Anda di halaman 1dari 36

Uji Hipotesis Dua Sampel

McGrawHill/Irwin

TheMcGrawHillCompanies,Inc.2008

Perbandingan dua populasi/sampel

Apakah terdapat perbedaan rata-rata nilai mobil yang


dijual oleh penjual laki-laki dan perempuan di Jakarta?
Apakah terdapat perbedaan rata-rata jumlah barang
rusak antara barang yang diproduksi siang hari dan
malam hari di suatu perusahaan?
Apakah terdapat perbedaan rata-rata jumlah hari
absensi antara pegawai muda (dibawah 21 tahun)
dan pegawai lebih tua (lebih dari 60 tahun) dalam
suatu industri makanan cepat saji?
Apakah terdapat perbedaan proporsi lulusan UGM
dan UI yang mendapatkan sertifikat akuntan pada
ujian pertama mereka?
Apakah terdapat peningkatan rata-rata produksi jika
suatu musik dimainkan di suatu area produksi?

Pengujian rata-rata dua sampel:


Sampel Saling Bebas
Uji

rata-rata dua sampel, diketahui

X1 X 2

12
n1

n2

Dengan asumsi:
1.
2.

22

Kedua sampel harus tidak saling berhubungan, atau


saling bebas
Standar deviasi kedua populasi harus diketahui.

Contoh
Sebuah swalayan menawarkan pilihan pembayaran: melalui kasir
(metode standar) atau menggunakan U-Scan baru. Dengan UScan, pembeli memindai dan memasukkan ke tas sendiri setiap
barang. Dengan U-Scan diharapkan waktu mengantre akan
berkurang. Manajer swalayan ingin mengetahui apakah rata-rata
pembayaran dengan metode standar lebih lama dibandingkan
dengan U-Scan. Untuk itu dia mengumpulkan sampel yang tersaji
berikut ini:

contoh

continued

Step 1: State the null and alternate hypotheses.


H0: S U
H1: S > U
Step 2: State the level of significance.
tingkat signifikansi 0.01.
Step 3: Find the appropriate test statistic.
Karena kedua sampel lebih dari 30, digunakan distribusi-z.

contoh continued
Step 4: State the decision rule.
Menolak H0 jika
Z > Z
Z > 2.33

contoh continued
Step 5: Compute the value of z and make a decision

Xs Xu

s2 u2

ns nu
5.5 5.3

0.40 2 0.30 2

50
100
0.2

3.13
0.064
7

Perhitungan nilai z (3.13) lebih besar


dibandingkan nilai kritis (2.33), sehingga
menolak hipotesis nol. Perbedaan 0.20
menit rata-rata mengantre antara
penggunana metode standar dan metode UScan terlalu besar untuk terjadi secara
kebetulan. Kesimpulannya adalah metode
U-Scan lebih cepat.

Latihan
Seorang analis keuangan ingin membandingkan angka perputaran, dalam
persen, untuk saham-saham yang berkaitan dengan minyak lawan
saham-saham lain, seperti GE dan IBM. Ia memilih 32 saham yang
berkaitan dengan minyak dan 49 saham lainnya. Rata-rata angka
perputaran saham yang berkaitan dengab minyak adalah 31,4% dan
standar deviasi populasinya 5,1%. Untuk saham-saham lain, rata-rata
angka yang dihitung adalah 34,9% dan standar deviasi populasinya
6,7%. Apakah ada perbedaan yang signifikan dalam angka perputaran
kedua jenis saham tersebut? Gunakan tingkat signifikansi 0,01.

Pengujian proporsi dua sampel


Contoh:
Manajer SDM ingin mengetahui apakah terdapat perbedaan
proporsi pekerja yang tidak masuk lebih dari 5 hari kerja per
tahun di pabrik Jakarta dan Semarang.
Toyota Motors sedang mempertimbangkan sebuah rancangan
baru untuk Avanza. Rancangan tersebut ditujukan untuk calon
pembeli dibawah 40 tahun dan kelompok lain di atas 50 tahun.
Toyota ingin mengetahui apakah ada perbedaan dalam proporsi
kedua kelompok yang menyukai rancangan tersebut.
Seorang konsultan industri penerbangan sedang menyelidiki
ketakutan terbang diantara orang-orang dewasa. Secara
spesifik, perusahaan tersebut ingin mengetahui apakah terdapat
perbedaan dalam proporsi laki-laki dibanding perempuan yang
takut terbang.
9

Pengujian proporsi dua sampel

Uji Proporsi Dua Sampel: 0

10

pc ( 1 - pc ) pc ( 1 - pc )

n1
n2

n1 = jumlah pengamatan dalam sampel pertama


n2 = jumlah pengamatan dalam sampel kedua
p1 = proporsi dalam sampel pertama yang memiliki sifat tersebut.
p2 = proporsi dalam sampel kedua yang memiliki sifat tersebut.
pc = proporsi terkumpul yang memiliki sifat tersebut dalam
gabungan sampe-sampel.

Proporsi Terkumpul (pc):

( p1 - p2 )

1 2
pc
n1 n2

X1 = jumlah yang memiliki sifat tersebut dalam sampel pertama.


X2 = jumlah yang memiliki sifat tersebut dalam sampel kedua.

Pengujian proporsi dua sampel


Nilai uji statistik dihitung berdasarkan formula berikut ini.

11

Contoh pengujian proporsi dua sampel


Sebuah perusahaan pembuat parfum sedang berencana
mengembangkan merk parfurm baru. Sejumlah penelitian pasar
mengindikasikan bahwa merek baru tersebut memiliki potensi pasar
yang sangat baik. Divisi penjualan ingin mengetahui apakah
terdapat perbedaan dalam proporsi perempuan yang lebih muda
dan lebih tua yang akan membeli merek baru tersebut jika
wewangian tersebut dipasarkan dengan tingkat signifikansi 5%. Ada
dua populasi yang saling bebas, satu populasi terdiri atas
perempuan yang lebih muda dan satu populasi terdiri dari
perempuan yang lebih tua. Masing-masing sampel akan diminta
mencoba parfurm tersebut dan memberikan indikasi apakah ia
cukup menyukai atau tidak.
Dari 100 sampel perempuan yang lebih muda, 19 menyatakan
cukup menyukai. Sedangkan Dari 200 sampel perempuan yang
lebih tua, 62 menyatakan cukup menyukai.
12

Contoh
Step 1: State the null and alternate hypotheses.
H0: 1 = 2
H1: 1 2
Step 2: State the level of significance.
The .05 significance level is stated in the problem.
Step 3: Find the appropriate test statistic.
We will use the z-distribution

13

Contoh
Step 4: State the decision rule.
Reject H0 if Z > Z/2 or Z < - Z/2
Z > 1.96 or Z < -1.96

14

Contoh
Step 5: Compute the value of z and make a decision

Nilai perhitungan (-2,21) berada di daerah penolakan. Oleh karena itu, hipotesis nol
ditolak pada tingkat signifikansi 0,05. Dengan kata lain, menolak hipotesis nol bahwa
proporsi perempuan muda yang akan membeli parfum merek baru setara dengan dengan
proporsi perempuan yang lebih tua yang akan membeli merk tersebut.

15

Latihan

Keluarga Damon memiliki sebuah kebun anggur yang besar di bagian


barat New York di pinggir Danau Erie. Tanaman anggur tersebut harus
disemprot pada awal musim pertumbuhan untuk melindunginya dari
beragam serangga dan penyakit. Dua insektisida baru sedang dipasarkan:
Pernod 5 dan Action. Untuk menguji efektifitasnya, tuga baris dipilih serta
disemprot dengan Pernod 5, dan tiga baris lainnya disemprot dengan
Action. Ketika buah-buah anggur tersebut matang, 400 tanaman anggur
yang dirawat dengan Pernod 5 diperiksa apakah mengalami serangan
hama. Begitu juga, sampel 400 tananam anggur yang disemprot dengan
Action diperiksa. Hasilnya adalah:
Insektisida

16

Jumlah tanaman anggur


yang diperiksa (ukuran
sampel)

Jumlah tanaman anggur


yang terkena hama

Pernod 5

400

24

Action

400

40

Pada tingkat signifikansi 0.05, dapatkah kita menyimpulkan bahwa


terdapat perbedaan dalam proporsi tanaman anggur kena hama yang
menggunakan Pernod 5 dibandingkan dengan Action?

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar


deviasi populasi tidak diketahui (the Pooled t-test)

Distribusi t digunakan sebagai pengujian statistik


jika satu atau lebih sampel memiliki jumlah
sampel kurang dari 30.
Dengan asumsi:
1. Kedua populasi mengikuti distribusi normal
2. Standar deviasi populasi sama.
3. Sampel berasal dari populasi yang berbeda.

17

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar


deviasi populasi tidak diketahui (the Pooled t-test)

Uji rata-rata dua sampel: tidak diketahui

X1 X 2
1
1

n1 n2

s 2p

X 1 adalah rata-rata sampel pertama.


X 2 adalah rata-rata sampel kedua.
n1 adalah jumlah pengamatan dalam sampel pertama.
n2 adalah jumlah pengamatan dalam sampel kedua.
S p2 adalah perkiraan terkumpul dari variansi populasi.

Selisih Terkumpul
s 2p

18

(n1 1) s (n2 1) s
n1 n2 2
2
1

2
2

S12 adalah variansi dari sampel pertama.


S22 adalah variansi dari sampel kedua.

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar


deviasi populasi tidak diketahui (the Pooled t-test)
Owens Lawn Care, Inc., memproduksi dan merakit
mesin pemotong rumput yang dikirimkan kepada
para pedagang di seluruh USA dan Kanada. Dua
prosedur berbeda telah diusulkan untuk memasang
mesin pada kerangka mesin pemotong rumput.
Pertanyaannya adalah: adakah perbedaan dalam
rata-rata waktu untuk memasang mesin pada
kerangka mesin pemotong rumput tersebut?
Prosedur 1 dkembangkan pekerja lama (Herb
Welles) dan prosedur 2 dikembangkan oleh Willaim
Atkins. Untuk mengevaluasi kedua metode itu,
dipilih 5 sampel untuk menggunakan metode Welles
dan 6 sampel untuk menggunakan metode Atkins.
Dengan tingkat signifikansi 0,10, adakah perbedaan
dalam rata-rata waktu pemasangan?

Welles
(menit)

Atkins
(menit)

4
3

19

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar deviasi


populasi tidak diketahui (the Pooled t-test)

Step 1: State the null and alternate hypotheses.


H0: 1 = 2
H1: 1 2
Step 2: State the level of significance. The .10 significance level is
stated in the problem.
Step 3: Find the appropriate test statistic.
Karena standar deviasi populasi tidak diketahui namun
diasumsikan sama, maka digunakan pooled t-test.

20

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar deviasi


populasi tidak diketahui (the Pooled t-test)

Step 4: State the decision rule.


Reject H0 if
t > t/2,n1+n2-2 or t < - t/2,n1+n2-2
t > t.05,9 or t < - t.05,9
t > 1.833 or t < - 1.833

21

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar deviasi


populasi tidak diketahui (the Pooled t-test)

Step 5: Compute the value of t and make a decision


(a) Calculate the sample standard deviations

22

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar deviasi


populasi tidak diketahui (the Pooled t-test)

Step 5: Compute the value of t and make a decision

Keputusannya adalah tidak


menolak hipotesis nol, karena
nilai 0.662 berada di area
antara -1.833 and 1.833.

-0.662

23

Kesimpulannya adalah tidak


ada perbedaan dalam ratarata waktu untuk memasang
mesin pada kerangka dengan
menggunakan kedua metode.

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar


deviasi populasi yang tidak sama

Uji rata-rata dua sampel: variansi tidak setara


t

X1 X 2
S12
S 22

n1
n2

Derajat kebebasan untuk uji variansi tidak setara


df

S12 / n1 S 22 / n2

S12 / n1
n1 1

24

S22 / n2
n2 1

2
2

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar


deviasi populasi yang tidak sama - contoh
Para pekerja di sebuah laboratorium pengujian pelanggan tengah
mengevaluasi daya serap tisu. Mereka ingin membandingkan satu set tisu
kamar mandi merek toko dengan kelompok serupa dari merek ternama.
Mereka mencelupkan selembar tisu dari masing-masing merek ke dalam
sebuah bak cairan, membiarkan tisu tersebut meneteskan kembali cairan
yang diserap ke dalam bak selama dua menit, dan kemudian mengevaluasi
jumlah cairan yang terambil oleh tisu-tisu tersebut dari bak. Sampel acak 9
tisu merek toko menyerap jumlah cairan berikut dalam milimeter.
8

12

Suatu sampel acak saling bebas sebanyak 12 tisu merek ternama menyerap
jumlah cairan berikut dalam milimeter:
12

11

10

10

11

10

Gunakan tingkat signifikansi 0,10 dan ujilah apakah ada perbedaan dalam ratarata jumlah cairan yang diserap oleh kedua jenis tisu tersebut?
25

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar


deviasi populasi yang tidak sama - contoh
Step 1: State the null and alternate hypotheses.
H0: 1 = 2
H1: 1 2
Step 2: State the level of significance.
The .10 significance level is stated in the problem.
Step 3: Find the appropriate test statistic.
We will use uji t dengan variansi tidak sama.

26

Perbandingan rata-rata populasi dengan standar


deviasi populasi yang tidak sama - contoh
Step 4: State the decision rule.
Reject H0 if
t > t/2d.f. or t < - t/2,d.f.
t > t.05,10 or t < - t.05, 10
t > 1.812 or t < -1.812
(note: hasil perhitungan df dibulatkan
ke bawah)
Step 5: Compute the value of t and make a
decision

Perhitungan nilai t adalah kurang dibandingkan nilai kritis, maka


diputuskan untuk menolak hipotesis nol. Kesimpulannya rata-rata tingkat
penyerapan untuk kedua jenis tisu tidak sama.
27

Pengujian hipotesis dua sampel:


sampel terikat

28

Sampel terikat adalah sampel-sampel yang saling


berpasangan atau berkaitan.
Disebut juga sebagai sampel berpasangan (paired
sample)
Misalnya:
Jika kita akan membeli mobil maka kita akan
melihat sebuah model mobil yang sama pada dua
dealer yang berbeda dan kemudian
membandingkan harganya.
Jika kita ingin mengukur efektifitas program diet
maka kita akan mengukur berat badan pada saat
awal dan akhir program.

Pengujian hipotesis untuk sampel


berpasangan (paired observations)
Rumus:

d
Uji t berpasangan: t =
Sd / n

( d d ) 2
Sd
n 1

Terdapat n 1 derajat kebebasan


Dimana:
d adalah rata-rata selisih antara pengamatan yang berpasangan.
sd adalah standar deviasi dari selisih pengamatan yang berpasangan.
n adalah jumlah pengamatan yang berpasangan.

29

Contoh: sampel berpasangan (paired


observations)
Nickel Savings dan Loan ingin
membandingkan dua perusahaan yang
mereka gunakan untuk menaksir nilai
dari rumah tinggal. Nickel Savings
memilih sampel 10 properti
pemukiman dan menjadwalkan kedua
perusahaan untuk melakukan
penaksiran. Hasilnya dilaporkan dalam
ribuan dolar.
Pada tingkat signifikansi 0,05, dapatkah
kita menyimpulkan bahwa terdapat
selisih dalam rata-rata nilai taksiran
rumah-rumah tersebut?
30

Rumah

Schadek

Bowyer

235

228

210

205

231

219

242

240

205

198

230

223

231

227

210

215

225

222

10

249

245

Contoh: sampel berpasangan (paired


observations)
Step 1: State the null and alternate hypotheses.
H0: d = 0
H1: d 0
Step 2: State the level of significance.
The .05 significance level is stated in the problem.
Step 3: Find the appropriate test statistic.
We will use the t-test

31

Pengujian hipotesis untuk sampel


berpasangan (paired observations)
Step 4: State the decision rule.
Reject H0 if
t > t/2, n-1 or t < - t/2,n-1
t > t.025,9 or t < - t.025, 9
t > 2.262 or t < -2.262

32

Pengujian hipotesis untuk sampel


berpasangan (paired observations)
Step 5: Compute the value of t and make a decision

Perhitungan nilai t
adalah lebih besar
daripada nilai kritis
tertinggi, sehingga
diputuskan untuk
menolak hipotesis nol.
Disimpulkan bahwa
terdapat perbedaan
dalam rata-rata
penilaian taksiran harga
rumah.

33

Perbedaan Dua Rata-rata

Untuk n 30, diketahui:

x x
1

12 22

n1 n2

Untuk n 30, tidak diketahui:

Untuk n < 30, tidak diketahui:


t0

34

1 2
x1 x 2

1 2
( n1 1 )s12 ( n2 1 )s22

n1n2 ( n1 n2 2 )
n1 n2

1 2
s x1 x 2

s x1 x 2

s12 s22

n1 n2

Perbedaan Dua Proporsi


1 2

)
n1 n2
0
2
2 1 2
( 1
)( 1 1
)( )
n1 n2
n1 n2
n1 n2
(

0 =

35

(p1 -p2 )
pc (1-pc ) pc (1-pc )
+
n1
n2

End

36

of the chapter