Anda di halaman 1dari 4

MAKALAH PENGEMASAN PANGAN

Kertas Lapis

Kelompok 5A
Alfi Nurfauziah

240210130006

Abdurrohman

240210130008

Nopvalentina Sigalingging

240210130010

Mega Rahmawati

240210130021

Desnastiyas Lusiana

240210130024

Poppy Lukitasari

240210130045

UNIVERSITAS PADJADJARAN
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN
JURUSAN TEKNOLOGI INDUSTRI PANGAN
JATINANGOR
2015

K e r t a s l a p i s adalah kertas yang permukaannya dilaminasi dengan


bahan lain seperti plastik, alumunium foil, lilin dan sebagainya. Kertas ini
biasanya dibuat dalam bentuk kantung atau kotak yang direkatkan dengan
panas berwarna coklat kekuningan, bertekstur halus, tidak transparan, tidak
mengkilap, dan berserat halus. Contoh dari kertas lapis yaitu:
1. Kertas berlapis plastik
Kertas luminasi memiliki warna coklat. Kertas ini juga memiliki
tekstur yang kasar disatu sisi dan tekstur yang licin disisi lainnya. Tekstur licin ini
disebabkan oleh adanya filler berupa plastik. Kertas ini biasanya digunakan untuk
membungkus nasi atau produk-produk berlemak karena plastik dalam kertas
luminasi ini akan menghambat penyerapan oleh kertas. Kemasan ini biasa
digunakan sebagai kemasan primer.
Cara Pembuatan
Kertas jenis ini mempunyai permukaan dengan penampakan yang licin dan
seperti kaca (glaze) dimana kertas tersebut diproduksi diatas mesin yang
mempunyai silinder pengering / pemanas yang diameternya sangat besar. Di pasar
lokal anda sering mendengar kertas Litho, Doorslag. Jenis kertas lainnya seperti
kertas dasar (base paper) untuk "wax paper", kertas bungkus, "carbonizing", dan
kraft specialties.
2.

Kertas berlapis lilin


Kertas lilin adalah kertas yang dilapisi dengan lilin yang bahan dasarnya

adalah lilin parafin dengan titik cair 46-74oC dan dicampur polietilen (titik cair
100-124oC) atau petrolatum (titik cair 40-52oC). Kertas ini dapat menghambat
air, tahan terhadap minyak/oli dan daya rekat panasnya baik. Kertas lilin
digunakan untuk mengemas bahan pangan, sabun, tembakau dan lain-lain.
Biasanya kertas ini dijadikan sebagai kemasan sekunder.

Cara Pembuatan
Hampir semua kertas dapat dilapisis lilin, caranya ialah lilin ditambahkan
pada saat proses pembuatan kertas atau lilin ditambahkan pada saat akhir(finished

sheet) berupa lilin basah atau lilin kering. Bahan dasar yaitu paraffin yang
dicampur dengan salah satu dari PE, microcrystalline wax atau peetrolatum.
Kertas lilin kering yaitu kertas dilapisi lilin dan dilewatkan heatroller. Kertas lilin
basah yaitu lilin mengeras di permukaan kertas. Lilin dapat dilapiskan pada 1-2
permukaan; biaya produksi rendah; tahan minyak; dan dapat dikelim panas
3. Kertas lapis aluminium foil
Foil adalah tak berbau, tak ada rasa, tak berbahaya dan hygienis,
takmudah membuat pertumbuhan bakteri dan jamur. Karena harganya yang cukup
mahal, maka aplikasi dari aluminium foil sekarang ini banyak disaingi oleh
metalized aluminium film. Coating yang sangat tipis dari aluminium, yang
dilaksanakan di ruang vacuum, hasilnya adalah suatu produk yang ekonomis dan
kadang-kadang fungsinya dapat menyaingi aluminium foil, dalam aplikasi kemas
fleksibel dan memiliki proteksi yang cukup baik terhadap cahaya, moisture dan
oksigen contoh kertas aluminium foil yang sering digunakan untuk membungkus
makanan. Biasanya kemasan ini dijadikan sebagai kemasan primer.
Cara Pembuatan
Aluminium

foil

menempati

posisi

yang

penting

dalam

produk

kemasfleksibel karena memiliki barriers yang memuaskan dan penampilanyang


baik. Foil yang biasa digunakan dengan ketebalan antara 6mikron sampai dengan
150 mikron baik soft temper maupun hardtemper. Soft maupun hard temper,
tergantung

dari

komposisi

tersebut.Umumnya

untuk

digunakantebalnya

kurang

darialloy
kepentingan

dari

25

dan

treatment

kemas

mikron.

terhadap

fleksibel

Namun

foil

foil

yang

demikian

untuk

keperluantertentu dengan contoh yang lebih tebal aluminium foil yang soft temper
akan mudah membentuk dead-fold, dan tidak mudah kembali,dan bisa dibentuk
menurut keinginan.
4. Tetrapack
Selain dari 3 jenis kertas lapis diatas, kertas lapis juga terdapat pada kertas
lapisan aseptik (bungkus susu) dari Tertra Pak yang diurutkan dari lapisan terluar
hingga lapisan terdalam yang menyelimuti susu yaitu:

1. Polietilen (LDPE)
Polietilen (LDPE) adalah lapisan yang memberi perlindungan dari
kelembaban lingkungan luar kemasan.
2. Kertas Karton
Kertas karton berfungsi sebagai penjaga stabilitas bentuk dan memberi
kekuatan dari berbagai tekanan.
3. Polietilen (LDPE)
Polietilen (LDPE) pada lapisan ketiga berfungsi sebagai perekat.
4. Alumunium Foil
Alumunium Foil berguna untuk menjaga cairan dari cahaya, oksigen, dan
aroma luar serta menjaga stabilitas rasa.
5. Adhesive Polymer
Adhesive Polymer pada lapisan kelima berfungsi sebagai perekat.
6. M-Polietilen
M-Polietilen adalah lapisan yang paling di dalam yang berfungsi sebagai
sealing.