Anda di halaman 1dari 2

1.

1 KAJIAN MATA PENCAHARIAN


Dalam suatu masyarakat pengambilan keputusan dalam memilih mata pencaharian
terjadi berdasarkan pengaruh tata nilai masyarakat. Hal itu dipengaruhi oleh keinginan
masyarakat yang terbentuk dari pertambahan wawasan dan pengalaman dan usaha untuk
memperbaiki keadaan. Teknik kajian mata pencaharian adalah teknik PRA yang
digunakan untuk memfasilitasi diskusi mengenai berbagai aspek mata pencaharian
masarakat. Jenis-jenis mata pencaharian beserta aspek-aspeknya digambarkan dalam
sebuah bagan. Tujuan kajian mata pencaharian adalah memfasilitasi diskusi masyarakat
mengenai berbagai aspek dari mata pencaharian masyarakat, baik yang dilakukan di
dalam desa, maupun keluar desa. Tujuan khusus yang kadang kala harus diperhatikan
adalah perubahan-perubahan jenis pekerjaan yang berkembang di masyarakat dengan
terjadinya pembangunan. Aspek-aspek kajian tersebut antara lain jumlah orang yang
melakukan setiap jenis pekerjaan, keadaan mata pencaharian tersebut, untuk memenuhi
kebutuhan atau tidak, keadaan pasar dan pemasaran, ketersediaan dan keadaan bahan
baku untuk usaha.

Gambar 6. Kajian Mata Pencaharian Desa Pangguh, Kecamatan Ibun

Mata pencaharian yang dominan di desa Pangguh berada di sektor pertanian yaitu sebagai
buruh tani atau petani penggarap, buruh pabrik, dan petani. Komoditas utama yang
ditanam di desa Panguh adalah padi, ubi cilembu, dan jagung manis, selain itu ada
tanaman lain yang ditanam seperti sosin, tomat, dan pisang. Petani di Desa Pangguh
adalah petani yang serba bisa, mereka bisa menanam tanaman padi, ubi, jagung dan
sayuran semacam sosin dan tomat.. Hasil dari produk pertanian yang mereka tanam
biasanya langsung disetorkan kepada bandar ataupun tengkulak yang langsung diolah
atau dijual langsung ke pasar. Sedangkan permasalahan yang dialami oleh para petani
adalah hama seperti hama ulatdan tikus, kurangnya sumber daya manusia serta pada
bagian sarana dan prasarana pertanian seperti pupuk yang terkadang telat datang dan
infrastrukktur jalan yang kurang memadai serta letaknya yang sangat jauh dari pasar atau
konsumen, akses yang kurang sehingga sulit akan informasi.
Selain sebagai petani, mata pencaharian yang paling banyak ditekuni oleh warga desa
baranangsiang adalah sebagai peternak, ada peternak ayam petelur, sapi, kerbau kambing,
itik dan domba , untuk peternak ayam petelur terkadang mereka melakukan kerjasama
dengan Bandar telur, pihak-pihak atau perusahaan tertentu yang siap menampung hasil
ternak mereka dan siap membantu pengadaan sarana dan prasarana seperti pakan ternak
mereka, namun kebanyakan yang tetap melakukan penjualan langsung ke konsumen
akhir, pedagang atau ke pasar induk. Permasalahan yang banyak dialami oleh para
peternak ini terkait dengan kendala modal dan pada pemsaran.
Mata pencaharian lain yang mendominasi di Desa Pangguh adalah pengusaha kecil dan
menengah (seperti konveksi, industry rumah tangga tenun keset, tukang jahit, pengusaha
bengkel, membuka warung kecil dll),PNS, TNI/POLRI, wirausaha.