Anda di halaman 1dari 8

I.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

A.INDENTITAS
Nama Sekolah
Mata Pelajaran
Kelas
Semester
Materi Pokok
Sub Pokok Bahasan
Alokasi Waktu

: SMA Negeri 1 Kota Jambi


: Kimia
: 1 SMA
: Ganjil
: Stokiometri
: Konsep Mol
: 90 menit

B.STANDAR KOMPETENSI
Memahami hukum-hukum dasar kimia dan penerapannya dalam perhitungan kimia
(stoikiometri).
C.KOMPETENSI DASAR
Membuktikan dan mengkomunikasikan berlakunya hukum-hukum dasar kimia melalui
percobaan serta menerapkan konsep mol dalam menyelesaikan perhitungan kimia.
D.INDIKATOR
1. Mengungkapkan secara lisan maupun tulisan pengertian mol sebagai satuan jumlah
zat.
2. Menentukan hubungan antara jumlah mol zat dengan jumlah partikel yang dikandung
suatu zat dan menerapkannya dalam perhitungan kimia.
3. Menentukan hubungan antara massa dengan satuan mol dan menerapkannya dalam
perhitungan kimia.
4. Menentukan hubungan antara volum gas dengan jumlah mol dan menerapkannya
dalam perhitungan kimia.
E.TUJUAN PEMBELAJARAN
Dari pembelajaran yang dilakukan diharapkan siswa dapat :
1. Mengungkapkan secara lisan maupun tulisan pengertian mol sebagai satuan jumlah
zat dengan benar
2. Menentukan hubungan antara jumlah mol zat dengan jumlah partikel yang dikandung
suatu zat dan menerapkannya dalam perhitungan kimia dengan tepat
3. Menentukan hubungan antara massa dengan satuan mol dan menerapkannya dalam
perhitungan kimia dengan tepat

4. Menentukan hubungan antara volum gas dengan jumlah mol dan menerapkannya
dalam perhitungan kimia dengan tepat.
F. MATERI AJAR

Konsep Mol
Mol adalah jumlah partikel yang terkandung didalam suatu zat.Mol merupakan setuan
jumlah yang sama seperti lusin dan gross,hanya saja mol menyatakan jumlah zat yang lebih
besar.
1 mol =6,02 x1023 (602 miliar triliun)
Bilangan 6,02 x1023 diteliti oleh Losmith karena itulah diberi notasi L.Lambang L
juga bisa ditulis dengan lambang N A.Bilangan 6,02x 10-23 ini disebut tetapan Avogadro dan
dinyatakan dengan lambang NA.
Seperti halnya dengan 1 lusin,apapun barangnya jumlah satuannya adalah 12.Begitu
juga dengan 1 rim jumlah satuannya adalah 500.Demikian juga mol,apapun zatnya,jumlah
partikelnya adalah 6,02 x 10-23.
Misalnya ,
1 lusin =12 buah barang
1 rim =500 lembar kertas
1 mol =6,02 x 10-23 partikel zat
2 mol =2 x 6,02 x 10-23 partikel zat
0,5mol=0,5 x 6,02 x 10-23 partikel zat
Hubungan antara Mol dengan Jumlah Partikel,Massa, dan Volume Zat
Dalam reaksi kimia,zat-zat yang bereaksi dengan zat-zat hasil reaksi dihitung
berdasarkan jumlah partikel zat.Partikel-partikel itu sendiri sangat kecil sehingga jumlah
partikel yang terlibat dalam reaksi sangat banyak,mungkin bermiliyar-miliyar partikel,atau
lebih.Ini sangat sulit, karena itulah dalam mereaksikan zat,perhitungannya harus
menggunakan mol.
Dalam stokiometri diperlukan pemahaman mengenai hubungan mol dengan jumlah
partikel,masa, dan volume zat.Hal ini berguna untuk perhitungan reaksi kimia.
a. Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel
Hubungan mol dan jumlah partikel dirumuskan sebagai berikut:
Jumlah partikel =mol x NA
Ket :NA=Tetapan avogadro
Mol zat =jumlah partikel / NA
=6,02 x 10-23partikel
Contoh:
1.Berapa jumlah partikel dari 0,5 mol unsur besi?
Jumlah partikel Fe = mol Fe x NA
=0,5x 6,02 x10-23
=3,01 x 10-23 partikel atom
2.Berapa jumlah partikel molekul dari 0,5 mol NH3?
Jumlah partikel molekul NH3 = mol NH3 x NA
=0,5x 6,02 x10-23
=3,01 x 10-23 partikel molekul
3.Berapakah jumlah partikel atom H dari 0,5 molekul NH3?
Jumlah partikel molekul NH3 = mol NH3 x NA

=0,5x 6,02 x10-23


=3,01 x 10-23 partikel molekul
Jumlah atom dalam molekul NH3=jumlah atom H x jumlah parikel molekul NH3
=3 x 3,01 x 10-23
=9,03 x 10-23 atom H
4. Berapa mol Mg yang terkadung dalam 12,04 x 1023 atom Mg ?
Mol Mg = jumlah partikel Mg / NA
=12,04 x 10 23 / 6,02 x 10 23
= 2 mol
b.
Hubungan Mol dan Massa Zat
Jika unsure C memiliki massa atom relative (Ar) sebesar 12,unsure C tersebut
mempunyai massa molar sebersar 12 g/mol.Artinya, 1mol unsure C memiliki massa 12 g.Jika
senyawa H2O memiliki massa molekul relative (Mr) sebesar 18 ,maka massa molar senyawa
H2O adalah 18 g/mol.Artinya , 1 mol senyawa H 2O memiliki massa sebesar 18 g.Berdasarkan
uraian tersebut maka,dapat dipahami hubungan antara mol massa zat.Hubungan
tersebutdisingkat dengan tabel sebagai berikut :
Untuk unsure (atom)
Untuk senyawa(molekul

mol=
mol =

massa(g)=mol x Ar
massa(g)=mol x Mr

Ar=
Mr=

Contoh :
1.Berapa massa dari 2 mol atom Cu jika diketahui Ar Cu =63,5 ?
Massa Cu= mol Cu x Ar Cu
=2 x 63,5
=127 g
2.Berapa massa dari 0,5 mol gas N2 jika diketahui Ar N=14 ?
Mr N2
=2 x Ar N
=2 x 14
=28
Massa N2` =mol x Mr N2
=0,5 x 28
=14 gr
3.Berapa mol dari 25 g CaCO3 jika diketahui Mr CaCO3=100 ?
Mol CaCO3=massa CaCO3 /Mr CaCO3=25/100= 0,25 mol
c. Hubungan Mol dengan Volume Zat
Volume adalah ukuran besar ruang yang ditempati oleh suatu zat.Volume diberi
symbol V dengan satuan L atu m3.
Berdasarkan percobaan ,diketahui bahwa 1 L gas O 2 yang diukur pada suhu 0 OC dan
tekanan 76 cmHg (1 atm) mempunyai massa sebesar 1,429g.Dari perhitungan mol maka mol
O2=massa O2 / Mr O2= 1,429 g/32 = 0,04466 mol

Berarti,1 L O2 mempunyai 0,04466 mol O2.


Jadi, 1 mol O2 mempunai volume =1 / 0,04466 mol x 1L=22,4 L/mol.
Sesuai dengan hukum Avogadro ,gas yang mempunya volume sama akan
mengandung jumlah molekul yang sama banyaknya pada suhu dan tekanan yang
sama.Jadi,setiap satu mol gas yang diukur pada tekanan 0 OC dan tekanan 1 atm dinamakan
keadaan standar

atau standard temperature and presseure (STP).Pada keadaan

tersebut,setiap gas akan memiliki volume molar yang sama yaitu 22,4L.Volume molar adalah
volume dari satu mol zat dan diberi symbol Vm.Nilai 22,4 berlaku hanya untuk gas ideal.Gas
ideal ialah gas yang memenuhi semua sifat pada hukum-hukum gas.
Mol gas X (L) =
Volume gas X (L) =mol gas X x 22,4 L/mol.
Contoh :
1. Berapa volume dari 3 mol gas CO2 jika diukur pada keadaan STP ?
Volume gas CO2 = mol CO2 x Volume molar
=3 x 22,4 =67,2 L
2.Berapa mol gas NH3 yang mempunyai volume sebanyak 5,6 L pada keadaan STP?
Mol NH3= Volume NH3/ Volume molar =5,6 /22,4 = 0,25 mol

G. METODE PEMBELAJARAN

Diskusi Kelompok
H. MODEL PEMBELAJARAN
Model Pembelajaran Discovey Learning
1. MEDIA PEMBELAJARAN
Power Point
Papan tulis
Buku Cetak Kimia

H.LANGKAH LANGKAH PEMBELAJARAN

Kegiatan
Kegiatan Awal

Rincian

Pendahuluan

Waktu (menit)
10

Kegiatan

Rincian
Waktu (menit)
Guru mengucapkan salam dan menciptakan suasana
kelas yang religius dengan menunjuk salah satu siswa
untuk memimpin doa, memeriksa kehadiran siswa dan
kebersihan kelas sebagai wujud kepedulian
lingkungan

Apersepsi
Guru mengecek pengetahuan awal siswa dengan
mengajukan pertanyaan yang berkaitan dengan konsep mol
Dalam kehidupan sehari-hari ,kamu tentu sering

menggunakan
satuan
jumlah
benda
untuk
mempermudah perhitungan.Misalnya ketika kalian
dan ibu kalian pergi ke pasar tradisional dan membeli
sayur,ibu kalian akan membeli dengan menggunakan
satuan jumlah atau volume benda.Misalnya 1 kg
kentang,1 L minyak sayur atau 10 ons
tepung.Nah,satuan jumlah atau volume sperti
kg,ons,L,atau lusin merupakan satuan yang sering kita
gunakan dikehidupan sehari-hari.
Sekarang ibu ingin bertanya pada kalian apakah dalam
ilmu kimia terdapat satuan tertentu untuk menghitung
zat?
Nah untuk menjawab hal tersebut maka kalian harus
menyimak dengan baik pembelajaran hari ini.

Kegiatan Inti

Guru membagi siswa dalam beberapa kelompok


yang heterogen sebagai tempat siswa berdiskusi
berkaitan dengan materi yang dipelajari.

Stimulation (Stimulasi)
Guru menampilkan beberapa gambar gambargambar zat dengan jumlah yang sama 1 mol
Guru memberikan stimulasi yang berkaitan dengan
hubungan jumlah mol zat dan jumlah partikel
Guru memberikan stimulasi yang berkaitan dengan
hubungan jumlah mol zat dan massa suatu molekul
Guru memberikan stimulasi yang berkaitan dengan
hubungan jumlah mol zat dan jumlah volume
Problem Statement
Siswa diminta mulai menganalisis setiap gambar
yang ditunjukkan guru dan pembentukan hipotesis
oleh siswa
Data Collection (pengumpulan data)
Siswa diberi kesempatan untuk mengumpulan

70

Kegiatan

Kegiatan Akhir

Rincian
Waktu (menit)
informasi sebanyak-banyaknya yang berkaitan
dengan gambar yang ditampilkan oleh guru
Data Processing ( Pengolahan Data )
Siswa diberi kesempatan untuk mengolah data
yang diperoleh untuk pembentukan generalisasi
dari permasalahan yang diberikan guru tadi
Verification ( Pembuktian )
Siswa diminta untuk membandingkan hipotesis
mereka sebelumnya dengan hasil tafsiran dari data
yang mereka peroleh
Generalization ( Penarikan Kesimpulan)
Kemudian setiap siswa dalam kelompok
menyimpulkan hasil dari analisis mereka dan
mengkomunikasikannya
Siswa dan guru menyimpulkan hasil dari diskusi
yang telah mereka lakukan
Guru memberikan tugas yang berkaitan dengan
konsep mol yang akan dikerjakan siswa dirumah
Siswa mendapatkan tugas terstruktur dari guru
mengenai materi tersebut.

II.

10

Alat Evaluasi

PENILAIAN
a. Kognitif
Penilaian tes kognitif berupa tes kemampuan berkomunikasi sains siswa secara
tulisan
Contoh:
1. Jila massa semua senyawa berikut ini sama, jumlah mol terbesar akan
ditemukan pada senyawa ...
a. Glukosa, C6H12O6 (Mr = 180)
b. Kasium karbonat, CaCO3 (Mr = 100)
c. Besi (III) oksida, Fe2O3 (Mr = 160)
d. Sukrosa, C12H22O11 (Mr = 342)
e. Kalsium hidroksida, Ca(OH)2 (Mr = 74)
b. Afektif
Pemahaman konsep berkomunikasi :
Nama

Aspek yang dinilai

Jumlah

No

No

Urut

Induk

Siswa

Skor

Keterangan aspek yang dinilai :


A. Kemampuan menyampaikan informasi
B. Kemampuan memberikan pendapat/ide
C. Kemampuan mengajukan pertanyaan
D. Kemampuan mengajukan argumentasi untuk menolak pendapat teman
E. Kemampuan menggunakan bahasa yang baku
F. Kelancaran berbicara
Cara Penilaian (Rubrik)
1. Tidak baik, jika salah baik cara menyampaikan informasi maupun memberi
ide dst
2. Baik, jika baik cara menyampaikan informasi maupun memberi ide dst sudah
benar tetapi kurang jelas.
3. Sangat baik, jika baik cara menyampaikan informasi maupun memberi ide dst
sudah benar dan sangat jelas
Nilai =

Jumlah Skor : Skor maksimal x 100

Skor maksimal=6

c. Psikomotor (Performance)
Percobaan Tegangan Permukaan
No

No

Nama

Urut

Induk

Siswa

Aspek yang Dinilai


A

Total Skor

Keterangan :
No.

Penjelasan aspek yang dinilai

Ketepatan mengisi tabel soal.

Keterampilan menulis jawaban di depan kelas.

Nilai =

Jumlah Skor : Skor maksimal x 100

Skor maksimal=2

Kriteria skor (Rubrik):


1. (Skor 3) : Tepat, jika siswa menjawab dengan lengkap dan benar.
2. (Skor 2) : Kurang tepat, jika siswa menjawab ngan benar, namun tidak
lengkap menuliskan cara.
3. (Skor 1) : Tidak Tepat, jika siswa menjawab tidak tepat dan tidak lengkap
menuliskan jawaban.
Total Penilaian Sub materi
No

No

Nama

Urut

Induk

Siswa

Aspek yang Dinilai


Kognitif

Afektif

Psikomotor

Nilai Akhir