Anda di halaman 1dari 37

Modul 2:

Stoikiometri
Dr. Hesti Meilina, ST., MSi.

Jurusan Teknik Kimia


Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala
Banda Aceh

Materi Pokok
Bahasan
Konsep Mol
Penentuan Rumus
Kimia
Koefisien Reaksi

Konsep Mol

Ilustrasi
Jika kita ingin membuat suatu zat kita
harus mengetahui rumus kimia zat
tersebut. Rumus kimia menunjukkan
perbandingan atom unsur-unsur yang
menyusun
suatu
zat.
Dengan
mengetahui rumus kimia zat tersebut,
kita dapat mereaksikan pereaksi-pereaksi
sedemikian sehingga zat yang terbentuk
memiliki perbandingan atom unsur-unsur
penyusunnya yang sesuai dengan rumus
kimianya.

Ilustrasi
Perbandingan atom unsur-unsur dalam suatu
rumus kimia ditunjukkan dengan angka
yang bulat, dan bukan dengan angka
pecahan. Sebagai contoh, karbonmonoksida
(CO) mempunyai perbandingan antara atom
C dan atom O sama dengan 1 : 1, yang
berarti perbandingan atom untuk membuat
1 molekul CO tanpa ada sisa atom C atau
atom O kita harus mengambil 1 atom C dan
1 atom O sesuai dengan perbandingan
atom-atom dalam rumus kimia senyawanya.
1 atom C + 1 atom O 1 molekul CO

Ilustrasi
Untuk membuat 1 gross (144) molekul
CO, persamaannya akan menjadi:
1 gross atom C + 1 gross atom O 1
gross molekul CO

Jadi apapun satuan jumlah atom yang


digunakan, yang terpenting adalah
perbandingan atom C dan atom O sama

Konsep Mol dan


Stoikiometri

Konsep Mol
Mol = satuan jumlah
Contoh : Lusin untuk
menyatakan
sekumpulan zat
yang jumlahnya 12
Bilangan Avogadro :
6,02 x 1023
Lambang : ( L )

Stoikiometri
Perhitungan kimia
yang berhubungan
dengan jumlah
partikel

Konsep Mol dan


Stoikiometri
Satu mol unsur atau senyawa memiliki jumlah partikel yang
dinyatakan oleh rumus kimianya, yang sama dengan jumlah
atom yang terdapat dalam 12 gram C-12. Jumlah atom pada
12 gram karbon-12 disebut tetapan Avogadro, dinyatakan
dengan lambang L, harga tetapan Avogadro diketahui
sebanyak 6,022x1023.

Sesuai dengan definisi 1 mol di atas, maka 1 mol zat


mengandung 6,022x1023 partikel zat tersebut. Satu mol H2O
memiliki molekul H2O sebanyak tetapan Avogadro. Satu mol
karbon memiliki atom karbon sebanyak tetapan Avogadro.
Dengan demikian dapat digeneralisasi bahwa jumlah mol
suatu zat berarti mengandung jumlah mol yang sama dari
satuan rumus zat tersebut. Generalisasi tersebut merupakan
inti dari stoikiometri

Hubungan Mol dengan


Jumlah Partikel
Satu mol zat = banyaknya zat
tersebut mengandung 6x1023 butir
partikel
Partikel : atom, molekul, ion
Jumlah partikel = mol x L

Hubungan Mol dengan


Jumlah Partikel
Contoh
1. Hitung jumlah atom dalam 5 mol besi (Fe)
2. Hitung jumlah mol dari 1,5 x 1024 molekul gula.

Jawab :
1. Jumlah atom Fe = 5 x 6x1023 = 3 x 1024
atom
2. Mol gula = 1,5x1024 : 6x1023 = 2,5 mol

Hubungan Mol dengan


Jumlah Partikel
Soal-soal
Hitunglah :
1)Jumlah molekul air dalam 0,25 mol air
(H2O)
2)Jumlah atom dalam 3 mol metana (CH 4)
3)Jumlah mol dari 4,5 x 1023 atom Mg
4)Jumlah mol dari 6 x 1022 molekul CH4

Hubungan Mol dengan


Massa
Massa molar adalah massa satu mol zat
dinyatakan dalam gram.
Rumus massa adalah
Gram = mol x Ar atau Mr
Ar = Massa atom
Mr = Massa molekul / Berat Molekul (BM)
Massa atom (Ar) Fe = 56
Massa molar Fe = 56 gram
(satu mol Fe mempunyai massa 56 gram)
Massa molekul (Mr) H2O = 18
Massa molar air = 18 gram
(satu mol H2O mempunyai massa 18 gram)

yang

Hubungan Mol dengan


Massa
Contoh
Berapa gram massa 5 mol glukosa (Mr = 180)?
Berapa Ar kalsium jika 0,2
mempunyai massa 8 gram?

mol

kalsium

Hitung mol dari 16 gram belerang (Ar = 32)!

Hubungan Mol dengan


Massa
Jawab
Gram = mol x Mr
Massa glukosa = 5 mol x 180
= 900 gram
Ar kalsium = gram : mol = 8 : 0,2 = 40
Mol belerang = 16 : 32 mol = 0,5 mol

Hubungan Mol dengan


Massa
Soal-soal
Hitunglah jumlah atom dalam 0,28
gram besi (Ar Fe = 56, L = 6 x 1023)
Berapa Mr amonia jika 5 mol amonia
mempunyai massa 85 gram?
7,525 x 1022 unsur X ternyata
mempunyai massa 5 gram. Hitunglah
berat atom unsur X ?

Hubungan mol dengan volume gas


Rumus : p. V = n. R. T
p = tekanan gas (atm)
V = volume gas (lt)
n = jumlah mol gas
R = tetapan 0,08205
T = suhu mutlak (oK)
Keadaan standard (suhu 0oC, tekanan 1 atm)
Volume 1 mol gas pada keadaan standar = 22,4 liter
Liter = mol x 22,4
Mol = liter : 22,4

Contoh Hubungan mol


dengan volume gas
1. Hitunglah volume dari 23 gram gas NO2 pada
keadaan standard?(BM NO2 = 46)
2. Berapa massa dari 14 liter gas O2 pada 0oC, 1
atm !
3. Berapa volume dari 9,03 x 1024 molekul gas
pada keadaan standard ?

Jawab :
1. 23 gram gas NO2 = 23 : 46 = 0,5 mol
= 0,5 x 22,4 lt

= 11,2 lt

2.14 lt gas 02 = 14 : 22,4 =0,625 mol


=0,625 x 32 gram = 20 gram
3. 9,03 x 1024 molekul = 9,03 x 1024 : 6,02 x 1023
= 15 mol x 22,4 lt = 336 lt

Soal - soal :
Hitung jumlah molekul yang terkandung dalam
5,6 liter suatu gas, diukur pada keadaan
standard?
Mesin kendaraan yang tidak terkontrol dapat
mengeluarkan 0,28 kg gas CO untuk tiap liter
bensin yang dibakar (C = 12, O = 16). Hitunglah
gas CO yang dihasilkan dari pembakaran 100
liter bensin, diukur pada tekanan 1 atm, suhu
0oC?

Penentuan Rumus
Kimia

B. Penentuan Rumus Kimia :


Konsep mol digunakan untuk menentukan rumus
kimia suatu senyawa, baik rumus empiris
(perbandingan terkecil atom dalam senyawa)
maupun rumus molekul (jumlah atom dalam
senyawa)
Rumus empiris dihitung gram atau persen
masing-masing penyusun senyawa dan angka
tersebut dibagi dengan Ar masing-masing
diperoleh perbandingan mol terkecil dari unsur
penyusun senyawa.

Lanjutan penentuan rumus kimia :


Rumus molekul dan rumus empiris suatu senyawa ada
kalanya sama, tetapi kebanyakan tidak sama.
Rumus molekul merupakan kelipatan dari rumus
empiris.
Jika senyawa mempunyai rumus empiris CH2O maka
rumus molekul mungkin C2H4O2 dll.
Menentukan rumus molekul senyawa ada dua hal yang
harus terlebih dahulu diketahui yaitu rumus empiris
senyawa dan Mr atau BM senyawa.

CONTOH RUMUS EMPIRIS :


1. Suatu senyawa tersusun dari 84% karbon dan 16
% hidrogen (C = 12, H = 1). Tentukan rumus
empiris senyawa tersebut?
2. Suatu gas mengandung 48 gram karbon, 12 gram
hidrogen dan 32 gram oksigen (C = 12, H = 1, o =
16). Bagaimana rumus empiris gas tersebut?
3. Suatu senyawa mengandung 32,4% natrium,
22,6% belerang dan sisanya oksigen (Na = 23, S
= 32, o = 16). Tentukan rumus empiris senyawa
itu?

Jawab :
1. C = 84% , H = 16%
mol C : mol H = 84/12 : 16/1 = 7 : 16
Rumus empiris senyawa adalah : C7H16
2. C=48, H=12, O=32
mol C : mol H : mol O = 48/12 : 12/1 : 32/16
= 4 : 12 : 2 = 2 : 6 : 1
Rumus empiris gas adalah C2H6O
3. Na=32,4%, S=22,6%, O=100- (32,4+22,6) = 45%
mol Na : mol S : mol O = 32,4/23 : 22,6/32 : 45/16
= 1,4 : 0,7 : 2,8 = 2 :1 :4
Rumus empiris senyawa adalah Na2SO4

Soal soal :
1. 40 gram suatu oksida besi (senyawa besi dan
oksigen) ternyata mengandung 28 gram besi (Fe
= 56 dan O = 16). Tentukan rumus oksida besi
tersebut?
2. Kristal CuSO4 mengadung 36% air (Cu = 64, S =
32, O = 16, H = 1) Tentukan rumus kristalnya?
3. Sebanyak 17 gram suatu oksida logam dengan
rumus empiris M2O3 mengadung 8 gram oksigen.
Jika Ar oksigen =16, berapa Ar logam tersebut?

CONTOH RUMUS MOLEKUL :


1. Suatu gas dengan rumus empiris NO2
mempunyai BM = 92 (N = 14, O = 16).
Tentukan rumus molekulnya?
2. Suatu senyawa organik dengan BM = 90
tersusun dari 40% karbon, 6,6%
hidrogen dan sisanya oksigen (C=12,
H=1, O=16). Tentukan rumus molekul
senyawa tersebut?

Jawab:
1. (NO2)n = 92
46 n = 92
n=2
Rumus molekul gas adalah N2O4
2. C = 40%, H = 6,6%, O = 53,4%
Mol C : mol H : mol O = 40/12 : 6,6/1 : 53,4/16
= 3,3 : 6,6 : 3,3 = 1 : 2 : 1
Rumus empirisnya CH2O
(CH2O) n = 90
30 n = 90
n = 3
Rumus molekulnya adalah C3H6O3

Soal - soal :
Sebanyak 11 gram suatu senyawa organik
dibakar sempurna, menghasilkan 22 gram
CO2 dan 9 gram H2O. Jika Mr senyawa = 88
tentukan rumus molekulnya!
56 liter suatu gas pada suhu 0 oC dan
tekanan 1 atm memiliki massa 175 gram.
Jika rumus empiris senyawa adalah CH 2
bagaimana rumus molekulnya?

Koefisien Reaksi

C. KOEFISIEN REAKSI
Koefisien reaksi : Perbandingan mol seluruh
zat yang ada pada persamaan reaksi, baik
reaksi ruas kiri maupun hasil di ruas kanan.
Jika salah satu zat sudah diketahui molnya, mk
zat lain pada persamaan reaksi dapat dicari
dengan cara membandingkan koefisien.
Mol A = koefisien A x mol B
koefisien B

Contoh soal :
Diketahui reaksi : N2 + 3H2
2 NH3 jika H2 yang
bereaksi adl 12 mol, berapa mol N2 yang bereaksi dan
berapa mol NH3 yang terbentuk?
Jwb :
H2 = 12 mol
N2 = 1/3 x 12 = 4 mol
NH3 = 2/3 x 12 = 8 mol
Berapa gram gas O2 yang diperlukan untuk membakar 260
gram asetilena, C2H2 secara sempurna ?
Jwb : 2C2H2 + 5O2
4CO2 + 2H2O
C2H2 = 260/26 mol = 10 mol
O2 = 5/2 x 10 mol = 25 mol
= 25 x 32 gram = 800 gram

Soal soal :
Sebanyak 32 gram metana CH4 dibakar dengan
160 gram oksigen. Berapa gram CO2 yang
dihasilkan?
6 gram etana C2H6 dibakar dengan oksigen
sesuai dengan reaksi :
2C2H6 + 7 O2
4CO2 + 6H2O
Hitunglah volume gas CO2 yang terbentuk,
diukur pada keadaan standar!

D. HUKUM-HUKUM GAS
Yaitu:
1. Hukum Gay-Lussac (hukum perbandingan
volume).
2. Hukum Avogadro (pada suhu dan tekanan yang
sama, gas-gas yang bervolume sama akan
memiliki mol yang sama).
3. Keadaan Standar (setiap 1 mol gas apa saja
pada suhu 0oC dan tekanan 1 atm memiliki
volume 22,4 liter (22,4 dm3).

Soal-soal :
Pada suhu dan tekanan tertentu, 1 lt gas X bermassa 2
gram dan 10 lt gas NO bermassa 7,5 gram. Hitunglah
Ar unsur X !
245 gram KClO3 dipanaskan sehingga terurai menjadi
KCl dan gas O2 menurut reaksi : 2KClO3
2KCl +
3O2 Berapa lt gas O2 yang terbentuk diukur pada
keadaan standar.
Untuk memperoleh 5,6 lt gas hidrogen (0oC,1 atm)
berapa gram logam titan (Ti = 48) yang harus
direaksikan dengan larutan HCl menurut reaksi :
Ti + 4HCl
TiCl4 + 2H2

Kesimpulan :
Perhitungan yang
bersangkutan
dengan partikel disebut stoikiometri
atau pengukuran partikel.
Partikel berupa atom, molekul, ion,
elektron dll sedang pengukuran
berat, volume, jumlah partikel dan
besaran kwantitatif.

Latihan
Jika KClO3 dipanaskan akan terurai menjadi KCl
dan O2. Pemanasan 245 gram KClO3 (Mr = 122,5)
akan menghasilkan gas oksigen sebanyak?
Pada pemanasan HgO akan terurai menjadi:
2HgO 2 Hg + O2
Pada pemasanan
108 gram HgO akan terbentuk 4,8 gram O2,
maka HgO yang terurai sebanyak (dalam persen)?
(Ar Hg = 200, O = 16)

Latihan
1. 7,18 gram suatu oksida timbal dengan
rumus PbxOy direduksi dengan gas
hidrogen, sehingga terbentuk 6,22 gram
timbal (Pb = 207; O = 16). Harga x dan y
adalah?
2. Pirimidin tersusun dari 60% karbon, 5%
hidrogen dan sisanya nitrogen (Ar C =
12, H = 1, N = 14). Jika 1 gr pirimidin
mengandung 7,5 x 1021 molekul, maka
cari rumus molekulnya