Anda di halaman 1dari 3

Analisa Pasar

1. Analisa Makro Ekonomi


Kata angkringan sendiri berasal dari bahasa jawa yakni nangkring yang berarti duduk
dengan

posisi

nyaman

bahkan

terkadang

dengan

mengangkat

satu

kaki

ke

kursi. Angkringan akhirnya menjadi sebuah muara atau tempat aktifitas duduk duduk
nyaman (nangkring). Dibanding usaha jasa penyiapan makanan atau warung tradisional
lainya, angkringan adalah warung yang lahir karena gaya hidup mahasiswa, yang
umumnya mencari tempat makan yang nyaman untuk berkumpul bersama teman dan
memiliki harga makanan yang murah. Angkringan selalu identik dengan kebersamaan
dimana pengunjung bebas bercengkrama dan berkumpul. Angkringan pada umumnya
menyediakan menu murah semacam sego kucing atau nasi kucing (disebut begitu karena
porsinya kecil dan murah sesuai kantong mahasiswa). Nuansa atau atmosfir suasana yang
diusung angkringan menjadi daya tarik tersendiri. Dibandingkan dengan usaha
warung tradisional, angkringan yaitu warung yang lahir lantaran gaya hidup
mahasiswa. Makanan yang satu ini senantiasa ditandai dengan makna
egaliter, dimana tidak ada perbedaan antar sesam pengunjung, disini mereka
bebas terkumpul serta bercengkrama. Usaha angkringan ini pada akhirnya
tidak hanya menyajikan makanan sego namun tersedia juga menu-menu yang
lainnya. Usaha angkirngan umumnya mulai dibuka pada malam hari, hal ini
tentunya mempunyai ciri khas tersendiri, sekarang ini angkringan bukan
sekede milik Yogyakarta (asal munculnya angkringan), namun juga telah
menjadi milik kota yang lainnya seperti, kota besar Jakarta, Bandung,
Surabaya, serta masih banyak kota-kota lainnya yang mulai marak dengan
hadirnya usaha angkringan tersebut.

2. Analisa Mikro Ekonomi


Menyajikan suguhan dengan penuh keakraban dan kekeluargaan tentu saja
menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi tempat bisnis kuliner yang disebut
dengan warung angkringan ini. Orang dari semua kalangan bebas datang untuk
menikmati makanan serta minuman yang disuguhkan yang tentunya dengan
harga terjangkau.
Dengan nuansa penerangan dari banyaknya lampu kota juga ikut menambah
kehangatan suasana menikmati malam dengan ditemani secangkir kopi maupun
teh dan sebungkus nasi. Segala kenikmatan tersebut tentu saja hanya dapat kita
peroleh di warung bisnis angkringan yang banyak terdapat di sudut-sudut kota.
Bisnis angkringan selain masuk ke dalam bisnis modal kecil, sekarang ini
memang telah menjadi pilihan kedua sebagai tempat nongkrong berbagai
komunitas dan banyak anak muda setelah kafe.
Warung angkringan menyuguhkan berbagai macam menu dengan harga murah
namun tetap memberikan pelayanan yang memuaskan dengan suasana
keakraban dan kekeluargaan. Hal seperti ini tentu hanya bisa kita dapatkan dari
bisnis angkringan. Tidak heran jika banyak orang khususnya para kaum muda
sering berkumpul di warung angkringan favorit mereka.Banyak orang lebih
menyukai warung angkringan tentu saja bukan hanya karena harganya yang
murah tetapi angkringan memiliki kesan yang berbeda jika dibandingkan dengan
kafe

maupun

restoran.

Pasar pun dapat dengan mudah tercipta di bisnis angkringan modal kecil ini.
Sehingga tidak perlu heran lagi jika banyak para pemula maupun pelaku bisnis
yang tertarik untuk terjun ke bisnis angkringan ini.
Bicara mengenai peluang bisnis, potensi bisnis angkringan dengan modal kecil
pasti masih sangat terbuka lebar bagi siapa saja yang mau menekuninya.
Dengan menjanjikan keuntungan yang besar hingga jutaan rupiah tentu saja
membuat

para

pelaku

ingin

turut

mencicipi

bisnis

angkringan

ini.

Di beberapa daerah khususnya di Pulau Jawa, bisnis angkringan tentunya tidak


asing lagi di mata masyarakat karena memang sudah sangat menjamur. Namun,
bukan berarti bahwa bisnis angkringan ini tidak memiliki celah atau kesempatan
untuk

masuk

ke

pasar

bisnis

Indonesia.

Dengan membuka usaha yang sama yaitu bisnis angkringan, Anda bisa

memberanikan diri untuk menampilkan menu makanan yang sedikit berbeda dan
lebih menarik atau menyediakan fasilitas lebih seperti WiFi sehingga bisnis
angkringan yang Anda jalankan akan lebih memiliki daya tarik tersendiri bagi
para konsumen.
Konsumen dari bisnis angkringan ini kebanyakan adalah kalangan anak muda
yang suka nongkrong dan berkumpul dengan teman-temannya. Bahkan ada
beberapa orang yang menjadikan angkringan sebagai tempat makan kedua
setelah rumah mereka sendiri.