Anda di halaman 1dari 4

Mengapa Kita Mendengar Begitu Banyak Berita Buruk?

Di sebagian besar negara, orang yang percaya bahwa lingkungan negara mereka
lebih baik daripada tempat lain. Hal ini tidak terpikirkan bahwa masalah
lingkungan yang kita mengalami di tingkat nasional dan internasional baik lokal
atau terjadi di daerah-daerah yang jarang penduduknya. Namun hal tersebut
menunjukkan fakta bahwa pengetahuan kita tentang hal-hal disekitar kita, yang
berasal dari pengalaman pribadi, bukanlah sumber utama rasa takut kita bagi
lingkungan. Sebaliknya, kita tampaknya lebih khawatir tentang kondisi semakin
jauh dari kita mereka, baik secara fisik maupun mental.
Hal ini menunjukkan fakta bahwa rasa takut kita terhadap lingkungan adalah
kerusakan tinggi, komunikasi , dan yang paling penting adalah komunikator yaitu
peneliti, organisasi, dan media. penulis berpendapat bahwa ada alasan untuk
percaya bahwa ketiga komunikator yang akan hadir dengan suatu dominan dari
kabar negatif . Dan akhirnya, kita sendiri yang harus bersedia untuk
mendengarkan kabar baik dan kabar buruk.
Penelitian (research)
Penelitian pada dasarnya adalah sebuah pertanyaan yang mengungkapkan
kebenaran mengenai diri sendiri dan lingkungan, untuk menjadi buatan manusia
atau alami. Tetapi penelitian tidak datang dengan mudah dan harus dibiayai. Hal
ini merupakan masalah yang harus diperiksa apakah penelitian dipengaruhi oleh
tingkatan tertentu, atau kepentingan mereka yang membiayai penelitian.
Dalam kehidupan masyarakat modern. Banyak penelitian yang didanai publik.
Yang berarti akan ada hubungannya dengan harapan dari beberapa hasil
penelitian dari masyarakat. Akan tetapi yang terjadi tidak seperti ini, karena kita
mengharapkan mendapatkan keuntungan yang memiliki dampak terhadap
karakteristik dari penelitian.
Pada dasarnya penelitian telah built-in lopsidedness. Jika seorang ilmuwan
mengatakan bahwa baru memeriksa lapangan dan tidak ditemukan masalah
umum, maka kita sebagai masyarakat tidak perlu lakukan tindakan apa
apa.Jika, di lain pihak, ilmuwan menyelidiki dan menemukan masalah yang
berpotensi penting di lapangan untuk mengambil tindakan dan setidaknya
penelitian lapangan secara lebih teliti . Ini berarti, kita memiliki penelitian yang
cenderung menyelidiki masalah yang dapat timbul di daerah tersebut.
Pada saat yang sama , ada juga sebuah ketidaksempurnaan. Hal ini tidak mudah
untuk di identifikasi faktor apa yang menjadi masalah. Jika kita selalu
kekurangan oksigen berkala di teluk meksiko, fenomena ini maka mungkin tidak
masalah. Jika ini sudah semakin sering terjadi karena kelebihan nutrisi , itu
menjadi masalah lebih serius. Melihat masalah tergantung pada teori dan cara di
mana kita dan apa yang kita lihat di dunia .
Dalam hubungan ini, sederhana dan mudah dipahami dasar teorinya : seorang
manusia yang menghubungkan tindakan ( bagaimana kerusakan alam) dan
sebuah identifikasi masalah. Pada saat yang sama , kebanyakan masalah
lingkungan sangat kompleks , dan bisa dikatakan sulit untuk menerima atau
menolak teori dalam waktu singkat . Pemanasan global , upaya pemberantasan

spesies , penipisan dan penipisan oksigen adalah masalah penyebab dan koneksi
dari yang hanya bisa ditentukan selama periode panjang dan harga yang besar .
Situasi yang memiliki masalah potensial dan mudah penerapannya dalam teori
akan menarik dana bantuan lebih besar untuk penelitian , dan dapat
diperkirakan penelitian ini memiliki masa yang lama untuk mengetahui
hasilnya .Tidak ada seorang pun yang salah dengan situasi seperti ini. Pada
kenyataannya, itulah indikasi yang terlihat di banyak peneliti berfungsi dengan
baik bagi masyarakat dalam berbagai masalah, dengan demikian memberikan
pengetahuan untuk perlu memastikan bahwa hanya ada sedikit yang
berkembang menjadi masalah besar.
Kita harus berharap bahwa penelitian efisien akan memberikan banyak informasi
tentang potensi masalah masa depan .Tapi mendengar banyak cerita , seperti
yang kita lakukan sekarang , seharusnya tidak perlu diambil sebagai indikasi
bahwa hari kiamat sudah dekat .
Hujan asam merupakan contoh yang baik .Pada akhir 1970an dan awal 1980an,
ada banyak dedaunan yang hilang di hutan eropa tengah. Hal tersebut mungkin
telah memicu minat di kalangan para peneliti di negara yang terpengaruh.
Namun , ilmuwan jerman juga percaya bahwa hal tersebut kerugian untuk polusi
industri. Mereka memperkirakan bahwa semua hutan yang terkena hujan asam
akan menderita kerusakan besar. Hal ini berakibat pada kekhawatiran dalam
skala yang lebih luas, dan program penelitian national diajukan hampir
sepanjang dari dunia barat. Hal ini juga memberikan potensi tayangan
keseluruhan dari proyek penelitian. Beberapa peneliti dari Norwegia menulis
Untuk mengurangi kemungkinan pertumbuhan hutan adalah alasan utama
mengapa hal itu mungkin untuk mendapatkan dana besar untuk penelitian
tentang efek hujan asam (Abrahamsen, Stuames, and Tveite 1994, 298).
Sepuluh tahun kemudian semua kekhawatiran itu menguap hanya hujan asam,
kerusakan di bawah pohon dan kondisi yang sangat langka tetapi selama
sepuluh tahun ini kami mendengar beberapa teori yang luar biasa , sebagian
hasil penelitian sampai populer terutama penjelasan dan efek negatif.
Semuanya sama, ini merupakan ide yang bagus untuk mengetahui hubungan
penjelasan ambigu yang telah ditemukan. Untuk memberikan yang terbaik dari
apa yang ditulis untuk menghadapi potensi masalah. Tapi dalam penyelidikan
tersebut, kita juga harus mempersiapkan diri untuk mendengar banyak cerita
negatif banyak yang tidak selalu menjadi kenyataan.
Organisasi (Organizations)
Organisasi sebagian besar ditekan oleh dana dan sebagian besar penelitan
menjadi sebuah industri untuk mendapatkan dana. Sehingga mengakibatkan
banyak peneliti mulai menyelediki berbagai kasus tertentu tanpa harus ada
minat dalam penelitian tersebut.
Meskipun lapangan alami mempertahankan integritas profesional , secara
bertahap menjadi semakin sulit untuk mengkonsolidasikan tantangan ini .
Sebuah kecenderungan untuk pendanaan khusus mereka sendiri lapangan akan
mendorong para ilmuwan untuk tidak mengkritik keseluruhan bidang penelitian.
Bagi yang lain, mereka hanya melakukan banyak masalah di lapangan dan tidak
akan menantang di lapangan. Dengan cara ini, sebuah tingkat tertentu lapangan
mencapai kemerdekaan dan mulai dari menegaskan diri.

Seorang kritikus yang pensiun dari institusi seperti profesor Aksel Wiin-Nielsen,
seorang jenderal dari mantan Organisasi meteorologi dunia. Ia berkomentar
tentang pemanasan global sebagai berikut Yang paling penting karena begitu
banyak penjelasan teoritis dalam pengembangan model iklim yang telah
dilakukan selama sepuluh tahun terakhir adalah pengembangan dari model
menopang pendanaan dan mengamankan pekerjaan di lembaga penelitian.T
entu saja , kritik seperti ini sangat sulit untuk mendukung dan U.N.
Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) telah mengkritik profesor
Aksel Wiin-Nielsen untuk kegagalan yang dilakukannya. Pada intinya adalah
penekanan pentingnya sesuatu dalam bidang penelitian bisa dikatakan sulit
untuk menyajikan informasi yang sesuai dengan kepentingan kelembagaan.
Salah satu peneliti berpendapat dalam jurnal kebijakan energi, kebijakan
tersebut aktual bersama penelit iklim. Sebagai contoh perusahaan kincir angin
dan lingkungan bureaucracies, yang merupakan dasar dari iklim politik
diperkasai oleh Boehmer dan Christiansen tahun 1997. Dengan kata lain, ini
adalah kepentingan institusi. Mungkin kita tidak berfikir akan terjadinya
pemanasan global, hingga hal tersebut menjadi latar belakang yang mendukung
pembatasan karbon dioksida dalam Kyoto Protocol pada December 1997.
Sama seperti industri pertanian dan organisasi jelas memiliki kepentingan dalam
menggambarkan lingkungan, begitu juga dengan organisasi lingkungan yang
tertarik untuk memberitahu kita secara jelas bahwa menjaga lingkungan yang
buruk di negara bagian dan kita harus bertindak sekarang juga. Lebih buruk lagi
membuat negara, yakinkan kita perlu lebih banyak mengeluarkan uang di rumah
sakit , taman kanak-kanak , dan lain sebagainya daripada menjaga lingkungan.
karena kita cenderung untuk melihat keraguan yang jauh lebih sedikit dengan
lembaga lingkungan hidup, hal ini dapat menyebabkan kuburan bias dalam
pemahaman kita tentang keadaan dunia .
Media Massa (The Media)
Media massa merupakan sumber utama untuk mengetahui hasil penelitian,
media memainkan peran penting dalam hal ini karena jalur komunikasi dunia
menggunakan media massa dan kita tidak akan hanya bergantung terhadap
pengalaman diri sendiri. Media massa memberikan banyak pemahaman kita
tentang realitas yang terjadi.
Saat ini realitas media massa telah banyak kosekuensi. Seperti informasi yang
diberikan tidak koheren dikarenakan informasi yang diberikan terlalu sedikit,
selain itu informasi yang diberikan juga terkadang terlalu negatif dan
memberikan pesan terlalu terdistorsi dari masalah.
Kenyataan Sesisi : Sporadis Tetapi Dapat Diprediksi (Lopsided Reality :
Sporadic but predictable)
Tugas dasar media berita adalah memberikan informasi terhadap kejadian dari
berbagai kejadian di dunia. Dengan kata lain berita yang disajikan harus selalu
baru dan aktual. Dengan begitu dalam setiap peristiwa yang terjadi tidak lebih
dari siklus akhir produksi setidaknya 7 hari, 24 jam atau kapanpun. Pada waktu
yang sama terdapat kecenderungan kuat di fokuskan kepada cerita
prosesnya,sehingga peran media massa dalam demokrasi liberal sangat
bersejarah dalam memberikan berita kejadian dan banyak menghasilkan
perspektif. Di dunia media berita konsisten terhadap kejadian individu.
Seharusnya media berita memulai memberikan berita mengenai insiden utama
yang terjadi di dunia sehingga terdapat minat bagi pembaca untuk mengetahui
berita dan keminatan terhadap sejarah manusia.

Kenyataan Sesisi : Berita Buruk (Lopsided Reality : Bad News)


Media massa tidak dapat bertahan tanpa adanya pembaca. Koran merupakan
media massa yang memiliki konsentrasi pembaca terbanyak diberbagai negara,
dan setelah itu pembaca terfokus pada acara TV. Oleh karena itu berita menjadi
sangat penting dan sangat penting untuk berbagai event, masalah dan insiden
yang terjadi. Dalam teks jurnalis cerita bagus merupakan berita buruk hal ini
dikarekan tidak memiliki konflik yang memiliki element penting dan dramatis
sehingga pembaca tidak ingin mengikuti perkembangan yang terjadi. Oleh
karena itu berita buruk menjadi topik yang familar di berbagai media.
Kenyataan Sesisi : Konflik Dan Rasa Bersalah (Lopsided reality : Conflict
and guilt)
Dalam perburuan informasi yang benar terdapat konflik terhadap kepentingan
sepihak. Sehingga konflik memiliki element penting dan dramatis seperti medan
perang antara baik dan jahat sehingga para audien harus mengikuti hingga akhir
untuk mengetahui apa yang terjadi. Penutup tentang cerita konflik terdapat pada
pertanyaan terhadap rasa bersalah terhadap informasi yang membuat konflik
informasi. Yang terpenting bagi jurnalis adalah membuat cerita agar para
pembaca tetap terus mengikuti berita yang disajikan.
Kosekuensi (The consequences)
Kosekuensi dari kebutuhan informasi yang cepat membuat cara pandang kita
terhadap dunia menjadi kacau balau. Tuntutan informasi menarik dan
sensasional membuat informasi dunia menjadi terdistorsi dan negative.
Digabung dengan orientasi masalah penelitian yang diperalat oleh organisasi
lingkungan hidup memberikan gambaran ke arah negative terhadap keadaan
dunia.
Kita tidak dapat mengubah pendapat negative tersebut, dikarenakan aliran
informasi yang berhubungan dengan hal negative. Dan kita cenderung berfikir
hal hal yang terjadi sekarang berhubungan dengan kesalahan yang dilakukan
dimasa yang lalu. Hal tersebut tentu saja, tidak berarti kita hanya pasrah
menerimanya dan mengabaikan semua masalah. Akan tetapi menunjukan
bahwa kita harus melihat dunia dengan sisi negative untuk mengambil
tantangan karena dihadapkan pada surplus berita negative.