Anda di halaman 1dari 10

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Pendidikan
berkesinambungan

anak
antara

usia

dini

keluarga

meruakan
dan

pendidikan

lingkungan.

yang
Untuk

menyeselaraskan kebutuhan ini. Maka perlu ada kerja sma alam mendidik
antara oangtua, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Daam
memberikan layanan pada anak usia dini diharapkan sekolah mampu
memberikan pelayanan pembinaan kepada orang tua untuk melanjutkan
stimulasi pendidikan yang dapat diselenggarakan sendiri di lingkungan
sekitar maupun rumah.
Lembaga pendidikan sebagai agen pemblajaran bertanggung
jawab dalam megembangkan berbagai aspek kecerdasan yang telah
dimiliki anak. Untuk itu maka pentingnya peran pendidik yang profesional
mempunyai tugas utama adalah mengajar, membimbing, mengarahkan,
melatih dan mengevaluasi peserta didik, baik pada satuan Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD) maupun pendidikan yang lebih lanjut. Untuk
melaksanakan tugasnya secara profesional, seorang pendidik PAUD
harus menguasai kompetensi yang dipersyaratkan agar pendidik PAUD
semakin bermakna strategis dalam mempersiapkan Sumber Daya
Manusia (SDM) yang berkualitas dalam menghadapi era globalisasi.
Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Pendidik Anak Usia Dini (PAUD) berupaya melakukan terobosan dalam
meningkatkan kompetensi PTK PAUD. Melalui Diklat Berjenjang Dasar,
Lanjutan, dan Mahir yang akan berdampak pada peningkatan kualitas
kompetensi pendidikan dan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan
anak usia dini.
Namun demikian kondisi di lapanganmasih banyak lembaga
pendidikan anak usia dini yang kurang sesuai dengan kualitas standar
pelayanan penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.
Dengan Diklat Berjenjang Tingkat Dasar tersebut penulis
berusaha menerpakan berbagai metode maupun kompetensi diri dalam

memberikan pembelajaran kepada anak usia dini sesuai dengan tahapan


perkembanganya. Pada Tugas Mandiri Berjenjang Tingkat Dasar ii penulis
mengambil tema Pekerjaan dengan Sub Tema Petani pada kegiatan
belajar mengajar dengan model sentra.
1.2 Dasar Hukum
a. Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2010 tentang Pengelola
Penyelenggaraan Pendidikan.
b. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional nomer 58 tahun 2009
tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini.
c. Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak
d. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistim Pendidikan
Nasional.
e. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar
Pendidikan Nasional.
1.3 Tujuan
Adapun Tujuan dari penulisan Tugas Mandiri Diklat Berjenjang
Tingkat Dasar ini adalah sebagai aplikasi peningkatan kompetensi
pendidik dalam :
a. Memahami pengertian perencanaan kegiatan pembelajaran.
b. Memhami prinsip-prinsip dalam penyusunan perencanaan kegiatan
pembelajaran. Menyusun perencanaan kegiatan pembelajaran
khususnya Rencana Kegiatan Harian
c. Memilki konsep pedagogik dalam konsep perkembangan anak.
d. Meingkatkan mutu layanan dan pngelolaan pendidikan anak usia
dini

di

lembaga

yang

penulis

gunakan

sebagai

tempat

melaksanakan tugas mandiri.


1.4 Manfaat
a. Manfaat
Tugas Mandiri ini diharapkan dapat memberikan manfaat teoritis
dan praktis sebagai berikut :
1. Manfaat Teoritis
Hasil Tugas Mandiri Diklat Berjenjang Tingkat Dasar ini
diharapkan dapat menjadikan bahan laporan bagi penelitian
sejenis,

terutama

yang

berkaitan

dengan

meningkatkan

kopetensi pendidik dalam perencanaan pembelajaran anak usia


dini.
2. Mafaat Praktis
a) Bagi Anak
Bermanfaat

untuk

meningkatkan

kreativitas

permainan yang ada di Pos Paud KB ANGGREK ,


memotivasi anak dalam setiap kegiatan belajar dan
bermain
b) Bagi Orang Tua
Dapat memantu orang tua agar tahu tentang
kegiatan pembelajaran untuk anak usia dini dan tahap
perkembangan anak usia dini.
c) Bagi Guru
Sebagai bahan untuk mengembangkan pengetahuan
yang dimilikinya, kometensi pedagogik tentang konsep
dasar PAUD
d) Bagi Lembaga
Meningkatkan

mutu

layanan

dan

pengelolaan

Pendidikan Anak Usia Dini di lembaganya.

BAB II
PELAKSANAAN
Pelaksanaan Tugas Mandiri Diklat Berjenjang Tingkat Dasar sesuai
dengan ketentuan yang telah ditetapkan, penulis melaksanakanya pada :
1. Waktu
Waktu pelaksanaan Tugas Mandiri Diklat Berjenjang Tingkat
Dasar yaitu pada kegiatan pembelajaran di KB ANGGREK
1.1 Kegiatan dimulai pukul
: 0800 s/d 10.00 WIB
1.2 Hari Efektif Pembelajaran
: Senin, Selasa,Rabu,
Kamis, Jumat,Sabtu
1.3 Hari Libur
: Minggu
1.4 Pelaksanaan Tugas Mandiri
: 05 Januari 2015 s/d
06 Februari 2015
1.5 Lama Pelaksanaan Tugas Mandiri : 25 Hari
2. Tempat Pelaksanaan

Tempat

pelaksanaan

Tugas

Mandiri

yaitu

di

Lembag

Pendidikan Anak Usia Dini KB ANGGREK Desa Kandangserang,


Kecamatan

Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Penulis

memilih KB ANGGREK sebagai lokai pelaksanaan Tugas Mandiri


karena sebagai salah satu tempat pembelajaran anak usia dini,
dimana penulis melaksanakan metode pembelajaran yang telah
diperoleh dari Diklat Berjenjang Tingat Dasar.

BAB III
KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN TIAP HARI
Pada bab tiga ini penulis akan membahas berbagai kegiatan yang
dilaksanakan khususnya yaitu kegiatan harian dan Tugas Mandiri Diklat
Berjenjang Dasar.
Adapun jadwal pelaksanaan Tugas Mandiri Diklat Berjenjang
Tingkat Dasar seperti tabel di bawah ini :
1. Jadwal Kegiatan
Hari Ke
No

Kegiatan

Observasi

kelas

dan

RKH

dan

1-5
(5

6-9
(4

10-15
(6

16-24
(9

hari)

hari)

hari)

Hari)

25

identifikasi
2

Pembuatan
RKM

Kegiatan Pembelajaran

Diskusi

Umum

dan

Evaluasi
5

Penyerahan

Tugas

Mandiri

2. Uraian Kegiatan
Dari jadwal kegiatan yang telah tersusun di atas dapat penulis
uraikan sebagai berikut :
1.1 Observasi Kelas dan identifikasi peserta didik yang kami
laksanakan pada hari ke 1-5 yaitu hari Senin tanggal 5 Januari
2015 s/d Jumat 9 Januari 2015 yaitu meliputi kegiatan antara
lain :
a) Mengelompokan peserta didik berdasarkan usia , jenis
kelamin dan nama kelompoknya
b) Observasi pelengkapan sarana pra sarana kegiatan
belajar dan mengajar, melengkapi peralatan main di
masing-masing sentra
c) Observasi sarana pembelajaran dan evaluasi.
d) Pemeriksaan DDTK (Deteksi Dini Tumbuh Kembang)
dan Gizi
e) Kelengkapan administrasi
2.1 Hari ke 6-9 yaitu menyusun rencana kegiatan pembelajaran
yang dilaksanakan hari Senin tanggal 12 Januari 2015 s/d
Jumat tanggal 15 Januari 2015, yang meliputi :
a) Penyusunan TPP
b) Pembuatan RKM
c) Pembuatan RKH
d) Pembuatan Penilaian dan Evaluasi
2.2 Hari ke 10-15 yaitu pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar
(KBM) selama enam hari yang dimulai tanggal 16 Januari 2015
s/d 23 januari 2015, yang meliputi :
a) Pelaksanaan kegiatan Olahraga
b) Pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran disentra Persiapan
c) Pelaksanaan Kegiatan Belajar disentra Balok
d) Pelaksanaan Kegiatan Belajar disentra Alam Cair
5

e) Pelaksanaan Kegiatan Belajar disentra Imtaq


f) Pelaksanaan Kegiatan Olahraga
2.3 Hari ke 16-24 yaitu Diskusi Umum dan evaluasi dilaksanakan
selama sembilan hari pada hari Senin 26 Januari 2015 s/d 05
februari 2015 yaitu meliputi :
a) Diskusi tentang pelaksanaan pembelajaran di masingmasing sentra, apakah berjalan sesuai dengan RKH.
b) Diskusi tentang persiapan alat main di masing-masing
sentra apakah sudah sesuai dengn densitas main.
c) Diskusi tentang sarana dan prasarana yang ada di Lembaga
Pendidikan KB ANGGREK.
d) Diskusi tentang Menu dan Gizi yang telah disajikan
e) Diskusi tentang TTP anak
f) Diskusi tentang alat alat evaluasi pembelajaran bagi anak
dengan model check list.
g) Diskusi tentang evaluasi anak dengan event sampling
h) Diskusi tentang evaluasi model anecdot
i) Diskusi keseluruhan tentang hasil dari Tugas Mandiri Diklat
Berjenjang Dasar
2.4 Sesuai dengan target yang telah ditentukan maka pada hari
Jumat 06 Februari 2015 penulis menyerahkan hasil dari
pembuatan / pelaksanaan Tugas Mandiri Diklat Berjenjang
Dasar.
3. Hasil Kegiatan yang Diperoleh
Dari Kegiatan observasi dan identifikasi ada beberapa hasil
yang diperoleh antara lin :
1. Profil Lembaga
1.1 Daftar KB ANGGREK
Nama PAUD : KB ANGGREK
Alamat
: Desa Kandangserang RT 04/RW 02
Kecamatan
: Kandangserang
Kabupaten / Kota : Pekalongan
Tahun Berdiri
: 2006
Tahun Beroperasi : 2006 s/d 2015
No. Ijin Operasional : 421.102./1404.1/2013
Status Tanah
: Blok G
a)
Luas Tanah
: 300 m2
b)
Luas Bangunan : 72 m2
6

Status Kepemilikan
Status Gedung
Yayasan
No. NPWP
Terdaftar Tanggal

: Tanah yang dihibahkan


: Milik Desa
: PKK Desa Kandangserang
: 03195 564 4 502 000
: 25 Juli 2011

1.2 Pengelola
a) Ketua Yayasan
Nama
: Endang Suprapti
Alamat
: Kandangserang RT05/Rw 02
b) Kepala/Penyelenggara KB ANGGREK
Nama
: Mimik Bhayangkari, S.Pd.
Pendidikan : S1

1.3 Jumlah Peserta Didik


Jenis Peserta
Didik

Tahun 2013

Tahun 2014

Tahun 2015

Putra

15

10

25

Putri

23

26

15

Jumlah

38

36

40

(Data Peserta Didik Tahun 2014 Terlampir)


1.4 Jumlah Tenaga Pendidik
No NAMA

Endang Suprapti

Sri Alfiah

Niti Mutmainah

Fera Puspitasari

Tempat
Tanggal
Lahir

Pndidikan TMT

Pekalongan
27 Januari 1972
Pekalongan
1 Maret 1970
Pekalongan
19 Maret 1969
Pekalongan
10 Maret 1981

SMA

2006

MAN

2006

SMEA

2007

SMA

2012

Terakhir

4. Sarana dan Prasarana

a)

Ruang Kelas
: 3 Ruang
Luas Ruangan
: 5 x 4.5 M2
c)
Luas haaman
: 7 x 26 M2
5. Standar Pembiayaan
a) Swadana
: SPP
b) Pemerintah
: Sumber Dana APBD I/ APBD II (DOP)
6. Standar Layanan Pendidikan
Layanan pendidikan di Lembaga KB ANGGREK melayani :
a) Usia Anak
: 2 4 Tahun
b) Jam Layanan
: 08.00 WIB 10.00 WIB
c) Hari Efekif
: 6 Hari (Senin s/d Sabtu)
d) Satu kali Pertemuan
: 150 Menit
e) Tujuh belas minggu efekif per semester
f) Dua semester pertahun
b)

7. TUJUAN , VISI DAN MISI KB ANGGREK


DESA KANDANGSERANG, KEC. KNDANGSERANG
Tujuan
Ikut membantu mencerdaskan anak bangsa dengan secara
aktif membentuk dan mengoptimalkan potensi anak untuk
menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia
serta cinta tanah air
Visi
Mendidik sejak usia dini dengan menumbuhkembangkan
potensi dan kreatifitas anak melalui progam bermain sambil
belajar.
Misi
1. Mewujudkan generasi yang beriman, berakhlak mulia,
terampil, mandiri, dan berdaya saing.
2. Melaksanakan upaya pemberdayaan peserta didik melalui
tindakan terpadu, pembelajaran dengan berwawasan
lingkungan dan cara belajar yang menyenangkan untuk
mengoptimalkan perkembangan aspek-aspek dalam diri
peserta didik.

BAB IV
PERMASALAHAN DAN PEMEAHAN MASALAH
A. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah dan hasil identifikasi
maupun observasi di atas, penulis merumuskan masalah-masalah
sebagai berikut :
1. Masih banyak Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini yang belum
sesuai dengan standar pengelolaan sarana dan prasarana
karena kurangnya fasilits dan pembiayaan.
2. Masih banyak Pendidikan PAUD yang belum memahami
prinsip-prinsip

dalam

menyusun

perencanaan

kegiatan

pembelajaran.
3. Kurang sadarnya orang tua terhadap pembelajaran anak usia
dini, sehingga masih banyak orang tua yang menuntut
calistung.
B. Pemecahan Masalah
Untuk mengatasi permasalahan permasalahan yng dialami oleh
pendidik hendaknya pendidik melakukan hal sebagai berikut :
1. Perlu adanya koordinasi lembaga terhadap instasi terkait dan
kerja sama dengan orang tua maupun masyarakat setempat.
2. Mengikuti pelatihan pelatihan dan diklat kemudian
mengaplikasikanya dalam menyusun kegiatan pembelajaran
harian yang sesuai dengan tema pmbelajaran yang telah
ditentukan.
3. Mengadakan kegiatan parenting sebulan sekali.

BAB V
PENUTUP
1. Kesimpulan

Dengan dikeluarkanya Peraturan Pemerintah Nomor 17


Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan
dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 Tahun 2009
tentang Standar Pendidikan Peserta Usia Dini , maka seluruh
penyelenggaraan progam PAUD dapat mengacu pada standar
tersebut.
Demikian pla dengan Diklat Berjenjang Tingkat Dasar yang
telah

diikuti

oleh

pendidik

PAUD

dalam

meningkatkan

kompetensinya sebagai pendidik PAUD yang sesuai Standar


Kompetensi pendidik PAUD ( PERMENDIKNAS No. 58 Tahun
2009) maka eksistensi pendidik PAUD menjadi lebih terarah dan
kualitas. Mampu melaksanakan tugasnya sebagai pendidik PAUD
dalam menyiapkan perencanaan pembelajaran, memahami prinsipprinsip menyusun keiatan pembelajaran, membuat RKH (Rencana
Kegiatan Harian), dan memiliki konsep pedagogik dalam tahaptahap tahap perkembangan anak.
Untuk meningkatkan mutu layanan maupun penyelanggaran
pendidikan perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak, lembaga,
pendidik, orang tua, masyarakat dan pemerintah terkait.
2. Saran
Dengan melihat manfaat dari Diklat Berjenjang Tingkat Dasar yang
telah

terlaksana

memberikan

secara

kontribusi

mandiri

terhadap

ini,

yang

nantinya

penyelanggaran

akan

pendidikan

PAUD, maka perlu adanya kebijakan dari pemerintah pusat/ daerah


dalam berbagai hal antara lain :
1. Dukungan material berupa sumber dana dari pemerinah
untuk penyelenggaraan Diklat Berjenjang Tingkat Dasar.
2. Adanya kompensasi pemerintah terhadap peserta yang telah
mengikuti dan lulus dalam Diklat Berjenjang Tingkat Dasar
maupun seterusnya.
3. Apresiasi pemerintah terhadap lembaga PAUD yang telah
sesuai dengan Standar Penyelenggaraan Pendidikan Anak
usia Dini.

10