Anda di halaman 1dari 4

Khasiat Buah Kurma

11 Agustus 2010 Ditulis oleh dr Salma

Kurma adalah buah yang tumbuh dari pohon palem keluarga Arecaceae dari genus phoenix. Nama
ilmiah kurma adalah dactylifera phoenix. Kurma diyakini berasal dari tanah di sekitar tepi sungai Nil dan
Efrat. Sekarang pohon kurma dibudidayakan secara luas di wilayah beriklim hangat di semua benua,
termasuk di Afrika, Australia dan Amerika (California).
Kurma segar memiliki daging berserat lembut dan rasanya sangat manis, seperti campuran sirup gula
dan madu. Daging buah kurma berisi gula sederhana seperti fruktosa dan dekstrosa yang mudah dicerna
dan cepat mengisi ulang energi tubuh. Karena karakteristik tersebut, kurma sangat cocok untuk
mengawali berbuka puasa.

Unsur

Nilai gizi

Persen kecukupan gizi

Energi

277 Kkal

14%

Karbohidrat

74,97 g

58%

Protein

1,81g

3%

Total Lemak

0,15 g

<1%

Kolesterol

0 mg

0%

Serat makanan

6,7 g

18%

Asam Folat

15 mcg

4%

Niacin

1,610 mg

10%

Asam pantotenat

0,805 mg

16%

Piridoksin

0,249 mg

19%

Riboflavin

0,060 mg

4.5%

Thiamin

0,050 mg

4%

Vitamin A

149 IU

5%

Vitamin C

0 mg

0%

Vitamin K

2,7 mcg

2%

Sodium

1 mg

0%

Potasium

696 mg

16%

Kalsium

64 mg

6.5%

Tembaga

0,362 mg

40%

Besi

0,90 mg

11%

Magnesium

54 mg

13%

Mangan

0,296 mg

13%

Fosfor

62 mg

9%

Seng

0,44 mg

4%

Beta karoten

89 mcg

Lutein-zeaxanthin

23 mcg

Rincian kandungan gizi kurma (per 100 g)


(Sumber: USDA National Nutrient Database)

Kandungan nutrisi kurma


Kurma memiliki daftar panjang kandungan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Tabel di samping
menunjukkan kandungan gizi dan unsur non-gizi yang ada pada kurma.
Kurma matang mengandung gula sekitar 80%, sisanya terdiri dari protein, lemak dan produk mineral
termasuk tembaga, besi, magnesium dan asam folat. Kurma kaya dengan serat dan merupakan sumber
kalium yang sangat baik. Lima butir kurma (sekitar 45 gram) mengandung sekitar 115 kalori, hampir
semuanya dari karbohidrat.
Khasiat buah kurma
1. Kaum Arab Badui, yang makan kurma secara teratur, menunjukkan tingkat kejadian yang sangat
rendah dari kanker dan penyakit jantung.
2. Buah kurma kaya serat yang mencegah penyerapan kolesterol LDL dalam usus. Kandungan serat
kurma juga membantu melindungi selaput lendir usus dengan mengurangi paparan dan
mengikat bahan kimia yang menyebabkan kanker usus besar.
3. Sebagai makanan laksatif (laxative food), kurma bermanfaat melancarkan buang air besar dan
mencegah konstipasi.
4. Kurma mengandung antioksidan yang dikenal sebagai tanin. Tanin diketahui bersifat anti-infeksi,
anti-inflamasi dan anti-hemoragik.
5. Kurma adalah sumber vitamin A, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan sangat penting
untuk kesehatan mata. Vitamin A juga diperlukan menjaga kulit tetap sehat. Konsumsi buahbuahan alami yang kaya akan vitamin A diketahui membantu melindungi dari kanker paru-paru
dan rongga mulut.
6. Kurma merupakan sumber zat besi yang sangat baik. Besi adalah komponen dari hemoglobin di
dalam sel darah merah yang menentukan daya dukung oksigen darah.
7. Kalium dalam kurma adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu
mengendalikan denyut jantung dan tekanan darah, sehingga memberikan perlindungan
terhadap penyakit jantung koroner dan stroke.
8. Kalsium merupakan mineral penting dalam pembentukan tulang dan gigi, dan dibutuhkan oleh
tubuh untuk kontraksi otot, penggumpalan darah dan konduksi impuls saraf.
9. Mangan digunakan oleh tubuh sebagai unsur pendukung untuk enzim antioksidan superoksida
dismutase.
10. Tembaga diperlukan dalam produksi sel darah merah.
11. Magnesium sangat penting bagi pertumbuhan tulang.

12. Kurma kaya akan vitamin K dan vitamin B-kompleks, yaitu piridoksin (vitamin B-6), niacin, asam
pantotenat dan riboflavin. Vitamin ini membantu tubuh dalam metabolisme karbohidrat,
protein dan lemak. Vitamin K sangat penting dalam pembekuan darah dan metabolisme tulang.
Kalau begitu, betul sekali anjuran Nabi Muhammad untuk mengawali berbuka puasa dengan tiga butir
kurma!