Anda di halaman 1dari 1

Pasien yang hanya memperlihatkan gejalalimfadenopati tidak perlu terapi spesifik kecuali jika terdapat

gejala yang persistendan berat. Pasien dengan okuler toxoplasmosis harus diobati selama
1 bulan dengan sulfadiazin dan pirimetamin.Preparat alternatif adalah kombinasiklindamisin
dan pirimetamin.Susunan pengobatan paling mutakhir mencakup pemberian pirimetamin
dengand o s i s a w a l 5 0 7 5 m g / h a r i , d i t a m b a h s u l f a d i a z i n 4 6 g / h a r i
d a l a m d o s i s terbagi 4. Selain itu diberikan pulakalsium folinat 10-15 mg / hari selama
6minggu.Semua preparat ini hanya bekerja aktif t e r h a d a p s t a d i u m t a k i z o i t
p a d a toxoplasmosis. Jadi setelahmenyelesaikan pengobatan awal penderita
harus mendapat tertapi supresif seumur hidup dengan pirimetamin ( 25-50 mg )
d a n s u l f a d i a z i n ( 2 4 g ) . Jika pemberian sulfadiazin tidak dapatditolerir dapat diberikan
kombinasi pirimetamin ( 75 mg / hari ) ditambahklindamisin ( 400 mg ) 3x /
hari.Pemberian pirimetamin saja ( 50-75 mg /hari ) mungkin sudah cukup untuk terapisupresif
yang lama. Neonatus yang terinfeksi secaracongenital dapat diobati dengan pemberian
pirimetamin oral ( 0,51 mg /kg BB ) dan sulfadiazine ( 100 mg / kgBB ).Di samping itu terapi
dengangolongan spiramisin ( 100 mg / kg BB )ditambah prednisone ( 1 mg / kg
BB ) juga memberikan respon yang baik untuk infeksi congenital.