Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PERCOBAAN

NO. PERCOBAAN
JUDUL
NAMA PRAKTIKAN
KELAS/KELOMPOK
TGL. PERCOBAAN
PENYERAHAN LAPORAN
PENGAMPU
NILAI
KETERANGAN

: 01
: MULTIMETER I (OHM METER)
: NAFIAH KHOIRUL LATIFAH
: TK-1A / 4
:
: SELASA, 21 JANUARI 2014
: DRS. BAMBANG EKO SUMARSONO, M. MT
:
:

JURUSAN TEKNIK ELEKTRO


PROGRAM STUDI TEKNIK TELEKOMUNIKASI
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
TAHUN 2013/1014
1

DAFTAR ISI
No Jobsheet ............................................................................................ 3
Judul ....................................................................................................... 3
Tujuan .................................................................................................... 3
Alat-alat yang Digunakan ...................................................................... 3
Teori Singkat .......................................................................................... 3
Langkah Percobaan ................................................................................ 4
Data Percobaan ...................................................................................... 5
Perhitungan dan Pembahasan ................................................................ 6
Kesimpulan ............................................................................................ 7

1. NOMOR JOBSHEET

: 01
2

2. JUDUL

: MULTIMETER I (OHM METER)

3. TUJUAN
1) Dapat mengoperasikan Ohm Meter analog dan digital dengan benar
2) Dapat membandingkan nilai resistor antara yang tertera dan pengukuran
3) Dapat membandingkan nilai resistor dalam berbagai macam hubungan/ rangkaian antara
yang tertera dan pengukuran

4.

ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN


1) Multimeter analog

2 buah

2) Multimeter digital

1 buah

3) Proto board

1 buah

4) Resistor

secukupnya

5) Kabel penghubung

secukupnya

5. TEORI SINGKAT
Multimeter (Multitester, AVO meter), pada dasarnya alat ini merupakan gabungan dari alat
ukur tegangan bolak balik. Untuk mengetahui fungsi dan sifatnya, bacalah spesifikasi alat
tersebut.
Pada pengukuran tegangan (DC maupun AC) perlu diperhatikan sensitivitasnya yang
dinyatakan dalam Ohm/Volt. Resistansi dalam voltmeter (dalam ohm) = batas ukur (range)
X sensitivitas. Pelajari cara-cara : zero adjustment, memilih batas ukur, memilih terminal
yang dipakai, cara mengukur dan membaca skala penunjukkan. Pada pengukuran tegangan
AC perlu diperhatikan pula spesifikasi daerah frekuensi. Perlu diketahui pula bahwa harga
efektif (rms) tegangan AC dikalibrasi (ditera) dengan gelombang sinusoide murni.
Ohm meter pada prinsipnya dibentuk dari Ammeter yang dipasang seri dengan batere dan
resistensi yang diukur, ditambah dengan resistensi dalam Ammeter. Multimeter Elektronik,
fungsi alat ini seperti multimeter biasa. Adanya rangkaian elektronis menyebabkan alat ini
mempunyai beberapa kelebihan. Bacalah spesifikasi alat tersebut! Perhatikan tahanan dalam
pada pengukuran tegangan DC dan AC.
3

Pelajarilah kedudukan on-off, cara melakukan zero adjustment, cara memilih batas ukur, cara
mempergunakan probe dan cara membaca skala. Mengenai pemilihan skala perhatikan halhal seperti pada multimeter biasa.

6. LANGKAH PERCOBAAN
1) Ukur nilai nilai resistor yang telah disediakan denagn memasang pada
protoboard,gunakan ohm meter analog dan ohm meter digital
2) Bandingkan hasil pengukuran nilai resistor dengan nilai yang tertera pada masing-masing
resistor
3) Hasilnya tulis dalam bentuk table 1
4) Ukur nilai resistensi total dari konfigurasi rangkaian berikut ini (gambar rangkaian), dan
variasikan nilai-nilai resistornya dari yang telah tersedia
5) Bandingkan hasil pengukuran nilai resistor dengan nilai yang tertera pada masing-masing
resistor
6) Hasilnya tulis dalam table bentuk 2
7) Utarakan pendapat saudara dengan percobaan ini pada bagian pembahasan, hitung
perhitungan analisa data pada laporan saudara

7. DATA PERCOBAAN
TABEL 1

Nilai Tertera
Resistensi

Toleransi (%)

3,9 k
12 k
150 k
18 k
100

5%
5%
5%
5%
5%

Hasil pengukuran
Multimeter analog
Cx506a
Yx360TRF
3,9 k
3,9 k
11,9 k
12 k
160 k
160 k
18 k
18 k
100
100

Multimeter
digital
3,92 k
11,84 k
152,5 k
17,91 k
100 k

Hasil pengukuran
Multimeter analog
Cx506a
Yx360TRF
181 k
181 k
260 k
260 k
1,2 k
1,2 k
150 k
153 k
60 k
60 k
140 k
140 k
410 k
410 k

Multimeter
digital
180,6 k
252,7 k
1,176 k
152,3 k
60,4 k
141,8 k
414 k

TABEL 2

Nilai Tertera
Hubungan
Nilai dihitung
rangkaian
a. Seri
181,2 k
b. Seri
251,2 k
c. Parallel
1,19 k
d. Seri-paralel
150,84 k
e. Campuran
60,2 k
f. Campuran
140,35 k
g. Campuran
415,35 k
8. ANALISA DATA
Rs = R + R

= 181,2 k
Rp = R1 // R2

Rs = R + R + R
= 251,2 k
5

= 1,19 k

Rp = R2 // R3

Rt = Rp + R1 = 150,84k

Rs = R1 + R2

Rt = Rs // R3 = 60,2 k

Rs1 = R1 + R2

Rs2 = R3 + R4

Rt = Rs1 // Rs2 =140,35 k

Rs1 = R1 + R2

Rs2 = R3 + R4

Rp1 = R6 // R7

Rt = (Rs1 // Rs2) + R5 + Rp1


= 415,35 k

9. TUGAS DAN PERTANYAAN


Dari rangkaian campuran berikut ini, hitung R total secara teori dan bandingkan dengan hasil
pengukuran, jika diketahui R = 2k2 ; R = 3k3 ;R = 1k5 ; R = 2k7 ; R = 4k7 ; R
= 3k9 ; R = 3k3

JAWABAN

10. KESIMPULAN
Dari hasil percobaan diatas, dapat disimpulkan bahwa :
6

Nilai resistor dengan hasil pengamatan dan hasil pengukuran tidak jauh berbeda atau
perbedaanya masih bisa ditoleransi bahkan hasil pengukuran nilai resistor ada yang sama
persis dengan nilai resistor dari hasil pengamatan. Bisa dilihat pada tabel 1.
Resistor yang dirangkai menjadi suatu rangkaian, kemudian dihitung secara teori dan
dibandingkan dengan hasil pengukuran, hasilnya tidak jauh berbeda. Bisa dilihat pada
tabel 2.