Anda di halaman 1dari 3

RSUD H.

HANAFIE
MUARA BUNGO

PELAYANAN RESEP DI APOTEK


NO. DOKUMEN

TANGGAL
TERBIT

NO. REVISI

HALAMAN

DI TETAPKAN
Direktur RSUD H. Hanafie Muara Bungo

PROSEDUR TETAP
Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

Unit terkait

dr. H. Safaruddin, MPH


Nip. 19670930 200212 1 001
Pelayanan kefarmasian yang langsung di laksanakan di apotek
Instalasi Farmasi
Memberikan pelayanan kefarmasian yang baik kepada pasien
yang mengambil obat langsung ke apotik/ instalasi farmasi
Petugas farmasi melayani resep Dokter di apotek secara langsung
yang berlaku di depo rawat jalan dan depo sentral (24 Jam)
1. Petugas farmasi menerima resep dari pasien
2. Petugas farmasi memeriksa kelengkapan / skrining resep
3. Petugas Farmasi menyiapkan obat sesuai resep dan
menginputkan resep ke billing system
4. Tagihan biaya obat di print dan di serahkan ke pasien
untuk dilakukan pembayaran ke kasir (pasien yang bayar
langsung)
5. Untuk pasien rawat inap tagih biaya resepnya di
transferkan ke kasir (tagihan di bayar di akhir rawatan)
6. Petugas farmasi menyerahkan obat kepada pasien
7. Apoteker memberikan informasi yang di butuhkan terkait
obat/ PIO
Bidang pelayanan medik, Dokter, kasir

RSUD H. HANAFIE
MUARA BUNGO

PENGINPUTAN RESEP DI APOTEK


(BILLING SYSTEM)
NO. DOKUMEN
NO. REVISI
HALAMAN

TANGGAL
TERBIT

DI TETAPKAN
Direktur RSUD H. Hanafie Muara Bungo

PROSEDUR TETAP
Pengertian
Tujuan
Kebijakan
Prosedur

dr. H. Safaruddin, MPH


Nip. 19670930 200212 1 001
Administrasi apotek yang dilakukan secara komputerisasi
langsung
Membuat laporan pekerjaan kefarmasian yang akurat dan tepat
serta real time
Setiap resep yang di layani oleh petugas farmasi harus segera di
inputkan pada billing system
1. Sebelum login, pastikan tanggal pada komputer telah di
sesuaikan dengan tanggal resep yang akan di inputkan.
Pastikan settingan modul outlet sesuai dengan tempat
pelayanan
2. Login pada akun masing- masing petugas farmasi, untuk
keamanan akun lakukan perubahan pada password.
3. Untuk menginputkan obat, login di lakukan pada shortcut
berdasarkan kepemilikan obat (untuk penggunaan obat
askes di input pada jendela askes, obat regular pada
jendela regular) .pilih menu kasir-> resep rawat inap
4. Masukkkan data pasien (prioritas no RM), inputkan nama
obat beserta jumlahnya.
Untuk pasien Rawat inap : tagihan resep obat di transferkan
(tidak usah di print) ke kasir
Untuk pasien Rawat jalan: pasien yang membayar langsung,
semua bill di paid (F9) kan kemudian di print (F12). Print-out di
serahkan ke pasien dan di sampaikan untuk segera di lakukan
pembayaran( sistim angsuran). Untuk pasien pihak ketiga (BPJS,
PT, Jamkesda) tagihan di transferkan ke kasir.

Unit terkait

Bidang pelayanan medik, Dokter, perawat, kasir

RSUD H. HANAFIE
MUARA BUNGO

PENGEMBALIAN OBAT PASIEN


(BILLING SYSTEM)
NO. DOKUMEN
NO. REVISI
HALAMAN

TANGGAL
TERBIT

DI TETAPKAN
Direktur RSUD H. Hanafie Muara Bungo

PROSEDUR TETAP
Pengertian
Tujuan
Kebijakan

Prosedur

Unit terkait

dr. H. Safaruddin, MPH


Nip. 19670930 200212 1 001
Pengembalian sisa obat yang tidak terpakai oleh pasien rawat inap
Memudahkan pasien dalam melakukan pembayaran tagihan obat
sehingga obat yang di tagihkan/di klaim adalah obat yang terpakai
oleh pasien
Obat pasien yang berlebih/ tidak terpakai oleh pasien dapat di
kembalikan lagi ke apotik dengan pengantar dari kepala ruangan
keparawatan.
Berlaku pemotongan sebesar 10% yang di lakukan secara
komputerisasi
Obat yang dapat di kembalikan adalah obat yang di layani/
berasal dari Instalasi farmasi
1. Petugas farmasi menerima catatan pengantar
pengembalian obat dari perawat ruangan
2. Petugas farmasi mencocokkan catatan dengan fisik
obat yang di kembalikan
3. Obat yang telah sesuai di kembalikan segera di
inputkan ke billing system dengan mengakses menu
retur obat.
4. Bill retur di transfer ke kasir dan di print untuk di
serahkan ke pasien
Bidang pelayanan medik, Dokter, perawat, kasir

Anda mungkin juga menyukai