Anda di halaman 1dari 3

Gelombang mikro

Gelombang mikro (bahasa Inggris: microwave) adalah gelombang elektromagnetik dengan


frekuensi super tinggi (Super High Frequency, SHF), yaitu di atas 3 GHz (3x109 Hz).
Jika gelombang mikro diserap oleh sebuah benda, akan muncul efek pemanasan pada benda
tersebut. Jika makanan menyerap radiasi gelombang mikro, makanan menjadi panas dan masak
dalam waktu singkat. Proses inilah yang dimanfaatkan dalam oven microwave.
Gelombang mikro juga dimanfaatkan pada radar. radar digunakan untuk mencari dan
menentukan jejak suatu benda dengan gelombang mikro dengan frekuensi sekitar 1010 Hz.

Perbandingan spektrum elektromagnet


Spektrum elektromagnetik

Nama

Panjang gelombang

Hertz (Hz)

Energi foton (eV)

Sinar gamma

kurang dari 0,02 nm

lebih dari 15 EHz

lebih dari 62,1 keV

Sinar-X

0,01 nm 10 nm

30 EHz 30 PHz

124 keV 124 eV

Ultraungu

10 nm 400 nm

30 PHz 750 THz

124 eV 3 eV

sinar tampak

390 nm 750 nm

770 THz 400 THz

3,2 eV 1,7 eV

Inframerah

750 nm 1 mm

400 THz 300 GHz

1,7 eV 1.24 meV

Gelombang mikro

1 mm 1 meter

300 GHz 300 MHz

1,24 meV 1,24 eV

Gelombang radio

1 mm 100.000 km

300 GHz 3 Hz

1,24 meV 12,4 feV

Menara telekomunikasi gel. mikro


Referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Gelombang_mikro
Sinyal gelombang mikro
Gelombang mikro merupakan salah satu yang termasuk dalam radiasi
elektromagnetik. Radiasi elektromagnetik berbentuk gelombang elektromagnetik,
yaitu gelombang yang dalam perambatannya tidak membutuhkan medium. Radiasi
elektromagnetik ini meliputi gelombang radio, gelombang mikro (microwaves),
radiasi infra-red, gelombang UV, sinar X, dan sinar Y, yang mana semua radiasi
tersebut memiliki persamaan, yakni sama-sama membentuk spektrum
elektromagnetik yang bergerak dengan kecepatan cahaya. Perbedaannya adalah
pada panjang gelombangnya. Panjang gelombang ialah jarak yang ditempuh
sebuah gelombang untuk membentuk satu siklus yang sempurna. Panjang

gelombang terkait dengan jumlah energi yang dibawa oleh gelombang. Gelombang
mikro merupakan sistem pelaksanaan hubungan komunikasi dengan pemancar
radio dengan menggunakan gelombang-gelombang yang pendek (mikro).
Gelombang mikro ini bergerak dalam satu arah garis lurus (one point line-of-sight)
dan mempunyai panjang gelombang yang lebih pendek dibandingkan dengan
sistem radio komunikasi biasa.

Cara Kerja Sinyal Gelombang Mikro


Stasiun gelombang mikro bekerja dengan bantuan dari antenna, perangkat
penerima, dan peralatan lainnya yang dibutuhkan untuk transmisi data komunikasi
dengan gelombang mikro. Sinyal gelombang mikro dapat melakukan transmisi data
dengan kecepatan mencapai 45 Mbps, namun karena sinyal gelombang mikro ini
bergerak dalam satu arah garis lurus, maka baik pemancarnya (transmitter)
maupun penerimanya (receiver) harus berada dalam satu garis pandang (one point
line of sight). Sehingga pemasangan pusat dari gelombang mikro ini harus
diperhatikan sekali letak dan posisinya untuk menghindari kemungkinan gangguan.
Maka dari itu stasiun gelombang mikro seringkali ditempatkan di puncak-puncak
gedung, menara, ataupun gunung.

Keunggulan

Perambatannya relatif cepat, (dikarenakan gelombangnya yang pendek)

Efisiensi biaya, biasanya biayanya cukup murah

Mudah untuk diimplementasikan dan diinstalasi

Kelemahan

Mudah terinferensi, atau mudah terganggu oleh gelombang radio yang lain, bahkan oleh
dua sistem transmisi gelombang mikro yang berdekatan sekalipun juga dapat terganggu.

Dalam proses transmisi antara pemancar dan penerima sinyal diharuskan berada dalam
garis pandang serta tidak ada penghalang

Referensi : http://id.wikipedia.org/wiki/Sinyal_gelombang_mikro