Anda di halaman 1dari 28

PERENCANAAN ALAT

I. BEJANA PENDEK
Vivi Nurhadianty, ST., MT

Teknik Kimia UB

Pendahuluan
Bejana Pendek
Untuk mendesain bejana didasarkan pada
volume fluida yang menempati bejana
pada bagian bawah, silinder dan tutup
atas
Peruntukan Bejana
a. Penampung VL = 80% VT
b. Pengadukan VL = 75 % VT
c. Pengaduk dan Pemanas VL = 70 % VT
d. Kontaktor VL = 65 % VT

Desain Bejana
Untuk mendesain bejana didasarkan pada
Volume fluida, adanya hubungan antara
volume dengan diameter, maka dimensi
utama bejana yaitu diameter dapat
didesain sehingga dimensi lainnya juga
dapat didesain.
VT = VL + VRK
Waktu tinggal juga mempengaruhi volume
fluida
VL = Q x

Bejana pendek
Dimensi bejana pada
umumnya
- diameter
- tinggi bagian silinder
Tinggi tutup bawah
Tinggi tutup atas
Tebal silinder
Tebal tutup bawah
Tebal tutup atas
Penggunaan Kode :
ASME code (American Society Mechanical Engineers) :
welding boiler, dimensi flange & dished head
API code ( American Petroliun Institute) : properti carbon
stell, spesifikasi low aloy stell, dimensi tangki

Desain dimensi bejana


V total

V total

V Tutup Bawah

V Silinder

V Tutup Atas

Dimensi bejana

Contoh soal 1
Sebuah bejana digunakan untuk menampung
liquida dengan laju alir 125 ft3/jam dengan
waktu tinggal liquida di dalam bejana selama 1
jam. volume ruang kosong sebesar 20 % dari
volume total bejana. Tutup atas berbentuk
standard dish head, tutup bawah berbentuk
conical dengan sudut puncak 120 derajat.
Apabila tinggi bagian silinder 1,5 kali diameter
bejana, desainlah dimensi bejana tersebut

CONTOH SOAL 2
Sebuah bejana digunakan untuk
menampung liquida sebesar 125 ft3.
dengan tutup atas berbentuk standard
dished head dan tutup bawah conical
dengan sudut puncak 90 derajat. Apabila
liq hanya menempati bagian bawah dan
silinder, dengan tinggi liq pada silinder
terhadap diameter adalah 6:5, ruang
kosong sekitar 30 % dari volume liq,
desainlah dimensi bejana tersebut

SOAL 1
Sebuah bejana digunakan untuk
mengontakkan liquida dengan gas, waktu
tinggal gas 1 jam. Diketahui densitas gas 0,25
lb/ft3, yang masuk bejana dari bagian bawah
dengan laju alir 75.000 lb/jam dan supervicial
velocity 5 ft/detik. Liquida dengan densitas 50
lb/ft3, masuk dari bagian atas bejana dengan
laju alir 20000 lb/jam dengan waktu tinggal
20 menit. Tutup atas berbentuk standard
dished head, dan tutup bawah berbentuk
conical, sudut puncak 60 derajat. Apabila
ruang kosong 50 % dari volume liq, desailah
dimensi bejana

Soal 2
Sebuah bejana digunakan untuk memanaskan
liquida dengan densitas 80.5 lb/ft3 dan kapasitas
panas 0.52 Btu /lb oF dari suhu 86 oF menjadi 300
o
F. Untuk mencapai suhu tersebut waktu
pemanasan diperkirakan selama 1.5 jam , dan
sebagai pemanas digunakan steam jenuh dengan
laju alir 908,68 lb/jam dan panas laten 1183
Btu/lb. Tutup atas berbentuk standard dished
head dan tutup bawah berbentuk conical dengan
sudut puncak 120 derajat. Apabila ruang kosong
40 % VT, dan tinggi bagian silinder 1,5 kali
diameter bejana. Desailah dimensi bejana
tersebut

PERENCANAAN ALAT
II. BEJANA BERTEKANAN
Vivi Nurhadianty, ST., MT

Teknik Kimia UB

Longitudinal stress

Circumperential stress

Faktor korosi
1/6 sampai 2/16

Pengembangan persamaan tebal silinder


t=

P i . di
2 (f. E 0.6 pi )

+C

t=

Pi . do
+C
2 (f. E + 0.4 pi )
Dari persamaan 3.16, menurut ASME perlu ditambahkan 0,6
atau 0,4 sebagai faktor t/d dengan memperhatikan juga
faktor pengelasan dan faktor korosi

Allowable stress - tabel 13.1 (hal 251) utk bejana


bertekanan, carbonsteel
dan low alloy steel dalam Psi

Allowable stress

Tabel 13.1 hal 251, untuk Carbon stell dan low aloy steel
Item 4, App. D, hal 342 untuk high aloy steel

Pengelasan

Tabel 13.2,
halaman 254
Join Eff.

Faktor Korosi
Kemungkinan terjadi Korosi perlu
diperhitungkan dalam tebal pelat bejana,
sehingga harus ditambahkan dalam
perhitungan, yaitu Faktor Korosi atau C,
biasanya adalah 1/16 sampai 2/16 in atau
2 sampai 4 mm

Desain Tebal Tutup


Ada dua macam bentuk tutup :
Bentuk piring ( dish) terbagi menjadi :
Torisperical, Standard, Elliptical dan
Hemisperical
Bentuk Corong : Conical, toriconical
Bahan dengan viskositas tinggi
Viskositas rendah
piring
bertekanan tinggi
piring

Corong

Desain tebal tutup

a.
b.
c.
d.

Flange only
Flange n shallow dish
Flange n standard dish
ASME code flange n dish
(torispherical)
e. Elliptical dish (ellipsoidal)
f. Hemispherical
g. Flange n conical dish

Tebal tutup
Bentuk torisperical (p. 138)

r1 = r / icr

Bentuk standard dish head


th = 0,885 pi. r
+C
2 (fE 0,2 pi)

r1 = icr , rc /

Bentuk elliptical

(p.133)

k= a /b (table 8.1 p. 152),


(table 5.11, Sf)

Bentuk hemisperical

Bentuk conical
th = P. di
+C
2 (f E -0,6 pi ) cos
Bentuk Toriconical
th-1 =

P. L.W

2 (f E -0,1 pi )

+C

Dimana :
L = de
2cos a
De = di 2 Icr (1-cos a)

Soal 1
Sebuah bejana berdiameter luar 60 in.
Bertekanan 120 lb/in2 Tutup bawah
berbentuk conical dengan sudut puncak 60
derajat, tutup atas torispherical, standard,
eliptical, hemisperical. bahan bejana SA
387 grade P dengan allowable stress
sebeesar 15000 psi. Pengelasan berupa
double welded butt joint, dengan faktor
korosi 1/16. desainlah tebal bagian
silinder, tutup atas dan bawah

Jawab
Bentuk torrispherical
Asumsi r = do
Icr = 7,5 % dari crown radius
Atau rc / r1 = r / icr

Bentuk eliptical
Asumsi a/b = 2
d adalah di

Bentuk hemispherical

Bentuk standard dish head


th = 0,885 pi. r
+C
2 (fE 0,2 pi)
Tebal bagian tutup bawah

Soal 1
Sebuah bejana di desain untul proses operasi sbb
suhu liq dalam bejana 500 F, tekanan 40 lb/in2
Liquida didalam bejana adalah 70 % dari volume
total
Liquida sebanyak 9000 lb dengan densitas 75 lb/ft3
Tutup atas standard dished head dan bawah
berbentuk conical dengan sudut puncak 120 derajat,
dan tinggi bagian silinder 1,5 diameter bejana
Bahan bejana SA 240 grade C type 347
Double wellded butt joint, dengan faktor korosi 1/16
in
Desainlah dimensinya, yaitu : bag.silinder, tutup atas
dan bawah dan sket gambar hasil

Soal 2
Sebuah bejana di desain sebagai kontaktor
antara liquida dengan gas. Diketahui densitas
liquid sebesar 65,2 lb/ft3 dengan laju alir 19020
lb/jam dan densitas gas sebesar 1,25 lb.ft3, laju
alir gas sebesar 477600 lb/jam dan kecepatan
alir rata-rata 300 ft/menit. Waktu kontak rata
rata selama 30 menit pada temperature 350 F
dan tekanan 40 Psia. Perbandingan volume liq
dalam bagian silinder dan ruang kosong adalah
1:2. bahan bejana SA 167 Grade 3 tipe 304,
sambungan menggunakan double welded butt
joint dan faktor korosi 1/16 in. Dari data tersebut
desailah dimensi bejana tersebut.

Next week
Quis
Bejana pendek
Bejana bertekanan