Anda di halaman 1dari 4

FISIOLOGI

@ penghiduan
*teori kimia partikel zat bau disebarkan secara
difusi lewat udara sehingga menyebabkan reaksi
kimia saat mencapai epitel olfaktorius.
*Teori undulasi gelombang energi berupa tempaan
ringan pada saraf olfaktorius.
@ tahanan jalan napas
Hidung dg bebagai katup inspirasi dan ekspansi
serta kerja mirip katup dari jaringan erektil konka
dan septum, menghaluskan dan membentuk aliran
udara, mengatur volume dan tekanan udara yg
lewat
dan
menjalankan
berbagai
aktifitas
penyesuaian udara.

Selama respirasi tenang, perubahan tekanan udara


di dalam hidung adalah minimal dan normalnya
tidak lebih dari 10-15nnH2O, kecepatan aliran
udara 0-140ml/menit.
>50% tahanan jalan napas total selama respirasi
normal merupakan tahanan hidung total
20% tahanan pernapasan total dikaitkan dg jalan
mulut pada pernapasan lewat mulut
Terdapat suatu variasi siklik perubahan tahanan
udara
antara
hidung
kiri&kanan.
Volume
pernapasan dalam kedua hidung berubah karena
kongesti dan dekongesti jaringan erektil yg
melapisi konka nasalis di kedua sisi septum.

@ Penyesuaian udara
Udara inspirasi dihangatkan/ didinginkan
mendekati suhu tubuh dan kelembapan
relatifnya dibuat mendekati 100%
Suhu ekstrim & kekeringan udara
inspirasi
dikompensasi
dg
cara
mengubah aliran udara. Ini dilakukan
melalui perubahan fisik pada jaringan
erektil hidung.
@Purifikasi Udara
Rambut hidung/ vibrisa pada vestibulum

@fungsi mukosiliar
Transpor benda asing yg tertimbun dari udara
inspirasi ke faring di sebelah posterior, dimana
kemudian akan ditelan atau diekspektoran,
merupakan kerja silia yg menggerakkan
lapisan mukus dg partikel yg terperangkap.
@ hubungan dengan paru2
Faal
paru2
normal
bergantung
pada
pernapasan hidung.
Tonus bronkus tergantung pada refleks
nasopulmonalis yg menyebabkan perubahan
tahanan dan perfusi paru2 total.