Anda di halaman 1dari 10

Buku Panduan Belajar Matematika Diskrit

STMIK TRIGUNA DHARMA

BAB VI
QUANTIFIER (KUANTOR) DAN INDUKSI MATEMATIKA

5.1 Bilangan Asli


Himpunan bilangan asli (natural numbers) biasa diberikan dengan bentuk:
= {1,2,3, K }
Berikut ini beberapa definisi dari bilngan asli:
Definisi 5.1 Himpunan bilangan asli didefinisikan oleh empat kondisi berikut ini:
(1) 1 .
(2) Jika n , maka bilangan n+ 1, disebut successor dari n, yang juga
merupakan anggota dari .
(3) Setiap n selain 1 adalah successor dari suatu bilangan di .
(4) Setiap himpunan bilangan asli yang tak-kosong dari (subset) selalu
mempunyai anggota terkecil.
Kondisi (4) disebut juga dengan sifat terurut dengan baik (Well-ordering property).
5.2 Kuantor Pernyataan
Misalkan P(x) adalah pernyataan yang menyangkut variabel x dan D adalah
sebuah himpunan, maka P adalah fungsi proposisi jika untuk setiap xD, berlaku
P(x) adalah sebuah proposisi.

Contoh 5.1
Misalkan P(x) merupakan pernyataan :
x adalah sebuah bilangan bulat genap.
Misalkan D = himpunan bilangan bulat positif
Maka fungsi proposisi P(x) dapat ditulis:
jika x = 1 maka proposisinya
1 adalah bilangan bulat genap.
(F) jika x = 2 maka proposisinya
2 adalah bilangan bulat genap. (T)
dst.

Langkah Pasti Menuju Sukses 65

Buku Panduan Belajar Matematika Diskrit

STMIK TRIGUNA DHARMA

Untuk menyatakan kuantitas suatu objek dalam proposisi tersebut digunakan


notasi-notasi yang disebut kuantor.
5.2.1 Macam-macam Kuantor
(1) Untuk setiap x, P(x)
disebut kuantor universal
Simbol:
(2) Untuk beberapa x, P(x)
disebut kuantor eksistensial
Simbol:

Contoh 5.2
Misalkan x himpunan warga negara Indonesia,
P predikat membayar pajak, R predikat membeli Ms Word,
Maka:
1. x,P(x)
artinya: semua warga negara membayar pajak
2. x,R(x), P(x)
artinya: ada beberapa warga negara membeli Ms word membayar pajak
3. x,R(x)P(x)
artinya: semua warga negara jika membeli ms word maka membayar pajak
4. x,R(x) ~P(x)
artinya: ada warga negara membeli ms word dan tidak membayar pajak

5.2.2 Negasi Kuantor


Negasi dari untuk setiap () adalah untuk beberapa/ada (). Dinotasikan
dengan:
~x = x
Negasi dari untuk beberapa () adalah untuk setiap (). Dinotasikan dengan:
~x = x
Sehingga:
~(x,P(x)) = x,P(x)
~(x,P(x)) = x,P(x)
~(x,P(x)Q(x)) = x,( P(x) Q(x))
= x, P(x) Q(x)
Langkah Pasti Menuju Sukses 66

Buku Panduan Belajar

Matematika Diskrit

STMIK TRIGUNA DHARMA

Contoh 5.3
Negasikan pernyataan berikut:
x,P(x) y,Q(y)

Penyelesaian:
1~
( " x , P ( x ) $y , Q ( y ))
2 $ x , P ( x ) "y , Q ( y )

5.3 Prinsip
Induksi
Matematika
Induksi
Matematika
merupakan
suatu teknik
yang
dikembangka
n
untuk
membuktikan
bahwa
sebuah
pernyataan
tertentu
berlaku untuk
setiap
bilangan asli.
Induksi
Matematika
digunakan
untuk
mengecek
hasil proses
yang terjadi
secara
berulang
sesuai
dengan pola
tertentu.
Pembuktian
dalam
matematika
menggunaka
n prinsip sifat
bilangan asli.
Secara
formal
induksi
matematika
ini
dapat
didefinisikan
sebagai

Buku Panduan Belajar


Matematika Diskrit

beriku n)
t.
benar,
Defini
maka
si 5.2
Misalk P(n+1)
juga
an
untuk benar.
setiap Sehing
bilang
ga P(n)
an asli
n kitabenar
memp untuk
unyai setiap
perny
bilanga
ataan
P(n) n asli n.
yang Langkah 1 disebut dengan Langkah
dapat Dasar, sedangkah Langkah 2 disebut
bernil dengan
Langkah Induksi.
ai
benar Jika pada Langkah Induksi yang
atau diasumsikan adalah pernyataan P(i)
salah. benar untuk setiap bilangan i n , maka
Misalk perumusan induksi matematika seperti ini
disebut dengan Bentuk Kuat Induksi
an
Matematika.
(1) P(
1)
be 5.4Langkah-langkah dalam Induksi
nar Matematika
. Langkah-langkah dalam induksi
(
2

matematika adalah :
1. Langkah Dasar.
Dibuktikan kebenarannya untuk n

n0{1}, yaitu bahwa persamaan


terbukti benar untuk n = 1. Sebagai
basis dapat diambil n = 1 dengan
syarat n 1 (n terendah = 1).

J
i
k
a

2.

Langkah induksi

Dianggap benar untuk n = k,


kemudian dibuktikan kebenarannya
P
untuk n = (k +1), jika terbukti maka
(
akan benar untuk setiap n.
Langkah Pasti Menuju Sukses
67
Contoh 5.4

STMIK TRIGUNA DHARMA

Buktikan
bahwa
jumlah n
bilangan asli
pertama yaitu
1+2++n
adalah sama
dengan

n(

n + 1)
.
2
Penyelesaian
Untuk
membuktikan
bahwa
pernyataan
itu berlaku
untuk setiap
bilangan asli,
langkahlangkah yang
dilakukan
adalah
sebagai
berikut:
(1) Langk
ah
dasar.
Menun
jukkan
bahwa
pernya
taan
terseb
ut
benar
untuk
n = 1.
Jelas
sekali
bahwa

j
+ 1)
=1. Jadi pernyataan
2
u
tersebut adalah benar untuk n = 1.
m
l (2) Langkah induksi.
a
Menunjukkan
bahwa
jika
pernyataan tersebut benar untuk n
h
= k, maka pernyataan tersebut
juga benar untuk n = k + 1. Hal ini
1
dapat dilakukan dengan cara:
1
Mengasumsikan
b
bahwa pernyataan tersebut
i
benar untuk untuk n = k,
l
yaitu
a
n
g
a
n

1+2+L+k=
Menambahkan k + 1 pada
kedua ruas, yaitu:
1+2+L+k+

a
s
l
i

( k + 1) =

k(

k + 1)
+(k+
2
1)

p
e
r
t
a
m
a

Dengan manipulasi aljabar,


diperoleh:

a
d
a
l
a
h

Dengan demikian

1
(
1

k(k + 1)

+(k+

1 + 2 + L + k + ( k + 1)=
1
Jadi,
pernyataan
tersebut benar untuk n = k +
1.
(3) Dengan induksi matematika dapat
disimpulkan bahwa pernyataan
tersebut berlaku untuk setiap
bilangan asli n.

Langkah Pasti Menuju

Sukses

68

Buku Panduan Belajar Matematika Diskrit

Contoh 5.5
2

Tunjukkan bahwa 1 + 2 + 3 + .+ n =

STMIK TRIGUNA DHARMA

n ( n + 1)(2 n + 1)

,n1

6
Penyelesaian :
(1) Langkah dasar
n = n0 = 1

12 = 1(11)(2.11)

1 terbukti benar

6
6
(2) Langkah induksi
Diasumsikan benar untuk n = k

Artinya : 12 + 22 + 32 + .+ k2 = k ( k + 1)(2 k + 1)
6
Dibuktikan kebenarannya untuk n = k + 1, artinya:
12 + 2 2 + L + k 2 + ( k + 1)2 = ( k + 1)(( k + 1) + 1)(2( k + 1) + 1)
6
= ( k + 1)( k + 2)(2 k + 3)
6
Menurut asumsi untuk n = k pernyataan bernilai benar yaitu:

12 + 2 2 + L + k 2 = k ( k + 1)(2 k + 1)
6
Sehingga:
12 + 2 2 + L + k 2 + ( k + 1)2 = (12 + 2 2 + L + k 2 ) + ( k + 1)2
= k (k + 1)(2k + 1) + ( k + 1)2
6
k(k + 1)(2k + 1) + 6(k + 1)2
=
6

= (k + 1)(k(2k + 1) + 6(k + 1))


6
(k + 1)(2k + 7 k + 6)
=
6
2

= (k + 1)(k + 2)(2k + 3)
6
Langkah Pasti Menuju
Sukses

terbukti kebenarannya

69

Buku Panduan Belajar Matematika Diskrit

STMIK TRIGUNA DHARMA

Contoh 5.6
Gunakan induksi matematika untuk membuktikan
bahwa n! 2n- 1
untuk setiap n = 1, 2,
Penyelesaian :
(1) Akan ditunjukkan bahwa n! 2n- 1 benar untuk n = 1. Jelas sekali bahwa
1!= 1 1 = 2 0 = 21- 1
(2) Asumsikan bahwa n! 2n- 1 benar untuk n = k . Akan ditunjukkan bahwa
n! 2n- 1 juga benar untuk n = k + 1, yaitu ( k + 1) 2( k + 1)- 1
( k + 1)! = ( k + 1)( k !)
1 ( k + 1)(2 k - 1 )
2 2.2k- 1
1=
Terbukti bahwa ( k + 1) 2

( k + 1)- 1

21+ ( k - 1)

2=
2( k + 1)- 1
. Dari kedua langkah di atas, maka dapat

disimpulkan bahwa n! 2n- 1 untuk setiap n = 1, 2,


Latihan
1. Negasikan pernyataan berikut:
(a) x,P(x)y,Q(y) (b) x,y,[P(x)Q(y)]
2. Buktikan bahwa jumlah dari n bilangan ganjil positif pertama yaitu 1+3+5++n
adalah sama dengan n2
3. Tunjukkan bahwa n< 2n untuk setiap n = 1, 2,
4. Gunakan induksi matematika untuk membuktikan bahwa 5 n - 1 dapat dibagi 4
untuk setiap n = 1, 2,
Gunakan induksi matematika untuk membuktikan bahwa 3n > n3 untuk setiap n>
3
Langkah Pasti Menuju Sukses 70

Buku Panduan Belajar Matematika Diskrit

STMIK TRIGUNA DHARMA

5. Gunakan induksi matematika untuk membuktikan persamaan ini benar untuk


setiap bilangan asli n.
1.2 + 2.3 + 3.4 + ... + n ( n + 1)=

n ( n + 1)( n + 2)
3

6. Gunakan induksi matematika untuk membuktikan persamaan ini benar untuk


setiap bilangan asli n.
1.(1!) + 2.(2!) + ... + n ( n !) = ( n + 1)!- 1
7. Gunakan induksi matematika untuk membuktikan pertidaksamaan berikut ini.
2 n + 1 2n , untuk n = 3, 4, ...
8. Gunakan induksi matematika untuk membuktikan pernyataan berikut ini. 11n - 6
habis dibagi 5, untuk n = 1, 2, ...

Langkah Pasti Menuju Sukses 71