIFIKASI

TransESTERIFIKASI

Pemisahan

PENCUCIAN

Proses Pembuatan Bioetanol

Proses Pembuatan Bioetanol


Proses ekstraksi

Minyak
Goreng Bekas

Pembuatan
Biokerosin

Penyaringan &
penurunan kadar air
Esterifikasi
Blending dengan
minyak tanah
dengan
perbandingan 2 :
1

Transesterifikasi
Pemisahan
Analisis
Uji perambatan dan
pembakaran
Bahan Bakar
Alternatif

Produksi Biohidrogen

Hidrogen dapat diproduksi dari air,


biomasa dan bahan bakar fosil.
Metode produksi hidrogen dari air meliputi
proses elektrolisis disosiasi termal dengan
bantuan katalis, auto elektrolisis, alkalin
dan biofotolisis dengan bantuan mikroalga.
Metode produksi hidrogen dari biomasa
meliputi metode biologi dan secara kimia

Produksi Biohidrogen

Ada dua metode untuk memproduksi


hidrogen dari biomasa yaitu metode
termokimia dan biologi
Pirolisis adalah pemanasan bahan organik
biomassa tanpa oksigen pada suhu tinggi
650-800 K dan tekanan 0,1-0,5 MPa untuk
mengkonversi biomassa menjadi cairan
minyak, arang padat dan senyawa gas.

Produksi Biohidrogen

Reaksi :
Biomassa + panas H2 + CO + CH4 + produk lain
Uap metana dan hidrokarbon lainnya yang dihasilkan
dapat dilakukan proses steam reforming untuk produksi
hidrogen lebih lanjut:
CH4 + H2O CO + 3H2
Untuk meningkatkan produksi hidrogen, dilakukan
reaksi water-gas shift sebagai berikut:
CO + H2O CO2 + H2

Produksi Biohidrogen

Metode biologi untuk memproduksi


hidrogen
Ada tiga golongan bakteri penghasil
hidrogen yaitu: cyanobacteria, bakteri
anaerobik dan bakteri fermentasi.
Cyanobacteria langsung menghasilkan
hidrogen dengan cara mendekomposisi air
dengan bantuan sinar matahari melalui
proses potosintesis.

Produksi Biohidrogen

Mikroalga (alga hijau dan biru) melalui proses


biophotolysis air dapat menghasilkan hidrogen.
Dapat disimpulkan bahwa semua proses
Produksi hidrogen secara biologi sangat
tergantung kepada enzim hidrogenase dan
nitrogenase.
Enzim hidrogenasi dan nitrogenase berperan
dalam metabolisme sel untuk mengkatalisis
reaksi pembentukan hidrogen

Proses Perengkahan minyak nabati


menjadi Biofuel
Gas Nitrogen

Pemanasan

Minyak nabati

Produk
gas

Reaktor
+
katalis
Kondensasi

Produk liquid

Yeast
Juice
:

Batang
sorgum

RM01

CO2

C2H5OH

C6H12
O6
H2O
Bagass
e
Juice
:
C6H12
O6
H2O

Produk
Bioetan
ol
H2O

R-01 T =o
30 C

D01

P=1
atm
C2H5OH
H2O

C2H5OH

C6H12O6

H2O

Yeast

C6H12O6