Anda di halaman 1dari 2

GUBERNURGORONTALO

Gorontalo, 31. Oktober 2014


Yth. Seluruh

Badan

Usaha

Mllik
Negara dan Sadan Usaha di
Provinsi Gorontalo

di-

Gorontalo
SURAT EDARAN
NOMOR : 440/ O\l<ES / 686
TENTANG

PENGENAAN SANKSI ADMINISTRATIF KEPADA PEMBER! KERJA


SELAIN PENYELENGGARA NEGARA
Dengan telah diberlakukannya Undang-Undang 40 Tahuri 2004
tentang Sistem Jaminan Sosial NasionCll clan Undang-Undang Nomor 24
Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial serta Penegakan
Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pengenaan
Sanksi Administratif Kepada. Pemberi Kerja Selain Penyelenggara Negara
Dan Setiap Orang, Selain Pemberi Kerja, Pekerja, dan Penerima Bantuan
Iuran Dalam Penyelenggaraan Jaminan Sosial juga Peraturan Presiden
Republic Indonesia Nomor 111 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas
Peratu.ran Presiden Nam.or 12 Tahun 2012 tentang Jaminan Kesehatan.
Sehubungan dengan ha1 t~rsebut di atas maka di sampaikan hal-hal
sebagai berikut:

a. bahwa setiap Pemberi kerja selain Penyelenggara Negara wajib


inendaftarkan diri.nya dan pekerjanya. berikut anggota. kelua.rgannya

sebagai peserta pada BPJS secara bertahap sesuai dengan Program


jaminan Sosial yang diikutinya;

b. kepesertaan Jaminan Kesehatan bersifat wajib dan mencakup seluruh


penduduklndonesia;
c. pemberi kerja sclain penyelenggara Negara yang nieliputi SUMN, usaha
besar, usaha menengah dan usaha kecil yang berada di _wilayah Provinsi
Gorontalo a.gar segera mendaftarkan dirinya, pekerjanya berikut anggota
keluargannya sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional paling
larnbat 1 Januari 2015 ke Kantor Sadan Penyelenggara Jaminan Sosial

(BPJS) Kesehatan Cabang Gorontalo;

.. .

..
'

.
d. bahwa untuk melaksanakan ketentuan lam Pa.sal 5, Paw 6, Pa.sal 7,
Pasal 8 dan Pasal 9 Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2013, Bagi
Pemberi kerja selain Penyelenggara Negara yang tidak mengindahkan
sebagaimana dimaksud pada huruf. b, maka akan dikenakan sanksi

administratif dapat berupa teguran tertulis, denda, dan atau tidak


mendapat pelayanan publik tertentu;
e. sanksi tidak mendapatkan Pelayanan Publik meliputi : perizinan terkait
usaha, izin untuk mengikuti tender proyek, izin mempekerjakan tenaga
kerja, izi.n peru.s ahaan penyedia jasa pekerja/buruh dan izin mendirikan
bangunan, sedangkan sanksi tidak mendapatkan layanan publik lainnya
meliputi: pengurusan surat Izin mengemudi, pengurusan sertifikat
tanah, paspor dan pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK);
f. pengenaan sanksi tidak mendapat pelayanan publik ini akan
dilakukan oleh unit pelayanan publik pada Instansi Pemerlntah,
Pemerintah Daerah Provinsi atau Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

;-,

Demikian surat ede.ran ini

untuk dilaksanakan sebagai pedoman

dan perhatian bagi seluruh badan usaha yang berada di wilayah


Provinsi Gorontalo.

Tembusan
1. Yth. Wakil Gubemur Gorontalo
2. Yth.Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Gorontalo
3. Yth.Sekretaris Daerah Provinsi. Gorontalo
4. Yth.Bupati/Walikota se-Provinsi Gorontalo
s. Yth.Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Cabang Gorontalo
6. Yth.Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo

7 . Yth.Kepala Instansi Terkait Perizinan