Anda di halaman 1dari 2

Pengertian

Standar profesi berdasarkan UU RI No.23/1992 tentang kesehatan adalah pedoman


yang harus digunakan sebagai petunjuk dalam menjalankan profesi secara baik.
Standar pendidikan profesi dokter adalah standar minimal yang harus dipenuhi oleh
institusi pendidikan dokter dalam menyelnggarakan pndidikan dokter.
Tujuan
1. Sebagai acuan setiap institusi pendidikn kedokteran, dalam meningkatkan
mutu pendidikan.
2. Digunakan dalam akreditasi pendidikan profesi dokter
3. Menjamin kualitas praktik dokter
9 AREA STANDAR PENDIDIKAN PROFESI DOKTER
1. Visi, Misi dan Tujuan
2. Program Pendidikan
3. Penilaian Hasil Belajar
4. Mahasiswa
5. Staf Akademik
6. Sumber Daya Pendidikan
7. Evaluasi Program Pendidikan
8. Penyelenggara Program dan Administrasi Pendidikan
9. Pembaharuan Berkesinambungan
Visi dan misi
Mencetak lulusan dokter yang memenuhi standar kompetensi yang disahkan
oleh Konsil Kedokteran Indonesia (sesuai pasl 8 UU RI No.29 Th.2004 tentng
praktek kedokteran) yaitu Standar Kompetensi Dokter
Lulusan diharapkan mampu mengikuti prkembangan ilmu kedokteran dan
berperan aktif dalam sistem kesehatan nasional
Model Kurikulum berbasis Kompetensi dilakukan dengan :

Pendekatan terintegrasi baik horizontal maupun vertical

Berorientasi pada masalah kesehatan individu, keluarga dan masyarakat


dalam konteks pelayanan kesehatan primer.

Isi kurikulum

Prinsip prinsip metode ilmiah meliputi metodologi penelitian, filsafat


ilmu, berpikir kritis, biostatistik dan evidence based medicine.
Ilmu biomedik meliputi anatomi, biokimia, histology, biologi sel dan
molekuler, fisiologi, mikrobiologi, imunologi, parasitologi, patologi dan
farmakologi.
Ilmu Humanoria meliputi ilmu perilaku, psikologi kedokteran, sosiologi
kedokteran, antropologi kedokteran, agama,etika dan hukum kedokteran,
bahasa, pancasila serta kewarganegaraan.
Ilmu Kedokteran Klinik meliputi ilmu penyakit dalam beserta
percabangannya, ilmu bedah, ilmu penyakit anak, ilmu kebidanan dan
kandungan, ilmu penyakit syaraf, ilmu kesehatan jiwa, ilmu kesehatan
kulit dan kelamin, ilmu kesehatan mata, ilmu THT, radiologi, anestesi, ilmu
kedokteran forensic dan medikolegal.
Ilmu kedokteran komunitas terdiri dari ilmu kesehatan masyarakat, ilmu
kedokteran pencegahan, epidemiologi, ilmu kesehatan kerja, ilmu
kedokteran keluarga dan pendidikan kesehatan masyarakat.

Struktur Kurikulum

Tahap sarjana kedokteran dilkukan menimal 7semester(112 minggu atau


minimal 4480 jam atau minimal 144sks) dan di akhiri dengan gelar
sarjana kedokteran (S.ked)