Anda di halaman 1dari 21

Penjaminan Mutu dalam

Layanan Keperawatan
( Fungsi pengendalian)
By
J Pitoyo
2015

Kosep Mutu
Mutu (Quality) merupakan perpaduan
antara sifat-sifat dan karakteristik yang
menentukan sampai seberapa keluaran
dapat penuhi kebutuhan pelanggan
Pelanggan menentukan sifat-sifat &
karakteristik yg penting , serta menilai
sampai seberapa jauh sifat &
karakteristik keluaran memenuhi
kebutuhan mereka

Istilah Dalam Penjaminan


Mutu
Quality Assurance
Upaya organisasi dlm menyediakan
pelayanan yg memenuhi standar
pprofesional dan dapat diterima oleh klien.
Total Quality Management
Upaya memuaskan konsumen dengan
melibatkan semua karyawan dalam
meningkatkan kualitas

Continuous Quality Improvement


Proses yang terus menerus meningkatkan
kualitas sistem pelayanan

Program Menjaga/ Kendali


Mutu

Suatu upaya berkesinambungan ,


sistematis dan obyektif dlm memantau
dan menilai pelayanan yang
diselenggarakan dibandingkan dengan
standar yg telah ditetapkan, serta
menyelesaikan masalah yang ditemukan
untuk memperbaiki mutu pelayanan
(Maltus & Keller, 1989)

Sejarah Perkembangan Mutu


Bidang Kesehatan
Embrionik : Pd pengobatan tradisional
Cina , Mesir & Meksiko

Abad 16 diterapkannya standar of Human


treatment of mental disorder

1859, Florence nightngale menerapkan standar


yan kep yg berorientasi pd peningkatan mutu
dengan mencegah terjadinya infeksi korban luka
perang --- mortalitas menurun

1916, Codman (dokter) recalled patiens after 1


year discharage
1952 , didirikannya Joint Comission on the
accreditation of hospitals
* 1984, Robert Maxwel : menetapkan dimensi mutu
mplt : access, relevance, effective , equity, acceept
& efficient
* 1990, JCAHO (Joint Comision Acreditation of
Helath Organisation) menetapkan 7 dimensi mutu
mlpt : Efficacy (Useful) Appropriateness,
accessability, efficiency, continuity.

C. Element Kualitas
1.. Quality for Patiens : Respon terhadap kebutuhan
Komunikasi
menurunkan gejala
2. Quality for Provider: Askep memenuhi tehnik
Kebebasan bertindak
3. Quality for Purchases : Efisien sumber-sumber
Penggunaan sumber
yg tepat,
Menurunkan kehilangan
produktivitas

D. Cakupan Mutu dalam Asuhan


Keperawatan
1.
2.
3.
4.
5.

Mengetahui Kebutuhan dan keinginan Klien


Menterjemahkan scr cepat dan dicirikan pd yan
yg diberikan
Merancang sistem agar yankep scr tepat & cepat
dapat diberikan
Mempersiapkan personal yg akan memberikan
layanan
Mempersiapkan sistem untuk memperoleh
informasi balik

E. Evolusi Mutu
E. Evolusi Mutu
menggambarkan bgmn layanan kep scr
terus menerus memahami dan
menaggapi kebutuhan klien.
1.

Generasi Pertama
Bertujuan memastikan bahwa
kebutuhan setiap klien sbg pengguna
jasa dipenuhi & dipahami.

2. Generasi Kedua
Yankep dgn benar dilakukan sejak
pertama kali & setiap waktu . Upaya ini

3. Generasi Ketiga
Bertujuan untuk mengenali kegiatankegiatan yg tidak perlu.
Melakukan pekerjaan dgn tepat dgn
menganaslisis fungsi-fungsi dlm tiap
layanan.
4. Generasi keempat
Bertujuan untuk memperbaiki daya
responsif layanan & memperbaiki
efisiensi proses pengembangan layanan
keperawatan

Manfaat Peningkatan Mutu


1. Menurunkan Biaya
2. Meningkatkan jumlah klien sbg
pengguna jasa
3. Meningkatkan kesetiaan dan kepuasan
klien
4. Meningkatkan daya saing
5. Meningkatkan profitabilitas

G. Syarat Pelayanan Berkualitas


menurut
1 .Pasuraman (1985)
a.
b.
c.
d.
e.

Bukti langsung (tangibles)


Handal (reliable)
Tanggap (responsiveness)
Jaminan (assurance)
Empathy

Syarat Pelayanan Berkualitas


menurut
2. Maxwell (1984)
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Access to Service
Relevance to need
Effectiveness
Equity (fairness)
Social acceptability
Efficiency and economy

Syarat Pelayanan Berkualitas menurut


3. JCAHO (1990)

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Efficacy
Appropriateness
Acceptability
Effectiveness
Efficiency
Continuity

Dimensi Mutu
1. Kompetensi Tehnis
2. Access to service (Akses Terhadap
pelayanan)
3. Effektifitas = Effectiveness
4. Interpersonal Relation (Hub inter
personal)
5. Effisiensi
6. Kesinambungan ( Continuity)
7. Keamanan (Safety)
8. Kenyamanan ( Amenities)

1. Kompetensi Tehnis
Berkaitan dgn ketrampilan, kemampuan &
penampilan kerja. Bgmn karyawan
melaksanakan protap & standar pelayanan
* Ketepatan
* Konsistensi
*Kepatuhannya

Tepat untuk pelayanan Klinis

2. Acces to Services
Tidak dihalangi oleh faktor medan, sosial, ekonomi,
budaya , organisasi dan budaya

3. Effectiveness
Mutu layanan kesehatan tergantung dari
efektifitas standar & pedoman klinis

Apakah prosedur pengobatan , bila diterapkan dgn


benar akan diperoleh hasil yang diinginkan
(Sembuh?)

4. Interpersonal Relation
HAM berkaitan dgn interaksi antara :
petugas -- pasien
* manajer -- petugas
Petugas --- masyarakat

5. Efficiency
Mempengaruhi terjangkaunya pelayanan pd
masyarakat
Pelayanan ekan lebih memberikan yankes dengan
keuntungan yang terbesardengan sumber daya yg
dimiliki.

6. Continuity
Pasien menerima yankes lengkap tanpa
terpotong atau pengulangan diagnosa dan
pelayanan yang tak perlu
7.

Keamanan
Meminimalkan resiko , efek
samping dan bahaya
bagi pasien & petugas

8. Amenity
Terkait dgn efektifitas klinis

Kepercayaan

Kepuasan