Anda di halaman 1dari 1

PUISI PERPISAHAN

NYANYIAN KECIL BURUNG KENARI , CERAHNYA LANGIT DAN SEJUKNYA EMBUN PAGI
IRINGI LANGKAH LANGKAH KITA MEMBUKA HARI
TROTOAR JALAN, DUA PINTU GERBANG, KACA- KACA JENDELA DI KELAS KITA
ADALAH SAKSI BISU KEBERSAMAAN KITA TIGA TAHUN LAMANYA.
LUCUNYA CANDAMU, GELAKNYA TAWAMU
PERNAH MENGISI HARI HARI KITA SEMUANYA, TELAH MENJELMA MENJADI SEBUAH SONATA
YANG BERSENANDUNG INDAH. BAHWA AKU PERNAH SEDIH DALAM SAKIT
KU PERNAH TERTAWA DALAM BAHAGIA. SEMUA ITU TERANGKUM DALAM KENANGAN INDAH
KENANGAN TER INDAH YANG HINGGA DETIK INIPUN SELALU TERENDAM DALAM HATI
LANGKAH KAKIKU TANPA IRINGANMU SEMAKIN TERASA. MENUJU KEPASTIAN ARAH.
WAKTU INI WAKTU YANG SANGAT MENYIKSA. MENYIKSA DIRIMU DAN DIRIKU
WAKTU YANGTERASA LAMBAT BERTUTUR, BERPUTAR TAK BERJALAN.
MELALUI HARI DEMI HARI YANG KITA LALUI.
WAKTU DIMANA KITA TAK BERSAMA LAGI,
BAPAK, IBU , KAU BIMBING, KAU DIDIK AKU,BERCUCUR KERINGAT KAU PANDU AKU,
MENGAJARI BANYAK HAL. YANG DULU TAK PERNAH KU TAHU
TAPI KAU SELALU MENGARAHKANKU .
NAMUN KINI KU HARUS MEWUJUDKAN ANGANKU , KARENAKU AKAN MEMILIKI LANGKAH MENUJU
PULAU CITA- CITAKU. NAMUN SANGGUPKAH AKU BERPALING.
KU BERSIMPUH LURUH DIKAKIMU.
ANAKKU.. HANYA UNTUKMU KUTUMPAHKAN CITA CITA DAN HARAPAN
KUCURAN KERINGATKU, NAFAS JERITKU
KU TERBANGKAN ENGKAU KE LANGIT BIRU
KU MENANTI KEBERANIAN DARI INGATANMU DAN KAU TUNJUKAN PADAKU.
KESALAHANMU SEMUA HILANG TERTINDAS BESARNYA CINTAKU
ANAKKU, MELANGKAHLAH! MELANGKAHLAH SELAGI KAU MAMPU MENITI HARI
JADILAH SOSOK TERANG DALAM GELAP YANG MAMPU MENYINARI HIDUPMU.
KEKUATANKU MENUNTUNKU TUK MELANGKAH, MELANGKAH DENGAN KERAGUAN ARAHKU.
MERPATI PUTIH..
TERBANGLAH!..
TERBANGLAH WAHAI KAKAKKU, JANGAN BIARKAN SAYAPMU PATAH TERKUBUR
KEPAKKAN SAYAPMU DAN TERBANGLAH MENEMBUS AWAN.
TERUSLAH BERBURU SEGALA ANGAN DAN CITA CITAMU.
ADIK.. KUTITIPKAN ALMAMATER INI KEPADAMU. JAGALAH!!
ALMAMATER INI KU LETAKKAN SEMUA KENANGANKU YANG KINI KUPERSEMBAHKAN UNTUKMU.
HARI TERUS BERLALU TIADA HENTI, SELAMAT TINGGAL ADIKKU.
PAKAILAH KAKAK..
SEBAGAI TANDA KEBANGGAANKU PADAMU
TANDA TERIMA KASIHKU
WANGI YANG ABADI , PUTIH YANG SUCI
KENANGANMU UNTUK SEMANGATKU, YANG TAKKAN PERNAH TERUCAP
ANAKKU, SAHABAT KECILKU
PERGILAH PADA DUNIA , MENJELAJAHLAH
GALILAH SESUATU YANG BARU
BERSUKA CITA LAH, TETAP CERIA LAH
SETU PESANKU, JANGAN KAU LUPA SEMANGATMU, TANPA MENGENAL KATA BEHENTI ATAU
MENUNGGU.
INGAT, INGATLAH ANAKKU
PELIHARALAH PERINTAH ALLAH MU
JANGAN MENYIA-NYIAKAN AJARAN NABI MU
KARENA ITULAH YANG AKAN JADI PELITA YANG MENYINARI HIDUPMU.
AKU TERTATIH
HATI TERASA PEDIH
SELAYAKNYA MENTARI YANG SELALU MENYINARI
AKU MASIH BERFIKIR UNTUK TERUS BERLALU MENGEJAR ANGAN - ANGAN