Anda di halaman 1dari 4

ILMU EKONOMI PERTANIAN

Tugas II
Modal Dalam Produksi Pertanian

Oleh:
Nama: Riska Amalia Martini
NIM: C1M014179
PRODI: Agroekoteknologi

FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MATARAM
2015

MODAL DALAM PRODUKSI PERTANIAN


A. Modal Uang dan Kredit
1. Pengertian Modal
Berdasarkan pengertian ekonomis, modal yaitu barang atau
uang yang bersama-sama faktor produksi tanah dan tenaga
kerja menghasilkan barang baru, yaitu dalam hal ini hasil
pertanian.
Misal : ternak beserta kandangnya, cangkul, bajak dan alat-alat
pertanian lain, pupuk, bibit, hasil panen yang belum dijual,

tanaman yang belum dijual, tanaman yang masih di sawah dll.


Berdasarkan penggunaan uang, modal yaitu uang yang tidak
dibelanjakan, jadi disimpan kemiudian untuk diinvestasikan.

2. Pengertian kredit
Kredit yaitu suatu transaksi antara dua orang dimana pihak
pertama sebagai penyedia modal/barang (kreditor) dan yang satu
sebagai penerima modal/barang (debitor) yang berguna untuk
membantu menyediakan modal.
Macam-macam kredit :
1) Kredit investasi, yaitu kredit yang dipakai untuk membiayai
pembelian barang-barang modal yang bersifat tetap. Yaitu
habis dalam suatu proses produksi.
Misal: tanah, ternak, mesin-mesin dll.
2) Kredit Modal Kerja, yaitu kredit yang tidak untuk investasi.
Misal: pupuk, bibit, pestisida, upa tenaga kerja
B. Modal Sebagai Faktor Produksi
- Ganti rugi atau balas jasa dari modal yaitu, berupa bunga modal
atau rente yang biasanya diukur dalam persen dari modal pokok
untuk satu kesatuan waktu tertentu. Misalnya per bulan, per
triwulan, pertahun.
1. Macam modal berdasar asalnya :
1) Modal Sendiri (equity capital).
2) Modal pinjaman (credit)
3) Modal pemberian
2. Macam modal berdasar sumberdaya :
1) Modal fisik merupakan jelmaan dari

pengetahuan mengenai cara-cara dan metode-metode baru


2)

yang bersifat tehnis


Modal immateriil

manusiawi

(human

capital).

Modal

manusiawi merupakanjelmaan pengetajhuan mengenai caracara dan metode-metode baru yang sifatnyaorganisatoris atau
managerial

(managerial

knowledge).

Misal:

bertambahnyaketrampilan petani.
C. Kredit dalam Pertanian
Macam kredit yang pernah diberikan pemerintah :
1. Bimas
2. KIK (Kredit investrasi kecil)
3. KMKP (Kredit Modal Kerja Permanen)
D. Pentingnya peranan kredit disebabkan oleh :
kenyataan bahwa secara relatif memang modal merupakan
faktor produksi nonalami (bikinan manusia) yang persediaannya
masing sangat terbatas terutama dinegara-negara yang sedang

berkembang.
sangat kecil kemungkinan untuk memperluas tanah pertanian
persediaan tenaga kerja yang melimpah

E. Masalah perkreditan dalam infestasi antara lain :


Pemberian kredit usahatani dengan bunga yang ringan
Kredit itu harus bersifat dinamis yaitumendorong petani untuk
menggunakansecara produktif dengan bimbingan dan

pengawasan yang teliti.


Kredit yang diberikan selain bantuan modal juga merupakan
perangsang untuk
menerima petunjuk-petunjuk dan bersedia berpartisipasi dalam

programpeningkatan produksi.
Kredit pertanian yang diberikan kepada petani tidak perlu hanya
terbatas pada kredit usahatani saja yang langsung diberikan
bagi produksi pertanian tetapiharus pula mencakup kredit-kredit
untuk kebutuhan rumahtangga (kreditkonsumsi).

F. Kredit produksi dan kredit konsumsi


Syarat bisa dilaksanakannya kredit konsumsi antara lain :
a. Barang dan jasa yang didapakan dari kredit itu memang sangat
dibutuhkan sekali.

b. Tidak ada jalan lain


c. Petani dapat mengambelaikan kredit tersebut dengan cara yang
tidakmengakibatkan kemerosotan taraf hidupnya.
G. Macam-macamn kredit perorangan :
1. Kredit dengan jaminan tanaman (ijon)
2. Kredit dengan jaminan tanah (gadai tanah)
3. Kredit uang atau barang yang dibayar kembali denganuang atau
barang tanpajaminan
H. Macam-macam lembaga perkreditan
1. Bank yang meliputi Bank Desa, Lumbung Desa dan BRI
2. Perusahaan Negara Pegadaian
3. Koerasi-koperasi dan Koperasi Pertanian (Koperta).

Pertanyaan!!
Apa yang dimaksud dengan pernyataan bahwa bahwa secara relatif
modal merupakan faktor produksi non alami (bikinan manusia)
Jawab:
Modal menurut pengertian ekonomi adalah barang atau hasil produksi yang digunakan
untuk menghasilkan produk lebih lanjut. Misalkan orang membuat jala untuk mencari ikan.
Dalam hal ini jala merupakan barang modal, karena jala merupakan hasil produksi yang
digunakan untuk menghasilkan produk lain (ikan). Di dalam proses produksi, modal dapat
berupa peralatan-peralatan dan bahan-bahan.