Anda di halaman 1dari 8

Nilon

(Poliamida)
Oleh:
Karlina (114110046)

Sejarah

Nilon merupakan suatu keluarga polimer sintetik yang


diciptakan pada tahun 1935 oleh Wallace Carotheis di Du
Pont. Nilon merupakan polimer pertama yang sukses secara
komersial, dan merupakan serat sintetik pertama yang dibuat
seluruhnya dari bahan anorganik : batu bara, air, dan udara.
Definisi
Nilon adalah kopolimer kondensasi yang dibentuk dengan
mereaksikan bagian yang sama dari sebuah diamina dan
diacid.
Akhiran numerik pada sebuah nama nilon menentukan jumlah
karbon yang disumbangkan oleh monomer-monomer. Varian
yang paling umum adalah nilon 6-6.

Proses pembuatan
Secara umum proses pembuatan nilon adalah dengan
mensintesa monomer-monomer diacid dan diamin untuk
membentuk suatu garam yang meleleh dan kemudian diubah
menjadi poliamida dengan pemanasan pada suhu tinggi
dibawah tekanan.
Reaksi yang terlibat dalam pembentukan nilon ini ada
reaksi oksidasi dan reaksi polimerisasi kondensasi.

Karakteristik
Variasi kilau
Durabilitas
Elongasi tinggi
Ketahanan abrasi yang baik
Sangat tangguh (kain nilon yang panas-set)
Resistensi tinggi terhadap serangga, jamur, hewan
Mencair bukan terbakar
Transparan terhadap cahaya inframerah

Parameter/ sifat fisik:


Titik lebur 363-367 0F
Kekerasan rockwell 106
Konduktivitas termal 2,01
BTUdi/fth0F
Panas laten difusi 35,98
BTU/lb
Koefisien ekspansi linier
5,055x10-5/0F
Kekuatan tarik 4496-4786 Psi
Kepadatan 1,15 g/cm3
Koefisien gesek 0,10-0,30
Konduktivitas listrik 10-12
s/m

Sifat-sifat:
Kuat dan tahan gesek
Daya mulurnya besar
Kenyal, tidak mengisap
lengas atau air
Pada umumnya tidak tahan
panas
Larut terhadap phenol
Tahan alkali
Tidak tahan terhadap klor

Penggunaan nilon
Sebagai matriks dalam material komposit dengan penguat
serat seperti serat kaca atau serat karbon dan memiliki
kepadatan yang lebih tinggi dari nilon murni.
Manufaktur : pakaian, parasut, bulu (sikat gigi, sikat sisir),
dll.
Tekstil : produksi kain non-woven.
Kegunaan lain : ban kabel, selang, ban dan kursi pinggang,
string raket, tali dan jaring, kantong tidur, terpal, tenda,
monofilamin pancing, benang gigi.

Proses daur ulang nilon


Limbah nilon apabila dibakar maka akan membentuk asap
yang berbahaya yang mengandung racun dan biasanya
mengandung hidrogen sianida sehingga perlu adanya daur
ulang.
Teknologi terbaru untuk daur ulang nilon adalah teknologi
ommonolysis. Merupakan teknologi terbaru yang berhasil
dikembangkan oleh perusahaan kimi raksasa di Amerika
Serikat yaitu Du Pont.

Sekian
&
Terima kasih