Anda di halaman 1dari 8

Rangkaian Kuliah Obat Herbal

1. Pengantar obat herbal dan regulasi,


2. Bahan aktif dan bentuk sediaan obat herbal,
3. Pengembangan jamu dan obat herbal baru,
4. Evaluasi keamanan obat herbal,
5. Evaluasi manfaat obat herbal terkait klaim,
6. Efek samping, interaksi dan monitoring pada
penggunaan obat herbal,
7. Ujian

Pengantar Obat Herbal


Obat Herbal dibedakan:
1.Jamu
2.Ekstrak herbal terstandar
3.Fitofarmaka / Isolat murni
1. Jamu
Bahan obat alami yang sediaannya masih sangat
sederhana berupa simplisia, seperti irisan rimpang,
daun atau akar kering, kahsiat dan keamanannya baru
terbukti setelah secara empiris berdasarkan
pengalaman turun-temurun (3 generasi).
Pada kemasan tertulis Jamu dengan logo berupa
ranting daun berwarna hijau dalam lingkaran

Pengantar Obat Herbal


3. Fitofarmaka
Senyawa murni hasil isolasi (isolat) dari herbal
/ekstrak herbal. Memiliki struktur kimia yang telah
teridentifikasi serta diketahui sifat-sifat fisika dan
Pengantar Obat
kimiawinya.
HT da[at HerbalPe
dinaikkan kelasnya menjadi fitofarmaka
setelah melalui uji klinis pada manusia

Logo fitofarmaka pada kemasan berupa jari-jari daun


berbentuk bintang dalam lingkaran
Saat ini di Indonesia baru ada 5 fitofarmaka di
pasaran.

Bahan Aktif dan Bentuk Sediaan Obat Herbal


1. Jamu
Bahan Aktif:
Belum ditetapkan / diidentifikasi (mungkin ada
beberapa)
Bentuk Sediaan:
Decocta / infusa (godokan), Seduhan,
Olesan,
Bubuk/ racikan.

Bahan Aktif dan Bentuk Sediaan Obat Herbal


Parameter Ekstrak Herbal Terstandar
Menurut Buku Monograf Ekstrak dan Parameter Standar
(BPOM), parameter yang harus diuji terhadap ekstrak a.l. :
A. Parameter spesifik
1. Identifikasi ekstrak
2. Organoleptik ekstrak
3. Senyawa terlarut dalam pelarut tertentu

B. Parameter non spesifik


1.
2.
3.
4.
5.
6.

Susut pengeringan
Bobot jenis
Kadar air
Kadar abu
Sisa pelarut
Residu pestisida

7. Cemaran logam berat


8. Cemaran mikroba
- ALT
- MPN Coliform
- Uji angka kapang & khamir
- Uji cemaran aflatoxin

Bahan Aktif dan Bentuk Sediaan Obat Herbal


Parameter Ekstrak Herbal Terstandar (Lanjutan)
C. Uji kandungan kimia ekstrak:
1. Pola kromatogram
2. Kadar total golongan kandungan kimia
3. Kadar kandungan kimia tertentu
Bila parameter tersebut telah ditetapkan nilainya, maka
pada proses pembuatan ekstrak upaya dilakukan
untuk mencapai nilai-nilai minimal dari setiap
parameter tersebut.

Bahan Aktif dan Bentuk Sediaan Obat Herbal


3. Fitofarmaka / hasil isolat murni
Bahan aktif:
Sudah teridentifikasi sebagai satu senyawa murni,
dengan struktur kimia yang jelas;
Diketahui sifat-sifat fisika dan kimiawinya.
Bentuk Sediaan:
Sediaan farmasi a.l.:
- Tablet / kapsul,
- Larutan / solutio / elixir ,
- Salep / krem
- Bubuk / bedak dll.

THANK YOU