Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN
1.1 Sejarah Infra Merah Fototerapi
Perkembangan ilmu pengetahuan mengalami kemajuan yang sangat pesat. Tak
terkecuali dalam bidang kesehatan. Berbagai teknologi baru muncul baik dari segi
alat-alat kesehatan maupun obat-obatan. Salah satu terobosan baru tersebut adalah
penggunaan sinar infra merah sebagai salat satu alat yang dapat dimanfaatkan dalam
bidang pengobatan.
Infra merah adalah cahaya yang kita ketahui sebagai panas. Infra merah (infra
red) adalah sinar elektromagnet yang memiliki panjang gelombang lebih daripada
cahaya nampak yaitu di antara 700 nm dan 1 mm. Sinar infra merah merupakan
cahaya yang tidak tampak, jika dilihat dengan spektroskop cahaya maka radiasi
cahaya infra merah akan nampak pada spectrum elektromagnet dengan panjang
gelombang di atas panjang gelombang cahaya merah. Dengan panjang gelombang
seperti ini maka cahaya infra merah ini akan tidak tampak oleh mata namun radiasi
panas yang ditimbulkannya masih terasa.
Cahaya infra merah memiliki panjang gelombang yang lebih panjang dari
lampu berwarna merah, tetapi memiliki frekuensi yang lebih rendah. Objek umumnya
memancarkan radiasi infra merah disebuah spectrum dari wavelengths. Manusia biasa
memancarkan panjang gelombang sekitar 10 mikrometer.
Sinar infra merah jauh merupakan jenis infra merah yang dapat digunakan
dalam pengobatan untuk memperlancar aliran darah. FIR ( Far Infra Red) umum
dikenal sebagai sinar kehidupan. Sinar infra merah jauh Ini adalah bagian yang tidak
kelihatan dari spektrum sinar matahari. Disebut sinar kehidupan karena membawa
kehidupan ke Bumi. Sampai hari ini berbagai perkembangbiakan dan perkembangan
di Bumi terjadi karena FIR yang berasal dari matahari.

Cahaya matahari merupakan sumber energi bagi semua kehidupan di bumi.


Cahaya matahari 80% nya merupakan sinar infra merah. Panjang gelombangnya 4
1000 mikrometer. Sinar infra merah menghasilkan panas, dan panas tersebut dapat
diserap dan dimanfaatkan kembali. Setelah menaruh telurnya, para serangga berharap
kepada matahari agar memanaskan telurnya sampai menetas. Aktivitas ini dilakukan
oleh FIR. Tentunya sinar infra merah jauh memiliki banyak kegunaan yang dapat
dimanfaatkan dalam kehidupan manusia.
Tubuh kita memancarkan energi infra merah jauh melalui kulit pada 3-50
mikron, dengan sebagian besar output pada tingkat 9,4 mikron. Telapak tangan kita
memancarkan energi FIR juga, antara 8 dan 14 mikron. Palm Penyembuhan, sebuah
tradisi kuno di Cina, telah menggunakan sifat-sifat penyembuhan sinar infra merah
jauh selama 3.000 tahun. Di Cina Kuno, penyembuhan dengan infra merah jauh
digunakan untuk melewatkan sinar infra merah dari satu orang ke orang lain.
Penyembuh alam ini memancarkan energi dan panas yang memancar dari tangan
mereka untuk menyembuhkan. Di zaman modern, hal ini biasanya disebut sebagai
Reiki.
Gabriel (1992:29) menyatakan bahwa sejak ribuan tahun lalu energy panas
banyak digunakan di bidang kedokteran untuk pengobatan berbagai macam penyakit
antara lain sebagai berikut :
1. Memijat dengan minyak panas (Romans, 600 tahun SM).
2. Menggunakan hotsbrichs dalam pengobatan nyeri akibat rheumatic (Faure,
1774).
3. Pemakaina sinar dalam bidang pengobatan (1816).
4. Menggunakan sinar ultra ungu dalam radiasi tubuh manusia (Reyn,1913).
Sebuah penelitian yang dilakukan di Taiwan telah mengukur secara signifikan
energi infra merah jauh yang dipancarkan dari tangan QI Gong master. Yoga di India
juga mempergunakan penyembuhan terapi FIR, dan merekomendasikan hal ini
terutama untuk mengurangi ketegangan mata. Terapi termal sebenarnya telah ada
selama ribuan tahun, datang kembali ke peradaban kuno seperti Finlandia, Roma,

Cina kuno dan Indian Amerika. Juga dikenal sebagai Far Infrared Ray (FIR) atau
Heat Therapy.
Far Infra Red pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan Jerman,
Spectroscopes yaitu

pada tahun 1800. Sejak itu banyak penelitian dari Italia,

Amerika, Jerman dan Jepang yang mengatakan bahwa FIR sangat menolong
meningkatkan kesehatan. Sejak tahun 1980 penemuan yang dikeluarkan dari Amerika
, Jepang, Korea dan Cina telah mulai mengumpulkan data dan bukti ilmiah kontribusi
FIR bagi kesehatan manusia. Secara karakteristik fisika FIR merupakan cahaya yang
tak dapat dilihat oleh mata, lurus, membias dapat diserap,menghasilkan kehangatan,
dan mengharmoniskan kehidupan pada manusia.
Radiasi FIR sangat popular di Jepang dan Korea, banyak penemuan secara
klinis yang telah dieksperimenkan dan diaplikasikan dalam penggunaan sehari-hari.
Penelitian yang lebih jauh mengenai FIR telah dilakukan oleh ilmuwan Jepang
menunjukan bahwa Radiasi FIR sama dengan rata-rata QI (kekuatan hidup) 8
mikron, panjang gelombang yang dapat memancarkan QI GONG , terapi yang telah
dipraktekan oleh terapis Cina sejak 3000 tahun yang lalu.
Jika QI terganggu maka akan mengganggu pula fungsi kenormalan tubuh.
Suhu tubuh manusia normal berkisar antara 36-37oC. Saat kita melakukan olahraga
tubuh akan menjadi hangat dan berkeringat. Dalam proses ini sampah dan racun
dikeluarkan. Adalah sebuah fakta bahwa material seperti pakaian dapat membuat
tubuh menjadi hangat dan berkeringat, namun tidak dapat memancarkan FIR untuk
menyerap sampah dan racun tersebut hal ini disebabkan hanya material yang
mengandung FIR saja yang memiliki efek terapeutic (perbaikan), jika digunakan
dalam jangka waktu panjang tubuh manusia akan menerima manfaat kesehatan yang
optimal.

BAB II

DASAR TEORI
2.1 Sinar Infra merah
Cahaya diperlukan tubuh dalam kehidupan sehari-hari. Matahari adalah sumber
cahaya utama di bumi. Infra merah mewakili lebih dari setengah dari energi yang
dipancarkan oleh Matahari dan dibagi menjadi tiga segmen:
1. Dekat ( Infra merah jarak dekat dengan panjang gelombang 0.75 1.5 m).
2. Menengah (Infra merah jarak menengah dengan panjang gelombang 1.50 10
m)
3. Jauh (Infra merah jarak jauh dengan panjang gelombang 10 100 m)

(Gambar diambil dari Niemz, H.M. 2007. Laser-Tissue Interactions


Fundamental and Application. Third Enlarged Edition. Springer: New York.)

Sifat sifat cahaya adalah bergerak lurus ke segala arah. Sinar infra merah
adalah sebuah radiasi elektromagnetik. Radiasi elektromagnetik merupakan
kombinasi medan listrik dan medan magnet yang berosilasi dan merambat lewat
ruang dan membawa energy dari satu tempat ketempat yang lain. Penelitian teoritis
tentang

radiasi

elektromagnetik

disebut

elektrodinamik,

sub-bidang

elektromagnetisme.
Gelombang elektromagnetik ditemukan oleh Heinrich Hertz. Gelombang
elektomagnetik termasuk gelombang transversal. Setiap muatan listrik yang memiliki
percepatan

memancarkan

radiasi

elektromagnetik.

Radiasi

elektromagnetik

dirambatkan pada frekuensi yang sama dengan arus listrik ketika kawat menghantar
arus bolak-balik. Bergantung pada situasi, gelombang elektromagnetik dapat bersifat
gelombang atau partikel. Sebagai gelombang dicirikan oleh kecepatan cahaya
(kecepatan cahaya yang konstan berdasarkan persamaan Maxwell berlawanan dengan
hukum-hukum mekanis gerakan yang telah bertahan sejak zaman Galileo, yang
menyatakan bahwa segala macam laju adalah relative terhadap laju sang pengamat.
Pemecahan terhadap kontradiksi ini kelak akan ditemukan oleh Albert Einstein ),
panjang gelombang(sebuah jarak antara satuan berulang dari sebuah pola
gelombang), dan frekuensi. Sebagai partikel merek diketehui sebagai foton, dan
masing-masing mempunyai energy, berhubungan dengan frekuensi gelombang yang
ditunjukkan oleh hubungan planck. Disamping infra merah, yang termasuk
gelombang elektromagnetik yakni sebagai berikut.

Sinar infra merah memiliki panjang gelombang lebih panjang dari cahaya
tampak , tetapi lebih pendek dari gelombang radio. Sinar dengan panjang gelombang
besar, yaitu gelombang radio dan iframerah mempunyai frekuensi dan tingkat energy
yang lebih rendah.
Nama infra merah memiliki arti bawah dan merah ( kata infra berasal dari
bahasa latin yang artinya bawah, dan merah yang merupakan warna dari cahaya
tampak dengan gelombang terpanjang). Radiasi infra merah memiliki jangkauan tiga
order dan memiliki panjang gelombang antara 700 nm dan 1 mm. Infra merah secara
tidak sengaja ditemukan oleh Sir William Harschell, seorang astronom kerajaan
Inggris ketika ia sedang mengadakan penelitian mencari bahan penyaring optic yang
akan digunakan untuk mengurangi kecerahan gambar matahari dalam tata surya
teleskop.
Walaupun manusia tidak dapat melihat sinar infra merah, kulit manusia dapat
merasakannya dalam bentuk panas. Namun beberapa hewan seperti ular Viper dapat
merasakan infra merah dengan organ khusus. Ada juga kamera yang dapat
menangkap sinar infra merah dan mengubahnya menjadi sinar tampak. Kamera
seperti ini disebut night vision camera.
2.2 Karakteristik Infra merah
1. tidak dapat dilihat oleh manusia
2. tidak dapat menembus materi yang tidak tembus pandang dapat
ditimbulkan oleh komponen yang menghasilkan panas
3. Panjang gelombang pada infra merah memiliki hubungan yang berlawanan
atau berbanding terbalik dengan suhu. Ketika suhu mengalami kenaikan,
maka panjang gelombang mengalami penurunan.
2.3.Mekanisme penggunaan sinar Infra merah Jauh untuk Memperlancar
Aliran Darah
Tubuh manusia terdiri dari air 90%. Sinar infra merah jauh menyebabkan
resonansi dalam molekul-molekul air, mengaktifkan mereka dan mengionkan mereka.
Karena efek ini, Far Infrared Panas Terapi menawarkan berbagai manfaat kesehatan.
Terapi Far Infrared meningkatkan aliran darah dengan cara memperluas kapiler
yang membawa darah.. Hal ini juga meningkatkan oksigenasi dan regenerasi darah,

serta detoksifikasi secara mendalam untuk peningkatan fungsi semua organ utama
dalam tubuh yang bergantung pada darah dalam hal energi. Detoksifikasi ini, dalam
level yang lebih dalam, memungkinkan racun-racun yang bersembunyi dalam darah
dan jaringan dihilangkan. Para peneliti dan spesialis di bidang kedokteran
mengatakan bahwa tubuh dapat dengan cepat bereaksi untuk menyerap infrared.
Dikatakan bahwa FIR dapat menyebabkan molekul air di dalam tubuh manusia
bergetar dan menyebabkan reaksi penyerapan, menyebabkan suhu dibawah
permukaan kulit menjadi meningkat. Peristiwa ini melebarkan pembuluh darah dan
membuang rintangan yang dapat menganggu metabolisme, mengaktifkan jaringan
untuk menghasilkan enzyme dan pada akhirnya membantu meningkatkan kesehatan
seseorang.

FIR Juga dikenal sebagai Heat Therapy. Far Infrared adalah QI energi pada
manusia dan hewan, juga dipancarkan dari sinar matahari. Intensitas Far Infrared
diproduksi oleh tubuh manusia selalu berfluktuasi. Ketika intensitas tinggi, kita
merasa sehat dan mampu mengatasi penyakit. Ketika Far Infrared (FIR) mulai
menurun, kita tunduk terhadap penyakit dan penyakit dan usia cenderung lebih cepat.
Kita bisa terkena Far Infrared panas selama berjam-jam dan tidak akan pernah
menyebabkan kulit kita terbakar. Far Infrared panas benar-benar sehat dan aman bagi

semua makhluk hidup.Melalui pemanasan, Far Infrared meningkatkan sistem


kekebalan tubuh kita dengan cara meningkatkan jumlah sel darah putih dan T-sel
pembunuh. Far infrared adalah terapi yang sangat baik untuk mempromosikan
penyembuhan, mengurangi nyeri otot, kejang otot dan menolong penderita untuk
rheumatoid arthritis .

Gelombang Far Infrared dapat juga meningkatkan aktivitas enzim pencernaan


serta meningkatkan metabolisme . Satu jam terapi far infrared dapat membakar
sampai 900 kalori, bukti ini menunjukkan hasil yang memuaskan. Dengan arti lain far
infrared dapat mengurai timbunan lemak, kotoran, dan bentuk lain dari zat beracun.
Efek panas Far Infrared telah terbukti dapat membantu menyembuhkan jaringan
rusak seperti bekas luka bakar, bekas jerawat dan bentuk lain dari jaringan
dermatologis.
Keringat yang keluar setelah terapi dengan menggunakan infra merah
membantu membuang racun-racun dalam tubuh. Selain itu terapi ini juga penting
untuk menghilangkan rasa sakit dan pengurangan peradangan. Hasil studi yang
dilakukan oleh Mayo Clinic dan Journal of American College of Cardiology
menemukan bahwa terapi sauna infra merah secara signifikan meningkatkan fungsi
pembuluh darah pada penderita kolesterol, diabetes dan pasien merokok. Terapi ini
juga menemukan bahwa untuk infra merah bermanfaat meningkatkan system
sirkulasi, tekanan darah rendah, gula darah rendah, dan membantu dalam penurunan
berat badan.

Infra merah jauh secara alami berasal dari matahari. Matahari memancarkan
banyak sinar pada waktu yang berbeda dan untuk jangka waktu yang berbeda. Ketika
seseorang berjemur dibawah sinar matahari secara langsung, ia akan mendapatkan
semua efek dari cahaya matahari tersebut yang baik dan yang buruk. Jika seseorang
berjemur terlalu lama peningkatan resiko terkena kanker kulit akan semakin besar
ditambah lagi dengan menipisnya lapisan ozon dan peningkatan radikal bebas serta
racun yang terkandung dalam udara. Terapi Far Infrared efektif membantu
meningkatkan sirkulasi darah tanpa mengakibatkan ketegangan pada jantung,
meningkatkan kadar oksigen dan sel darah putih dalam darah. juga merangsang
produksi kolagen (sebuah blok bangunan untuk jaringan manusia) dalam tubuh..
Keuntungan lain penggunaan terapi infra merah yakni sistem kekebalan tubuh lebih
kuat, kesehatan jantung lebih baik, dan kemampuan untuk sembuh lebih cepat dari
cedera jaringan lunak seperti keseleo.

Dr. Toshiko Yamazaki, MD peneliti asal Jepang sekaligus pemilik klinik terapi
di Jepang merupakan salah satu ilmuwan yang mendalami teknologi Far Infrared
Rays. Dalam salah satu bukunya yang berjudul The Science of Far Infrared Wave
Therapies beliau membahas terapi pengobatan dari kekuatan FIR. Selain itu masih
banyak penelitian yang dilakukan seputar FIR sebagai sinar biogenetic (sinar yang
memiliki panjang gelombang 6-15 mikron. Manusia mampu menyerap panjang
gelombang elektromagnetik yang berada dalam range ini. Gelombang ini juga
ditemukan pada kehidupan di bumi). Salah satunya oleh Prof. Tanji asal Jepang yang
melakukan penelitian terhadap tikus putih menunjukan bahwa sel kanker dengan
aplikasi FIR dapat membantu mengupayakan sel kanker kembali ke sel normal.

Disamping memperlancar aliran darah dengan memperluas permukaan kapiler darah,


panas infra merah jauh juga memiliki fungsi lain yang intinya membantu tubuh tetap
sehat. Yakni:
1.
Mengaktifkan molekul air dalam tubuh
tubuh manusia terdiri dari air dan darah. Sinar infra merah memiliki getaran yang
sama dengan molekul air. Molekul tersebut akan pecah menjadi molekul tunggal yang
meningkatkan arus cairan tubuh, sehingga meningkatkan oksigen dalam darah.
2.
Meningkatkan sirkulasi mikro
Bergetarnya molekul air dan sinar infra merah menghasilkan panas yang
menyebabkan pembuluh darah kapiler membesar, meningkatkan temperatur kulit,
memperbaiki sirkulasi darah dan mengurangi tekanan jantung
3.
Meningkatkan metabolisme
Bila sirkulasi mikro meningkat, racun dapat dibuang dari tubuh melalui metabolisme.
Hal ini juga akan mengurangi beban liver dan ginjal.
4.
Menyeimbangkan pH dalam tubuh.
2.4. Efek Samping Penggunaan Sinar Inframerah
Penyinaran infra merah berlebihan selama beberapa tahun dapat menyebabkan
katarak pada lensa mata. Terfokusnya sinar infra merah secara terus menerus
menyebabkan terserapnya energy dan peningkatan panas pada bagian mata depan,
lensa, dan kelopak mata. Lensa mata dengan persediaan darah yang sangat kurang
tidak mempunyai media untuk menghilangkan panas. Katarak dapat terjadi karena
terpaparnya sinar infra merah yang berlebihan sampai beberapa tahun.
Penyinaran infra merah dalam jangka waktu lebih dari 10 menit memberikan
efek negative bagi tubuh. Hal ini diduga karena energy panas dari sinar infra merah
dapat menimbulkan kerusakan jaringan dan menyebabkan keluarnya bahan
vasokonstriktor dari jaringan yang rusak. Bahan vasokonstriktor ini dapat
meyebabkan pembuluh darah menyempit, sehingga pengiriman suplai nutrisi dan
oksigen melalui aliran darah akan menurun.

2.5 Indikasi Terapi Infra Merah

1. Nyeri otot, sendi dan jaringan lunak sekitar sendi. Mis: nyeri punggung
bawah, nyeri leher, nyeri punggung atas, nyeri sendi tangan, sendi lutut, dsb.
2. Kekakuan sendi atau keterbatasan gerak sendi karena berbagai sebab.
3. Ketegangan otot atau spasme otot.
4. Peradangan kronik yang disertai dengan pembengkakan.
5. Penyembuhan luka di kulit.

2.6 Kotraindikasi Terapi Infra Merah


Terapi Infra Red (IR) merupakan salah satu jenis terapi yang aman dalam bidang Ilmu
Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi. Meskipun demikian ada beberapa kontraindikasi
untuk mendapatkan terapi ini dan sebaiknya seseorang yang mempunyai
kontraindikasi di bawah ini memberitahu terlebih dahulu kepada dokter atau
fisioterapis sebelum mendapatkan terapi ini.Kontra indikasi absolut ( yang mutlak
tidak boleh ) meliputi :
1. Kelainan perdarahan.
2. Kelainan pembuluh darah vena atau peradangan pembuluh darah, seperti
thrombophlebitis.
3.

Gangguan sensoris berupa rasa raba maupun terhadap suhu.

4. Gangguan mental.
5. Tumor ganas atau kanker.
6. Penggunaan Infra Red pada mata.

Kontra indikasi relatif ( boleh diberikan tetapi dengan pengawasan ketat dari
dokter ataupun terapis yang memberikan ) meliputi :
1. Trauma atau peradangan akut.
2. Kehamilan
3. Gangguan sirkulasi darah.
4. Gangguan regulasi suhu tubuh.
5. Bengkak atau edema.
6. Kelainan jantung.
7. Adanya metal di dalam tubuh.
8. Luka terbuka
9. Pada kulit yang sudah diolesi obat-obat topikal atau obat gosok.
10. Kerusakan saraf.
2.7 Efek Samping Terapi Infra Merah
Secara umum terapi Infra Red (IR) sangat jarang menimbulkan efek samping,
bila terjadi efek samping pun bersifat reversibel atau dapat kembali sempurna setelah
terapi dihentikan atau dalam waktu 2-3 hari. Efek samping yang dapat terjadi :
1. Luka bakar derajat ringan.
2. Bertambahnya peradangan.
3. Nyeri yang bertambah.

4. Alergi kulit, terutama pada penderita yang mempunyai riwayat alergi terhadap
suhu panas.
5. Perdarahan yang bertambah pada luka terbuka.
6. Pingsan.

2.8 Prosedur Terapi Infra Merah


Sebelum mendapatkan terapi Infra Red sebaiknya menggunakan baju longgar
yang memudahkan untuk proses terapi, untuk bagian atas dianjurkan untuk
menggunakan baju tanpa lengan atau baju longgar yang nyaman, untuk bagian atas
sebaiknya menggunakan rok longgar yang nyaman atau celana pendek. Bila tidak
mempersiapkan pakaian seperti yang dianjurkan di atas, terapis atau dokter akan
memberikan baju khusus untuk terapi yang nyaman,seperti kemben atau rok.
Sebaiknya juga tidak menggunakan lotion ataupun obat-obatan gosok yang dapat
menyebabkan iritasi kulit pada saat diberikan pemanasan dengan Infra Red, bila
menggunakan lotion atau obat-obatan yang dioles sebaiknya beritahukan kepada
terapis atau dokter sebelum terapi dimulai. Prosedur terapi Infra Red :
1. Menggunakan pakaian yang longgar dan nyaman.
2. Dokter atau terapis akan memeriksa kembali daerah yang akan diberikan
terapi dan melakukan wawancara kembali mengenai kelainan yang diderita
dan kemungkinan kontraindikasi untuk pemberian terapi dan riwayat alergi
terhadap suhu panas. Dokter maupun terapis akan menjelaskan sekali lagi
tujuan terapi Infra Red sesuai kondisi dan keadaan seseorang, tiap individu
berbeda.
3. Dokter atau terapis akan membersihkan daerah yang akan diterapi dari
minyak ataupun kotoran yang menempel di kulit termasuk dari lotion atau

obat-obat gosok yang dipakai sebelumnya menggunakan kapas alkohol atau


kapas yang diberi air. Bila mempunyai kulit yang sensitif dan kering sekali
sebaiknya diberitahukan kepada dokter atau terapis yang akan menerapi,
sehingga tidak akan digunakan kapas alkohol yang kadang dapat
menyebabkan iritasi kulit.
4. Dokter atau terapis akan memposisikan bagian yang akan diterapi senyaman
mungkin, bagian yang akan diterapi tidak ditutupi oleh pakaian sehingga Infra
Red akan langsung mengenai kulit dan memberikan hasil yang optimal.
5. Dokter atau terapis akan melakukan setting dosis waktu dan posisi alat Infra
Red.
6. Kemudian segera Infra Red akan diberikan, jangan menatap langsung lampu
Infra Red.
7. Bila terasa nyeri atau panas berlebihan saat terapi berlangsung segera bilang
kepada terapis atau dokter yang menerapi.
8. Selesai terapi akan ditandai oleh bunyi timer dari alat Infra Red. Jangan
langsung berdiri atau duduk, tetap berbaring beberapa saat untuk
mengembalikan aliran darah ke normal.
9. Dokter atau terapis akan kembali melakukan pemeriksaan dan wawancara
mengenai efek yang dirasakan setelah selesai terapi.

Rizki

Putra

Prastio.

Alat

terapi

infra

merah

dalam

tinjauan

fisika.

https://rpprastio.wordpress.com/2014/08/12/alat-terapi-infra-merah-dalamtinjauan-fisika/ (di akses 26-06-2015. 01:20)


Gabriel,J.F.1996.Fisika Kedokteran.Jakarta:EGC.

Hani,Ruslan

Ahmadi

dan

Handoko

Riwidikdo.2008.Fisika

Kesehatan.

Yogyakarta:Mitra Cendikia.
www.globalhealingcenter.com/natural-health/health-benefits-of-far-infrared-therapy/
(15 November 2010).
www.selansa.co.cc/2007/06/sinar-infra-merah-jauh.html
web.e-enex.com/indo/index.php?view=article&catid=78%3Afir-lingerie&id
=110%3Aapa-itu-sinar-jauh-infra-merah&option=com_content&Itemid =41
www.chimachine4u.com/fir2.html
www.earthtym.net/ref-far-infared.htm
www.wullstone.com/benefits.html