Anda di halaman 1dari 2

Bab 11

AKUNTANSI TRANSAKSI ISTISHNA


DAN ISTISHNA PARALEL
SOAL-SOAL LATIHAN:
A. Soal Teori
1. Jelaskanlah definisi jual beli Istishna!
2. Jelaskan perbedaan antara jual beli istishna dengan jual beli murabahah dan jual beli
salam!
3. Jelaskanlah rukun transaksi istishna
4. Untuk keperluan apakah transaksi istishna sangat cocok untuk digunakan?
5. Jelaskan perbedaan antara istishna dengan istishna paralel!
B. Soal Kasus
Pada tanggal 5 Maret 20XA sebuah bank syariah mendapat pesanan dari Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta dengan kontrak istishna untuk pembelian 10 unit rumah
untuk karyawannya dengan total nilai kontrak Rp 600.000.000, dengan spesifikasi luas
bangunan 75m2 bahan batu bata dan kayu bengkire.
Lama penyelesaian

: 5 bulan (paling lambat tanggal 5 Agustus)

Mekanisme panagihan

: 3 termin sebesar Rp 200.000.0000 per termin mulai


tanggal 5 Agustus

Mekanisme pembayaran

: setiap 10 hari setelah tanggal penagihan

Untuk pengadaan rumah tersebut, pada tanggal 10 Maret bank bekerjasama dengan PT.
Mentari Prima Karsa dengan menggunakan kontrak istishna dengan nilai kontrak Rp
560.000.000 untuk 10 unit rumah.
Lama penyelesaian

: 4 bulan 20 hari (paling lambat tanggal 30 Juli)

Mekanisme penagihan kontraktor : dua termin pada saat penyelesaian 50% dan 100%.
Mekanisme pembayaran oleh bank : dibayar tunai 5 hari setelah tanggal tagihan dari
kontraktor.
Buatlah jurnal untuk kasus berikut, adapun metode pangakuan pendapatan menggunakan
metode persentase penyelesaian!

a. tanggal 2 Maret 20XA, untuk keperluan survey dan pembuatan desain bangunan
yang akan dijadikan acuan spesifikasi barang, Bank Syariah telah mengeluarkan kas
hingga Rp 5.000.000. Jurnal untuk mengakui transaksi ini adalah sebagai berikut:
b. Tanggal 5 Maret 20XA disepakati akad transaksi istishna pembuatan 10 unit rumah
antara bank syariah dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Saat akad,
beban praakad diakui sebagai biaya istishna
c. Tanggal 20 Mei, PT. Mentari Prima Karsa menyelesaikan 50% pembangunan dan
menagih pembayaran termin pertama sebesar Rp 280.000.000 (50% x Rp
560.000.000) kepada Bank Syariah.
d. Diakui pendapatan istishna saat penyelesaian 50%
e. Tanggal 25 Mei 20XA, Bank Syariah membayar tagihan PT Mentari Prima Karsa
sebesar yang ditagihkan
f. Tanggal 30 Juli, PT. Mentari Prima Karsa menyelesaikan 100% pembangunan dan
menagih pembayaran termin kedua sebesar Rp 280.000.000 kepada Bank Syariah.
g. Diakui pendapatan istishna saat penyelesaian 100%
h. Tanggal 4 Agustus 20XA, Bank Syariah membayar tagihan PT Mentari Prima Karsa
sebesar yang ditagihkan.
i. Tanggal 5 Agustus 20XA bank syariah melakukan penagihan termin pertama pada
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebesar Rp 200.000.000.
j. Tanggal 15 Agustus 20XA Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membayar
tagihan istishna termin pertama sebesar Rp 200.000.000.
k. Tanggal 5 September 20XA bank syariah melakukan penagihan termin kedua
pada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebesar Rp 200.000.000.
l. Tanggal 15 September 20XA Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membayar
tagihan istishna termin kedua sebesar Rp 200.000.000.
m. Tanggal 5 Oktober 20XA bank syariah melakukan penagihan termin ketiga pada
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebesar Rp 200.000.000.
n. Tanggal 15 Oktober 20XA Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membayar
tagihan istishna termin ketiga sebesar Rp 200.000.000.

Anda mungkin juga menyukai