Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA Ny.

S DENGAN PENYAKIT
HIPERTENSI DI RT 01/01 DESA WONOSIGRO KECAMATAN GOMBONG
KABUPATEN KEBUMEN

Tugas ini disusun unuk memenuhi tugas Stase Keperawatan Keluarga

Disusun Oleh:
Habil Muhrom
A01201641

PROGRAM STUDI DII1 KEPERAWATAN


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH GOMBONG
2015

PENGKAJIAN KELUARGA
I.

DATA UMUM
1. Nama KK
2. Alamat

: Ny. S
: Wonosigro RT 01 RW 01 Kecamatan Gombong

Kabupaten Kebumen
3. Pekerjaan
4. Pendidikan
5. Komposisi Keluarga

: Ibu Rumah Tangga


: SR
:

No.
1
2
3

Nama

JK

Ny. S
Tn. P
Tn. A

p
L
L

Hub dgn
KK
KK
Anak
Anak

Umur

Pendidikan

73 Tahun
38 Tahun
33 Tahun

SR
SLTA
SLTA

6. Genogram

Keterangan:
: laki-laki

: garis pernikahan

: perempuan

: garis keturunan

: meninggal

: tinggal satu rumah

7. Tipe Keluarga
Tipe keluarga Ny.S merupakan tipe keluarga besar (extended family) terdiri dari
anak dan cucu.
8. Suku Bangsa
Seluruh anggota keluarga Ny.S bersuku bangsa jawa indonesia asli.
9. Agama

Seluruh anggota keluarga Ny. S beragama protestan.


10. Status Sosial Ekonomi Keluarga
Secara umum ekonomi keluarga Ny. S tergolong cukup , anak ke tiga dan empat
telah bekerja buruh dan setiap bulan selalu mengirim uang untuk membantu
membiayai biaya kebutuhan sehari-hari.
11. Aktifitas Rekreasi Keluarga
Keluarga Ny. S hampir tidak pernah berlibur sebab kesehariannya keluarga sibuk
dan anak-anaknya jauh. Untuk menghilangkan rasa bosan Ny. S menonton televisi
atau bermain di rumah tetangga sebelah rumah .
II. RIWAYAT TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA
1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Saat ini tahap perkembangan keluarga Ny. S berada pada tahap perkembangan
tahap ke II yaitu keluarga yang telah dapat memenuhi kebutuhan dasar secara
minimal serta telah memenuhi seluruh kebutuhan sosial psikologinya, tetapi
belum dapat memenuhi kebutuhan pengembangan, yaitu kebutuhan untuk
menabung dan memperoleh informasi.
2. Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Keluarga mengatakan tugas perkembangan yang belum terpenuhi adalah
memfokuskan hubungan perkawinan karena anak ke tujuh Ny. S setiap ditanya
tentang pasangan hidup selalu mengatakatan belum memikirkannya karena belum
mempunyai pekerjaan dan pendapatan yang mapan , nanti anaknya mau dikasih
makan apa .
3. Riwayat kesehatan keluarga inti
Dalam 3 bulan terakhir tidak ada anggota keluarga yang masuk dan dirawat di
rumah sakit. Namun Ny. S selalu bermasalah dengan kesehatannya yaitu
hipertensi. Jika penyakit tersebut kambuh Ny. S periksa ke puskesmas , sedangkan
Ny. S saat ini dalam kondisi sehat.
4. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya
Keluarga Ny. S memiliki riwayat penyakit Hipertensi . Penyakit hipertensi
merupakan penyakit keturunan dari kakak kandung Ny. S
III. LINGKUNGAN
1. Karakteristik Rumah
Keluarga Ny. S menempati rumah sendiri dengan jenis permanen, dinding / tebok
dari batu bata, alas rumah kramik dan cor/semen , luas rumah 7 x 10M,
mempunyai kamar 2, jendela ada 8, ruang tamu 1, dapur 1, ruang makan 1,

venntilasi cukup, cahaya cukup, jarak septic tank dengan sumber air 10 m, sumber
air sumur.
2. Denah Rumah

3. Karakteristik Tetangga Dan Komunitas RW


Setiap 3 bulan sekali diadakan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan
sekitar, membersihkan selokan, dan membakar sampah yang telah bertumpuktumpuk. Selain itu Ny. S juga selalu aktif mengikuti arisan setiap bulan sekali dan
kumpulan pkk 1 bulan sekalii. Klien merasa nyaman tinggal di tengah- tengah
masyarakat karena para tetangga sudah seperti keluarga sendiri dan selalu
membantu jika ada kesulitan. Ny. S juga selalu aktif di masyarakat selalu
mengikuti acara arisan dan pkk setiap bulan . Hubungan sosial antara keluarga
Ny. S dengan tetangga baik.
4. Mobilitas Geografis Keluarga

Keluarga Ny. S mengatakan tinggal di desa Wonosigro kurang lebih 50 Tahun.


5. Perkumpulan Keluarga Dan Interaksi Dengan Masyarakat
Keluarga mengatakan Ny. S mengikuti kegiatan RT dan kerja bakti dengan
masyarakat setempat. Keluarga Ny. S memiliki pandangan positif terhadap
perkumpulan di masyarakat karena dapat digunakan untuk mempererat tali
silaturahmi dan saling bercanda serta berbagi cerita.
6. Sistem Pendukung Keluarga
Apabila keluarga Ny. S ada yang sakit keluarga datang ke Puskesmas

yang

terdekat dengan menggunakan fasilitas sepeda motor. Lokasi tempat tinggal


keluarga dekat dengan tempat pelayanan kesehatan yaitu mantri dan puskesmas
Keluarga memiliki jaminan kesehatan JAMKESMAS. Jika keluarga sakit
memiliki jaminan yaitu menggunakan JAMKESMAS.
IV.

STRUKTUR KELUARGA
1. Pola Komunikasi Keluarga
Komunikasi dalam keluarga berjalan dengan baik, bila ada permasalahan
dimusyawarahkan , keluarga Ny. S menggunakan bahasa jawa untuk
berkomunikasi
2. Struktur Kekuatan Keluarga
Seluruh keputusan diambil melalui musyawarah dan seluruh keputusan yang
menjadi penguat adalah Ny. S sebagai kepala keluarga.
3. Struktur Peran ( formal dan informal )
Setiap anggota keluarga telah menjalankan peran masing-masing dengan baik.
Ny. S berperan sebagai ibu rumah tangga serta urusan rumah tangga
4. Nilai Dan Norma Keluarga
Nilai dan norma keluarga di keluarga sangat teguh seperti selalu mengucap salam
ketika masuk atau keluar rumah , mencuci tangan sebelum dan sesudah mandi , dll
yang berhubungan dengan kesehatan

V.

FUNGSI KELUARGA
1. Fungsi Afektif
Hubungan Ny. S dengan dan anak

berjalan dengan cukup harmonis. Setiap

anggota keluarga mencoba untuk saling mengerti satu sama lain.keluarga Ny. S
sangat menyayangi anaknya, begitu pula sebaliknya sehingga tercipta suasana
kehangatan di rumah.
2. Fungsi sosial
Setiap anggota keluarga Ny. S mengerti tentang tradisi yang ada dimasyarakat.
Ny. S selalu berusaha untuk memperkenalkan anak dengan saudara, kerabat,
ataupun para tetangganya.
3. Fungsi Perawatan Kesehatan
a. Mengenal masalah

Keluarga mengetahui bahwa

hipertensi merupakan masalah

kesehatan.

Tetapi Ny. S hanya mengetahui hipertensi adalah penyakit darah tinggi .


b. Memutuskan masalah
Keluarga Ny. S kalau sakit diobati terlebih dahulu dan bila tidak kunjung
sembuh dibawa ke Puskesmas/ mantri bila tidak kunjung sembuh juga dibawa
ke Rumah Sakit.
c. Merawat
Keluarga Ny. S sudah tahu tentang bagaimana cara merawat anggota
keluarganya yang sakit yang benar paling hanya diberi obat yang diberikan
oleh mantri / dokter dan menyuruhnya untuk beristirahat
d. Memodifikasi Lingkungan
Halaman samping rumah Keluarga Ny. S terlihat bersih . Pencahayaan di
rumah Ny. S kurang , jendela jarang dibuka , lantainya keramik dan cor/semen
e. Memanfaatkan
Keluarga sudah dapat menggunakan fasilitas kesehatan dengan baik, bila ada
anggota keluarga yang sakit maka dibawa berobat ke puskesmas/ mantri
terdekat terlebih dahulu bila tidak kunjung sembuh di bawa ke Rumah Sakit.
4. Fungsi Reproduksi
Keluarga Ny. S mempunyai anak 7, yang belum berrumah tangga 1. Ny. S
mengatakan dahulu dalam upaya mengendalikan jumlah anggota keluarga tidak
memakai alat kontrasepsi, jenis kb yang pernah digunakan pil
5. Fungsi Ekonomi
Ny. S sebagai kepala keluarga. Penghasilan yang didapat cukup untuk biaya
kehidupan sehari hari. Ny. S sebagai ibu rumah tannga , Anak ke enam dan ke
tujuh Ny. S sudah bekerja buruh untuk mambantu perekonomian keluarga .
VI.

STRESS DAN KOPING KELUARGA


1. Stressor Jangka Pendek
Keluarga Ny.S mengatakan yang membuat stress kurang dari 6 bulan adalah untuk
kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan yang mendadak .
2. Stressor Jangka Panjang
Keluarga Ny.S memikirkan masalah kesehatannya yang menderita penyakit ,
hipertensi dan memikirkan kebutuhan sehari-hari.
3. Kemampuan Keluarga Berespon Terhadap Situasi/ Stressor
Keluarga Ny.S jika ada masalah dalam keluarga di pecahkan bersama-sama
dengan musyawarah.
4. Strategi Koping Yang Digunakan
Strategi kesehatan yang di gunakan Ny.S apabila ada masalah kesehatan yang di
derita oleh keluarga segera di bawa ke mantri dan dokter dan bila tidak kunjung
sembuh dibawa ke Rumah Sakit.
5. Strategi Adaptasi Disfungsional

Dari pengkajian di dapatkan tidak adanya cara-cara keluarga mengatasi masalah


secara maladaptive, keluarga tidak pernah menyelesaikan masalah dengan
kekerasan dan keluarga Ny. S selalu sabar dalam menghadapi cobaan atau ujian.
VII. PEMERIKSAAN FISIK
Jenis Pemeriksaan

Ny. S

Keadaan Umum

Baik

TTV

TD : 180/120 mmHg
N : 90 x/m
RR : 20 x/m

Kepala

Bentuk mesochepal ,
bersih, beruban

Ekstermitas atas

Dapat bergerak bebas

Ekstermitas Bawah Dapat bergerak bebas

VIII.

HARAPAN KELUARGA
Keluarga berharap agar senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan bagi semua
anggota keluarganya. Keluarga Ny. S berharap layanan kesehatan dalam memberikan
pelayanan agar bisa lebih baik lagi dan selalu bisa menolong dengan sepenuh hati.
Keluarga Ny.S sangat menerima dengan baik mahasiswa Stikes Muhammmadiyah
Gombong dengan masalah kesehatan yang di hadapinya dapat di bantu mengatasinya
dan mengetahui tindak lanjut keperawatanya.

IX.

Analisa Data

No
Data Fokus
1. Data Subyektif:
- Keluarga mengetahui

Penyebab
Ketidak mampuan

Masalah
Defisiensi

keluarga merawat

pengetahuan

bahwa hipertensi

karakteristik

merupakan masalah

penyakit Hipertensi

kesehatan. Tetapi Ny. S

dan perawatanya.

hanya mengetahui
hipertensi adalah

penyakit darah tinggi .


Keluarga Ny. S kalau
sakit dibawa ke mantri/
puskesmas bila tidak
kunjung sembuh dibawa

ke Rumah Sakit.
Keluarga Ny. S belum
terlalu tau tentang
bagaimana cara merawat
anggota keluarganya
yang sakit yang benar
paling hanya diberi obat
yang diberikan oleh
dokter/ mantri dan
menyuruhnya untuk

beristirahat
Keluarga sudah dapat
menggunakan fasilitas
kesehatan dengan baik,
bila ada anggota keluarga
yang sakit maka dibawa
berobat ke mantri /
puskesmas terdekat
terlebih dahulu bila tidak
kunjung sembuh di bawa

ke Rumah Sakit.
Data Obyektif :

- TD
: 180/120 mmHg
N Nadi : 90x/menit
R RR
: 22x/menit
Data Subyektif :
- Ny. S mengatakan
membuang sampah
dihalaman belakang yang
dibuat lubang kemudian

Ketidakefektifan
pemeliharaan
kesehatan rumah
dan lingkungan

Risiko munculnya
penyakit akibat
lingkungan rumah
yang kurang sehat

dibakar.
Ny.S mengatakan pada
saat musim panen padi
sering batuk dan flu
karena dibelakang rumah

sawah.
Halaman samping rumah
Keluarga Ny. S terlihat
bersih . Pencahayaan di
rumah Tn. A kurang ,
jendela jarang dibuka ,
lantainya kramik dan
cor/semen

Data obyektif :
AAda jendela yang tidak dibuka,
halaman di samping rumah
terlihat kotor dan daunan
berserakan

X.

Diagnosa Keperawatan
1. Ketidakmampuan keluarga

mengenal

karakteristik

penyakit

hipertensi

dan

perawatanya b/d defisiensi pengetahuan.


2. Risiko munculnya penyakit akibat lingkungan rumah yang kurang sehat b.d
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan rumah dan lingkungan
SKORING DAN PRIORITAS MASALAH
Problem : Kurang pengetahuan tentang penyakit hipertensi yang diderita oleh Ny. S
ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga yang menderita hipertensi
karena kurangnya informasi keluarga tentang hipertensi.