Anda di halaman 1dari 25

LAPORAN AKTUALISASI NILAI-NILAI

DASAR ANEKA DIKLAT PRAJABATAN


POLA BARU
LAPORAN AKTUALISASI NILAI-NILAI DASAR
ANEKA PADA SDN BANDAR DALAM KECAMATAN
BENGKUNAT BELIMBING KABUPATEN PESISIR
BARAT

DISUSUN OLEH :

ARI YANTO, S.Pd


NIP. 198911112013031003

DIKLAT PRAJABATAN GOLONGAN III ANGKATAN II


KABUPATEN PESISIR BARAT
BADAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN DAERAH
(BANDIKLAT) PROVINSI LAMPUNG

2015

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa dan mewujudkan tujuan negara sebagaimana
tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,
perlu dibangun aparatur sipil negara yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas
dari intervensi politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu
menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu menjalankan peran sebagai
unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UU Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN:
Pertimbangan).
Tugas ASN sebagai pelayan publik meliputi banyak hal, dalam berbagai ruang lingkup
kehidupan. Seperti pelayanan administrasi negara, bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan
lain sebagainya. Setiap ruang lingkup pelayanan tersebut memiliki unit pelaksana terpadu,
mulai dari unit terkecil hingga unit terbesar dalam lingkup nasional.
Guru sebagai ujung tombak fungsi pelaksanaan di bidang pendidikan merupakan profesi
yang sangat mulia sekaligus membutuhkan aparat yag ANEKA guna mencapai tujuan dan
sasaran pokok sebagaimana tugas pokok dan fungsi guru yang tercantum dalam Undangundang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.
Berdasarkan pertimbangan di atas, peserta diklat prajabatan CPNS Tahun
2015 ditugaskan untuk merancang aktualisasi nilai dasar ANEKA yang akan di laksanakan
di tempat kerja yang dalam hal ini penyusun akan melaksanakan di SDN Bandar
Dalam Kecamatan Bengunat Belimbing Kabupaten Pesisir Barat sebagai bentuk penerapan
ilmu yang sudah didapat selama mengikuti diklat prajabatan dalam kurun waktu 13
hari belajar klasikal.
B. Tujuan
Tujuan penyusunan Rancangan aktualisasi nilai dasar ANEKA ini adalah: Sebagai dasar
melakukan aktualisasi nilai-nilai dasar ANEKA ditempat kerja.
C. Ruang Lingkup

Penulisan ini dibatasi pada kegiatan yang mengandung nilai-nilai dasar profesi Pegawai
Negeri Sipil (PNS) yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti
korupsi
pada dilaksanakan
di SDN
Bandar
Dalam Kecamatan
Bengkuat
Belimbing Kabupaten Pesisir Barat
.

BAB II
DESKRIPSI ORGANISASI
A. STRUKTUR ORGANISASI
Struktur organisasi SDN Bandar Dalam Kecamatan Bengkunat Belimbing dapat dilihat pada
bagan 1.

B. VISI DAN MISI SDN BANDAR DALAM


VISI
SDN Bandar Dalam Adalah Pada Tahun 2018, SD Negeri Bandar Dalam menjadi Sekolah
Terakreditasi yang Agamis, Asri, Berbudaya, Berakhlakul Karimah, dan Breprestasi.
Indikator visi:
a. Predikat Akreditasi minimal predikat B.
b. Penerapan nilai-nilai ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari
c. Penataan lingkungan sekolah yang asri dan sehat.
d. Tercermin budaya lokal dan nasional dalam bahasa, perilaku, dan kesenian.
e. Senantiasa memiliki akhlakul karimah.
f. Prestasi dalam bidang Akademik dan Non-akademik

a.
b.
c.
d.
e.
f.

MISI
Meningkatkan penghayatan dan pengamalan nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan
sehari-hari
Mengembangkan kegiatan prestasi keagamaan
Menggali dan mengembangkan potensi peserta didik dalam bidang iptek
Menggali dan mengembangkan potensi peserta didik dalam bidang seni budaya
Menggali dan mengembangkan potensi peserta didik dalam bidang olah raga
Melaksanakan Ekstra Kurikuler secara terprogram;

C. TUGAS DAN FUNGSI


Sebagai seorang guru sudah sepatutnyalah selaluingat akan tugas pokok dan
fungsinya, agar sosok guru senantiasa melekat seiring dengan perubahan jaman yang semakin
maju. Denganmenyadari tugas pokok nya maka ia berhak untuk selalu disebut sebagai guru
profesional. Namun yang tak kalah penting adalah agar proses pembelajaran berjalan dengan
efektif serta efisien yang berbasis PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, da
Menyenangkan).
Adapun Tugas pokok dan fungsi guru secara kongkrit adalah sebagai berikut:
1. Membuat program pengajaran( Silabus, RPP,Prota, Promes )

2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
D.

Menganalisa materi pelajaran


Membuat lembar kerja siswa ( LKS )
Membuat program harian/jurnal belajar
Melaksanakan kegiatan pembelajaran
Melaksanakan kegiatan penilaian baik ituulangan harian,tengah semester atau akhirsemester
Melaksanakan analisis ulangan, programremedial, pengayaan
Mengisi daftar nilai siswa, mengisi raport
Melaksanakan bimbingan kelas/konseling
Melaksanakan kegiatan bimbingan guru/tutorsebaya apabila telah mengikuti pelatihan
Membuat alat bantu mengajar/alat peraga
Mengikuti kegiatan pengembangan danpemasyarakatan kurikulum
Melaksanakan tugas tertentu di sekolah( PKS, wali kelas dll )
Membuat catatan tentang kemajuan pesertadidik
Meneliti daftar hadir siswa sebelum prosespembelajaran berlangsung
Mengatur kebersihan ruang kelas dansekitarnya
Mengumpulkan angka kredit danmenghitungnya untuk kenaikan pangkat
Menumbuhkembangkan sikap menghargai seni
Mengikuti kegiatan kurikulum
Mengadakan penelitian tindakan kelas
PERSONIL

SDN Bandar Dalam merupakan sekolah yang termasuk daerah


khusus (terpencil) yang pada umumnya tenaga pendidik di rekrut dari
penduduk sekitar. SDN bandar dalam memiliki lima orang tenaga pendidik
PNS dan 16 orang tenaga honorer sekolah. Adapun personilnya dapat
dilihat pada tabel dibawah ini.
Tabel 1. Personil pendidik dan tenaga kependidikan SDN Bandar Dalam
No
Nama Lengkap
.
Tasman MS., A.Ma.Pd.
Totok Henriyanto, S.Pd.

Jabatan
Kepla Sekolah

Golonga
Status
n
IIIa PNS

Guru PJOK

IIIa CPNS

R. M. Supriadi Winata, S.Pd.I. Guru PAI

IIIa CPNS

Ari Yanto, S.Pd.

IIIa CPNS

Aris Munandar, S.Pd.SD.

Wali Kelas VIA


Wali Kelas VB

IIIa CPNS

Qulfatah

Guru PAI

GHS

Dina Marsuli, S.Pd.SD.

Wali Kelas VA

GHS

Ruli Marzuli, S.Pd.SD.

Wali Kelas IVA

GHS

Rokimin

Guru PJOK

GHS

10
11
12

Endang Murjiarto, S.Pd.SD.


Sukarni
May Pipit Wulandari

Wali Kelas VIB


Wali Kelas IIA
Wali Kelas IIB

GHS
GHS
GHS

13

Niswatun Darojah

Guru Bhs Lampung

GHS

14

Haryanti

Wali Kelas III A

GHS

15

Ana Puspita

Wali Kelas IC

GHS

16

Dedek Dewi Lestari

Wali Kelas 1A

GHS

17

Rojiyah

Wali Kelas IIIB

GHS

18

Rudini

Wali Kelas IIIC

GHS

19

Surya Fajariah

Wali Kelas 1B

GHS

20

Ani Sahra

Wali Kelas IIC

GHS

21

Winda Angraeni

Wali Kelas IVB

GHS

BAB III
RANCANGAN AKTUALISASI
A. Nilai-nilai Dasar ASN
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kewajiban setiap individu, kelompok atau institusi untuk memenuhi
tanggung jawab yang menjadi amanahnya. Akuntabilitas adalah kewajiban atau pertanggung
jawaban yang harus dicapai dan harus ada bentuk laporan nya.
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah pondasi bagi Aparatur Sipil Negara untuk mengaktualisasikan dalam
menjalankan fungsi dan tugasnya dengan orientasi mementingkan kepentingan publik, bangsa
dan negara. Atau sering juga diartikan sebagai paham kebangsaan.
3. Etika Publik
Etika publik merupakan refleksi atas standar/norma yang menentukan baik/buruk, benar/salah
tindakan keputusan, perilaku untuk mengarahkan kebijakan publik dalam rangka
menjalankan tanggung jawab pelayanan publik.
4. Komitmen Mutu
Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan publik dengan berorientasi pada kualitas
hasil. Adapun nilai-nilai komitmen mutu antara lain: mengedepankan komitmen terhadap
kepuasan dan memberikan layanan yang menyentuh hati, untuk menjaga dan memelihara.
5. Anti Korupsi

Anti korupsi adalah tindakan atau gerakan yang dilakukan untuk memberantas segala tingkah
laku atau tindakan yang melawan norma-norma dengan tujuan memperoleh keuntungan
pribadi, merugikan negara atau masyarakat baik secara langsung maupun tidak.

B. RANCANGAN AKTUALISASI
Berdasarkan ke lima nilai dasar diatas maka peserta diklat prajabatan Golongan III Tahun
2015 Kabupaten Pesisir Barat membuat rangcangan aktualisasi ANEKA dalam pekerjaan
sebagaimana tercantum dalam format-format rangcangan aktualiasi Adapun rancangan
kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1.
Merancang Perangkat Pembelajaran Yang Inovatif, dan melaksanakan proses
pembelajaran sesuai dengan perangkat pembelajaran.
a. Nilai-Nilai Dasar
1). Akuntabilitas
2). Nasionalisme
3). Etika Publik
4). Komitmen Mutu
b. Teknik Analisis
1) Masalah
Masalah yang kerap terjadi dalam proses pembelajaran di kelas yaitu tidak terpenuhinya
ketuntasan belajar klasikal. Informasi yang diberikan guru terhadap peserta didik belum biasa
diserap dengan baik. Hal ini mengakibatkan nilai siswa rendah.
2) Penyebab
Timbulnya masalah di atas disinyalir berkaitan erat dengan kurang mampunya guru
menginovasi dan mengemas perencanaan pembelajaran yang menuntut keaktifan dan
partisifasi siswa di dalam kelas.
3) Dampak
Pembelajaran di dalam kelas jadi monoton hal ini disebabkan kurangnya motivasi siswa
dalam menerima pembelajaran di kelas serta berdampak juga pada ketuntasan belajar siswa
yang rendah.
4) Alternatif Solusi
Adapun alternatif solusi dari permasalahan tadi ialah guru diharapkan mampu membuat dan
mengemas perencanaan pembelajaran yang menitik beratkan pada keaktifan siswa. Dengan
adanya pembelajaran yang berorientasi PAIKEM diharapkan siswa memiliki motivasi dan
senantiasa aktif dalam mengikuti proses pembelajaran sehingga mampu menerima informasi
pelajaran dengan baik.
c. Uraian Pelaksanaan Kegiatan
Adapaun uraian rancangan pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam pembuatan
perangkat pembelajaran yaitu :
1) Menyiapkan silabus
2) Menyiapkan referensi bahan ajar (buku pelajaran)
3) Menentukan Standar Kompetensi, Kompetensi dasar serta merumuskan Indikator dan tujuan
pembelajaran.

4)
5)
6)
7)

Menginovasi model pembelajaran yang berbasis PAIKEM


Menyusun langkah-langkah pembelajaran
Menyusun soal evaluasi dan kunci jawaban
Melaksanakan proses pembelajaran

2.
a.
1)
2)
3)
b.
1)

Mengembangkan Media Pembelajaran

1)
2)
3)
4)
5)
6)

Nilai-Nilai Dasar
Akuntabilitas
Etika Publik
Komitmen Mutu
Teknik Analisis
Masalah
Tingkat kejelasan materi yang diberikan ASN pembelajaran belum mampu di cerna dengan
baik oleh siswa
Penyebab
Minimnya alat pendukung dalam proses pembelajaran yang akan mempermudah siswa
menyerap informasi yang ASN berikan
Dampak
Rendahnya pengetahuan dan pengalaman langsung siswa dalam memahami dan mempelajari
materi yang diberikan ASN
Alternatif Solusi
Membuat/menyediakan materi pembelajaran yang yang berfungsi memperjelas, dan memberi
motivasi siswa.
Uraian Pelaksanaan Kegiatan
Dalam pembuatan bahan ajar prosedur yang akan dilaksanakan adalah
Menganalisis bahan ajar
Membuat media yang berorientasi pada tujuan pelajaran yang akan dicapai
Memahami karakteristik siswa
Menentukan Alokasi waktu
memastikan Ketersediaan bahan dan alat
media harus mengandung nilai artistik

3.
a.
1)
2)
3)
4)

Pembuatan Majalah Dinding (MADING).


Nilai-Nilai Dasar
Akuntabilitas
Nasionalisme
Etika Publik
Komitmen Mutu

2)

3)

4)

c.

5) Anti Korupsi
b. Teknik Analisis
1) Masalah
Kurangnya motivasi dan minat siswa dalam membuat suatu karya.
2) Penyebab
Belum adanya wadah untuk menampung dan mengembangkan kreativitas siswa
3) Dampak
Ide, gagasan, kreativitas siswa belum tersalurkan
4) Alternatif Solusi
Membuat majalah dinding kelas

c.
1)
2)
3)
4)
4.
a.
1)
2)
3)
4)
5)
b.
1)
2)

3)
4)
c.
1)

Uraian Pelaksanaan Kegiatan


Hal yang harus dilakukan dalam pembuatan mading kelas yaitu
Menyampaikan usulan pembuatan mading kelas kepada pimpinan
Memastikan ketersediaan bahan dan alat
Mensosialisasikan mading kelas kepada siswa
Membimbing siswa dalam membuat mading
Pembuatan Dan Perbaikan Taman Sekolah
Nilai-Nilai Dasar
Akuntabilitas
Nasionalisme
Etika Publik
Komitmen Mutu
Anti Korupsi
Teknik Analisis
Masalah
belum terciptanya keindahan, dan kenyamanan di lingkungan sekolah
Penyebab
masih ada kelas yang belum memiliki taman dan sebagian besar taman sekolah sudah tidak
dirawat.
Dampak
Sekolah kurang kondusif
Alternatif Solusi
Membuat dan memperbaiki taman sekolah.
Uraian Pelaksanaan Kegiatan
Menyampaikan usulan kegiatan kepada pimpinan

2) Mensosialisasikan kegiatan kepada dewan guru dan komite sekolah


3) Merinci bahan dan alat yang akan digunakan dalam kegiatan

5.
a.
1)
2)
3)
b.
1)
2)
3)
4)
c.
1)
2)
3)
4)

Menertibkan Pelaksanaan Upacara Bendera.


Nilai-Nilai Dasar
Akuntabilitas
Nasionalisme
Komitmen Mutu
Teknik Analisis
Masalah
Siswa kurang termotivasi untuk menjadi petugas upacara bendera
Penyebab
Siswa kurang terlatihnya dalam menjadi petugas upacara bendera
Dampak
Upacarabendera tidak berlangsung dengan baik
Alternatif Solusi
Mengusulkan kepada pimpinan untuk melatih siswa menjadi petugas upacara bendera
Uraian Pelaksanaan Kegiatan
Mengusulkan pelatihan upacara bendera kepada pimpinan
Membuat jadwal petugas dan pembina upacara
Membuat jadwal latihan petugas upacara bendera
Melaksanakan pelihan upacara bendera sesuai jadwal

6. Membuat Rekapitulasi Nomor Induk Siswa (NIS) Dan Nomor Induk Siswa Nasional
(NISN) Dengan Sistem Komputerisasi
a. Nilai-Nilai Dasar
1) Akuntabilitas
2) Etika Publik
3) Komitmen Mutu
b. Teknik Analisis
1) Masalah
Data NIS dan NISN siswa tidak di muat dalam satukesatuan data yang utuh
2) Penyebab
Data NIS dan NISN siswa dibuat secara manual
3) Dampak
Data NIS dan NISN siswa belum lengkap

4) Alternatif Solusi
Merekap data NIS NISN siswa dengan sistem komputer
c. Uraian Pelaksanaan Kegiatan
1) Mengajukan
2) Pengumpulan data nis nisn semua siswa
3) Membuat data dalam sistem komputerisasi
7.
a.
1)
2)
3)
4)
b.
1)
2)
3)
4)
c.
1)
2)

Pembuatan Kalender Akademik


Nilai-Nilai Dasar
Akuntabilitas
Nasionalisme
Etika Publik
Komitmen Mutu
Teknik analisis
Masalah
Belum dibuatnya kalender akademik sekolah
Penyebab
Adanya keterbatasan dalam teknologi
Dampak
Informasi tentang jadwal kegiatan akademik belum diketahui dengan pasti
Alternatif Solusi
Membuat kalender akademik
Uraian Pelaksanaan Kegiatan
Menyiapkan kalender pendidikan yang menjadi acuan pembuatan kalender akademik
Bermusyawarah dan bekerja sama membuat kalender akademik

JADWAL KEGIATAN AKTUALISASI

BAB IV
CAPAIAN AKTUALISASI
Capaian aktualisasi di realisasikan berdasarkan rancangan aktualisasi yang telah
dibuat ASN dengan menerapkan nilai-nilai dasar profesi PNS. Dalam melaksanakan kegiatan
yang dibuat dalam butiran rancangan aktualisasi peran mentor sangat dominan dalam
keberhasilan ASN melaksanakan semua kegiatan tersebut. Dengan kerjasama yang bersinergi
baik dengan mentor maupun coach semua kegiatan berjalan dengan lancar tanpa ada kendala
yang berarti.
Adapun kegiatan yang berhasil ASN laksanakan yang merupakan rancangan yang
telah di rumuskan adalah sebagai berikut :
1. Merancang Perangkat Pembelajaran Yang Inovatif, dan melaksanakan proses
pembelajaran sesuai dengan perangkat pembelajaran.
b. Deskripsi kegiatan
Berdasarkan hasil refleksi ASN dalam proses pembelajaran di kelas didapat informasi
bahwa motivasi siswa dalam mengikuti pelajaran masih rendah sehingga berdampak pada
rendahnya ketuntasan belajar siswa, hal ini disebabkan pembelajaran masih berpusat pada
guru pendekatan dan metode yang digunakan belum bervariasi. Selain pembelajaran yang
kurang aktif, siswa juga bersifat heterogen, baik dari segi bakat, kemampuan, kecerdasan,
kreativitas, motivasi, kecepatan belajar, lingkungan, dan latar belakang keluarga. Keadaan
tersebut mengakibatkan kemampuan kognitif dan afektif siswa berbeda-beda pula,
ada siswa yang pandai, sedang dan kurang. Akhirnya terjadi kesenjangan prestasi diantara
mereka. Siswa yang pandai semakin meningkat kemampuan belajarnya sedangkan siswa
yang sedang dan kurang tidak mengalami perubahan dalam peningkatan belajar.
Untuk mengatasi permasalahan di atas, maka perlu adanya tindakan yang dapat
memaksimalkan proses pembelajaran agar siswa lebih aktif. Sebagai solusi dari permasalahan
di atas, maka ASN telah berdiskusi dengan mentor untuk melakukan perbaikan terhadap
model pembelajaran yang digunakan selama ini, yaitu dengan menerapkan model
pembelajaran kooperatif tipe berkirim salam dan soal.
Sebelum ASN melaksanakan proses pembelajaran di kelas kegiatan yang telah ASN
lakukan yaitu menyiapkan perangkat pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran
yang telah ASN rancang. Menyiapkan perangkat pembelajaran dengan terlebih dahulu
merumuskan indikator sesuai dengan silabus dan kurikulum KTSP yang dipadukan dengan

1.
2.
3.
4.
1.

2.

3.

model pembelajaran yang di pilih dan terbentuklah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


sebagai acuan ASN dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Mata pelajaran yang ASN
siapkan dalam merancang RPP yakni mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Setelah Perangkat pembelajaran selesai di buat, tugas ASN selanjutnya yakni
mengaplikasikan model pembelajaran di dalam proses belajar di kelas. Untuk mengukur
ketercapaian ketuntasan belajar, ASN bekerja sama dengan mentor untuk melakukan
pengamatan terhadap proses pembelajaran yang disampaikan ASN untuk menilai peningkatan
aktivitas siswa dengan menggunakan lembar pengamatan yang sudah ASN siapkan.
Pelaksanakan pengamatan oleh mentor dilakukan dua siklus (dua kali pertemuan) pada mata
pelajaran IPS dengan penerapan model pembelajaran berkirim salam dan soal.
c. Capaian kegiatan
Hasil yang telah ASN dapat dalam menginovasi perangkat pembelajaran dan menerapkan
model pembelajaran yang dibuat ASN yakni terjadi peningkatan keaktifan siswa. Peningkatan
ini dibuktikan oleh meningkatnya partisipasi dan motivasi siswa dalam mengikuti
pembelajaran di siklus ke dua. Selain itu, dalam proses pembelajaran dengan menerapkan
perangkat pembelajaran yang telah dibuat terjalin kondisi belajar yang teratur dan mudah
dimengerti siswa. Hal ini ber ujung pada meningkatnya hasil belajar siswa. Dalam kegiatan
ini ada beberapa Output yang menjadi tolak ukur keberhasilan ASN dalam melaksanakan
kegiatan. Output ini ASN muat dalam Lampiran 1. Adapun output tersebut yaitu :
Surat keterangan telah membuat dan melaksanakan perangkat pembelajaran yang inovasi dari
Kepala Sekolah (Lampiran 1a halaman 34)
Dokumentasi Perangkat pembelajaran RPP yang telah dibuat (Lampiran 1b halaman 35 )
Lembar observasi dari mentor (Lampiran 1c halaman 47)
Foto-foto kegiatan (Lampiran 1d halaman 49)
d. Nilai-nilai dasar yang relevan
Akuntabilitas
Dalam kegiatan membuat RPP dan melaksanakan pembelajaran di kelas, nilai dasar
akuntabilitas sudah dilakukan ASN. hal ini di dilihat dari rasa tanggung jawab terhadap tugas
dan fungsi ASN sebagai seorang guru yaitu membuat perangkat pembelajaran yang sesuai
dengan ketentuan kurikulum KTSP serta bertanggung jawab dalam ketercapaian ketuntasan
belajar siswa.
Nasionalisme
Nilai dasar Nasionalisme yang telah dilakukan ASN dalam melaksanakan kegiatan ini yaitu
tidak membeda-bedakan peserta didik dalam proses pembelajaran. ASN tidak memandang
suku, agama dan tingkat kecerdasan peserta didik, sehingga materi yang yang disampaikan
mudah dicerna dan akan mendorong motivasi peserta didik
Etika Publik

Keterkaitan nilai dasar Etika Publik dalam kegiatan ini yakni Sopan dan Santunnya ASN
dalam membuka pelajaran, menjelaskan dan menanggapi pertanyaan siswa.
4. Komitmen Mutu
ASN telah merancang perangkat pembelajaran yang inovatif dengan menerapkan model
pembelajaran Berkirim salam dan soal. Hal ini membuktikan bahwa ASN telah sunggungsungguh melakukan peningkatan kualitas pembelajaran dengan terlebih dahulu memodifikasi
RPP dengan model pembelajaran yang inovatif.

2. Mengembangkan Media Pembelajaran


a. Deskripsi kegiatan
Media pembelajaran sebagai alat bantu dalam proses belajar dan pembelajaran adalah
suatu kenyataan yang tidak bisa kita pungkiri keberadaannya. Karena memang gurulah yang
menghendaki untuk memudahkan tugasnya dalam menyampaikan materi pembelajaran
kepada siswanya. ASN sadar bahwa tanpa bantuan media, maka materi pembelajaran sukar
untuk dicerna dan dipahami oleh siswa, terutama materi pembelajaran yang rumit dan
komplek karena setiap materi pembelajaran mempunyai tingkat kesukaran yang bervariasi.
Inilah yang melatarbelakangi ASN dalam mengambil dan melaksanakan kegiatan
pengembangan media pembelajaran.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, ASN terlebih dahulu berkonsultasi dengan mentor
tentang tindakan yang akan dilaksanakan dan tingkat kecocokan media yang akan disajikan di
kelas. Pada umumnya media pembelajaran sudah tersedia di sekolah, namun ada beberapa
media yang harus di buat yang bahan dan alatnya sudah disiapkan pihak sekolah. Dalam
penggunaan media pada proses pembelajaran di kelas, ASN terlebih dahulu menganalisis
bahan ajar (buku pelajaran) yang nanti akan merangsang tercapainya tujuan pembelajaran,
selain itu ASN mengkordinasikan penggunaan media pembelajaran kedalam RPP sehingga
alokasi waktu maupun penyampaian media pembelajaran sudah terstruktur. Untuk mata
pelajaran IPS sesuai dengan bahan ajar yang ASN analisis materi pelajaran tentang Letak
Benua-Benua di Dunia untuk itu ASN menggunakan media pembelajaran Globe dan peta,
media sudah terdapat di SDN Bandar dalam
b.
Capaian kegiatan
Pengembangan media pembelajaran yang telah ASN laksanakan sangat menunjang
keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran yang
selalu disampaikan oleh ASN tingkat kepahaman siswa dalam menerima materi sangat baik.
Media pembelajaran juga sangat berperan dalam menunjang ketuntasan belajar siswa. Output
dari capaian kegiatan ini yakni

5. Surat keterangan melaksanakan pembelajaran dengan penggunaan media pembelajaran


(lampiran 2a halaman 34)
6. Foto-foto kegiatan (lampiran 2b halaman 51 )
c.
Nilai-nilai dasar yang relevan
1) Akuntabilitas
Nilai tanggungjawab terhadap tugas dan fungsi ASN sebagai seorang guru serta
tanggungjawab ASN dalam ketuntasan dan keberhasilan siswa dalam memahami materi
pelajaran merupakan relevansi Akuntabilitas ASN dalam melaksanakan kegiatan ini
2) Komitmen Mutu
Dengan menerapkan media pembelajaran pada proses pembelajaran yang dilakukan ASN di
kelas terwujudnya nilai efektivitas dan efisiensi yakni materi pembelajaran mudah dipahami
serta hemat waktu penyampaian materi
3) Anti korupsi
Keterkaitan nilai dasar anti korupsi dalam kegiatan ini yaitu pada waktu merinci bahan dan
alat yang akan digunakan dalam pembuatan media pembelajaran ASN menuliskan dengan
sebenarnya sesuai dengan yang dibutuhkkan
3. Pembuatan Majalah Dinding (MADING).
a.
Deskripsi kegiatan
Salah satu kegiatan yang telah di lakukan ASN dalam mengaktualisasikan nilai dasar
ANEKA adalah pembuatan Majalah Dinding (Mading). Majalah dinding merupakan salah
satu media informasi kreatif yang ada di lingkungan sekolah. kegiatan ini dimaksudkan untuk
merangsang antusias siswa dalam mengembangkan dan menyalurkan minat dan bakat siswa.
Selain itu, dengan adanya mading kelas diharapkan siswa akan terbiasa mengekspresikan ide,
gagasan ataupun ajang untuk berlatih membuat suatu karangan dan tulisan dalam bentuk
karya sehingga memotivasi siswa untuk selalu menghasilkan karya-karya yang indah serta
menanamkan budaya Membaca.
Pelaksanaan kegiatan ini terlebih dahulu dibicarakan ASN dengan pihak sekolah
melalui forum rapat dewan guru. Hasil dari rapat tersebut mendukung sepenuhnya kegiatan
Mading. Pelaksanaan mading kelas diselenggarakan oleh kelas 5 dan 6 SDN Bandar Dalam.
Mading kelas ini diharapkan oleh pihak sekolah sebagai pelopor terbentuknya mading
sekolah yang nantinya akan dibuat setiap sebulan sekali. Pelaksanaan kegiatan ini
dilaksanakan selama dua hari yaitu pada hari sabtu tanggal 14 maret 2015 pada hari pertama
ini siswa dilatih dan diberi pemahaman tentang Mading dan hari selasa tanggal 17 maret 2015
hari kedua dilakukan penusunan mading seteleh siswa diberikan tugas rumah untuk membuat
suatu karya menarik. Teknis pelaksanaan pembuatan mading kelas ini terlebih dahulu
disosialisasikan kepada siswa dihari pertama dengan teori dan latihan dalam penulisan dan
pembuatan. Kemudia penyusunan yang dilakukan oleh siswa dihari kedua.

b.

Capaian kegiatan

Terwujudnya pembuatan Mading yang dilaksanakan di SDN Bandar Dalam sangat


memberi warna bagi siswa. Hal ini dilihat dari antusiasnya siswa yang terlibat dalam
pembuatan mading. Disisi lain kegiatan mading kelas ini juga menambah wawasan dan
kreativitas siswa serta berperan dalam mengembangkan ekspresi siswa dalam menyalurkan
minat dan bakat siswa. Dalam pelaksanaan kegiatan ini output yang ASN dapatkan yaitu :
1. Surat himbauan Kepala Sekolah untuk pembuatan mading kelas (lampiran 3a halaman 53)
2. Foto-foto kegiatan (lampiran 3b halaman 54)

c.

Nilai-nilai dasar yang relevan

1) Etika Publik
Keterkaitan nilai dasar Etika Publik dalam kegiatan mading ini yaitu dalam proses sosialisasi
kepada siswa dengan menggunakan bahasa yang santun, menjawab setiap pertanyaan siswa
dengan sikap yang sopan serta menilai karya siswa dengan bijak.
2) Komitmen Mutu
Kegiatan mading di SDN Bandar Dalam merupakan sesuatu yang baru yang belum pernah
dilakukan oleh siswa maupun guru sebelumnya. Mading ini merupakan inovasi yang baru
yang sangat menunjang kualitas sekolah maupun peserta didik karena di dalam pembuatan
mading melahirkan pengetahuan, ekspresi minat dan bakat serta karya-karya yang indah.
3) Anti korupsi
Keterkaitan nilai dasar anti korupsi dalam pembuatan mading dilakukan ASN dalam merinci
dana yang dibutuhkan sekolah untuk membeli bahan dan alat yang diperlukan. ASN merinci
dengan penuh kejujuran dan sesuai dengan kebutuhan.
4. Pembuatan Dan Perbaikan Taman Kelas
a.
Deskripsi kegiatan
Sekolah merupakan tempat yang digunakan oleh para siswa untuk belajar dan
menuntut ilmu. Oleh karena itu sekolah haruslah disediakan senyaman mungkin dan
disediakan fasilitas dan sarana yang dapat menunjang proses belajar para siswa. untuk
menunjang hal tersebut banyak sekolah membuat taman kelas. Taman yang berada di kelas
ini bisa dimanfaatkan para siswa sebagai tempat untuk belajar menanam, belajar mengamati
dan lain sebagainya karena tempatnya yang nyaman, indah, dan sejuk. Sehingga para siswa
tidak akan merasa jenuh karena terlalu lama berada di kelas.
Keadaan diatas belum sepenuhnya terealisasi di SDN Bandar Dalam. Taman kelas
yang ada sudah tidak terurus bahkan ada yang tidak memiliki taman kelas. Tentunya ini akan
berakibat pada suasana sekolah yang belum terlihat indah. Hal ini juga yang mendasari ASN
untuk sungguh-sungguh melakukan kegiatan pembuatan taman kelas ini. Pembuatan taman

kelas ini di intruksikan langsung oleh kepala sekolah berdasarkan hasil keputusan rapat
dewan guru. Pembuatan taman sekolah melibatkan siswa dan seluruh dewan guru SDN
Bandar Dalam. Adapun bahan yang digunakan berupa bambu dan paku, bahan tersebut
disediakan oleh sekolah. Sedangkan alat yang digunakan berupa palu, gergaji, parang cangkul
dll. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada hari rabu tanggal 18 maret 2015 sesuai dengan
intruksi kepala sekolah.
b.
Capaian kegiatan
Pembuatan dan perbaikan taman kelas ini terbukti menunjang keindahan dan
kenyamanan di lingkungan sekolah. Jelas sangat berbeda lingkungan sekolah setelah kegiatan
ini selesai dilakukan. Kegiatan pembuatan taman sekolah ini mendapat perhatian dari wali
murid. Pada saat pembuatan taman berlangsung ada beberapa wali murid yang juga ikut serta
dalam pembuatan taman kelas. Output dari kegiatan ini ialah :
1. Surat himbauan kepala sekolah untuk pembuatan taman sekolah (lampiran 4a halaman 53)
2. Foto-foto kegiatan (lampiran 4b halaman 56)
c.
Nilai-nilai dasar yang relevan
1)

Akuntabilitas
Relevansi nilai dasar Akuntabilitas yaitu ASN bertanggung jawab dalam melaksanakan
kegiatan pembuatan taman kelas sehingga kegiatan ini bisa diselesaikan dengan sebaikbaiknya.
2) Etika Publik
Nilai dasar Etika Publik di lakukan ASN pada saat pengusulan kegiatan pada saat rapat
dewan guru dengan bahasa yang santun dan sikap yang sopan sehingga maksud dan tujuan
ASN bisa diterima dan dilaksanakan, selain itu pada saat proses kegiatan berlangsung ASN
selalu bekerjasama dengan guru dan siswa untuk mencapai hasil yang diinginkan.
3) Komitmen Mutu
Pembuatan taman sekolah merupakan inovasi yang dilakukan oleh ASN untuk menunjang
mutu sekolah. Hal ini merupakan implikasi dari nilai dasar komitmen mutu untuk kemajuan
sekolah
4) Anti korupsi
Menggunakan bahan dan alat sesuai dengan kebutuhan. Dalam kegiatan ini, bahan yang
digunakan berupa bambu dan paku. ASN sebijak mungkin menggunakan bahan tersebut
karena bahan disediakan menggunakan anggaran sekolah.
5. Menertibkan Pelaksanaan Upacara Bendera.
a.
Deskripsi kegiatan
Upacara Bendera merupakan salah satu identitas bangsa yang dilakukan sebagai
wujud kecintaan pada bendera. Kisah ini tersirat perjuangan para pahlawan dalam
membentuk dan memerdekakan sebuah negara. Pertumpahan darah dan air mata menjadi

kisah yang bukan semata-mata untuk dikenang, tapi harus dihayati dan dipahami secara
mendalam. Melalui upacara bendera yang diselenggarakan di sekolah-sekolah, di situlah
penghargaan atas perjuangan para pahlawan terhadap bangsa ini semakin membukakan mata
bahwa, bendera yang kita miliki bukan hanya benda artifisial tanpa makna. Melalui upacara
bendera diharapkan kian mempertebal semangat kebangsaan, cinta tanah air, patriotisme,
semangat dan nilai-nilai kepahlawanan, idealisme serta membangkitkan peran siswa dalam
kehidupan berbangsa dan bernegara
Kegiatan upacara di SDN Bandar Dalam sudah di jalani dari generasi ke generasi.
Upacara bendera ini diadakan setiap hari senin sebagaimana sekolah laiannya. Namun pada
saat pelaksanaan upacara bendera belum sepenuhnya berlangsung tertib dan hikmat
sebagaimana yang diharapkan. Hal ini disebabkan karena belum mahirnya siswa sebagai
petugas upacara bendera. Banyak siswa yang takut menjadi petugas upacara bendera yang
menyebabkan kurang kondusifnya dalam proses pelaksanaan upacara bendera. Untuk
meindaklanjuti permasalahan diatas ASN mengusulkan kepada kepala sekolah untuk rutin
melaksanakan latihan petugas upacara bagi siswa. disamping untuk menghindari petugas
upacara permanen pelatihan ini dimaksudkan untuk menjaga keteraturan sehingga upacara
bendera berjalan hikmat dan kondusif. Pelatihan upacara bendera ini dilakukan pada hari
sabtu tanggal 14 maret 2015.
b.
Capaian kegiatan
Dengan telah dilaksanakannya pelatihan upacara bendera, keberlangsungan upacara bendera
sudah semakin membaik. Masing-masing petugas mengetahui peran tugasnya masingmasing. Selain itu kegiatan menertibkan pelaksanaan upacara bendera ini menambah disiplin
guru, karena kegiatan ini juga membuat jadwal petugas pembina upacara. Masing-masing
guru mendapat giliran bertugas sebagai pembina upacara dengan demikian tidak lagi terjadi
saling tunjuk menjadi pembina pada saat upacara berlangsung. Output dari kegiatan ini yaitu :
1. Jadwal petugas dan pembina upacara (lampiran 5a halaman 58 )
2. Surat himbauan kepala sekolah (lampiran 5b halaman 53 )
3. Foto-foto kegiatan (lampiran 5c halaman 59 )
c.
Nilai-nilai dasar yang relevan
1. Akuntabilitas
ASN bertanggungjawab dan sungguh-sungguh melatih siswa dalam pelaksanaan pelatihan
upacara bendera.
2. Nasionalisme
Berlangsungnya upacara yang tertib yang akan menyentuh sikap kecintaan peserta upacara
terhadap bangsa Indonesia. Menghargai para pahlawan dan menumbuhkan rasa patriotisme.
Tidak membeda-bedakan siswa dalam pemilihan petugas upacara
3. Komitmen Mutu

Melakukan inovasi terhadap pelaksanaan upacara bendera dengan membuat jadwal petugas
dan pembina upacara serta melatih petugas upacara bendera sehingga pelaksanaan upacara
bendera mendajdi lebih efektif.
6. Membuat Rekapitulasi Nomor Induk Siswa (NIS) Dan Nomor Induk Siswa Nasional
(NISN) Dengan Sistem Komputerisasi
a.
Deskripsi kegiatan
NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan NIS (Nomor Induk Sekolah) merupakan
kode pengenal identitas siswa yang bersifat unik dan berlaku selamanya. NISN itulah yang
membedakan satu siswa dengan siswa lainnya di seluruh Indonesia yang langsung dikelola
oleh Pusat Data dan Statistik Kemdiknas. Oleh karena itu fungsi NISN maupun NIS bagi
siswa terutama sangatlah penting. Keberadaannya seperti nomor ID pada KTP, SIM,
rekening. yang mana setiap individu pasti mempunyai nomor atau ID yang berbeda, tidak ada
yang sama. Contoh fungsi yang sangat penting adalah sebagai identitas ketika seorang siswa
mengikuti Ujian Nasional dimana ada entrian tentang data NISN. Selain itu pada
penyelenggaraan SNMPTN khususnya tahun pelajarn 2013/2014, siswa yang boleh
mengikuti SNMPTN harus dan wajib memiliki NISN.
Sama halnya dengan sekolah-sekolah yang lain NISN dan NIS berperan amat penting
bagi siswa di SDN Bandar Dalam. Setiap masing-masing siswa baru biasanya mendapat
NISN maupun NIS yang dibukukan pada buku Induk Sekolah. Buku Induk memuat data
identitas peserta secara detil. Namun pada kenyataannya buku induk merangkum seluruh
siswa yang ada disekolah berdasarkan kelas. Hal yang menjadi masalah pada SDN Bandar
Dalam buku induk yang dimaksud sudah tidak lagi terurus bahkan sudah ada yang tercerai
berai. Dengan demikian kelengkapan data belum sepenuhnya terangkum dengan sempurna.
Hal ini menjadi masalah bagi sekolah ketika data-data tersebut mau digunakan atau di
butuhkan pihak lain. Pentingnya kesempurnaan data tersebut ASN sampaikan pada forum
rapat dewan guru untuk mengambil alternatif membuat data NISN dan NIS dengan sistem
komputerisasi. Usulan ASN ditanggapi baik pihak sekolah dengan dibantu oleh dewan guru
dikarakan di SDN Bandar Dalam belum memiliki tenaga operator sekolah atau Tata Usaha.
Perekapan data NISN dan NIS siswa diawali dengan pengumpulan data terlebih dahulu untuk
mempermudah proses perekapan data. Kegiatan rekapitulasi NISN dan NIS siswa
dilaksanakan pada hari senin /selasa tanggal 23/24 maret 2015
b.
Capaian kegiatan
Tercapainya kegiatan ini berkat kerjasama yang baik dari seluruh dewan guru SDN Bandar
Dalam. dalam pelaksanaan kegiatan ini data siswa yang belum lengkap sempat menjadi
kendala namun bisa diselesaikan berkat kerjasama dari siswa dan guru. Dengan telah
diselesaikannya perekapan NISN dan NIS dalam sistem komputerisasi dapat menjamin
kelengkapan data secara menyeluruh. Selain itu fungsi rekapitulasi dengan sistem komputer

bisa digunakan untuk melengkapi data pada buku induk yang belum lengkap. Dalam
pelaksanaan kegiatan ini output yang didapat yaitu Dokumentasi Data NISN dan NIS siswa
SDN Bandar Dalam (lampiran 6 halaman 61 )
c.
Nilai-nilai dasar yang relevan
1) Akuntabilitas
Dalam melaksanakan kegiatan ASN bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab
mengumpulkan data siswa dan membuat rekapitulasi dengan sistem komputerisasi dengan
bantuan dewan guru yang lain.
2) Etika Publik
Keterkaitan nilai dasar Etika Publik dengan kegiatan ini yaitu pada saat penyampaian usulan
ASN menyampaikan dengan sopan dan baik menjelaskan pentingnya kelengkapan data
dengan detil san sopan, menerima saran dengan santun, melaksanakan perekapan NISN dan
NIS dengan bekerjasama yang baik sesama guru.
3) Komitmen Mutu
Relevansi nilai dasar Komitmen Mutu yaitu ASN menginovasi data siswa dengan
menggunakan sistem komputerisasi. Diterapkannya sitem komputerisasi dapat menunjang
efektifitas pada pendataan sekolah
7. Pembuatan Kalender Akademik
a.
Deskripsi kegiatan
Kalender pendidikan adalah pengaturan waktu untuk kegiatan pembelajaran peserta
didik selama satu tahun pelajaran. Kalender pendidikan mencakup permulaan tahun ajaran,
minggu efektif belajar, waktu pembelajaran efektif dan hari libur. Setiap permulaan awal
tahun pelajaran, masing-masing sekolah menyusun kalender pendidikan untuk mengatur
waktu kegiatan pembelajaran selama satu tahun ajaran. Pengaturan waku belajar sekolah
mengacu kepada standar isi dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah, karakteristik sekolah,
kebutuhan peserta didik dan masyarakat, serta ketentuan dari pemerintah atau pemerintah
daerah.
Kalender Akademik di SDN Bandar Dalam tempat ASN mengabdi sebelumnya sudah
dibuat secara manual dengan alat tulis. Namun sistematika dan penyajiannya dan formatnya
belum begitu baik dikarnakan tulisannya sudah pudar. Lagi pula Kalender Akademik di SDN
Bandar Dalam tidak ditempel di sekolah sehingga keberadaannya masih belum diketehui oleh
siswa dan guru. Untuk itu ASN mengusulkan kepada kepala sekolah untuk membuat
Kalender Akademik dengan menggunakan komputer dan membuat kalender akademik sesuai
dengan sistematika yang digunakan dengan memperhatikan aspek-aspek dan kriteria
pembuatan kalender akademik. Pembuatan kalender akademik dilaksanakan pada hari senin
s/d rabu tanggal 23 s/d 25 maret 2015
b.
Capaian kegiatan

Terealisasinya kalender akademik di SDN Bandar Dalam berkat kerjasama dewan guru.
Kalender akademik telah memberikan informasi-informasi bagi guru, siswa bahkan wali
murid tentang hari efektif dan hari libur sekolah, rencana pelaksanaan mid semester, ujian
semester, ujian akhir tahun dan Ujian Akhir Nasional, juga termasuk informasi liburan
mid/semesteran dan libur nasional lainnya sehingga tidak lagi menimbulkan kesimpangsiuran
tentang pelaksanaan kegiatan-kegiatan sekolah. Output dari kegiatan pembuatan kalender
akademik ini yaitu dokumentasi kalender akademik SDN Bandar dalam (lampiran 7 halaman
72)
c.
Nilai-nilai dasar yang relevan
1) Etika Publik
Bekerjasama dengan guru dalam pembuatan kalender akademik. Menyampaikan usulan dan
menanggapi saran dengan bahasa yang santun
2) Komitmen Mutu
Pembuatan kalender pendidikan didasari atas sistematika penulisan yang benar, mudah
dipahami dan efektif yang berbasiskan komputerisasi

BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Nilai-nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan
Anti Korupsi menjadi dasar bagi aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas-tugas dan
kewajiban dalam instansi kerja. Dengan adanya pendidikan dan pelatihan prajabatan pola
baru yang lebih menekankan pentingnya internalisasi dan aktualisasi nilai nilai dasar
profesi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup kerja, diharapkan adanya aparatur negara
yang profesional serta menjadi pelayan masyarakat yang benar-benar mencerminkan seorang
aparatur dalam melaksanakan pelayanan publik. Sehingga citra negatif yang selama ini
berkembang secara perlahan hilang dan menjadikan citra publik yang kembali baik.
Sebagai pelayan publik kita harus bekerja dengan memberikan pelayanan yang
terbaik bagi masyarakat, dengan menerapkan nilai-nilai Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika
Publik, Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi kualitas pelayanan akan menjadi semakin baik,
karena menjadi modal dasar untuk setiap pekerjaan yang akan dilaksanakan berorientasi
pada perbaikan terhadap mutu pelayan yang berkesinambungan dan bebas dari korupsi dan
bersama-sama untuk membangun bangsa.
B. Saran
Dalam kesempatan ini ASN sebagai peserta Diklat Prajabat memberikan saran kepada
seluruh SKPD Kab. Pesisir Barat umumnya, khususnya kepada Kepala Sekolah SDN Bandar
Dalam untuk senantiasa mengaplikasikan nilai-nilai ANEKA dengan sungguh-sungguh untuk
menciptakan kualitas pelayanan publik yang baik. Dan juga hendaknya senantiasa
memberikan dorongan dan bimbingan yang bersifat membangun baik itu dari segi kualitas
lulusan peserta didik maupun dalam bidang inovasi data dan lebih jauh lagi keunggulan
dalam bidang sarana dan prasarana sekolah. Dengan adanya ketertiban dalam memegang
teguh tugas dan fungsi guru serta menjaga loyalitas sebagai Aparatur Sipil Negara nantinya
akan membawa perubahan yang positif yang mengarah pada tercapainya cita-cita bangsa.

DAFTAR PUSTAKA
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi Pegawai Negeri Sipil.
Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil
Prajabatan Golongan II. Jakarta: Lembaga Administrasi Negara.

Lembaga Administrasi Negara. 2014. Akuntabilitas. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan
Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga
Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Nasionalisme. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan
Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga
Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Etika Publik. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan
Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga
Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Komitmen Mutu. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan
Dan Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga
Administrasi Negara.
Lembaga Administrasi Negara. 2014. Anti Korupsi. Modul Penyelenggaraan Perdana Pendidikan Dan
Pelatihan Calon Pegawai Negeri Sipil Prajabatan Golongan III. Jakarta: Lembaga
Administrasi Negara.